Pengumuman Penghargaan Coding Camp Desember 2022

Pengumuman Penghargaan Coding Camp Desember 2022

Timedoor Academy Coding Camp 2022 Batch 1 dan Batch 2 telah dilaksanakan dari tanggal 12-23 Desember 2022. Dengan 200++ peserta dari Kelas Online dan Offline kami di beberapa daerah antara lain Jakarta, Surabaya dan Bali. Kami juga meluncurkan program baru kami, Comic Camp, yang diselenggarakan secara online. Timedoor Academy menawarkan 5 hari kelas coding dan comic dengan beragam program yang dapat dipilih siswa sesuai dengan minatnya. Coding Camp menawarkan banyak program, antara lain: Pengembangan Game, Pengembangan Situs Web, Pengembangan Aplikasi, Roblox, dan Python. Untuk Comic Camp, program pembelajarannya berfokus pada kreatifitas anak dalam membuat karakter, mengembangkan cerita, membuat sketsa, hingga menjadi komik yang utuh. Timedoor Academy menetapkan tujuan bagi siswa untuk menjadi programmer dan komikus dalam 5 hari dengan membuat project menggunakan platform pilihan dan menantang mereka untuk menjadi digital expert! Hari ini kami mengumumkan 2 penerima penghargaan terbaik dari masing-masing kategori. Penerima penghargaan terdiri dari Karya Terbaik dan Peserta Terbaik. Untuk daftar nama penerima penghargaan dapat dilihat di bawah ini. JUNIOR SCRATCH KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Nathan Asmoro Best Participant Made Arya Markandeya Shankara Kepakisan JUNIOR KODU KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Made Ngurah Ararya Daneswara Best Participant Charise Davlyn Solim KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEB KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Nicholas Keane Rahardja Best Participant Muhammad Jafarishadiq Radoslaw KIDS CONSTRUCT ADVANCE KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Made Nadira Averina Pragitya Best Participant I Dewa Made Khrisna Adi Permana KIDS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Ida Bagus Pradnyana Wedhanta Steve Raffael Jerome Djayadi Best Participant Cakradara Hosana Kastara Gea Nicholas Caleb KIDS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Kezia M Shallom Best Participant Abizar TEENS PHASER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project IGA. Ngurah Devasya Maha Putra Best Participant Lionel Edric TEENS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Danish Irham Aulia Best Participant Fay Jetavana TEENS WEB DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Sherlyn Julita Davila Best Participant Naufarrel TEENS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Best Project I Gusti Ayu Isyana Shanti Best Participant Marvel Kristian TEENS APP DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Karen Abigail Tambunan Best Participant Aimar Nazzal Al Firmansyah COMIC CAMP KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Kevia Rava Zhafira Best Participant Riley Oviya A. Semua penerima penghargaan akan mendapatkan medali, T-shirt ekslusif dan merchandise dari Timedoor Academy. Kirimkan alamat anda kepada Admin Timedoor Academy untuk proses pengiriman.
Cara Membantu Anak Anda Semangat Belajar

Cara Membantu Anak Anda Semangat Belajar

Sebagai orang tua, apakah Anda sering merasa kesulitan untuk membuat anak Anda tetap tertarik untuk belajar? Tidak heran karena anak-anak dikelilingi dengan gangguan dalam bentuk permainan, aplikasi media sosial, dan banyak gangguan lain yang mungkin membuat mereka menjauh dari belajar.   Hilangnya minat belajar mereka dapat dikaitkan dengan banyak hal, termasuk tekanan tinggi dari orang tua, rutinitas belajar yang membosankan, kesulitan mengikuti teman sebaya, distraksi digital yang berlebihan, dan perasaan putus asa dalam mencapai kesuksesan akademik.   Sebenarnya kita tahu bahwa tidak ada yang menyukai perasaan tertinggal di kelas, terutama ketika anak-anak sering dibandingkan dengan teman sekelasnya oleh orang tua mereka sendiri atau bahkan guru. Tidak heran, hal ini cukup sering terjadi di sekolah dan akhirnya mengakibatkan rasa tidak nyaman dari siswa dari segala usia.   Tentu saja, menyita semua hal menyenangkan dari anak Anda bukanlah solusi karena hal tersebut akan meningkatkan kebencian terhadap belajar, akan tetapi bagaimanakah caranya Anda dapat menetapkan batasan dengan mereka dan memastikan keberhasilan akademis untuk masa depan anak-anak Anda?   Dalam artikel ini, kita akan melihat mengapa dan bagaimana cara mengatasi penurunan minat belajar untuk anak-anak Anda agar mereka bisa termotivasi untuk tahun ajaran berikutnya.   Hal-Hal Penting yang Perlu Diketahui   Sebelum memberikan bantuan kepada buah hati Anda, sangat penting untuk mengetahui alasan di balik kurangnya keterlibatan mereka dan menyusun strategi belajar yang optimal untuk mengatasi masalah tersebut. Seperti yang disebutkan sebelumnya, hilangnya minat anak-anak Anda dalam belajar dapat disebabkan oleh beberapa alasan, dan sebagai orang tua, penting untuk mulai mengenali tanda-tanda ini untuk menerapkan solusi logis bagi buah hati Anda.     Rutinitas Belajar yang Membosankan   Dalam hal rutinitas belajar, biasanya kebiasaan anak-anak adalah sebagai berikut: menghadiri kelas, melakukan sesi tatap muka dengan tutor, menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengerjakan PR, dan ulang lagi. Siklus ini dapat membuat anak-anak anda bosan, belum lagi adanya tambahan tekanan untuk prestasi akademik dan persaingan dengan teman sebaya yang pada akhirnya dapat menyebabkan kelelahan.   Anak-anak adalah makhluk yang ingin tahu yang dipenuhi dengan pertanyaan tanpa akhir, jadi kita tahu rasa ingin tahu mereka itu ada. Tinggal bagaimana kita bisa menumbuhkan dan menyalakan kembali keinginan mereka untuk belajar.    Serius, coba tanyakan berapa kali orang tua ditanyai dengan kata "mengapa" dalam sehari oleh anak-anaknya - jawabannya adalah, banyak.   Cara lain untuk melihat ini dari perspektif yang berbeda adalah dengan memikirkan bagaimana kita saja yang orang dewasa sering merasa bosan dengan rutinitas kerja yang berulang-ulang.   Email, panggilan, rapat, dan kemudian kembali ke bilik pada hari berikutnya. (Jika Anda memerlukan referensi visual, lihatlah adegan dari Spongebob di mana Squidward mengulangi rezim yang sama setiap hari). Walaupun mungkin beberapa orang dapat menikmati stabilitas ini, siklus ini sering menyebabkan kurangnya rasa semangat yang mengakibatkan burnout. Prinsip yang sama berlaku untuk anak-anak seperti halnya untuk orang dewasa.   Tekanan untuk Keberhasilan Akademik   Pada umumnya, memang benar ada beberapa orang yang menikmati persaingan, akan tetapi banyak orang lain juga yang berpikir sebaliknya. Namun, sebagian besar dapat setuju bahwa tidak ada yang suka berada dalam posisi tertekan secara terus-menerus sehingga Anda mulai membandingkan diri Anda dengan orang lain.   Sebagai orang tua, wajar saja apabila Anda menginginkan anak-anak Anda berjuang untuk kesuksesan akademis. Namun, berhati-hatilah dalam menetapkan standar yang tidak dapat dicapai dan terus-menerus membandingkan buah hati Anda dengan teman sekelas mereka. Walaupun banyak orang tua yang memilih metode pendisiplinan seperti ini untuk anak-anak mereka, hal tersebut malah sering menjadi bumerang dan merendahkan kinerja anak di kelas.   Saat menetapkan target nilai untuk anak-anak Anda, wajib diingat bahwa setiap orang dapat meresap ilmu dengan kecepatan yang berbeda. Dan hal tersebut bukanlah hal yang buruk!   Sebagai contoh, mungkin murid A hanya memerlukan dua sesi pelajaran untuk menguasai topik matematika yang mencakup pecahan dasar, sedangkan beberapa murid yang lain mungkin memerlukan waktu lebih lama dari itu, dan hal tersebut sangatlah normal!   Dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan sang buah hati, Anda juga dapat menyesuaikan metode pembelajaran khusus yang sesuai dengan kebutuhan mereka berdasarkan informasi ini.   Disaat Anak tidak Melihat Manfaat Belajar   Sebagai orang dewasa, ketika kita menyelesaikan tugas-tugas tertentu, apakah sering bertanya pada diri sendiri "mengapa saya repot-repot mengerjakan ini ya?" Artinya, proses decision-making kita biasanya didasarkan pada prioritas kepentingan task tersebut. Dengan kata lain, pekerjaan tersebut sebenarnya bermanfaat atau tidak sih?   Demikian pula, anak-anak juga memiliki pola pikir yang sama dimana mereka akan menempatkan kegiatan yang mereka anggap tidak berguna pada prioritas terendah. Tentu saja, sebagai orang dewasa kita menyadari pentingnya belajar dan pencapaian akademis untuk masa depan dan jenjang karir di masa depan. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para orang tua untuk memberi tahu anak-anak nilai pendidikan sangat berkontribusi pada kehidupan kita.   Jadi Anda mungkin berpikir, bagaimana saya bisa membuat mereka memahami pentingnya mencapai nilai tinggi? Nah, caranya adalah dengan menjelaskan dengan cara yang cukup sederhana untuk mereka pahami. Daripada memaksa mereka untuk belajar sehingga mereka bisa mendapatkan nilai A+, dorong mereka untuk melihat arti dalam setiap materi pembelajaran.   Jelaskan kepada mereka bagaimana matematika dapat digunakan dalam membantu mereka membuat keputusan kehidupan nyata ketika mencoba memilih penawaran terbaik saat sedang berbelanja di toko. Atau bagaimana biologi dapat digunakan untuk memahami tubuh mereka dan cara merawatnya. Dengan menekankan penerapan pelajaran-pelajaran ini dalam skenario kehidupan nyata, anak-anak Anda akan menyadari bahwa kegiatan belajar sebenarnya lebih dari sekadar mendapatkan nilai bagus.   Apa Saja Aktivitas Belajar yang Dapat Dilakukan?   Nah, setelah kita memiliki beberapa gagasan tentang mengapa proses pembelajaran bisa melambat di kalangan anak-anak, mari kita beralih ke bagaimana cara meningkatkan minat belajar anak-anak Anda.   Anak-anak adalah makhluk yang aktif dan pada umumnya memang lebih suka melakukan kegiatan belajar interaktif daripada hanya duduk di meja dan mendengarkan pelajaran. Aktivitas bonding yang baik bagi orang tua dan anak-anak adalah untuk mengeksplorasi kegiatan yang menyenangkan yang dapat memicu minat belajar mereka!    Berikut adalah beberapa kegiatan belajar menyenangkan yang bisa Anda terapkan:   Game Edukasi   Permainan edukatif adalah sebuah opsi yang bagus ketika metode tradisional dengan kertas dan pensil tidak cukup untuk membuat si buah hati tertarik dalam materi pembelajaran. Selain itu, permainan online merupakan alat yang baik ketika sedang mencoba mengajari anak-anak tentang logika, cara berpikir kritis, dan keterampilan lainnya.   Sebuah metode populer yang telah diterapkan oleh banyak guru-guru adalah kuis Kahoot. Dengan menggunakan platform ini, murid-murid dapat berpartisipasi melalui gadget mereka dan mereka tidak perlu merasa malu apabila memberikan jawaban yang salah karena setiap siswa dapat bergabung menggunakan nama panggilan yang tidak memberikan identitas. Alhasil, semua peserta kuis tersebut tidak merasa takut atau segan untuk memberikan jawaban saat ikut serta dalam game Kahoot.   Selain itu, ada banyak pilihan aplikasi dan situs web yang bagus untuk mendidik anak tentang matematika, sains, sejarah, kesehatan, geografi, dan banyak lagi. Biasanya, alur permainan tersebut mengarahkan pemain untuk memecahkan rumus matematika atau menjawab trivia sejarah untuk melanjutkan ke babak berikutnya atau naik level.    Ini adalah metode yang bagus untuk membuat anak-anak tetap terlibat dalam proses belajar karena mereka sebenarnya semangat untuk bermain game, tidak menyadari bahwa di sepanjang jalan mereka sedang memperoleh keterampilan yang berguna.   Pembelajaran di Luar Ruangan   Ketika harus duduk di ruangan selama berjam-jam sambil mencoba menyerap informasi baru, tentunya hal tersebut dapat membuat kita cepat bosan, terutama pada anak-anak. Hal ini dapat menurunkan semangat mereka untuk belajar dan sejujurnya, ​​dapatkah kita menyalahkan mereka?   Banyak sekolah saat ini yang menerapkan pembelajaran diluar kelas dimana guru dan siswa membahas materi pembelajaran di lingkungan luar. Dengan mengimplementasikan sedikit perubahan pemandangan, siswa dapat merasa lebih segar dan tidak lesu dalam mencerna materi pembelajaran baru. Cobalah melakukan hal yang sama dengan anak-anak Anda dan ikuti sesi les di halaman belakang atau taman umum untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak Anda.   Contoh yang bagus adalah dengan pergi ke luar untuk mengajari anak-anak Anda tentang berbagai jenis batu dan tanah untuk belajar geologi. Jika Anda beruntung dan tinggal di dekat laut dengan keanekaragaman flora dan fauna, luangkanlah waktu untuk mempelajari topik sains di luar kelas dan pelajari berbagai jenis kehidupan laut seperti anemon, kumpulan ikan, kerang, dan banyak lagi.   Karya Wisata   Serupa dengan poin sebelumnya, menjadwalkan field trip dengan anak Anda dapat meningkatkan minat belajar karena dapat menghilangkan rasa kebosanan.   Cocok untuk pelajaran sejarah, melakukan perjalanan museum dapat memicu minat untuk mempelajari peristiwa masa lalu, monumen penting, artefak, lukisan, dan lain-lain. Hal ini sangat bermanfaat terutama pada anak-anak yang telah menunjukkan minat di bidang seni, sastra, dan sejarah. Meskipun tidak ideal untuk melaksanakan karya wisata setiap hari untuk anak-anak, penting untuk diingat bahwa hal tersebut bagus untuk diadakan sesekali.   Anggap saja sebagai orang dewasa, kita seringkali bosan dengan suasana kantor yang sama dan rutinitas yang berulang. Perjalanan bisnis atau konferensi kerja yang dapat menambah wawasan untuk meningkatkan pengetahuan kita bisa menjadi suguhan yang menyenangkan di tengah rutinitas kerja yang monoton. Hal yang sama berlaku untuk anak-anak, dan dapat membantu menyalakan kembali rasa keinginan belajar mereka.     Bahan Materi yang Mudah Dicerna   Mengejar prestasi akademik bisa menjadi sebuah proses yang menakutkan, terutama ketika anak-anak melihat banyaknya materi yang harus mereka kuasai dalam rentang waktu satu semester. Cara meminimalkan rasa kecemasan mereka dapat dilakukan dengan memecah-mecahkan materi pembelajaran menjadi beberapa bagian yang akan lebih mudah untuk dikelola.   Misalnya, ketika belajar matematika, daripada menekankan pada seluruh sistem penghitungan, cicilkan materi - materi pembelajaran agar mereka dapat benar-benar fokus memahami setiap mata pelajaran dalam bentuk potongan-potongan kecil. Pastikan juga untuk memasukkan permainan menyenangkan yang terkait dengan topik pembelajaran seperti teka-teki, perburuan harta karun, dan variasi lainnya untuk menghindari kebosanan dan kehilangan motivasi. Ingat seperti yang disebutkan sebelumnya, anak-anak sangat senang bermain game, sehingga mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka mendapatkan pengetahuan dalam prosesnya.   Gunakan semua alat ini secara strategis agar anak-anak Anda tetap terlibat dan fokus pada materi yang ada.   Hal-hal yang Perlu Diingat   Sekarang, setelah Anda memiliki semua informasi ini, pastikan untuk menggunakannya agar bisa meningkatkan efisiensi belajar dan menghindari hilangnya motivasi selama proses pembelajaran. Sebagai orang tua, membuat anak Anda duduk dan belajar bisa menjadi tugas yang sulit, namun, dengan menerapkan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan aktivitas yang interaktif, ini dapat membantu mereka dan mengurangi kurangnya minat untuk belajar.   Selain itu, penting juga untuk menyadari bahwa ada banyak percobaan dan kesalahan yang datang dengan menemukan rutinitas belajar yang tepat untuk anak-anak Anda. Oleh karena itu, penting untuk bersabar tidak hanya dengan anak-anak Anda, tetapi juga dengan diri sendiri saat Anda melalui perjalanan ini. Bagaimanapun, menemukan rencana studi yang berhasil adalah momen pembelajaran dalam sendirinya.   Terakhir, hargai waktu untuk istirahat dari belajar dan carilah hobi lain yang dimiliki oleh anak Anda. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah sedikit istirahat dari buku untuk mencegah kelelahan dari belajar.   Sebagai orang tua, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengeksplorasi minat mereka di luar kelas yang bisa jadi dibidang olahraga, musik, memasak, dan lain-lain.    Di Timedoor Academy, kami menawarkan berbagai macam pelajaran seputar coding yang bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak Anda. Kurikulum kami tersedia untuk siswa yang ingin mempelajari dasar-dasar ilmu komputer dan menyelesaikan proyek yang menyenangkan seperti membuat game, situs web, dan aplikasi seluler mereka sendiri.   Apabila ingin bertanya mengenai Timedoor Academy, kunjungi halaman ini dan guru kami akan membantu Anda dan si kecil memulai penjelajahan ke dunia coding.
