Jul 18, 2022

Apa Itu Pendidikan STEM?

Apa Itu Pendidikan STEM? image

Dunia selalu berkembang dan maju seiring perkembangan zaman. Ini adalah sebuah fakta yang tidak dapat dielakkan.

 

Setiap hari ada saja hal-hal baru yang diciptakan dan diperbaiki, dan ketakutan untuk mengikuti perubahan dan kemajuan yang membuat segalanya menjadi lebih rumit adalah sifat yang berbahaya. Satu-satunya cara untuk menjadi tidak tertinggal adalah dengan mengerti bagaimana dunia kita bekerja sekarang dan di masa depan.

 

Untuk memastikan supaya generasi muda kita bisa bisa mengikuti perkembangan zaman, pemahaman yang kuat tentang hal-hal yang mendorong dan mempengaruhi perkembangan adalah sebuah prioritas. Hal-hal tersebut meliputi: Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik Insinyur), and Mathematics (Matematika) — sering disingkat menjadi STEM. Cara untuk menumbuhkan ketertarikan mereka dalam disiplin-disiplin ini adalah faktor penting, karena,

 

Bagaimana seseorang bisa menjadi mumpuni dalam suatu hal jika mereka tidak tertarik?

 

Nah, mari kita lihat apa itu STEM education, bagaimana prinsip STEM diajarkan, dan kenapa disiplin ini penting!

 

Apa Itu STEM Education?

Akhir-akhir ini banyak orang tua yang tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan STEM. Mereka mendiskusikannya, mempertimbangkan STEM sebagai faktor penting, atau malah sudah menyekolahkan anak-anak mereka ke institusi akademis yang menawarkan program STEM. Tapi sebenarnya,

 

Apa itu STEM education? Apa bedanya dengan mata pelajaran yang selama ini sedang diajarkan di sekolah? Kenapa semakin banyak orang tua yang menjadikan STEM education sebagai prioritas ketika memilih sekolah?

 

STEM education adalah sebuah program yang mendidik para pelajarnya dalam empat disiplin yang sudah disebut diatas dengan cara keseluruhan dan praktis. Dengan kata lain, STEM education adalah metode interdisipliner yang menitikberatkan praktek dan melatih kemampuan berpikir kritis.

 

STEM education juga mengajak para orangtua untuk bekerja sama dengan para guru/pendidik dalam memperhatikan pendidikan anak-anaknya. Ini adalah metode pendekatan yang baik, karena anak-anak hanya menghabiskan beberapa jam saja untuk belajar di sekolah formal, jadi orangtua juga dihimbau untuk mengambil peran sebagai fasilitator/pengajar di rumah.

 

Bagaimana STEM Education Berbeda Dari Cara Mengajar Sains dan Matematika Pada Umumnya?

Lazimnya, mata pelajaran sains, teknologi, teknik insinyur, dan matematika diajarkan secara terpisah dengan sedikit penekanan bahwa keempat disiplin tersebut sebenarnya saling berubungan. STEM education adalah metode pengajaran baru yang menggabungkan dan memberi fokus pada hubungan keempatnya.

Dapat dibilang juga bahwa STEM education memiliki fokus untuk memupuk kemampuan untuk menemukan solusi dari masalah dunia nyata, sehingga para pelajar dibekali dengan kemampuan praktis yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Banyak dari sekolah yang menawarkan program STEM dengan cara memadukan prinsip sains dan matematika di setiap sesi belajarnya.

 

Contoh Praktek STEM Education

Beberapa contoh dari cara belajar STEM education:

– Pesawat terbang kertas

Pesawat terbang yang dirancang dan dibuat dengan baik dapat bertahan dengan cara melayang di udara lebih lama daripada secarik kertas yang digumpal. Dalam praktik ini, pelajar didorong untuk menguji hukum aerodinamika dengan membuat pesawat terbang kertas yang mampu terbang jauh dan jatuh dengan perlahan. Praktik ini menggabungkan prinsip fisika dan teknik insinyur.

 

– Listrik Statis Dengan Sisir Plastik

Dalam eksperimen ini, pelajar dapat menghasilkan dan menguji keberadaan listrik statis hanya dengan menggunakan tiga barang, yaitu sisir plastik, secarik kertas, dan rambut yang ada di kepala. Sisir plastik tidak akan mampu menarik sobekan kertas dengan sendirinya, kecuali ada sebuah aksi yang dilakukan untuk menghasilkan listrik statis. Untuk menarik sobekan kertas, pelajar dapat menyisir rambutnya dengan sisir plastik berkali-kali dan kemudian mendekatkan sisir tersebut ke sobekan kertas yang tersedia. Saksikan sobekan-sobekan tersebut “melaju” untuk menempel ke ujung-ujung sisir plastik.