Hal-Hal yang Dapat Dilakukan Anak di Luar Sekolah

Hal-Hal yang Dapat Dilakukan Anak di Luar Sekolah

Kira-kira,   apa yang baiknya dilakukan ketika anak-anak anda diluar sekolah ya?   Apakah kita mempraktikkan apa yang dilakukan oleh para orang tua Singapura pada anak-anaknya atau membiarkan mereka menikmati gaya hidup layaknya anak-anak di Finlandia yang relatif tidak terbebani?   Meskipun kedua kebudayaan tersebut sangat berlawanan, dan tidak ada preseden atau konsensus mufakat tentang berapa banyak waktu yang harus dihabiskan seorang anak dalam sehari untuk belajar, kita semua dapat sepakat bahwa perlu waktu lengang untuk anak-anak itu penting.    Karena tugas sekolah bisa jadi menyebalkan jika terlalu lama digeluti.   Setelah mereka menyelesaikan tugas, pekerjaan rumah, dan kewajiban akademisnya, periode sebelum tidur masih perlu disibukkan dengan hal-hal yang menggugah minat mereka.   Dalam artikel ini, kami telah menyusun daftar hal-hal yang baik dilakukan anak-anak anda selama waktu luang non-akademik yang dibagi menjadi tiga kategori:   - Keterampilan Bertahan Hidup Dasar – karena anak-anak anda akan tumbuh menjadi (semoga) anggota masyarakat yang mandiri.    - Kebugaran Fisik – karena tubuh jasmani adalah sebuah bait suci. Supaya kesehatan mental terjaga, maka kesehatan fisik pun harus dijaga.   - Stimulasi otak – karena dunia semakin hari semakin sulit untuk dicerna dan dinavigasi. Anak-anak anda harus memiliki kemampuan berpikir yang mumpuni untuk dapat bertahan hidup di zaman modern! Keterampilan Bertahan Hidup Dasar   Meskipun tidak ada orang tua yang baik yang berharap ada bahaya yang akan menimpa anak-anak mereka, membekali mereka dengan keterampilan inti yang akan membantu mereka bertahan hidup dalam berbagai situasi harian yang tak terduga sangat diperlukan.   Suatu saat, anak-anak anda akan memutuskan untuk menjelajahi dunia di sekitar mereka, dan alangkah baiknya jika anda sebagai orang tua mengetahui bahwa mereka memiliki keterampilan yang menjadikan mereka menjadi tangguh dan pantang menyerah.   Berikut ide keterampilan bertahan hidup dasar yang dapat anda ajarkan ke anak-anak di waktu sengang:   Memasak   Ini bukan kegiatan yang eksklusif diperuntukkan untuk perempuan. Memasak merupakan sebuah keterampilan dasar yang penting untuk dikuasai terlepas dari jenis kelamin anak anda. Jika mereka adalah manusia yang membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, maka mereka perlu tahu bagaimana menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri.   Memasak juga membantu anak anda untuk belajar tentang nutrisi yang baik, apa yang mereka masukkan ke dalam tubuh mereka, dan membiasakan diri dengan pola makan yang sehat. Terlibat dalam proses pembuatan makanan juga dapat membuat mereka jadi lebih berani mencoba beragam jenis makanan, sehingga memperluas selera mereka. Jadi, jika anda ingin anak-anak anda makan sayuran dan bahan makanan lain yang lazimnya tidak menarik bagi anak-anak, libatkan mereka dalam kegiatan di dapur!   Hal-hal yang harus diperhatikan ketika anda ingin melibatkan anak anda dalam memasak:   - Siapkan semuanya dan pada tempatnya. Peralatan masak, bahan-bahan, lap dapur, tempat sampah kompos, dan celemek harus ditata dengan rapi sehingga kegiatan masak-memasak menjadi lancar. Sediakan bangku jika anak-anak anda belum bisa menjangkau meja dapur anda.   - Ajarkan mereka tentang protokol dapur yang baik: mencuci tangan, membersihkan permukaan meja setiap kali ingin melanjutkan ke proses selanjutnya, tidak pernah meletakkan alat tajam di dekat tepi meja, dan menghindari kontaminasi silang.   - Bimbing mereka melalui resep sederhana dan urutan pembuatan hidangan – bahan mana yang mendahului, dan metode memasak mana yang sesuai untuk tahap persiapan mana.   Bagaimana cara membuat anak anda tertarik untuk memasak? Dengan memulai mereka dengan resep yang mereka sukai dan mulai perlahan.   Mulailah dengan melibatkan mereka dalam proses pemilihan resep dan biarkan mereka berpartisipasi dalam satu langkah proses memasak. Minta mereka membubuhkan tepung ketika ingin membuat resep ayam crispy. Biarkan mereka mengocok telur. Tuntun mereka membentuk chocolate chip cookies yang akan mereka panggang.   Biarkan jika pada akhirnya meja daput akan sedikit berantakan. Itu bagian dari proses pembelajaran.   Berenang   Ajak anak anda mengikuti les renang!   Sebagian besar anak-anak suka basah, oleh karena itu berenang seharusnya menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan bagi mereka. Bonusnya, berenang juga merupakan salah satu keterampilan bertahan hidup yang paling penting!   Tenggelam menjadi salah satu penyebab paling umum dari kecelakaan fatal pada anak-anak, memiliki kemampuan berenang dengan baik tidak lagi bisa ditawar.   Gunakan jasa instruktur renang profesional sehingga mereka dibekali dengan keterampilan yang benar dan efisien yang akan membantu mereka menjadi mahir berenang Tidak perlu berambisi untuk Michael Phelps selanjutnya. Les berenang itu bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan bertahan hidup yang penting.   Berkebun   Jika ada hikmah yang bisa diambil dari pandemi global yang terjadi akhir-akhir ini, mungkin semua orang perlu tahu cara menanam makanan.   Ingat betapa rusuhnya ketika bahan makanan sempat langka?   Meskipun tidak selalu mungkin untuk hidup sepenuhnya dari makanan yang dihasilkan di lahan kita – terutama jika anda tinggal di kota di mana lahannya langka dan sangat mahal harganya – pengetahuan dan kemampuan untuk mengolah makanan adalah keterampilan dasar untuk bertahan hidup.   Jika anda memiliki properti yang lebih besar, memulai kebun sayur dengan melibatkan anak-anak anda adalah cara yang baik untuk mulai membangkitkan minat mereka pada pertumbuhan makanan. Mereka bisa melihat bagaimana makanan mereka dibudidayakan dari tanah kemudian diproses di meja dapur, dan itu dapat menumbuhkan investasi emosional sehingga mereka lebih menghargai makanan mereka.   Untuk keluarga dengan ruang terbatas, menanam sayuran dengan sistem hidroponik bisa menjadi ide yang bagus. Hidroponik membutuhkan ruang yang relatif kecil, perawatan yang mudah, dan hasil panen yang lebih cepat.   Waktu yang dibutuhkan kegiatan berkebun sangat fleksibel – bisa sangat cepat atau sangat lama, jadi sesuaikan aktivitas dengan jadwal anak-anak anda – apakah itu sepulang sekolah atau selama libur sekolah yang panjang!   Kemampuan yang menarik untuk diajarkan ke anak-anak anda, bukan?   Pertolongan Pertama   Sebagai orang tua, kita selalu berharap supaya anak-anak kita tetap berada di situasi yang aman. Setiap orang tua yang baik akan selalu ingin melindungi anak-anak mereka dari kemalangan dan trauma, menjaga mereka supaya tetap menjadi "anak-anak" selama mungkin, dan biarlah kita orang dewasa yang melakukan hal-hal “dewasa”.   Tetapi anak-anak suatu saat akan tumbuh dewasa. Anda pasti tidak mau kan jika anak-anak anda menjadi orang yang kebingungan bertindak ketika dihadapkan dengan situasi darurat?   Mulailah ketika mereka masih sangat muda – usia balita – misalnya ketika mereka tercederai. Narasikan bagaimana anda akan memberikan obat dan membalut luka mereka – misalnya, “Ayah/ibu sekarang akan menekan lukanya agar tidak mengalir ya, lalu habis ini lukanya akan dicuci dengan air bersih supaya bersih dari kotoran. Sekarang, ayah/ibumengoleskan salep ini, dan kemudian dibalut dengan perban. – selesai deh!"   Tak kalah pentingnya dari pengetahuan di atas adalah kemampuan untuk tetap tenang saat situasi sedang stres. Ajarkan mereka untuk tarik napas dalam-dalam secara perlahan dan hembuskan untuk mengurangi stres dan ketegangan. Ini mungkin membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi mereka akan menuai hasilnya nanti.   Sekarang, di mana pun anda tinggal, selalu ada hotline darurat – seperti 911 di AS – untuk ditelepon kapan pun jika situasinya darurat. Pastikan anak anda tahu cara menelepon saat situasinya genting. Jika tidak mungkin untuk mengandalkan hotline darurat, pastikan anak-anak anda tahu orang dewasa yang dapat dipercaya – selain ibu dan ayah – yang dapat dihubungi.    Kebugaran Fisik   Anda ingin anak-anak anda tumbuh kuat, bebas penyakit, dan mampu membela diri? Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan membiasakan anak anda dengan berbagai aktivitas fisik.   Jangan khawatir, hal-hal yang menuntut secara fisik dapat dibuat menyenangkan sehingga anak-anak lebih mudah dipupuk ketertarikannya.   Pertahanan diri   Bela diri untuk anak-anak telah menjadi populer saat ini karena maraknya bullying di sekolah dan orang-orang jahat yang berpotensi memangsa anak-anak mereka.   Ya.   Tetapi membela diri tidak selalu berarti mengajari mereka cara memukul dan menendang lawannya. Pembelaan diri juga bisa datang dalam bentuk seperti ketegasan verbal untuk meredakan situasi panas.   Bicaralah dengan konselor anak atau terapis tentang cara terbaik untuk mengelola situasi yang membutuhkan de-eskalasi verbal yang paling sesuai dengan kebutuhan anak-anak anda.   Jangan takut untuk mendaftarkan anak-anak anda pada program seni perkawinan karena anda pikir mereka mungkin menjadi agresif. Di sebagian besar disiplin seni bela diri, anak-anak justru akan dilatih untuk menjadi seorang pasifis.   Karena meskipun mereka paham akan seni bela diri, tidak serta-merta kempapuan tersebut dapat disalahgunakan – ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketegangan dan mempertahankan diri, dan kemampuan bela diri fisik hanya dapat digunakan jika memang tidak ada pilihan lain.   Cek klub seni bela diri lokal anda karena mereka sering mengadakan kelas anak-anak dengan jadwal yang sangat akomodatif seperti akhir pekan atau jam setelah sekolah.   Olahraga   Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan stres dan mendapatkan kesehatan jantung yang baik adalah melalui latihan fisik secara teratur.   Selain potensi untuk tumbuh menjadi lebih percaya diri, tegas, dan tangguh, latihan fisik bisa menjadi cara yang sangat menyenangkan untuk menghabiskan waktu selama jam non-akademik anak anda.   Kelas renang yang telah kita diskusikan di bagian keterampilan bertahan hidup adalah cara yang baik untuk memasukkan beberapa latihan yang menyenangkan ke dalam kehidupan anak anda.   Pahami apa yang disukai anak anda untuk membuat mereka bersemangat tentang kegiatan tersebut. Anak perempuan dapat bermain sepak bola dan bola basket jika mereka memiliki kecenderungan untuk melakukannya. Olahraga adalah olahraga, dan aktivitas tersebut tidak terikat pada gender.   Jalan-jalan sore setiap hari di taman dengan hewan peliharaan tercinta juga dapat dianggap sebagai olahraga teratur. Anda dan anak-anak anda akan mendapatkan stimulasi fisik yang anda butuhkan sembari bonding. Stimulasi Otak   Anda ingin otak anak anda terstimulasi sesering mungkin tanpa terlalu memaksa sehingga mereka menjadi bosan. Ada banyak cara untuk merangsang otak dan kecerdasan unik mereka selain tugas sekolah.   Penyaluran Kreatif   Kreativitas adalah salah satu cara untuk merangsang otak anak anda tanpa menimbulkan kebosanan yang biasanya erat dengan belajar hal-hal yang berbau akademis.   Salah satu cara paling populer untuk menyalurkan energi kreatif adalah membuat film – dan anda juga tidak memerlukan perlengkapan yang mahal!   Smartphone biasa anda beserta dengan beberapa aplikasi Stop Motion Studio yang dapat ditemukan di playstore ponsel anda sudah cukup.   Kegiatan memproduksi film dalam merangsang beberapa bentuk keterampilan, yaitu menulis kreatif (untuk naskah), imajinasi dan visualisasi, dan keterampilan fotografi - semuanya sangat relevan dengan kebutuhan dunia saat ini.   Siapa yang tahu jika anak-anak anda akan benar-benar terpikat pada kegiatan pembuatan film dan tumbuh dengan pemahaman software pengeditan Adobe yang lebih rumit dan menjadikannya karir hidup mereka di masa depan? Hmmmm, ada Spielberg masa depan di bawah asuhan anda.   Aktivitas ini membiarkan anak-anak bersenang-senang, dan keluarga akan memiliki sesuatu untuk ditonton dan dipamerkan.   Untuk mendorong semangat aktivitas ini, sertakan banyak film menyenangkan yang menarik dan sesuai usia untuk ditonton selama jatah screentime.   Bersosialisasi   Bersosialisasi itu sangat bermanfaat untuk otak anak anda. Ini menantang otak dengan membuatnya tetap aktif karena mengajarkan mereka untuk mengenali isyarat sosial dan merangsang kemampuan pemecahan masalah.   Karena jujur ​​saja, anak-anak akan menghadapi konflik selama sosialisasi, dan kemampuan berpikir kritis serta empati mereka akan diuji jika dihadapkan skenario seperti itu.   Cara membuat anak anda semangat untuk bersosialisasi:   - Undang teman-teman mereka ke rumah anda sehingga anak-anak anda dapat belajar bagaimana menjadi tuan rumah yang baik. Dan siapa tahu, anak-anak anda mungkin akan diundang oleh teman-teman mereka ke acara bermain di rumahnya lain kali, di mana anda sebagai orang tua mungkin juga mendapatkan waktu luang untuk diri sendiri.   - Daftarkan anak-anak anda ke beberapa klub atau organisasi sosial – contohnya dapat mencakup pramuka atau perkemahan musim panas. Klub atau kamp tersebut biasanya diisi dengan kegiatan positif yang mungkin tidak tersedia di sekolah mereka. Club ini juga merupakan sarana yang cocok bagi mereka untuk bertemu anak-anak lain dari berbagai latar belakang dan juga dapat membantu mereka mendapatkan teman baru. Ingat, di masa depan sebagai orang dewasa, mereka akan membutuhkan keterampilan yang diperlukan untuk membangun jaringan, jadi mulailah sejak dini!   - Pengembangan keterampilan sosial dimulai di rumah. Orang tua yang baik berkomunikasi dengan anak-anak mereka. Mereka menunjukkan melalui contoh. Penting juga bagi orang tua untuk memahami apakah anak-anak mereka membutuhkan nasihat atau hanya sepasang telinga yang mendengarkan.   Coding   Banyak anak-anak suka coding. Mereka hanya belum mengetahuinya!   Coding adalah pintu gerbang menuju minat pendidikan STEM, dan di dunia digital di mana segala sesuatu berubah dengan cepat dan kompetitif, akan lebih bijaksana jika anak-anak anda menjadi yang terdepan dalam “perlombaan” ini.   Coding itu layak untuk dicoba oleh semua anak dengan berbagai tingkat minat dan bakat, seperti halnya bidag STEM.   Untungnya, ada banyak kelas coding sepulang sekolah saat ini yang akan memenuhi kebutuhan anak-anak anda untuk maju di kemudian hari – seperti kelas coding Timedoor Academy!   Dengan lebih dari 10.000 siswa di seluruh dunia dan 300+ instruktur coding bersertifikat, akademi coding kami adalah pilihan terbaik anda untuk anak-anak berusia 8 tahun ke atas.   Untuk mempelajari lebih lanjut dan mendaftar di akademi coding kami yang menyenangkan dan mengasyikkan, silakan kunjungi tautan ini.
5 Hal yang Harus Dipelajari Anak Sejak Usia Dini

5 Hal yang Harus Dipelajari Anak Sejak Usia Dini

Penuh dengan rasa ingin tahu dan perkembangan yang cepat, otak anak-anak anda seperti spons ketika mereka masih kecil, dan mereka mampu belajar banyak hal dengan cepat. Di masa ini, banyak keterampilan hidup penting mulai terlatih, meskipun mereka belum sepenuhnya mahir menangani situasi kehidupan nyata yang kompleks sampai di usia remajanya.   Oleh karena itu, orang tua dan wali harus mengawasi, memfasilitasi, dan meberikan struktur untuk sesi belajar anak-anak, guna menumbuhkan dasar pengembangan keterampilan hidup mereka.   Tetapi keterampilan apa yang perlu diperhatikan orang tua ketika ingin melatih keterampilan anak-anak mereka?   Mari kita diskusikan!    Keterampilan Sosial Apakah anda ingin anak-anak anda mudah bergaul dengan orang lain? Kembangkan keterampilan sosial mereka!   Anak-anak dengan keterampilan sosial yang baik dapat bekerja dengan baik dengan teman sebayanya dan sopan kepada anggota masyarakat lainnya. Mereka juga cenderung menjadi pemecah masalah yang baik yang juga mahir dalam hal resolusi konflik.   Keterampilan sosial dapat dipupuk selama waktu bermain, jam sekolah, atau bahkan di rumah!   Berbagi Menandakan Kepedulian Anak-anak anda mencontoh apa pun yang dilakukan manusia di sekitar mereka. Ketika anak-anak anda dikelilingi oleh orang-orang yang menunjukkan sikap berbagi dan peduli, mereka memiliki panutan yang baik untuk ditiru.   Anak-anak juga perlu sering berada dalam situasi yang memungkinkan mereka belajar tentang berbagi melalui pengalaman praktis di kehidupan nyata. Cara untuk memfasilitasinya:   - Anak-anak belajar banyak dari meilhat apa yang dilakukan orang tua mereka. Ketika anda memberikan teladan selalu rela berbagi dalam keluarga, itu memberi anak-anak anda contoh yang bagus untuk diikuti.   Berikut adalah beberapa cara untuk membuat anak anda nyaman berbagi dalam situasi sehari-hari:   - Ajaklah anak-anak anda untuk memahami mengapa berbagi itu baik. Berikan contoh melalui tindakan anda sendiri: Berbagi makanan anda dengan anggota keluarga lainnya, menonton acara di smartphone bersama – semua dilakukan dengan tujuan membuat pengalaman “menyenangkan” untuk semua orang. Anda juga dapat secara lisan menyarankan anak anda untuk berbagi mainan mereka dengan anak-anak lain.   - Puji dan teguhkan perilaku berbagi yang positif. Ini membuat anak-anak anda merasa tervalidasi dan mereka akan cenderung untuk mengulangi tindakan itu di masa depan. Pujian dan peneguhan dapat dilakukan tidak hanya ketika mereka sendiri melakukan tindakan berbagi, tetapi ketika orang lain juga melakukannya. Misalnya, ketika sepupu mereka berbagi mainan mereka dengan anak-anak anda, validasi tindakan itu dengan memuji perbuatan baiknya. Biarkan anak-anak anda melihatnya dan berharap mereka ingin meniru tindakan tersebut.   - Persiapkan anak-anak anda sebelum mereka bersosialisasi - baik itu sebelum sekolah, selama sesi bermain, atau selama bermain di taman. Persiapan ini akan membantu mereka untuk siap secara mental ketika situasi mengharuskan mereka untuk berbagi, dan semua latihan yang mereka lakukan di rumah akan sangat membantu. Kesehatan Semua orang tua yang baik ingin anak-anak mereka tumbuh sehat dan bahagia!   Anak yang sehat biasanya selalu bahagia, meskipun anak yang bahagia tidak selalu bersih. Tidak apa-apa. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua dan wali untuk memastikan bahwa mereka dipersiapkan dengan keterampilan yang akan membuat mereka tetap sehat dan bahagia seumur hidup.   Diet Sehat Pola makan yang sehat merupakan dasar dari hidup sehat, namun bagaimana cara menanamkan minat dan kebiasaan pola makan yang sehat pada anak?   Menyembunyikan sayuran dalam makanan yang digoreng bukanlah sebuah solusi– siapa yang kita bodohi di sini? Gorengan bukanlah yang terbaik untuk kesehatan.   Anak-anak menjadi lebih rela mencoba dan memperluas plihan makanan mereka ketika mereka menjadi bagian dari proses memasak di dapur. Anak-anak anda mungkin akan mulai memakan sayuran mereka jika mereka melihat bagaimana hidangan itu disiapkan. Ini memberi mereka rasa memiliki.   Jadi, bila memungkinkan, libatkan anak anda dalam persiapan makan. Suruh mereka mengocok, membantu merendam daging, merobek sayuran, atau menguleni adonan – apa pun yang akan membuat tangan mereka menyentuh makanan yang akan mereka makan. Ingatlah untuk menjaga suasana tetap bahagia. Anak-anak yang bahagia menyerap pengetahuan dengan sangat cepat!   Olahraga  Cara terbaik untuk menghindari penyakit adalah dengan mencegahnya, dan olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya.   Anak-anak yang terbiasa melakukan aktivitas fisik memiliki kesehatan jantung yang lebih kuat, tidur lebih nyenyak, lebih energik, dan mampu fokus lebih baik saat belajar.   Olahraga juga memiliki banyak manfaat psikologis bagi anak. Anak-anak yang bugar tumbuh menjadi lebih percaya diri, terhindar dari depresi, dan lebih tangguh secara mental.   Nah, bagaimana cara menumbuhkan minat berolahraga pada anak?   Mulailah dengan membuat sesi fisik semenyenangkan mungkin, dan jangan memaksa mereka melakukannya. Gunakan istilah yang berbeda untuk berolahraga sehingga mereka mengasosiasikan aktivitas dengan yang positif dan menyenangkan. Cobalah gunakan istilah "bermain" daripada berolahraga saat mendorong anak-anak anda berolahraga.   Kebersihan Tidak ada usia yang terlalu muda untuk mulai mengembangkan kebiasaan baik untuk kebersihan.   Kebanyakan orang tua menjadwalkan waktu anak-anak mandi, mencuci tangan, mengganti pakaian, dan menyikat gigi tanpa memberi tahu mereka secara eksplisit alasan di baliknya.   Jujur dengan anak-anak anda mungkin adalah cara terbaik untuk membuat mereka mengerti mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Komunikasikan alasan di balik setiap tindakan pemeliharaan kebersihan secara efektif dan awasi mereka saat mereka melakukan tindakan tersebut.   Seberapa berat pengawasan yang anda berikan pada anak-anak anda dapat bervariasi tergantung pada berapa usia anak-anak anda, tetapi tujuan akhirnya adalah membuat mereka melakukannya bahkan ketika anda tidak memaksanya.   Seperti halnya berolahraga, menjaga kebersihan juga harus selalu menyenangkan bagi anak. Jika memungkinkan, jangan meninggikan suara anda atau melakukan apa pun yang membuat anak anda trauma dengan tindakan yang akan mereka ambil. Sabar. Bagaimanapun, mereka adalah anak-anak!   Keterampilan Emosional Perasaan anak-anak anda penting.   Kemampuan mereka untuk memahami perasaan mereka dan perasaan orang-orang di sekitar mereka bergantung pada kesehatan emosional mereka.   Regulasi Emosi Tidak ada manusia yang baru saja keluar dari rahim dengan emosi yang stabil.    Anak-anak, terutama yang masih kecil, dapat mengalami perubahan suasana hati yang sangat sulit diantisipasi. Mencari tahu pemicunya juga seringkali terbukti sulit. Oleh karena itu, membantu mereka untuk mengatur keadaan emosi mereka adalah salah satu tugas inti anda sebagai orang tua.   Namun, ada beberapa anak yang dilahirkan dengan kecenderungan alami untuk memahami bagaimana mengatur emosi mereka (anak-anak itu akan tetap mengalami tantrum yang tidak jelas juntrungannya) tetapi jangan berkecil hati jika anak kecil anda tampaknya tidak semahir anak lain. Ketika berbicara tentang bakat vs asuh, pola asuh hampir selalu lebih berpengaruh.   Memberikan anak-anak anda lingkungan yang stabil, penuh kasih, dan menyenangkan untuk tumbuh adalah sangat penting. Ketika diberikan lingkungan yang kondusif, perjalanan anak dalam belajar regulasi emosi akan jauh lebih mudah.   Sebuah panti asuhan di Romania pernah menjadi subjek penelitian tentang pentingnya pengasuhan dalam hal regulasi emosional anak-anak. Selama penelitian, anak-anak yang secara acak dititipkan kepada keluarga asuh yang mengasihi dan penuh kehangatan menunjukkan regulasi emosional yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tetap tinggal di panti asuhan.   Empati  Ini adalah keterampilan inti yang masih menjadi pergumulan banyak orang dewasa saat ini.   Empati adalah kemampuan untuk merasakan bagaimana perasaan manusia lain dalam suatu situasi dan kemudian merespon secara positif dengan kasih sayang. Keterampilan ini membutuhkan waktu dan konsistensi untuk berkembang.   Bagaimana kita memfasilitasi perkembangan empati anak kita?   Mulailah dengan menunjukkan empati dengan diri anda sendiri:   - Ajukan pertanyaan yang memvalidasi perasaan mereka – misalnya, “Apakah kamu merasa takut ketika aku mematikan lampu sebelum kamu tidur? Tidak masalah. Aku tahu mungkin menakutkan karena tidak bisa melihat apa-apa, jadi aku akan menemanimu sampai kamu tertidur!”   - Diskusikan dengan anak anda perasaan orang lain – misalnya, “Kamu tahu, Loni merasa sedih setiap kali kamu menarik rambutnya di taman bermain. Menarik rambut menyakiti Loni. Tidak enak rasanya jika seseorang menarik rambutmu, kan? Jadi, tolong jangan lakukan itu saat kamu bermain dengan Loni.”   - Ajari mereka untuk melakukan tindakan empati – misalnya, “Ayo beli hadiah Natal untuk anak-anak di panti asuhan! Kemudian kita bisa bahagia bersama mereka, dan mereka akan memiliki sesuatu yang menyenangkan di hari Natal!”   Linguistik Hidup akan lebih mudah bagi anak-anak anda jika mereka mampu memahami dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Keterampilan linguistik yang hebat juga dapat memperluas wawasan mereka – kemampuan penting dalam masyarakat yang semakin global.   Komunikasi yang Efektif Ini adalah keterampilan hidup inti yang harus dikembangkan sejak anak-anak anda masih sangat kecil.   Anak yang mampu menyampaikan perasaan dan pikirannya di masyarakat cenderung berprestasi di sekolah dan disukai banyak orang. Mereka juga lebih cenderung menjalin hubungan yang baik dan sehat dengan teman sebayanya karena mereka mampu berkomunikasi secara efektif sehingga orang lain dapat memahami maksud mereka tanpa salah mengartikan.   Menjadi Pendengar yang Baik Seorang komunikator yang efektif adalah seseorang yang mendengarkan dengan baik. Sama seperti semua keterampilan lain yang telah kami sebutkan sebelumnya, menanamkan keterampilan ini dimulai dengan orang tua dan wali mencontohkan tindakan ini di depan anak-anak mereka. Sekali lagi, contoh adalah guru terbaik.   Setiap kali anak anda mengatakan sesuatu kepada anda, coba ulangi kembali apa pun yang mereka katakan kepada mereka untuk menunjukkan bahwa anda memahami apa pun yang mereka katakan. Tindak lanjuti dengan pertanyaan terbuka – misalnya, “Tadi senang nggak main di rumah James? Cerita yuk gimana senangnya!”   Keterampilan mendengarkan juga mengajarkan anak-anak untuk rela menunggu giliran selama percakapan. Teknik yang biasa digunakan dalam terapi adalah mengambil bantal atau boneka dan menyuruh orang yang memiliki objek berbicara, sementara yang lain mendengarkan. Kemudian anak anda harus mengoper benda itu kepada orang lain ketika mereka selesai berbicara.   Jadilah Pembicara yang Hebat Seorang pembicara yang hebat selalu bisa bergaul dengan orang-orang yang datang dari berbagai latar belakang. Ini adalah keterampilan penting ketika anak-anak anda tumbuh dan siap untuk berjejaring.   Tanamkan semangat membaca dan riset yang efektif untuk memperluas pengetahuan anak-anak anda, sehingga mereka dapat menghubungkan dan beresonansi setiap kali mereka terlibat dalam berbagai topik percakapan. Dorong mereka untuk menemukan humor dalam berbagai hal, bila situasinya layak. Orang lucu selalu mendapatkan teman di mana-mana.   Bahasa Asing  Dalam masyarakat yang semakin global, tidak lagi menjadi pilihan bagi orang untuk setidaknya menjadi bilingual – itu suatu keharusan.   Penelitian mengatakan bahwa dimulainya pendidikan bahasa kedua dalam kehidupan seorang anak di usia dini itu penting – karena lebih mudah bagi mereka ketika otak mereka masih dalam masa keemasan pertumbuhan pesat. Mereka tentunya bisa mempelajarinya di kemudian hari, tetapi itu akan jauh lebih sulit bagi mereka.   Jadi, bagaimana kita membuat anak-anak kita mulai belajar bahasa kedua sejak dini?   Salah satu caranya adalah dengan menugaskan seorang pendamping dewasa untuk berbicara dalam satu bahasa, dan orang dewasa lainnya berbicara dalam bahasa lain. Anak-anak anda akan mengasosiasikan orang dewasa mana yang berbicara bahasa mana, dan mereka cenderung dapat beralih ke bahasa lain dengan lebih lancar.   Juga, jangan lupa untuk membuat pengalaman belajar menjadi menyenangkan! Ingat, mereka masih anak-anak.   Libatkan lagu atau buku cerita bergambar yang ditulis dalam bahasa yang sedang mereka pelajari, dan konsistenlah. Jangan lupa istirahat ya, karena walaupun pengalamannya seru, belajar itu melelahkan. Anda tidak ingin anak-anak anda kelelahan dan mengaitkan pembelajaran bahasa dengan pengalaman yang tidak menyenangkan. Keterampilan Kognitif Dunia berjalan dengan ide-ide yang kompleks, dan anak-anak anda merupakan generasi yang akan mewarisi bumi dan kemajuannya.   Mengembangkan kemampuan kognitif mereka memungkinkan mereka untuk memproses ide-ide yang kompleks, menjadi tegas, dan dapat memecahkan masalah. Jangan pernah mengecilkan hati anak-anak anda ketika mereka sedang bereksplorasi, berkreasi, atau bertanya – semua itu sangat penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir yang efektif.   Berpikir Kritis Banyak orang dewasa masih berjuang dengan keterampilan memecahkan masalah. Mungkin karena generasi mereka tidak didorong untuk berpikir kritis dan dipaksa untuk menyesuaikan diri. Jangan lakukan itu pada anak-anakmu!   Sekarang, mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak-anak anda dapat menjadi tantangan, karena memerlukan beberapa bentuk pengelolaan emosi, ketahanan, dan situasi yang kondusif untuk melakukan proses belajar – pada dasarnya, keempat faktor yang sebelumnya di atas (kesehatan fisik- komunikasi yang efektif, kesehatan yang baik dan istirahat yang cukup, dan lingkungan sosial yang baik) harus dioptimalkan agar proses pembelajaran menjadi menyenangkan.   Sebagai orang tua, sangat penting untuk melatih kesabaran saat membimbing dan memfasilitasi pembelajaran berpikir kritis, melakukan banyak penelitian, dan menjawab pertanyaan anak-anak anda dengan baik, tidak peduli betapa konyolnya mereka menurut anda!   Pendidikan STEM Kami tidak dapat memiliki kemajuan jika kami tidak berpengalaman dalam STEM!   STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika) adalah cabang disiplin yang pasti tidak ingin dilewatkan oleh anak-anak anda. Ketika dunia terus berkembang dan menjadi lebih kompleks, mereka yang tertinggal adalah mereka yang tidak mengerti bagaimana teknologi bekerja.   Pendidikan STEM menggabungkan empat disiplin secara harmonis dalam satu sesi pembelajaran – dan ternyata lebih efektif daripada memisahkan mereka dalam sesi terpisah.   Anak-anak yang dididik STEM sejak dini ternyata lebih baik dalam berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif.   Juga tidak ada ruginya ketika pada faktanya, pekerjaan terkait STEM diminati dan akan tetap diminati di masa depan, jadi persiapkan anak-anak anda untuk prospek karir yang baik dengan mendidik mereka sejak dini!   Akhir-akhir ini, mulai banyak sekolah yang mengintegrasi sesi kelas dengan metode STEM, tapi seringkalinya, sekolah-sekolah ini swasta dan mahal!   Namun jangan khawatir – kami di Timedoor dapat melayani kebutuhan STEM anak-anak anda melalui kelas coding kami yang cocok untuk usia 8 tahun ke atas. Kelas kami berukuran kecil, sehingga setiap anak akan mendapat perhatian optimal dari instruktur kami.   Coding adalah pintu gerbang untuk pengejaran STEM lebih lanjut, jadi ini benar-benar akan membantu anak-anak anda dengan baik untuk memulainya dalam coding. Untuk informasi lebih lanjut tentang Timedoor Coding Academy, silakan kunjungi tautan ini.
Memilih Sekolah yang Baik untuk Anak Anda

Memilih Sekolah yang Baik untuk Anak Anda

Urusan memilih sekolah untuk anak itu membingungkan ya?   Memilih sekolah di mana anak akan menghabiskan waktu setiap harinya untuk mengenyam pendidikan adalah sebuah fase penting dalam hidup orang tua. Banyak hal yang harus dipikirkan, sedangkan waktu sangat terbatas.   Orang tua zaman dulu mungkin tidak terlalu khawatir perihal memilih sekolah untuk anaknya. Mereka mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah terdekat yang uang sekolahnya masuk akal, dan mereka cenderung percaya akan kemampuan para guru untuk mendidik. Kurikulum yang ada pada masa itu sudah distandarisasi dan semua siswa diajarkan hal-hal yang kurang lebih sama, dengan metode mengajar yang mirip. Siswa di era itu diharapkan untuk berkembang dengan baik di bawah naungan satu sistem, dan ketika mereka mengalami kesulitan, mereka selalu disalahkan – kurang belajar sih! Main terus!   Dasar anak bodoh!   Semoga orangtua hari ini sudah tidak seperti itu ya.   Dengan informasi yang kita punya sekarang, kita paham bahwa anak-anak terlahir dengan segala keunikannya masing-masing. Ada anak yang mungkin terlahir cocok dengan sistem yang baku, tetapi ada juga anak yang akan sulit berkembang dalam sistem itu.    Sebuah quote terkenal yang mengatakan “Kalau kemampuan seekor ikan dinilai dari kemampuannya memanjat pohon, maka dia akan percaya bahwa dia bodoh seumur hidupnya.” sering salah diatribusikan ke Albert Einstein, tapi kesalahan tersebut tidak mengurangi kebenaran dari quote tersebut – tidak semua anak terlahir dengan kemampuan yang sama.   Anak-anak anda adalah insan yang unik dan mereka butuh disekolahkan di tempat yang dapat memunculkan potensi terbaiknya. Ini makanya proses memilih sekolah yang tepat untuk anak anda adalah sebuah perjalanan yang penting, dan mengetahui informasi yang tepat tentang sekolah yang baik adalah separuh dari perjalanan itu.   Mari kita simak faktor apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin memilih sekolah! Tipe Sekolah   Seperti anak-anak yang terlahir dengan segala keunikannya masing-masing, sekolahpun juga hadir dalam bentuk yang beragam. Tipe sekolah yang tersedia tergantung pada daerah tempat tinggal anda atau lokasi sekolah di mana anda berencana untuk mendaftarkan anak anda. Beberapa contoh dari tipe-tipe sekolah itu adalah sebagai berikut:   Sekolah Negeri   Setiap negara memiliki istilahnya sendiri untuk sekolah negeri seperti state school atau government school, tetapi mereka memiliki satu kesamaan – mereka didanai oleh pemerintah menggunakan pajak yang diperuntukkan bagi tujuan pendidikan.   Sebuah sekolah negeri biasanya memiliki jumlah siswa yang relatif banyak dalam kelasnya, seringkali lebih dari 20 siswa dengan jam belajar dan jadwal yang baku. Sekolah negeri juga diregulasi oleh badan pendidikan yang bekerja di bawah naungan kementrian pendidikan di setiap negara.   Biasanya, sekolah negeri tidak memungut biaya yang mahal atau malah gratis. Makanan juga biasanya disediakan untuk para siswa dengan harga murah atau tanpa dipungut biaya. Di banyak negara, pendaftaran sekolah negeri juga seringkali dijatah menurut alamat domisili sang siswa.    Sekolah negeri melayani pendidikan siswa dari usia PAUD sampai sekolah menengah atas (SMA).   Jika anak anda menjadi siswa sekolah negeri, maka dia akan menerima pendidikan yang sudah dikurasi oleh badan pendidikan negara, bertemu dengan banyak siswa lainnya yang datang dari latar belakang yang beragam, dan anda sebagai orang tua hanyak akan mengeluarkan biaya sedikit atau gratis.   Sekolah Swasta   Sekolah swasta biasanya mendapatkan pendanaan dari uang sekolah yang dibayarkan oleh para orang tua atau oleh organisasi yang terkait dengan sekolah tersebut. Lazimya, sekolah swasta tidak mendapatkan pendaan dari pemerintah, jadi bersekolah di sekolah swasta membutuhkan biaya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan sekolah negeri.   Sekolah swasta beroperasi dengan cara yang berbeda dari negara ke negara. Di beberapa negara, sekolah swasta memiliki kurikulum yang bertautan dengan standar badan pendidikan negaranya dan sekolah tersebut juga memiliki sedikit kebebasan untuk memodifikasi strukturnya. Dapat juga ditemukan sekolah swasta di negara lain yang beroperasi secara independen dan memiliki kewenangan untuk mengatur kurikulum, keuangan, dan cara pengoperasiannya.   Sekolah agama (sekolah Katolik, madrasah, dan lain-lain) biasanya bersifat swasta di beberapa jurisdiksi. Sekolah agama dapat bersifat sebagai sekolah negeri di beberapa negara dengan agama sebagai landasan konstitusinya.   Charter School   Charter school merupakan “pernikahan” antara sekolah negeri dan sekolah swasta, di mana sekolah tersebut menerima pendaan dari pemerintah, namun bebas untuk menentukan arahan dan cara beroperasinya.   Meskipun charter school memiliki kebebasan tersebut, sekolah tersebut tetap dituntut untuk bertanggung jawab terhadap kemaslahatan dan pencapaian akademis para siswanya kepada badan pendidikan.   Kurikulum   Orang seringkali mengukur kesuksesan sebuah sekolah dari jenis kurikulum yang ditawarkan. Itu masuk akal, karena kurikulum menentukan pengalaman holistik para siswa dalam kehidupan belajarnya. Sebagai orang tua, tugas anda adalah untuk mengerti kebutuhan dan kesukaan unik setiap anak, dan mempertimbangkannya ketika berencana untuk mendaftarkan anak ke suatu sekolah.   Berikut adalah 2 contoh kurikulum berstandar internasional yang banyak diadopsi oleh sekolah-sekolah di seluruh dunia:   Cambridge Assessment International Education   Dirancang oleh universitas Cambridge di Britania Raya, kurikulum ini diakui kualitasnya oleh banyak negara. Kurikulum Cambridge yang sudah teruji reputasinya ini, mendidik para siswa dalam 4 disiplin secara menyeluruh – Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, Pengetahuan Budaya, dan Bahasa. Sudah ada sekitar 10,000+ sekolah yang menerapkan kurkulum Cambridge di seluruh dunia.   Kurikulum ini melatih kemampuan siswa untuk berpikir kritis, melakukan riset, dan menganalisa. Ijazah Cambridge (A-Level) sesuai untuk para siswa yang tahu apa yang dia inginkan ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Mereka juga memiliki sedikit kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang akan ditekuninya, menurut kecenderungan dan ketertarikan masing-masing.   Siswa-siswa yang dididik dengan kurikulum Cambridge tentu memiliki keuntungan tersendiri yang membedakan mereka dari rekan-rekannya yang dididik dengan kurikulum yang cenderung bersifat lokal.   International Baccalaureate (IB)   Rangka pendidikan ini dirumuskan di Swiss dan sudah diadopsi oleh lebih dari 4,500 negara di dunia. Siswa yang belajar dalam program IB lebih bebas dalam merancang perjalanan pendidikannya jika dibandingkan dengan kurikulum Cambridge.   Selain dari mata pelajaran akademis, siswa juga didorong untuk menjadi pemikir mandiri dengan cara memilih project-project yang disenangi sambil dibimbing oleh para guru.   Ijazah IB diakui oleh para institusi pendidikan internasional, jadi para siswa IB dapat bersaing dengan baik secara global.   Metode pendidikan STEM juga dapat menjadi suatu pertimbangan ketika memilih sekolah, karena pendidikan STEM bersifat progresif, relevan dengan masa kini, dan banyak dibutuhkan di dunia yang bersifat digital. Sekolah-sekolah di berbagai negara mulai mengimbuhkan disiplin metodologi STEM di kelas IPA dan matematikanya.   Orang tua juga wajib untuk memperhatikan kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler yang ditawarkan calon sekolah anak. Ketersediaan aktivitas ekstra kurikuler yang beragam dapat memperkaya pengalaman anak dalam belajar di sekolah dan akan menunjang pendidikannya secara keseluruhan. Jika memungkinkan, pilih sekolah yang menawarkan program STEM, olahraga, dan kegiatan kesenian yang dapat mengakomodir ketertarikan anak. Populasi Kelas & Keberagaman   Populasi kelas dan keberagaman di sekolah adalah 2 faktor penting yang dapat mempengaruhi efektivitas kegiatan belajar. Para pendidik dan sekolah-sekolah di seluruh dunia kini semakin sadar akan efek positif yang dapat ditimbulkan ketika memprioritaskan kedua faktor ini.   Populasi Kelas   Sebuah studi yang dilakukan di penghujung dekade 1980 mengenai pengurangan jumlah murid dalam suatu kelas di Tennessee yang dinamakan Student Teacher Achievement Ratio (STAR) menunjukkan korelasi langsung antara jumlah populasi kelas yang kecil dan pencapaian siswa.   Studi tersebut membandingkan efektivitas sesi belajar antara dua kelas dengan jumlah siswa berbeda. Satu kelas diisi oleh 15 siswa dan kelas lainnya diisi oleh 22 siswa, dan tenaga pengajar mengisi kedua kelas tersebut secara acak. Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa kelas dengan jumlah siswa yang lebih sedikit memiliki performa yang relatif lebih baik dibandingkan kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Secara kuantitatif, pencapaian akademis kelas kecil tersebut dapat dibandingkan dengan siswa-siswa yang mendapatkan pembelajaran ekstra selama 3 bulan di sekolah.   Hasil tersebut masuk akal, karena ukuran kelas yang lebih kecil membuat tenaga pengajar untuk lebih bisa fokus ke setiap siswanya di jam belajar. Ukuran kelas yang lebih kecil juga dapat mengurangi gangguan yang berpotensi terjadi di setiap sesi belajar.   Keberagaman   Populasi dunia yang semakin fasih akan teknologi digital memperbolehkan setiap individunya untuk saling terhubung, dan fakta ini berarti setiap anak yang memiliki akses ke teknologi tersebut akan banyak terekspos ke berbagai macam budaya dan fitur etnis. Keberagaman tidak hanya meliputi etnis, ras, dan warna kulit, tetapi juga kepercayaan, status sosio-ekonomi, dan bahasa ibu.   Siswa yang merasa “terwakili” oleh para teman sekolah dan gurunya akan merasa nyaman berada di sekolah. Rasa kebersamaan antara para siswa dan tenaga pengajar dapat menghasilkan pengalaman yang baik untuk para pelajar, dan hal itu akan memotivasi mereka untuk tetap bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang berharga.   Tenaga Pengajar & Fasilitas Sekolah   Kelengkapan fasilitas sekolah dan kualitas tenaga pengajar dapat menunjang situasi belajar yang kondusif. Faktor-faktor ini penting ketika anda sedang dalam proses memilih sekolah untuk anak anda.    Tenaga Pengajar Berkualitas   Seorang guru yang berkualitas adalah seseorang yang sabar, baik hati, penuh pengetahuan, dan dapat berkomunkasi secara efektif. Kualitas-kualitas tersebut juga diharapkan untuk “menurun” ke setiap pelajar yang belajar dibawah naungan guru tersebut. Ingat, otak anak-anak anda di usia sekolah bersifat selayaknya “spons”, di mana otak akan menyerap banyak informasi dan stimulus yang ada di sekelilingnya.   Sebagai orang tua, adalah sebuah kewajiban untuk mengunjungi setiap sekolah yang dianggap sebagai prospek, bertemu dengan para kepala sekolah dan tenaga pengajarnya, dan banyak bertanya.   Apa saja kualifikasi formal para guru di sini? Bagaimana cara mereka menyelesaikan konflik antar pelajar? Bagaimana caranya jika ingin berkomunikasi dengan para guru? Bagaimana setiap mata pelajaran diajarkan?   Seorang guru yang baik akan menunjukkan antusiasme dan semangat mengajar. Mereka juga harus bisa menenagkan segala kekhawatiran yang dimiliki setiap orang tua. Ingat, komunikasikan kekhawatiran anda dan ajukan banyak pertanyaan.   Yang terakhir, cari sekolah yang dilengkapi dengan tenaga pengajar yang paham prosedur-prosedur penolongan pertama seperti CPR dan Heimlich Maneuver untuk keadaan darurat, serta paham akan alergi-alergi lazim dan cara menanggulanginya.   Fasilitas Sekolah   Tergantung dari domisili dan status sosio-ekonomi anda, kebutuhan fasilitas sekolah untuk anak anda mungkin akan beragam.   Untuk anda yang tinggal di daerah tropis, mungkin sesuatu yang sesederhana kipas angin di dalam kelas sudah mencukupi. Namun untuk anda yang tinggal di negara empat musim, mungkin sekolah tersebut membutuhkan pemanas ruangan.   Patut diperhatikan juga bahwa di dunia yang semakin bersifat digital ini, sekolah-sekolah juga perlu memiliki fasilitas-fasilitas yang menunjang pendidikan IT. Komputer-komputer dengan fitur terkini, koneksi WiFi, dan tablet elektronik dapat dianggap sebagai kebutuhan dasar di beberapa situasi.   Penting juga untuk diperhatikan untuk para orang tua dengan anak berkebutuhan khusus atau menyandang status disabilitas, untuk memilih sekolah yang dilengkapi infrastruktur yang dapat mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut. Lerengan, pegangan tangga, huruf Braille, dan fitur aksesibilitas umum menjadi hal-hal yang dianggap kebutuhan dasar setiap sekolah masa kini.   Sekolah swasta dengan biaya mahal lazimnya memilik fasilitas lebih lengkap, seperti pendingin dan penghangat ruangan. Sekolah-sekolah dengan tipe tersebut juga dapat dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti gym yang lengkap, kolam renang, trek berlari, dan lapangan multi-fungsi.   Bersekolah di sekolah seperti itu memang nyaman, tetapi jangan sampai keadaan ekonomi anda terkompromi hanya karena ingin menyekolahkan anak-anak anda di tempat seperti itu. Ingat, jika kebutuhan dasar jasmani dan rohani anak-anak anda sudah terpenuhi, maka mereka dapat bertumbuh kembang dengan baik di sekolah yang layak.    Budget   Faktor keuangan adalah salah satu faktor terpenting untuk para orang tua yang sedang memilih sekolah untuk anaknya.   Seperti yang sudah disebut sebelumnya, sekolah negeri biasanya memungut biaya yang kecil (atau seringkali gratis), sedangkan sekolah swasta cenderung membanderol dirinya dengan harga tinggi – seperti sekolah Collège Alpin Beau Soleil, Switzerland yang memungut biaya lebih dari Rp. 2,000,000,000 (dua miliar rupiah) untuk uang sekolah tahunannya.   Maka dari itu, perencanaan keuangan yang baik merupakan hal yang penting ketika anda ingin mendaftarkan anak anda ke sekolah-sekolah swasta, karena uang sekolahnya saja dapat menghabiskan separuh dari pendapatan keluarga setiap bulannya.    Orang tua murid mungkin dapat menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk ditabung atau membeli asuransi pendidikan. Dana yang ditabung mungkin tidak akan berbunga banyak dalam waktu dekat dibandingkan dengan dana yang diinvestasikan dalam skema asuransi pendidikan. Namun, asuransi pendidikan bukan tanpa resikonya karena dana yang tersebut akan dikelola oleh badan keuangan sebagai dana investasi.   Apapun yang anda pilih untuk mempersiapkan diri secara finansial, ingat bahwa biaya sekolah anak jangan sampai terlalu membebani keuangan keluarga sampai keadaan di rumah menjadi kurang nyaman. Patut diperhatikan bahwa anak-anak akan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dibandingkan di sekolah, jadi kebutuhan dasarnya (sandang, pangan, papan) dan anggota keluarga lain di rumah harus tetap menjadi prioritas utama.    Lokasi   Di manapun anak anda akan bersekolah nantinya, lokasi adalah sebuah faktor besar yang akan mempengaruhi keputusan anda. Lokasi mempengaruhi jarak dan waktu tempuh, aksesibilitas, dan kenyamanan anak-anak anda. Alamat domisili anda juga seringkali menjadi sebuah faktor yang mempengaruhi lokasi sekolah-sekolah yang bisa menerima anak anda sebagai siswa, seperti yang diatur oleh peraturan-peraturan negara masing-masing. Lazimnya, sekolah swasta dan charter school dapat menerima siswa-siswa dari manapun, terlepas dari kode posnya.   Jika anda memiliki kendaraan pribadi, maka lokasi sekolah anak anda mungkin tidak akan menjadi sebuah isu. Tetapi jika anak anda harus mengandalkan transportasi publik untuk bersekolah, maka sekolah tersebut harus berada di lokasi yang baik – seperti dekat dengan layanan kesehatan publik, kantor polisi, dan stasiun pemadam kebakaran.   Kesimpulan   Banyak faktor yang patut dipertimbangkan ketika berencana memiih sekolah untuk para buah hati, dan seringkali hal itu membingungkan. Ada baiknya jika anda dapat menyisihkan waktu untuk membuat daftar prioritas berdasarkan faktor-faktor di atas, dan jangan lupa untuk menjadikan sifat, kecenderungan, bakat, dan ketertarikan anak anda sebagai prioritas utama.
Pengumuman Penghargaan Coding Camp 2022

Pengumuman Penghargaan Coding Camp 2022

Timedoor Academy Coding Camp 2022 Batch 1 dan Batch 2 telah dilaksanakan dari tanggal 4-15 Juli 2022. Dengan 200+ peserta dari Kelas Online dan Offline kami di Jakarta dan Bali, kami menawarkan 5 hari kelas coding dengan beragam program yang dapat dipilih siswa, seperti Pengembangan Game, Pengembangan Situs Web, Pengembangan Aplikasi, Roblox, dan Python. Timedoor Academy menetapkan tujuan bagi siswa untuk menjadi programmer dalam 5 hari dengan membuat project menggunakan platform pilihan dan menantang mereka untuk menjadi digital expert! Hari ini kami mengumumkan 3 penerima penghargaan terbaik dari masing-masing kategori. Penerima penghargaan terdiri dari Karya Terbaik, Peserta Terbaik, dan Peserta Paling Antusias. Mari kita lihat nama-nama penerima penghargaan di bawah ini. JUNIOR KODU BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Diandra Ashura Kirani Peserta Terbaik I Gede Kelvin Narendra Van Veggel Peserta Paling Antusias Bernadette Abigail Kusuma JUNIOR KODU ADVANCE KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Kenzie Pranoto Ong Peserta Terbaik Dhelfin Helmes Peserta Paling Antusias Elroy Adrian Jose KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEB KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Asmara Stannard Peserta Terbaik Benzema Malik Asyam Peserta Paling Antusias Chee Yi KIDS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Adli Rahmansah Peserta Terbaik I Putu Daniswara Arta Surya Peserta Paling Antusias Samy Ragheb Ahza KIDS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Jeslyn Felicia Tjandi Peserta Terbaik Nayfa Krasnaya Peserta Paling Antusias Joanne Faith Teguhsaputra TEENS PHASER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Sandita Farid Akmal Peserta Terbaik Ni Luh Putu Nadia Suwardewi Anjani Peserta Paling Antusias Antonius Albertus Kevin Pratama TEENS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Raquib Rafay Mahbeer Peserta Terbaik Derren Jocevan Peserta Paling Antusias Stanley Jonathan Indarto TEENS WEB DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Raihan Radithya Yassar Peserta Terbaik Ardhani Prayata Akmal Peserta Paling Antusias Cornelius Rafanala Maheswara TEENS APP DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Ngurah Danuh Putra Peserta Terbaik Kezia Annabell Sugiarto Peserta Paling Antusias Thio James Rakshita Semua penerima penghargaan akan mendapatkan medali dan T-shirt ekslusif dari Timedoor Academy. Kirimkan alamat anda kepada Admin Timedoor Academy untuk proses pengiriman.
Pengumuman Penghargaan Coding Camp Desember 2022
Pengumuman Penghargaan Coding Camp Desember 2022
Timedoor Academy Coding Camp 2022 Batch 1 dan Batch 2 telah dilaksanakan dari tanggal 12-23 Desember 2022. Dengan 200++ peserta dari Kelas Online dan Offline kami di beberapa daerah antara lain Jakarta, Surabaya dan Bali. Kami juga meluncurkan program baru kami, Comic Camp, yang diselenggarakan secara online. Timedoor Academy menawarkan 5 hari kelas coding dan comic dengan beragam program yang dapat dipilih siswa sesuai dengan minatnya. Coding Camp menawarkan banyak program, antara lain: Pengembangan Game, Pengembangan Situs Web, Pengembangan Aplikasi, Roblox, dan Python. Untuk Comic Camp, program pembelajarannya berfokus pada kreatifitas anak dalam membuat karakter, mengembangkan cerita, membuat sketsa, hingga menjadi komik yang utuh. Timedoor Academy menetapkan tujuan bagi siswa untuk menjadi programmer dan komikus dalam 5 hari dengan membuat project menggunakan platform pilihan dan menantang mereka untuk menjadi digital expert! Hari ini kami mengumumkan 2 penerima penghargaan terbaik dari masing-masing kategori. Penerima penghargaan terdiri dari Karya Terbaik dan Peserta Terbaik. Untuk daftar nama penerima penghargaan dapat dilihat di bawah ini. JUNIOR SCRATCH KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Nathan Asmoro Best Participant Made Arya Markandeya Shankara Kepakisan JUNIOR KODU KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Made Ngurah Ararya Daneswara Best Participant Charise Davlyn Solim KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEB KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Nicholas Keane Rahardja Best Participant Muhammad Jafarishadiq Radoslaw KIDS CONSTRUCT ADVANCE KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Made Nadira Averina Pragitya Best Participant I Dewa Made Khrisna Adi Permana KIDS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Ida Bagus Pradnyana Wedhanta Steve Raffael Jerome Djayadi Best Participant Cakradara Hosana Kastara Gea Nicholas Caleb KIDS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Kezia M Shallom Best Participant Abizar TEENS PHASER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project IGA. Ngurah Devasya Maha Putra Best Participant Lionel Edric TEENS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Danish Irham Aulia Best Participant Fay Jetavana TEENS WEB DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Sherlyn Julita Davila Best Participant Naufarrel TEENS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Best Project I Gusti Ayu Isyana Shanti Best Participant Marvel Kristian TEENS APP DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Karen Abigail Tambunan Best Participant Aimar Nazzal Al Firmansyah COMIC CAMP KATEGORI NAMA PESERTA Best Project Kevia Rava Zhafira Best Participant Riley Oviya A. Semua penerima penghargaan akan mendapatkan medali, T-shirt ekslusif dan merchandise dari Timedoor Academy. Kirimkan alamat anda kepada Admin Timedoor Academy untuk proses pengiriman.
Cara Membantu Anak Anda Semangat Belajar
Cara Membantu Anak Anda Semangat Belajar
Sebagai orang tua, apakah Anda sering merasa kesulitan untuk membuat anak Anda tetap tertarik untuk belajar? Tidak heran karena anak-anak dikelilingi dengan gangguan dalam bentuk permainan, aplikasi media sosial, dan banyak gangguan lain yang mungkin membuat mereka menjauh dari belajar.   Hilangnya minat belajar mereka dapat dikaitkan dengan banyak hal, termasuk tekanan tinggi dari orang tua, rutinitas belajar yang membosankan, kesulitan mengikuti teman sebaya, distraksi digital yang berlebihan, dan perasaan putus asa dalam mencapai kesuksesan akademik.   Sebenarnya kita tahu bahwa tidak ada yang menyukai perasaan tertinggal di kelas, terutama ketika anak-anak sering dibandingkan dengan teman sekelasnya oleh orang tua mereka sendiri atau bahkan guru. Tidak heran, hal ini cukup sering terjadi di sekolah dan akhirnya mengakibatkan rasa tidak nyaman dari siswa dari segala usia.   Tentu saja, menyita semua hal menyenangkan dari anak Anda bukanlah solusi karena hal tersebut akan meningkatkan kebencian terhadap belajar, akan tetapi bagaimanakah caranya Anda dapat menetapkan batasan dengan mereka dan memastikan keberhasilan akademis untuk masa depan anak-anak Anda?   Dalam artikel ini, kita akan melihat mengapa dan bagaimana cara mengatasi penurunan minat belajar untuk anak-anak Anda agar mereka bisa termotivasi untuk tahun ajaran berikutnya.   Hal-Hal Penting yang Perlu Diketahui   Sebelum memberikan bantuan kepada buah hati Anda, sangat penting untuk mengetahui alasan di balik kurangnya keterlibatan mereka dan menyusun strategi belajar yang optimal untuk mengatasi masalah tersebut. Seperti yang disebutkan sebelumnya, hilangnya minat anak-anak Anda dalam belajar dapat disebabkan oleh beberapa alasan, dan sebagai orang tua, penting untuk mulai mengenali tanda-tanda ini untuk menerapkan solusi logis bagi buah hati Anda.     Rutinitas Belajar yang Membosankan   Dalam hal rutinitas belajar, biasanya kebiasaan anak-anak adalah sebagai berikut: menghadiri kelas, melakukan sesi tatap muka dengan tutor, menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengerjakan PR, dan ulang lagi. Siklus ini dapat membuat anak-anak anda bosan, belum lagi adanya tambahan tekanan untuk prestasi akademik dan persaingan dengan teman sebaya yang pada akhirnya dapat menyebabkan kelelahan.   Anak-anak adalah makhluk yang ingin tahu yang dipenuhi dengan pertanyaan tanpa akhir, jadi kita tahu rasa ingin tahu mereka itu ada. Tinggal bagaimana kita bisa menumbuhkan dan menyalakan kembali keinginan mereka untuk belajar.    Serius, coba tanyakan berapa kali orang tua ditanyai dengan kata "mengapa" dalam sehari oleh anak-anaknya - jawabannya adalah, banyak.   Cara lain untuk melihat ini dari perspektif yang berbeda adalah dengan memikirkan bagaimana kita saja yang orang dewasa sering merasa bosan dengan rutinitas kerja yang berulang-ulang.   Email, panggilan, rapat, dan kemudian kembali ke bilik pada hari berikutnya. (Jika Anda memerlukan referensi visual, lihatlah adegan dari Spongebob di mana Squidward mengulangi rezim yang sama setiap hari). Walaupun mungkin beberapa orang dapat menikmati stabilitas ini, siklus ini sering menyebabkan kurangnya rasa semangat yang mengakibatkan burnout. Prinsip yang sama berlaku untuk anak-anak seperti halnya untuk orang dewasa.   Tekanan untuk Keberhasilan Akademik   Pada umumnya, memang benar ada beberapa orang yang menikmati persaingan, akan tetapi banyak orang lain juga yang berpikir sebaliknya. Namun, sebagian besar dapat setuju bahwa tidak ada yang suka berada dalam posisi tertekan secara terus-menerus sehingga Anda mulai membandingkan diri Anda dengan orang lain.   Sebagai orang tua, wajar saja apabila Anda menginginkan anak-anak Anda berjuang untuk kesuksesan akademis. Namun, berhati-hatilah dalam menetapkan standar yang tidak dapat dicapai dan terus-menerus membandingkan buah hati Anda dengan teman sekelas mereka. Walaupun banyak orang tua yang memilih metode pendisiplinan seperti ini untuk anak-anak mereka, hal tersebut malah sering menjadi bumerang dan merendahkan kinerja anak di kelas.   Saat menetapkan target nilai untuk anak-anak Anda, wajib diingat bahwa setiap orang dapat meresap ilmu dengan kecepatan yang berbeda. Dan hal tersebut bukanlah hal yang buruk!   Sebagai contoh, mungkin murid A hanya memerlukan dua sesi pelajaran untuk menguasai topik matematika yang mencakup pecahan dasar, sedangkan beberapa murid yang lain mungkin memerlukan waktu lebih lama dari itu, dan hal tersebut sangatlah normal!   Dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan sang buah hati, Anda juga dapat menyesuaikan metode pembelajaran khusus yang sesuai dengan kebutuhan mereka berdasarkan informasi ini.   Disaat Anak tidak Melihat Manfaat Belajar   Sebagai orang dewasa, ketika kita menyelesaikan tugas-tugas tertentu, apakah sering bertanya pada diri sendiri "mengapa saya repot-repot mengerjakan ini ya?" Artinya, proses decision-making kita biasanya didasarkan pada prioritas kepentingan task tersebut. Dengan kata lain, pekerjaan tersebut sebenarnya bermanfaat atau tidak sih?   Demikian pula, anak-anak juga memiliki pola pikir yang sama dimana mereka akan menempatkan kegiatan yang mereka anggap tidak berguna pada prioritas terendah. Tentu saja, sebagai orang dewasa kita menyadari pentingnya belajar dan pencapaian akademis untuk masa depan dan jenjang karir di masa depan. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para orang tua untuk memberi tahu anak-anak nilai pendidikan sangat berkontribusi pada kehidupan kita.   Jadi Anda mungkin berpikir, bagaimana saya bisa membuat mereka memahami pentingnya mencapai nilai tinggi? Nah, caranya adalah dengan menjelaskan dengan cara yang cukup sederhana untuk mereka pahami. Daripada memaksa mereka untuk belajar sehingga mereka bisa mendapatkan nilai A+, dorong mereka untuk melihat arti dalam setiap materi pembelajaran.   Jelaskan kepada mereka bagaimana matematika dapat digunakan dalam membantu mereka membuat keputusan kehidupan nyata ketika mencoba memilih penawaran terbaik saat sedang berbelanja di toko. Atau bagaimana biologi dapat digunakan untuk memahami tubuh mereka dan cara merawatnya. Dengan menekankan penerapan pelajaran-pelajaran ini dalam skenario kehidupan nyata, anak-anak Anda akan menyadari bahwa kegiatan belajar sebenarnya lebih dari sekadar mendapatkan nilai bagus.   Apa Saja Aktivitas Belajar yang Dapat Dilakukan?   Nah, setelah kita memiliki beberapa gagasan tentang mengapa proses pembelajaran bisa melambat di kalangan anak-anak, mari kita beralih ke bagaimana cara meningkatkan minat belajar anak-anak Anda.   Anak-anak adalah makhluk yang aktif dan pada umumnya memang lebih suka melakukan kegiatan belajar interaktif daripada hanya duduk di meja dan mendengarkan pelajaran. Aktivitas bonding yang baik bagi orang tua dan anak-anak adalah untuk mengeksplorasi kegiatan yang menyenangkan yang dapat memicu minat belajar mereka!    Berikut adalah beberapa kegiatan belajar menyenangkan yang bisa Anda terapkan:   Game Edukasi   Permainan edukatif adalah sebuah opsi yang bagus ketika metode tradisional dengan kertas dan pensil tidak cukup untuk membuat si buah hati tertarik dalam materi pembelajaran. Selain itu, permainan online merupakan alat yang baik ketika sedang mencoba mengajari anak-anak tentang logika, cara berpikir kritis, dan keterampilan lainnya.   Sebuah metode populer yang telah diterapkan oleh banyak guru-guru adalah kuis Kahoot. Dengan menggunakan platform ini, murid-murid dapat berpartisipasi melalui gadget mereka dan mereka tidak perlu merasa malu apabila memberikan jawaban yang salah karena setiap siswa dapat bergabung menggunakan nama panggilan yang tidak memberikan identitas. Alhasil, semua peserta kuis tersebut tidak merasa takut atau segan untuk memberikan jawaban saat ikut serta dalam game Kahoot.   Selain itu, ada banyak pilihan aplikasi dan situs web yang bagus untuk mendidik anak tentang matematika, sains, sejarah, kesehatan, geografi, dan banyak lagi. Biasanya, alur permainan tersebut mengarahkan pemain untuk memecahkan rumus matematika atau menjawab trivia sejarah untuk melanjutkan ke babak berikutnya atau naik level.    Ini adalah metode yang bagus untuk membuat anak-anak tetap terlibat dalam proses belajar karena mereka sebenarnya semangat untuk bermain game, tidak menyadari bahwa di sepanjang jalan mereka sedang memperoleh keterampilan yang berguna.   Pembelajaran di Luar Ruangan   Ketika harus duduk di ruangan selama berjam-jam sambil mencoba menyerap informasi baru, tentunya hal tersebut dapat membuat kita cepat bosan, terutama pada anak-anak. Hal ini dapat menurunkan semangat mereka untuk belajar dan sejujurnya, ​​dapatkah kita menyalahkan mereka?   Banyak sekolah saat ini yang menerapkan pembelajaran diluar kelas dimana guru dan siswa membahas materi pembelajaran di lingkungan luar. Dengan mengimplementasikan sedikit perubahan pemandangan, siswa dapat merasa lebih segar dan tidak lesu dalam mencerna materi pembelajaran baru. Cobalah melakukan hal yang sama dengan anak-anak Anda dan ikuti sesi les di halaman belakang atau taman umum untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak Anda.   Contoh yang bagus adalah dengan pergi ke luar untuk mengajari anak-anak Anda tentang berbagai jenis batu dan tanah untuk belajar geologi. Jika Anda beruntung dan tinggal di dekat laut dengan keanekaragaman flora dan fauna, luangkanlah waktu untuk mempelajari topik sains di luar kelas dan pelajari berbagai jenis kehidupan laut seperti anemon, kumpulan ikan, kerang, dan banyak lagi.   Karya Wisata   Serupa dengan poin sebelumnya, menjadwalkan field trip dengan anak Anda dapat meningkatkan minat belajar karena dapat menghilangkan rasa kebosanan.   Cocok untuk pelajaran sejarah, melakukan perjalanan museum dapat memicu minat untuk mempelajari peristiwa masa lalu, monumen penting, artefak, lukisan, dan lain-lain. Hal ini sangat bermanfaat terutama pada anak-anak yang telah menunjukkan minat di bidang seni, sastra, dan sejarah. Meskipun tidak ideal untuk melaksanakan karya wisata setiap hari untuk anak-anak, penting untuk diingat bahwa hal tersebut bagus untuk diadakan sesekali.   Anggap saja sebagai orang dewasa, kita seringkali bosan dengan suasana kantor yang sama dan rutinitas yang berulang. Perjalanan bisnis atau konferensi kerja yang dapat menambah wawasan untuk meningkatkan pengetahuan kita bisa menjadi suguhan yang menyenangkan di tengah rutinitas kerja yang monoton. Hal yang sama berlaku untuk anak-anak, dan dapat membantu menyalakan kembali rasa keinginan belajar mereka.     Bahan Materi yang Mudah Dicerna   Mengejar prestasi akademik bisa menjadi sebuah proses yang menakutkan, terutama ketika anak-anak melihat banyaknya materi yang harus mereka kuasai dalam rentang waktu satu semester. Cara meminimalkan rasa kecemasan mereka dapat dilakukan dengan memecah-mecahkan materi pembelajaran menjadi beberapa bagian yang akan lebih mudah untuk dikelola.   Misalnya, ketika belajar matematika, daripada menekankan pada seluruh sistem penghitungan, cicilkan materi - materi pembelajaran agar mereka dapat benar-benar fokus memahami setiap mata pelajaran dalam bentuk potongan-potongan kecil. Pastikan juga untuk memasukkan permainan menyenangkan yang terkait dengan topik pembelajaran seperti teka-teki, perburuan harta karun, dan variasi lainnya untuk menghindari kebosanan dan kehilangan motivasi. Ingat seperti yang disebutkan sebelumnya, anak-anak sangat senang bermain game, sehingga mereka bahkan tidak menyadari bahwa mereka mendapatkan pengetahuan dalam prosesnya.   Gunakan semua alat ini secara strategis agar anak-anak Anda tetap terlibat dan fokus pada materi yang ada.   Hal-hal yang Perlu Diingat   Sekarang, setelah Anda memiliki semua informasi ini, pastikan untuk menggunakannya agar bisa meningkatkan efisiensi belajar dan menghindari hilangnya motivasi selama proses pembelajaran. Sebagai orang tua, membuat anak Anda duduk dan belajar bisa menjadi tugas yang sulit, namun, dengan menerapkan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan aktivitas yang interaktif, ini dapat membantu mereka dan mengurangi kurangnya minat untuk belajar.   Selain itu, penting juga untuk menyadari bahwa ada banyak percobaan dan kesalahan yang datang dengan menemukan rutinitas belajar yang tepat untuk anak-anak Anda. Oleh karena itu, penting untuk bersabar tidak hanya dengan anak-anak Anda, tetapi juga dengan diri sendiri saat Anda melalui perjalanan ini. Bagaimanapun, menemukan rencana studi yang berhasil adalah momen pembelajaran dalam sendirinya.   Terakhir, hargai waktu untuk istirahat dari belajar dan carilah hobi lain yang dimiliki oleh anak Anda. Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah sedikit istirahat dari buku untuk mencegah kelelahan dari belajar.   Sebagai orang tua, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengeksplorasi minat mereka di luar kelas yang bisa jadi dibidang olahraga, musik, memasak, dan lain-lain.    Di Timedoor Academy, kami menawarkan berbagai macam pelajaran seputar coding yang bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak Anda. Kurikulum kami tersedia untuk siswa yang ingin mempelajari dasar-dasar ilmu komputer dan menyelesaikan proyek yang menyenangkan seperti membuat game, situs web, dan aplikasi seluler mereka sendiri.   Apabila ingin bertanya mengenai Timedoor Academy, kunjungi halaman ini dan guru kami akan membantu Anda dan si kecil memulai penjelajahan ke dunia coding.
Hal-Hal yang Dapat Dilakukan Anak di Luar Sekolah
Hal-Hal yang Dapat Dilakukan Anak di Luar Sekolah
Kira-kira,   apa yang baiknya dilakukan ketika anak-anak anda diluar sekolah ya?   Apakah kita mempraktikkan apa yang dilakukan oleh para orang tua Singapura pada anak-anaknya atau membiarkan mereka menikmati gaya hidup layaknya anak-anak di Finlandia yang relatif tidak terbebani?   Meskipun kedua kebudayaan tersebut sangat berlawanan, dan tidak ada preseden atau konsensus mufakat tentang berapa banyak waktu yang harus dihabiskan seorang anak dalam sehari untuk belajar, kita semua dapat sepakat bahwa perlu waktu lengang untuk anak-anak itu penting.    Karena tugas sekolah bisa jadi menyebalkan jika terlalu lama digeluti.   Setelah mereka menyelesaikan tugas, pekerjaan rumah, dan kewajiban akademisnya, periode sebelum tidur masih perlu disibukkan dengan hal-hal yang menggugah minat mereka.   Dalam artikel ini, kami telah menyusun daftar hal-hal yang baik dilakukan anak-anak anda selama waktu luang non-akademik yang dibagi menjadi tiga kategori:   - Keterampilan Bertahan Hidup Dasar – karena anak-anak anda akan tumbuh menjadi (semoga) anggota masyarakat yang mandiri.    - Kebugaran Fisik – karena tubuh jasmani adalah sebuah bait suci. Supaya kesehatan mental terjaga, maka kesehatan fisik pun harus dijaga.   - Stimulasi otak – karena dunia semakin hari semakin sulit untuk dicerna dan dinavigasi. Anak-anak anda harus memiliki kemampuan berpikir yang mumpuni untuk dapat bertahan hidup di zaman modern! Keterampilan Bertahan Hidup Dasar   Meskipun tidak ada orang tua yang baik yang berharap ada bahaya yang akan menimpa anak-anak mereka, membekali mereka dengan keterampilan inti yang akan membantu mereka bertahan hidup dalam berbagai situasi harian yang tak terduga sangat diperlukan.   Suatu saat, anak-anak anda akan memutuskan untuk menjelajahi dunia di sekitar mereka, dan alangkah baiknya jika anda sebagai orang tua mengetahui bahwa mereka memiliki keterampilan yang menjadikan mereka menjadi tangguh dan pantang menyerah.   Berikut ide keterampilan bertahan hidup dasar yang dapat anda ajarkan ke anak-anak di waktu sengang:   Memasak   Ini bukan kegiatan yang eksklusif diperuntukkan untuk perempuan. Memasak merupakan sebuah keterampilan dasar yang penting untuk dikuasai terlepas dari jenis kelamin anak anda. Jika mereka adalah manusia yang membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, maka mereka perlu tahu bagaimana menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri.   Memasak juga membantu anak anda untuk belajar tentang nutrisi yang baik, apa yang mereka masukkan ke dalam tubuh mereka, dan membiasakan diri dengan pola makan yang sehat. Terlibat dalam proses pembuatan makanan juga dapat membuat mereka jadi lebih berani mencoba beragam jenis makanan, sehingga memperluas selera mereka. Jadi, jika anda ingin anak-anak anda makan sayuran dan bahan makanan lain yang lazimnya tidak menarik bagi anak-anak, libatkan mereka dalam kegiatan di dapur!   Hal-hal yang harus diperhatikan ketika anda ingin melibatkan anak anda dalam memasak:   - Siapkan semuanya dan pada tempatnya. Peralatan masak, bahan-bahan, lap dapur, tempat sampah kompos, dan celemek harus ditata dengan rapi sehingga kegiatan masak-memasak menjadi lancar. Sediakan bangku jika anak-anak anda belum bisa menjangkau meja dapur anda.   - Ajarkan mereka tentang protokol dapur yang baik: mencuci tangan, membersihkan permukaan meja setiap kali ingin melanjutkan ke proses selanjutnya, tidak pernah meletakkan alat tajam di dekat tepi meja, dan menghindari kontaminasi silang.   - Bimbing mereka melalui resep sederhana dan urutan pembuatan hidangan – bahan mana yang mendahului, dan metode memasak mana yang sesuai untuk tahap persiapan mana.   Bagaimana cara membuat anak anda tertarik untuk memasak? Dengan memulai mereka dengan resep yang mereka sukai dan mulai perlahan.   Mulailah dengan melibatkan mereka dalam proses pemilihan resep dan biarkan mereka berpartisipasi dalam satu langkah proses memasak. Minta mereka membubuhkan tepung ketika ingin membuat resep ayam crispy. Biarkan mereka mengocok telur. Tuntun mereka membentuk chocolate chip cookies yang akan mereka panggang.   Biarkan jika pada akhirnya meja daput akan sedikit berantakan. Itu bagian dari proses pembelajaran.   Berenang   Ajak anak anda mengikuti les renang!   Sebagian besar anak-anak suka basah, oleh karena itu berenang seharusnya menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan bagi mereka. Bonusnya, berenang juga merupakan salah satu keterampilan bertahan hidup yang paling penting!   Tenggelam menjadi salah satu penyebab paling umum dari kecelakaan fatal pada anak-anak, memiliki kemampuan berenang dengan baik tidak lagi bisa ditawar.   Gunakan jasa instruktur renang profesional sehingga mereka dibekali dengan keterampilan yang benar dan efisien yang akan membantu mereka menjadi mahir berenang Tidak perlu berambisi untuk Michael Phelps selanjutnya. Les berenang itu bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan bertahan hidup yang penting.   Berkebun   Jika ada hikmah yang bisa diambil dari pandemi global yang terjadi akhir-akhir ini, mungkin semua orang perlu tahu cara menanam makanan.   Ingat betapa rusuhnya ketika bahan makanan sempat langka?   Meskipun tidak selalu mungkin untuk hidup sepenuhnya dari makanan yang dihasilkan di lahan kita – terutama jika anda tinggal di kota di mana lahannya langka dan sangat mahal harganya – pengetahuan dan kemampuan untuk mengolah makanan adalah keterampilan dasar untuk bertahan hidup.   Jika anda memiliki properti yang lebih besar, memulai kebun sayur dengan melibatkan anak-anak anda adalah cara yang baik untuk mulai membangkitkan minat mereka pada pertumbuhan makanan. Mereka bisa melihat bagaimana makanan mereka dibudidayakan dari tanah kemudian diproses di meja dapur, dan itu dapat menumbuhkan investasi emosional sehingga mereka lebih menghargai makanan mereka.   Untuk keluarga dengan ruang terbatas, menanam sayuran dengan sistem hidroponik bisa menjadi ide yang bagus. Hidroponik membutuhkan ruang yang relatif kecil, perawatan yang mudah, dan hasil panen yang lebih cepat.   Waktu yang dibutuhkan kegiatan berkebun sangat fleksibel – bisa sangat cepat atau sangat lama, jadi sesuaikan aktivitas dengan jadwal anak-anak anda – apakah itu sepulang sekolah atau selama libur sekolah yang panjang!   Kemampuan yang menarik untuk diajarkan ke anak-anak anda, bukan?   Pertolongan Pertama   Sebagai orang tua, kita selalu berharap supaya anak-anak kita tetap berada di situasi yang aman. Setiap orang tua yang baik akan selalu ingin melindungi anak-anak mereka dari kemalangan dan trauma, menjaga mereka supaya tetap menjadi "anak-anak" selama mungkin, dan biarlah kita orang dewasa yang melakukan hal-hal “dewasa”.   Tetapi anak-anak suatu saat akan tumbuh dewasa. Anda pasti tidak mau kan jika anak-anak anda menjadi orang yang kebingungan bertindak ketika dihadapkan dengan situasi darurat?   Mulailah ketika mereka masih sangat muda – usia balita – misalnya ketika mereka tercederai. Narasikan bagaimana anda akan memberikan obat dan membalut luka mereka – misalnya, “Ayah/ibu sekarang akan menekan lukanya agar tidak mengalir ya, lalu habis ini lukanya akan dicuci dengan air bersih supaya bersih dari kotoran. Sekarang, ayah/ibumengoleskan salep ini, dan kemudian dibalut dengan perban. – selesai deh!"   Tak kalah pentingnya dari pengetahuan di atas adalah kemampuan untuk tetap tenang saat situasi sedang stres. Ajarkan mereka untuk tarik napas dalam-dalam secara perlahan dan hembuskan untuk mengurangi stres dan ketegangan. Ini mungkin membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi mereka akan menuai hasilnya nanti.   Sekarang, di mana pun anda tinggal, selalu ada hotline darurat – seperti 911 di AS – untuk ditelepon kapan pun jika situasinya darurat. Pastikan anak anda tahu cara menelepon saat situasinya genting. Jika tidak mungkin untuk mengandalkan hotline darurat, pastikan anak-anak anda tahu orang dewasa yang dapat dipercaya – selain ibu dan ayah – yang dapat dihubungi.    Kebugaran Fisik   Anda ingin anak-anak anda tumbuh kuat, bebas penyakit, dan mampu membela diri? Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan membiasakan anak anda dengan berbagai aktivitas fisik.   Jangan khawatir, hal-hal yang menuntut secara fisik dapat dibuat menyenangkan sehingga anak-anak lebih mudah dipupuk ketertarikannya.   Pertahanan diri   Bela diri untuk anak-anak telah menjadi populer saat ini karena maraknya bullying di sekolah dan orang-orang jahat yang berpotensi memangsa anak-anak mereka.   Ya.   Tetapi membela diri tidak selalu berarti mengajari mereka cara memukul dan menendang lawannya. Pembelaan diri juga bisa datang dalam bentuk seperti ketegasan verbal untuk meredakan situasi panas.   Bicaralah dengan konselor anak atau terapis tentang cara terbaik untuk mengelola situasi yang membutuhkan de-eskalasi verbal yang paling sesuai dengan kebutuhan anak-anak anda.   Jangan takut untuk mendaftarkan anak-anak anda pada program seni perkawinan karena anda pikir mereka mungkin menjadi agresif. Di sebagian besar disiplin seni bela diri, anak-anak justru akan dilatih untuk menjadi seorang pasifis.   Karena meskipun mereka paham akan seni bela diri, tidak serta-merta kempapuan tersebut dapat disalahgunakan – ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketegangan dan mempertahankan diri, dan kemampuan bela diri fisik hanya dapat digunakan jika memang tidak ada pilihan lain.   Cek klub seni bela diri lokal anda karena mereka sering mengadakan kelas anak-anak dengan jadwal yang sangat akomodatif seperti akhir pekan atau jam setelah sekolah.   Olahraga   Salah satu cara terbaik untuk menghilangkan stres dan mendapatkan kesehatan jantung yang baik adalah melalui latihan fisik secara teratur.   Selain potensi untuk tumbuh menjadi lebih percaya diri, tegas, dan tangguh, latihan fisik bisa menjadi cara yang sangat menyenangkan untuk menghabiskan waktu selama jam non-akademik anak anda.   Kelas renang yang telah kita diskusikan di bagian keterampilan bertahan hidup adalah cara yang baik untuk memasukkan beberapa latihan yang menyenangkan ke dalam kehidupan anak anda.   Pahami apa yang disukai anak anda untuk membuat mereka bersemangat tentang kegiatan tersebut. Anak perempuan dapat bermain sepak bola dan bola basket jika mereka memiliki kecenderungan untuk melakukannya. Olahraga adalah olahraga, dan aktivitas tersebut tidak terikat pada gender.   Jalan-jalan sore setiap hari di taman dengan hewan peliharaan tercinta juga dapat dianggap sebagai olahraga teratur. Anda dan anak-anak anda akan mendapatkan stimulasi fisik yang anda butuhkan sembari bonding. Stimulasi Otak   Anda ingin otak anak anda terstimulasi sesering mungkin tanpa terlalu memaksa sehingga mereka menjadi bosan. Ada banyak cara untuk merangsang otak dan kecerdasan unik mereka selain tugas sekolah.   Penyaluran Kreatif   Kreativitas adalah salah satu cara untuk merangsang otak anak anda tanpa menimbulkan kebosanan yang biasanya erat dengan belajar hal-hal yang berbau akademis.   Salah satu cara paling populer untuk menyalurkan energi kreatif adalah membuat film – dan anda juga tidak memerlukan perlengkapan yang mahal!   Smartphone biasa anda beserta dengan beberapa aplikasi Stop Motion Studio yang dapat ditemukan di playstore ponsel anda sudah cukup.   Kegiatan memproduksi film dalam merangsang beberapa bentuk keterampilan, yaitu menulis kreatif (untuk naskah), imajinasi dan visualisasi, dan keterampilan fotografi - semuanya sangat relevan dengan kebutuhan dunia saat ini.   Siapa yang tahu jika anak-anak anda akan benar-benar terpikat pada kegiatan pembuatan film dan tumbuh dengan pemahaman software pengeditan Adobe yang lebih rumit dan menjadikannya karir hidup mereka di masa depan? Hmmmm, ada Spielberg masa depan di bawah asuhan anda.   Aktivitas ini membiarkan anak-anak bersenang-senang, dan keluarga akan memiliki sesuatu untuk ditonton dan dipamerkan.   Untuk mendorong semangat aktivitas ini, sertakan banyak film menyenangkan yang menarik dan sesuai usia untuk ditonton selama jatah screentime.   Bersosialisasi   Bersosialisasi itu sangat bermanfaat untuk otak anak anda. Ini menantang otak dengan membuatnya tetap aktif karena mengajarkan mereka untuk mengenali isyarat sosial dan merangsang kemampuan pemecahan masalah.   Karena jujur ​​saja, anak-anak akan menghadapi konflik selama sosialisasi, dan kemampuan berpikir kritis serta empati mereka akan diuji jika dihadapkan skenario seperti itu.   Cara membuat anak anda semangat untuk bersosialisasi:   - Undang teman-teman mereka ke rumah anda sehingga anak-anak anda dapat belajar bagaimana menjadi tuan rumah yang baik. Dan siapa tahu, anak-anak anda mungkin akan diundang oleh teman-teman mereka ke acara bermain di rumahnya lain kali, di mana anda sebagai orang tua mungkin juga mendapatkan waktu luang untuk diri sendiri.   - Daftarkan anak-anak anda ke beberapa klub atau organisasi sosial – contohnya dapat mencakup pramuka atau perkemahan musim panas. Klub atau kamp tersebut biasanya diisi dengan kegiatan positif yang mungkin tidak tersedia di sekolah mereka. Club ini juga merupakan sarana yang cocok bagi mereka untuk bertemu anak-anak lain dari berbagai latar belakang dan juga dapat membantu mereka mendapatkan teman baru. Ingat, di masa depan sebagai orang dewasa, mereka akan membutuhkan keterampilan yang diperlukan untuk membangun jaringan, jadi mulailah sejak dini!   - Pengembangan keterampilan sosial dimulai di rumah. Orang tua yang baik berkomunikasi dengan anak-anak mereka. Mereka menunjukkan melalui contoh. Penting juga bagi orang tua untuk memahami apakah anak-anak mereka membutuhkan nasihat atau hanya sepasang telinga yang mendengarkan.   Coding   Banyak anak-anak suka coding. Mereka hanya belum mengetahuinya!   Coding adalah pintu gerbang menuju minat pendidikan STEM, dan di dunia digital di mana segala sesuatu berubah dengan cepat dan kompetitif, akan lebih bijaksana jika anak-anak anda menjadi yang terdepan dalam “perlombaan” ini.   Coding itu layak untuk dicoba oleh semua anak dengan berbagai tingkat minat dan bakat, seperti halnya bidag STEM.   Untungnya, ada banyak kelas coding sepulang sekolah saat ini yang akan memenuhi kebutuhan anak-anak anda untuk maju di kemudian hari – seperti kelas coding Timedoor Academy!   Dengan lebih dari 10.000 siswa di seluruh dunia dan 300+ instruktur coding bersertifikat, akademi coding kami adalah pilihan terbaik anda untuk anak-anak berusia 8 tahun ke atas.   Untuk mempelajari lebih lanjut dan mendaftar di akademi coding kami yang menyenangkan dan mengasyikkan, silakan kunjungi tautan ini.
5 Hal yang Harus Dipelajari Anak Sejak Usia Dini
5 Hal yang Harus Dipelajari Anak Sejak Usia Dini
Penuh dengan rasa ingin tahu dan perkembangan yang cepat, otak anak-anak anda seperti spons ketika mereka masih kecil, dan mereka mampu belajar banyak hal dengan cepat. Di masa ini, banyak keterampilan hidup penting mulai terlatih, meskipun mereka belum sepenuhnya mahir menangani situasi kehidupan nyata yang kompleks sampai di usia remajanya.   Oleh karena itu, orang tua dan wali harus mengawasi, memfasilitasi, dan meberikan struktur untuk sesi belajar anak-anak, guna menumbuhkan dasar pengembangan keterampilan hidup mereka.   Tetapi keterampilan apa yang perlu diperhatikan orang tua ketika ingin melatih keterampilan anak-anak mereka?   Mari kita diskusikan!    Keterampilan Sosial Apakah anda ingin anak-anak anda mudah bergaul dengan orang lain? Kembangkan keterampilan sosial mereka!   Anak-anak dengan keterampilan sosial yang baik dapat bekerja dengan baik dengan teman sebayanya dan sopan kepada anggota masyarakat lainnya. Mereka juga cenderung menjadi pemecah masalah yang baik yang juga mahir dalam hal resolusi konflik.   Keterampilan sosial dapat dipupuk selama waktu bermain, jam sekolah, atau bahkan di rumah!   Berbagi Menandakan Kepedulian Anak-anak anda mencontoh apa pun yang dilakukan manusia di sekitar mereka. Ketika anak-anak anda dikelilingi oleh orang-orang yang menunjukkan sikap berbagi dan peduli, mereka memiliki panutan yang baik untuk ditiru.   Anak-anak juga perlu sering berada dalam situasi yang memungkinkan mereka belajar tentang berbagi melalui pengalaman praktis di kehidupan nyata. Cara untuk memfasilitasinya:   - Anak-anak belajar banyak dari meilhat apa yang dilakukan orang tua mereka. Ketika anda memberikan teladan selalu rela berbagi dalam keluarga, itu memberi anak-anak anda contoh yang bagus untuk diikuti.   Berikut adalah beberapa cara untuk membuat anak anda nyaman berbagi dalam situasi sehari-hari:   - Ajaklah anak-anak anda untuk memahami mengapa berbagi itu baik. Berikan contoh melalui tindakan anda sendiri: Berbagi makanan anda dengan anggota keluarga lainnya, menonton acara di smartphone bersama – semua dilakukan dengan tujuan membuat pengalaman “menyenangkan” untuk semua orang. Anda juga dapat secara lisan menyarankan anak anda untuk berbagi mainan mereka dengan anak-anak lain.   - Puji dan teguhkan perilaku berbagi yang positif. Ini membuat anak-anak anda merasa tervalidasi dan mereka akan cenderung untuk mengulangi tindakan itu di masa depan. Pujian dan peneguhan dapat dilakukan tidak hanya ketika mereka sendiri melakukan tindakan berbagi, tetapi ketika orang lain juga melakukannya. Misalnya, ketika sepupu mereka berbagi mainan mereka dengan anak-anak anda, validasi tindakan itu dengan memuji perbuatan baiknya. Biarkan anak-anak anda melihatnya dan berharap mereka ingin meniru tindakan tersebut.   - Persiapkan anak-anak anda sebelum mereka bersosialisasi - baik itu sebelum sekolah, selama sesi bermain, atau selama bermain di taman. Persiapan ini akan membantu mereka untuk siap secara mental ketika situasi mengharuskan mereka untuk berbagi, dan semua latihan yang mereka lakukan di rumah akan sangat membantu. Kesehatan Semua orang tua yang baik ingin anak-anak mereka tumbuh sehat dan bahagia!   Anak yang sehat biasanya selalu bahagia, meskipun anak yang bahagia tidak selalu bersih. Tidak apa-apa. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua dan wali untuk memastikan bahwa mereka dipersiapkan dengan keterampilan yang akan membuat mereka tetap sehat dan bahagia seumur hidup.   Diet Sehat Pola makan yang sehat merupakan dasar dari hidup sehat, namun bagaimana cara menanamkan minat dan kebiasaan pola makan yang sehat pada anak?   Menyembunyikan sayuran dalam makanan yang digoreng bukanlah sebuah solusi– siapa yang kita bodohi di sini? Gorengan bukanlah yang terbaik untuk kesehatan.   Anak-anak menjadi lebih rela mencoba dan memperluas plihan makanan mereka ketika mereka menjadi bagian dari proses memasak di dapur. Anak-anak anda mungkin akan mulai memakan sayuran mereka jika mereka melihat bagaimana hidangan itu disiapkan. Ini memberi mereka rasa memiliki.   Jadi, bila memungkinkan, libatkan anak anda dalam persiapan makan. Suruh mereka mengocok, membantu merendam daging, merobek sayuran, atau menguleni adonan – apa pun yang akan membuat tangan mereka menyentuh makanan yang akan mereka makan. Ingatlah untuk menjaga suasana tetap bahagia. Anak-anak yang bahagia menyerap pengetahuan dengan sangat cepat!   Olahraga  Cara terbaik untuk menghindari penyakit adalah dengan mencegahnya, dan olahraga adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya.   Anak-anak yang terbiasa melakukan aktivitas fisik memiliki kesehatan jantung yang lebih kuat, tidur lebih nyenyak, lebih energik, dan mampu fokus lebih baik saat belajar.   Olahraga juga memiliki banyak manfaat psikologis bagi anak. Anak-anak yang bugar tumbuh menjadi lebih percaya diri, terhindar dari depresi, dan lebih tangguh secara mental.   Nah, bagaimana cara menumbuhkan minat berolahraga pada anak?   Mulailah dengan membuat sesi fisik semenyenangkan mungkin, dan jangan memaksa mereka melakukannya. Gunakan istilah yang berbeda untuk berolahraga sehingga mereka mengasosiasikan aktivitas dengan yang positif dan menyenangkan. Cobalah gunakan istilah "bermain" daripada berolahraga saat mendorong anak-anak anda berolahraga.   Kebersihan Tidak ada usia yang terlalu muda untuk mulai mengembangkan kebiasaan baik untuk kebersihan.   Kebanyakan orang tua menjadwalkan waktu anak-anak mandi, mencuci tangan, mengganti pakaian, dan menyikat gigi tanpa memberi tahu mereka secara eksplisit alasan di baliknya.   Jujur dengan anak-anak anda mungkin adalah cara terbaik untuk membuat mereka mengerti mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Komunikasikan alasan di balik setiap tindakan pemeliharaan kebersihan secara efektif dan awasi mereka saat mereka melakukan tindakan tersebut.   Seberapa berat pengawasan yang anda berikan pada anak-anak anda dapat bervariasi tergantung pada berapa usia anak-anak anda, tetapi tujuan akhirnya adalah membuat mereka melakukannya bahkan ketika anda tidak memaksanya.   Seperti halnya berolahraga, menjaga kebersihan juga harus selalu menyenangkan bagi anak. Jika memungkinkan, jangan meninggikan suara anda atau melakukan apa pun yang membuat anak anda trauma dengan tindakan yang akan mereka ambil. Sabar. Bagaimanapun, mereka adalah anak-anak!   Keterampilan Emosional Perasaan anak-anak anda penting.   Kemampuan mereka untuk memahami perasaan mereka dan perasaan orang-orang di sekitar mereka bergantung pada kesehatan emosional mereka.   Regulasi Emosi Tidak ada manusia yang baru saja keluar dari rahim dengan emosi yang stabil.    Anak-anak, terutama yang masih kecil, dapat mengalami perubahan suasana hati yang sangat sulit diantisipasi. Mencari tahu pemicunya juga seringkali terbukti sulit. Oleh karena itu, membantu mereka untuk mengatur keadaan emosi mereka adalah salah satu tugas inti anda sebagai orang tua.   Namun, ada beberapa anak yang dilahirkan dengan kecenderungan alami untuk memahami bagaimana mengatur emosi mereka (anak-anak itu akan tetap mengalami tantrum yang tidak jelas juntrungannya) tetapi jangan berkecil hati jika anak kecil anda tampaknya tidak semahir anak lain. Ketika berbicara tentang bakat vs asuh, pola asuh hampir selalu lebih berpengaruh.   Memberikan anak-anak anda lingkungan yang stabil, penuh kasih, dan menyenangkan untuk tumbuh adalah sangat penting. Ketika diberikan lingkungan yang kondusif, perjalanan anak dalam belajar regulasi emosi akan jauh lebih mudah.   Sebuah panti asuhan di Romania pernah menjadi subjek penelitian tentang pentingnya pengasuhan dalam hal regulasi emosional anak-anak. Selama penelitian, anak-anak yang secara acak dititipkan kepada keluarga asuh yang mengasihi dan penuh kehangatan menunjukkan regulasi emosional yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tetap tinggal di panti asuhan.   Empati  Ini adalah keterampilan inti yang masih menjadi pergumulan banyak orang dewasa saat ini.   Empati adalah kemampuan untuk merasakan bagaimana perasaan manusia lain dalam suatu situasi dan kemudian merespon secara positif dengan kasih sayang. Keterampilan ini membutuhkan waktu dan konsistensi untuk berkembang.   Bagaimana kita memfasilitasi perkembangan empati anak kita?   Mulailah dengan menunjukkan empati dengan diri anda sendiri:   - Ajukan pertanyaan yang memvalidasi perasaan mereka – misalnya, “Apakah kamu merasa takut ketika aku mematikan lampu sebelum kamu tidur? Tidak masalah. Aku tahu mungkin menakutkan karena tidak bisa melihat apa-apa, jadi aku akan menemanimu sampai kamu tertidur!”   - Diskusikan dengan anak anda perasaan orang lain – misalnya, “Kamu tahu, Loni merasa sedih setiap kali kamu menarik rambutnya di taman bermain. Menarik rambut menyakiti Loni. Tidak enak rasanya jika seseorang menarik rambutmu, kan? Jadi, tolong jangan lakukan itu saat kamu bermain dengan Loni.”   - Ajari mereka untuk melakukan tindakan empati – misalnya, “Ayo beli hadiah Natal untuk anak-anak di panti asuhan! Kemudian kita bisa bahagia bersama mereka, dan mereka akan memiliki sesuatu yang menyenangkan di hari Natal!”   Linguistik Hidup akan lebih mudah bagi anak-anak anda jika mereka mampu memahami dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Keterampilan linguistik yang hebat juga dapat memperluas wawasan mereka – kemampuan penting dalam masyarakat yang semakin global.   Komunikasi yang Efektif Ini adalah keterampilan hidup inti yang harus dikembangkan sejak anak-anak anda masih sangat kecil.   Anak yang mampu menyampaikan perasaan dan pikirannya di masyarakat cenderung berprestasi di sekolah dan disukai banyak orang. Mereka juga lebih cenderung menjalin hubungan yang baik dan sehat dengan teman sebayanya karena mereka mampu berkomunikasi secara efektif sehingga orang lain dapat memahami maksud mereka tanpa salah mengartikan.   Menjadi Pendengar yang Baik Seorang komunikator yang efektif adalah seseorang yang mendengarkan dengan baik. Sama seperti semua keterampilan lain yang telah kami sebutkan sebelumnya, menanamkan keterampilan ini dimulai dengan orang tua dan wali mencontohkan tindakan ini di depan anak-anak mereka. Sekali lagi, contoh adalah guru terbaik.   Setiap kali anak anda mengatakan sesuatu kepada anda, coba ulangi kembali apa pun yang mereka katakan kepada mereka untuk menunjukkan bahwa anda memahami apa pun yang mereka katakan. Tindak lanjuti dengan pertanyaan terbuka – misalnya, “Tadi senang nggak main di rumah James? Cerita yuk gimana senangnya!”   Keterampilan mendengarkan juga mengajarkan anak-anak untuk rela menunggu giliran selama percakapan. Teknik yang biasa digunakan dalam terapi adalah mengambil bantal atau boneka dan menyuruh orang yang memiliki objek berbicara, sementara yang lain mendengarkan. Kemudian anak anda harus mengoper benda itu kepada orang lain ketika mereka selesai berbicara.   Jadilah Pembicara yang Hebat Seorang pembicara yang hebat selalu bisa bergaul dengan orang-orang yang datang dari berbagai latar belakang. Ini adalah keterampilan penting ketika anak-anak anda tumbuh dan siap untuk berjejaring.   Tanamkan semangat membaca dan riset yang efektif untuk memperluas pengetahuan anak-anak anda, sehingga mereka dapat menghubungkan dan beresonansi setiap kali mereka terlibat dalam berbagai topik percakapan. Dorong mereka untuk menemukan humor dalam berbagai hal, bila situasinya layak. Orang lucu selalu mendapatkan teman di mana-mana.   Bahasa Asing  Dalam masyarakat yang semakin global, tidak lagi menjadi pilihan bagi orang untuk setidaknya menjadi bilingual – itu suatu keharusan.   Penelitian mengatakan bahwa dimulainya pendidikan bahasa kedua dalam kehidupan seorang anak di usia dini itu penting – karena lebih mudah bagi mereka ketika otak mereka masih dalam masa keemasan pertumbuhan pesat. Mereka tentunya bisa mempelajarinya di kemudian hari, tetapi itu akan jauh lebih sulit bagi mereka.   Jadi, bagaimana kita membuat anak-anak kita mulai belajar bahasa kedua sejak dini?   Salah satu caranya adalah dengan menugaskan seorang pendamping dewasa untuk berbicara dalam satu bahasa, dan orang dewasa lainnya berbicara dalam bahasa lain. Anak-anak anda akan mengasosiasikan orang dewasa mana yang berbicara bahasa mana, dan mereka cenderung dapat beralih ke bahasa lain dengan lebih lancar.   Juga, jangan lupa untuk membuat pengalaman belajar menjadi menyenangkan! Ingat, mereka masih anak-anak.   Libatkan lagu atau buku cerita bergambar yang ditulis dalam bahasa yang sedang mereka pelajari, dan konsistenlah. Jangan lupa istirahat ya, karena walaupun pengalamannya seru, belajar itu melelahkan. Anda tidak ingin anak-anak anda kelelahan dan mengaitkan pembelajaran bahasa dengan pengalaman yang tidak menyenangkan. Keterampilan Kognitif Dunia berjalan dengan ide-ide yang kompleks, dan anak-anak anda merupakan generasi yang akan mewarisi bumi dan kemajuannya.   Mengembangkan kemampuan kognitif mereka memungkinkan mereka untuk memproses ide-ide yang kompleks, menjadi tegas, dan dapat memecahkan masalah. Jangan pernah mengecilkan hati anak-anak anda ketika mereka sedang bereksplorasi, berkreasi, atau bertanya – semua itu sangat penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir yang efektif.   Berpikir Kritis Banyak orang dewasa masih berjuang dengan keterampilan memecahkan masalah. Mungkin karena generasi mereka tidak didorong untuk berpikir kritis dan dipaksa untuk menyesuaikan diri. Jangan lakukan itu pada anak-anakmu!   Sekarang, mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak-anak anda dapat menjadi tantangan, karena memerlukan beberapa bentuk pengelolaan emosi, ketahanan, dan situasi yang kondusif untuk melakukan proses belajar – pada dasarnya, keempat faktor yang sebelumnya di atas (kesehatan fisik- komunikasi yang efektif, kesehatan yang baik dan istirahat yang cukup, dan lingkungan sosial yang baik) harus dioptimalkan agar proses pembelajaran menjadi menyenangkan.   Sebagai orang tua, sangat penting untuk melatih kesabaran saat membimbing dan memfasilitasi pembelajaran berpikir kritis, melakukan banyak penelitian, dan menjawab pertanyaan anak-anak anda dengan baik, tidak peduli betapa konyolnya mereka menurut anda!   Pendidikan STEM Kami tidak dapat memiliki kemajuan jika kami tidak berpengalaman dalam STEM!   STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika) adalah cabang disiplin yang pasti tidak ingin dilewatkan oleh anak-anak anda. Ketika dunia terus berkembang dan menjadi lebih kompleks, mereka yang tertinggal adalah mereka yang tidak mengerti bagaimana teknologi bekerja.   Pendidikan STEM menggabungkan empat disiplin secara harmonis dalam satu sesi pembelajaran – dan ternyata lebih efektif daripada memisahkan mereka dalam sesi terpisah.   Anak-anak yang dididik STEM sejak dini ternyata lebih baik dalam berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif.   Juga tidak ada ruginya ketika pada faktanya, pekerjaan terkait STEM diminati dan akan tetap diminati di masa depan, jadi persiapkan anak-anak anda untuk prospek karir yang baik dengan mendidik mereka sejak dini!   Akhir-akhir ini, mulai banyak sekolah yang mengintegrasi sesi kelas dengan metode STEM, tapi seringkalinya, sekolah-sekolah ini swasta dan mahal!   Namun jangan khawatir – kami di Timedoor dapat melayani kebutuhan STEM anak-anak anda melalui kelas coding kami yang cocok untuk usia 8 tahun ke atas. Kelas kami berukuran kecil, sehingga setiap anak akan mendapat perhatian optimal dari instruktur kami.   Coding adalah pintu gerbang untuk pengejaran STEM lebih lanjut, jadi ini benar-benar akan membantu anak-anak anda dengan baik untuk memulainya dalam coding. Untuk informasi lebih lanjut tentang Timedoor Coding Academy, silakan kunjungi tautan ini.
Memilih Sekolah yang Baik untuk Anak Anda
Memilih Sekolah yang Baik untuk Anak Anda
Urusan memilih sekolah untuk anak itu membingungkan ya?   Memilih sekolah di mana anak akan menghabiskan waktu setiap harinya untuk mengenyam pendidikan adalah sebuah fase penting dalam hidup orang tua. Banyak hal yang harus dipikirkan, sedangkan waktu sangat terbatas.   Orang tua zaman dulu mungkin tidak terlalu khawatir perihal memilih sekolah untuk anaknya. Mereka mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah terdekat yang uang sekolahnya masuk akal, dan mereka cenderung percaya akan kemampuan para guru untuk mendidik. Kurikulum yang ada pada masa itu sudah distandarisasi dan semua siswa diajarkan hal-hal yang kurang lebih sama, dengan metode mengajar yang mirip. Siswa di era itu diharapkan untuk berkembang dengan baik di bawah naungan satu sistem, dan ketika mereka mengalami kesulitan, mereka selalu disalahkan – kurang belajar sih! Main terus!   Dasar anak bodoh!   Semoga orangtua hari ini sudah tidak seperti itu ya.   Dengan informasi yang kita punya sekarang, kita paham bahwa anak-anak terlahir dengan segala keunikannya masing-masing. Ada anak yang mungkin terlahir cocok dengan sistem yang baku, tetapi ada juga anak yang akan sulit berkembang dalam sistem itu.    Sebuah quote terkenal yang mengatakan “Kalau kemampuan seekor ikan dinilai dari kemampuannya memanjat pohon, maka dia akan percaya bahwa dia bodoh seumur hidupnya.” sering salah diatribusikan ke Albert Einstein, tapi kesalahan tersebut tidak mengurangi kebenaran dari quote tersebut – tidak semua anak terlahir dengan kemampuan yang sama.   Anak-anak anda adalah insan yang unik dan mereka butuh disekolahkan di tempat yang dapat memunculkan potensi terbaiknya. Ini makanya proses memilih sekolah yang tepat untuk anak anda adalah sebuah perjalanan yang penting, dan mengetahui informasi yang tepat tentang sekolah yang baik adalah separuh dari perjalanan itu.   Mari kita simak faktor apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin memilih sekolah! Tipe Sekolah   Seperti anak-anak yang terlahir dengan segala keunikannya masing-masing, sekolahpun juga hadir dalam bentuk yang beragam. Tipe sekolah yang tersedia tergantung pada daerah tempat tinggal anda atau lokasi sekolah di mana anda berencana untuk mendaftarkan anak anda. Beberapa contoh dari tipe-tipe sekolah itu adalah sebagai berikut:   Sekolah Negeri   Setiap negara memiliki istilahnya sendiri untuk sekolah negeri seperti state school atau government school, tetapi mereka memiliki satu kesamaan – mereka didanai oleh pemerintah menggunakan pajak yang diperuntukkan bagi tujuan pendidikan.   Sebuah sekolah negeri biasanya memiliki jumlah siswa yang relatif banyak dalam kelasnya, seringkali lebih dari 20 siswa dengan jam belajar dan jadwal yang baku. Sekolah negeri juga diregulasi oleh badan pendidikan yang bekerja di bawah naungan kementrian pendidikan di setiap negara.   Biasanya, sekolah negeri tidak memungut biaya yang mahal atau malah gratis. Makanan juga biasanya disediakan untuk para siswa dengan harga murah atau tanpa dipungut biaya. Di banyak negara, pendaftaran sekolah negeri juga seringkali dijatah menurut alamat domisili sang siswa.    Sekolah negeri melayani pendidikan siswa dari usia PAUD sampai sekolah menengah atas (SMA).   Jika anak anda menjadi siswa sekolah negeri, maka dia akan menerima pendidikan yang sudah dikurasi oleh badan pendidikan negara, bertemu dengan banyak siswa lainnya yang datang dari latar belakang yang beragam, dan anda sebagai orang tua hanyak akan mengeluarkan biaya sedikit atau gratis.   Sekolah Swasta   Sekolah swasta biasanya mendapatkan pendanaan dari uang sekolah yang dibayarkan oleh para orang tua atau oleh organisasi yang terkait dengan sekolah tersebut. Lazimya, sekolah swasta tidak mendapatkan pendaan dari pemerintah, jadi bersekolah di sekolah swasta membutuhkan biaya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan sekolah negeri.   Sekolah swasta beroperasi dengan cara yang berbeda dari negara ke negara. Di beberapa negara, sekolah swasta memiliki kurikulum yang bertautan dengan standar badan pendidikan negaranya dan sekolah tersebut juga memiliki sedikit kebebasan untuk memodifikasi strukturnya. Dapat juga ditemukan sekolah swasta di negara lain yang beroperasi secara independen dan memiliki kewenangan untuk mengatur kurikulum, keuangan, dan cara pengoperasiannya.   Sekolah agama (sekolah Katolik, madrasah, dan lain-lain) biasanya bersifat swasta di beberapa jurisdiksi. Sekolah agama dapat bersifat sebagai sekolah negeri di beberapa negara dengan agama sebagai landasan konstitusinya.   Charter School   Charter school merupakan “pernikahan” antara sekolah negeri dan sekolah swasta, di mana sekolah tersebut menerima pendaan dari pemerintah, namun bebas untuk menentukan arahan dan cara beroperasinya.   Meskipun charter school memiliki kebebasan tersebut, sekolah tersebut tetap dituntut untuk bertanggung jawab terhadap kemaslahatan dan pencapaian akademis para siswanya kepada badan pendidikan.   Kurikulum   Orang seringkali mengukur kesuksesan sebuah sekolah dari jenis kurikulum yang ditawarkan. Itu masuk akal, karena kurikulum menentukan pengalaman holistik para siswa dalam kehidupan belajarnya. Sebagai orang tua, tugas anda adalah untuk mengerti kebutuhan dan kesukaan unik setiap anak, dan mempertimbangkannya ketika berencana untuk mendaftarkan anak ke suatu sekolah.   Berikut adalah 2 contoh kurikulum berstandar internasional yang banyak diadopsi oleh sekolah-sekolah di seluruh dunia:   Cambridge Assessment International Education   Dirancang oleh universitas Cambridge di Britania Raya, kurikulum ini diakui kualitasnya oleh banyak negara. Kurikulum Cambridge yang sudah teruji reputasinya ini, mendidik para siswa dalam 4 disiplin secara menyeluruh – Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, Pengetahuan Budaya, dan Bahasa. Sudah ada sekitar 10,000+ sekolah yang menerapkan kurkulum Cambridge di seluruh dunia.   Kurikulum ini melatih kemampuan siswa untuk berpikir kritis, melakukan riset, dan menganalisa. Ijazah Cambridge (A-Level) sesuai untuk para siswa yang tahu apa yang dia inginkan ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Mereka juga memiliki sedikit kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang akan ditekuninya, menurut kecenderungan dan ketertarikan masing-masing.   Siswa-siswa yang dididik dengan kurikulum Cambridge tentu memiliki keuntungan tersendiri yang membedakan mereka dari rekan-rekannya yang dididik dengan kurikulum yang cenderung bersifat lokal.   International Baccalaureate (IB)   Rangka pendidikan ini dirumuskan di Swiss dan sudah diadopsi oleh lebih dari 4,500 negara di dunia. Siswa yang belajar dalam program IB lebih bebas dalam merancang perjalanan pendidikannya jika dibandingkan dengan kurikulum Cambridge.   Selain dari mata pelajaran akademis, siswa juga didorong untuk menjadi pemikir mandiri dengan cara memilih project-project yang disenangi sambil dibimbing oleh para guru.   Ijazah IB diakui oleh para institusi pendidikan internasional, jadi para siswa IB dapat bersaing dengan baik secara global.   Metode pendidikan STEM juga dapat menjadi suatu pertimbangan ketika memilih sekolah, karena pendidikan STEM bersifat progresif, relevan dengan masa kini, dan banyak dibutuhkan di dunia yang bersifat digital. Sekolah-sekolah di berbagai negara mulai mengimbuhkan disiplin metodologi STEM di kelas IPA dan matematikanya.   Orang tua juga wajib untuk memperhatikan kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler yang ditawarkan calon sekolah anak. Ketersediaan aktivitas ekstra kurikuler yang beragam dapat memperkaya pengalaman anak dalam belajar di sekolah dan akan menunjang pendidikannya secara keseluruhan. Jika memungkinkan, pilih sekolah yang menawarkan program STEM, olahraga, dan kegiatan kesenian yang dapat mengakomodir ketertarikan anak. Populasi Kelas & Keberagaman   Populasi kelas dan keberagaman di sekolah adalah 2 faktor penting yang dapat mempengaruhi efektivitas kegiatan belajar. Para pendidik dan sekolah-sekolah di seluruh dunia kini semakin sadar akan efek positif yang dapat ditimbulkan ketika memprioritaskan kedua faktor ini.   Populasi Kelas   Sebuah studi yang dilakukan di penghujung dekade 1980 mengenai pengurangan jumlah murid dalam suatu kelas di Tennessee yang dinamakan Student Teacher Achievement Ratio (STAR) menunjukkan korelasi langsung antara jumlah populasi kelas yang kecil dan pencapaian siswa.   Studi tersebut membandingkan efektivitas sesi belajar antara dua kelas dengan jumlah siswa berbeda. Satu kelas diisi oleh 15 siswa dan kelas lainnya diisi oleh 22 siswa, dan tenaga pengajar mengisi kedua kelas tersebut secara acak. Hasil dari studi tersebut menunjukkan bahwa kelas dengan jumlah siswa yang lebih sedikit memiliki performa yang relatif lebih baik dibandingkan kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Secara kuantitatif, pencapaian akademis kelas kecil tersebut dapat dibandingkan dengan siswa-siswa yang mendapatkan pembelajaran ekstra selama 3 bulan di sekolah.   Hasil tersebut masuk akal, karena ukuran kelas yang lebih kecil membuat tenaga pengajar untuk lebih bisa fokus ke setiap siswanya di jam belajar. Ukuran kelas yang lebih kecil juga dapat mengurangi gangguan yang berpotensi terjadi di setiap sesi belajar.   Keberagaman   Populasi dunia yang semakin fasih akan teknologi digital memperbolehkan setiap individunya untuk saling terhubung, dan fakta ini berarti setiap anak yang memiliki akses ke teknologi tersebut akan banyak terekspos ke berbagai macam budaya dan fitur etnis. Keberagaman tidak hanya meliputi etnis, ras, dan warna kulit, tetapi juga kepercayaan, status sosio-ekonomi, dan bahasa ibu.   Siswa yang merasa “terwakili” oleh para teman sekolah dan gurunya akan merasa nyaman berada di sekolah. Rasa kebersamaan antara para siswa dan tenaga pengajar dapat menghasilkan pengalaman yang baik untuk para pelajar, dan hal itu akan memotivasi mereka untuk tetap bersekolah dan mendapatkan pendidikan yang berharga.   Tenaga Pengajar & Fasilitas Sekolah   Kelengkapan fasilitas sekolah dan kualitas tenaga pengajar dapat menunjang situasi belajar yang kondusif. Faktor-faktor ini penting ketika anda sedang dalam proses memilih sekolah untuk anak anda.    Tenaga Pengajar Berkualitas   Seorang guru yang berkualitas adalah seseorang yang sabar, baik hati, penuh pengetahuan, dan dapat berkomunkasi secara efektif. Kualitas-kualitas tersebut juga diharapkan untuk “menurun” ke setiap pelajar yang belajar dibawah naungan guru tersebut. Ingat, otak anak-anak anda di usia sekolah bersifat selayaknya “spons”, di mana otak akan menyerap banyak informasi dan stimulus yang ada di sekelilingnya.   Sebagai orang tua, adalah sebuah kewajiban untuk mengunjungi setiap sekolah yang dianggap sebagai prospek, bertemu dengan para kepala sekolah dan tenaga pengajarnya, dan banyak bertanya.   Apa saja kualifikasi formal para guru di sini? Bagaimana cara mereka menyelesaikan konflik antar pelajar? Bagaimana caranya jika ingin berkomunikasi dengan para guru? Bagaimana setiap mata pelajaran diajarkan?   Seorang guru yang baik akan menunjukkan antusiasme dan semangat mengajar. Mereka juga harus bisa menenagkan segala kekhawatiran yang dimiliki setiap orang tua. Ingat, komunikasikan kekhawatiran anda dan ajukan banyak pertanyaan.   Yang terakhir, cari sekolah yang dilengkapi dengan tenaga pengajar yang paham prosedur-prosedur penolongan pertama seperti CPR dan Heimlich Maneuver untuk keadaan darurat, serta paham akan alergi-alergi lazim dan cara menanggulanginya.   Fasilitas Sekolah   Tergantung dari domisili dan status sosio-ekonomi anda, kebutuhan fasilitas sekolah untuk anak anda mungkin akan beragam.   Untuk anda yang tinggal di daerah tropis, mungkin sesuatu yang sesederhana kipas angin di dalam kelas sudah mencukupi. Namun untuk anda yang tinggal di negara empat musim, mungkin sekolah tersebut membutuhkan pemanas ruangan.   Patut diperhatikan juga bahwa di dunia yang semakin bersifat digital ini, sekolah-sekolah juga perlu memiliki fasilitas-fasilitas yang menunjang pendidikan IT. Komputer-komputer dengan fitur terkini, koneksi WiFi, dan tablet elektronik dapat dianggap sebagai kebutuhan dasar di beberapa situasi.   Penting juga untuk diperhatikan untuk para orang tua dengan anak berkebutuhan khusus atau menyandang status disabilitas, untuk memilih sekolah yang dilengkapi infrastruktur yang dapat mengakomodir kebutuhan-kebutuhan tersebut. Lerengan, pegangan tangga, huruf Braille, dan fitur aksesibilitas umum menjadi hal-hal yang dianggap kebutuhan dasar setiap sekolah masa kini.   Sekolah swasta dengan biaya mahal lazimnya memilik fasilitas lebih lengkap, seperti pendingin dan penghangat ruangan. Sekolah-sekolah dengan tipe tersebut juga dapat dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti gym yang lengkap, kolam renang, trek berlari, dan lapangan multi-fungsi.   Bersekolah di sekolah seperti itu memang nyaman, tetapi jangan sampai keadaan ekonomi anda terkompromi hanya karena ingin menyekolahkan anak-anak anda di tempat seperti itu. Ingat, jika kebutuhan dasar jasmani dan rohani anak-anak anda sudah terpenuhi, maka mereka dapat bertumbuh kembang dengan baik di sekolah yang layak.    Budget   Faktor keuangan adalah salah satu faktor terpenting untuk para orang tua yang sedang memilih sekolah untuk anaknya.   Seperti yang sudah disebut sebelumnya, sekolah negeri biasanya memungut biaya yang kecil (atau seringkali gratis), sedangkan sekolah swasta cenderung membanderol dirinya dengan harga tinggi – seperti sekolah Collège Alpin Beau Soleil, Switzerland yang memungut biaya lebih dari Rp. 2,000,000,000 (dua miliar rupiah) untuk uang sekolah tahunannya.   Maka dari itu, perencanaan keuangan yang baik merupakan hal yang penting ketika anda ingin mendaftarkan anak anda ke sekolah-sekolah swasta, karena uang sekolahnya saja dapat menghabiskan separuh dari pendapatan keluarga setiap bulannya.    Orang tua murid mungkin dapat menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk ditabung atau membeli asuransi pendidikan. Dana yang ditabung mungkin tidak akan berbunga banyak dalam waktu dekat dibandingkan dengan dana yang diinvestasikan dalam skema asuransi pendidikan. Namun, asuransi pendidikan bukan tanpa resikonya karena dana yang tersebut akan dikelola oleh badan keuangan sebagai dana investasi.   Apapun yang anda pilih untuk mempersiapkan diri secara finansial, ingat bahwa biaya sekolah anak jangan sampai terlalu membebani keuangan keluarga sampai keadaan di rumah menjadi kurang nyaman. Patut diperhatikan bahwa anak-anak akan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah dibandingkan di sekolah, jadi kebutuhan dasarnya (sandang, pangan, papan) dan anggota keluarga lain di rumah harus tetap menjadi prioritas utama.    Lokasi   Di manapun anak anda akan bersekolah nantinya, lokasi adalah sebuah faktor besar yang akan mempengaruhi keputusan anda. Lokasi mempengaruhi jarak dan waktu tempuh, aksesibilitas, dan kenyamanan anak-anak anda. Alamat domisili anda juga seringkali menjadi sebuah faktor yang mempengaruhi lokasi sekolah-sekolah yang bisa menerima anak anda sebagai siswa, seperti yang diatur oleh peraturan-peraturan negara masing-masing. Lazimnya, sekolah swasta dan charter school dapat menerima siswa-siswa dari manapun, terlepas dari kode posnya.   Jika anda memiliki kendaraan pribadi, maka lokasi sekolah anak anda mungkin tidak akan menjadi sebuah isu. Tetapi jika anak anda harus mengandalkan transportasi publik untuk bersekolah, maka sekolah tersebut harus berada di lokasi yang baik – seperti dekat dengan layanan kesehatan publik, kantor polisi, dan stasiun pemadam kebakaran.   Kesimpulan   Banyak faktor yang patut dipertimbangkan ketika berencana memiih sekolah untuk para buah hati, dan seringkali hal itu membingungkan. Ada baiknya jika anda dapat menyisihkan waktu untuk membuat daftar prioritas berdasarkan faktor-faktor di atas, dan jangan lupa untuk menjadikan sifat, kecenderungan, bakat, dan ketertarikan anak anda sebagai prioritas utama.
Coding Camp 2022 Awardee
Pengumuman Penghargaan Coding Camp 2022
Timedoor Academy Coding Camp 2022 Batch 1 dan Batch 2 telah dilaksanakan dari tanggal 4-15 Juli 2022. Dengan 200+ peserta dari Kelas Online dan Offline kami di Jakarta dan Bali, kami menawarkan 5 hari kelas coding dengan beragam program yang dapat dipilih siswa, seperti Pengembangan Game, Pengembangan Situs Web, Pengembangan Aplikasi, Roblox, dan Python. Timedoor Academy menetapkan tujuan bagi siswa untuk menjadi programmer dalam 5 hari dengan membuat project menggunakan platform pilihan dan menantang mereka untuk menjadi digital expert! Hari ini kami mengumumkan 3 penerima penghargaan terbaik dari masing-masing kategori. Penerima penghargaan terdiri dari Karya Terbaik, Peserta Terbaik, dan Peserta Paling Antusias. Mari kita lihat nama-nama penerima penghargaan di bawah ini. JUNIOR KODU BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Diandra Ashura Kirani Peserta Terbaik I Gede Kelvin Narendra Van Veggel Peserta Paling Antusias Bernadette Abigail Kusuma JUNIOR KODU ADVANCE KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Kenzie Pranoto Ong Peserta Terbaik Dhelfin Helmes Peserta Paling Antusias Elroy Adrian Jose KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEB KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Asmara Stannard Peserta Terbaik Benzema Malik Asyam Peserta Paling Antusias Chee Yi KIDS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Adli Rahmansah Peserta Terbaik I Putu Daniswara Arta Surya Peserta Paling Antusias Samy Ragheb Ahza KIDS PYTHON KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Jeslyn Felicia Tjandi Peserta Terbaik Nayfa Krasnaya Peserta Paling Antusias Joanne Faith Teguhsaputra TEENS PHASER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Sandita Farid Akmal Peserta Terbaik Ni Luh Putu Nadia Suwardewi Anjani Peserta Paling Antusias Antonius Albertus Kevin Pratama TEENS ROBLOX BEGINNER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Raquib Rafay Mahbeer Peserta Terbaik Derren Jocevan Peserta Paling Antusias Stanley Jonathan Indarto TEENS WEB DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Raihan Radithya Yassar Peserta Terbaik Ardhani Prayata Akmal Peserta Paling Antusias Cornelius Rafanala Maheswara TEENS APP DEVELOPER KATEGORI NAMA PESERTA Karya Terbaik Ngurah Danuh Putra Peserta Terbaik Kezia Annabell Sugiarto Peserta Paling Antusias Thio James Rakshita Semua penerima penghargaan akan mendapatkan medali dan T-shirt ekslusif dari Timedoor Academy. Kirimkan alamat anda kepada Admin Timedoor Academy untuk proses pengiriman.
float button