 

– Coding Dengan Lego Bricks 

Pelajar dibimbing untuk memahami prinsip dasar coding — yaitu aspek pemrograman komputer yang sedang digemari saat ini dan akan semakin populer di masa depan. Untuk berpartisipasi dalam eksperimen ini, pengajar akan merancang sebuah labirin yang terbuat dari Lego Bricks dengan jalur “masuk” dan “keluar”, mencetak perintah coding, dan menyediakan barang kecil/token untuk dijadikan titik referensi. Pelajar kemudian diarahkan untuk bekerja sama dalam memberikan “arahan” dengan menggunakan perintah coding untuk membantu token supaya bisa “keluar” dari labirinnya. Eksperimen ini sangat menyenangkan dan dapat membantu melatih kemampuan spasial para pelajar.

 

Ada banyak aktivitas STEM yang menarik untuk dijalankan, guna memupuk kesenangan dan semangat para pelajar untuk mendalami prinsip-prinsip STEM. Kebanyakan dari aktivitas-aktivitas STEM dapat dilakukan di rumah. Untuk ide-ide aktivitas STEM, klik tautan ini.

 

Bagaimana Cara Supaya Anak Tetap Semangat Belajar STEM

Pada dasarnya, setiap anak adalah individu yang selalu penasaran. Mereka selalu ingin menjelajah dan menemukan hal-hal baru yang belum dimengerti. Untuk mengarahkan, membimbing, dan memupuk ketertarikan mereka adalah tanggung jawab para orang tua dan guru.

 

Pengajar dan Orang Tua Harus Paham Hal yang Diajarkan

Suatu kegiatan belajar-mengajar tidak akan efektif jika para pengajarnya kurang paham dalam hal yang ingin diajarkan. Kualitas pengetahuan yang akan diberikan ke para pelajar sepenuhnya bergantung kepada pemahaman para pengajar.

 

Sisihkan waktu dan tenaga untuk meriset hal-hal dan eksperimen yang akan diajarkan ke anak-anak, dan pahami dengan baik bagaimana beberapa aspek STEM dapat diperkenalkan melalui materi yang disiapkan.

 

Karena pada akhirnya, pelajar yang baik adalah hasil dari pengajar yang baik, dan pengajar yang baik adalah dia yang memiliki persiapan matang.

 

Jadikan Sesi Belajar-Mengajar Menyenangkan

Sesi belajar-mengajar hanya dapat menjadi efektif ketika para pelajar merasakan bahwa hal-hal yang dipelajari itu menyenangkan dan berhubungan dengan sesuatu yang disukainya. Kalau para pelajar tidak merasa bahwa yang dipelajari tidak berhubungan dengan kesehariannya, membosankan, atau terlalu serius, maka mereka akan kurang tertarik untuk mendalaminya. Pelajar yang tidak tertarik tidak akan menyerap informasi secara optimal.

 

Eksperimen praktis pada dasarnya adalah aktivitas yang menyenangkan melalui hal-hal kreatif. Selain dari contoh aktivitas yang sudah diberikan, para orang tua dan pengajar juga diharapkan untuk paham akan kecenderungan dan kebutuhan unik setiap anak, dan merancang kurikulum yang sesuai.

 

Contohnya, seorang anak yang cenderung berbakat dalam mejelajah dan teka-teki dapat diarahkan untuk bereksperimen dengan coding dengan Lego Bricks. Untuk anak yang memiliki kecenderungan untuk suka dengan pesawat terbang dapat diarahkan untuk bermain dengan eksperimen pesawat terbang kertas.

 

Berikan Contoh Sosok yang Sukses di Industri STEM (Fiksi atau Non-Fiksi)

Untuk membangun semangat seorang pelajar, para pengajar dapat memberikan contoh tentang sosok-sosok yang sukses di bidang yang sedang dipelajari.

 

Sosok-sosok ini bisa merupakan karakter fiksi atau individu nyata, dan siapa yang akan dijadikan contoh bergantung pada kesukaan pelajar dan hubungannya pada materi yang akan diajarkan. 

 

Anak-anak yang suka akan sosok superhero dapat merespon baik ketika sesi belajar dihubungkan dengan karakter seperti Tony Stark/Ironman dari Marvel atau Bruce Wayne/Batman dari DC.

 

Libatkan Pengasuh/Orang Tua

Seperti yang sudah disebutkan, pelajar hanya akan mengahbiskan separuh dari waktu produktifnya di sekolah. Sisa dari waktunya akan dijalani di luar sekolah, dimana hal-hal yang dipelajari juga dapat mendukung kesuksesan akademis mereka.

 

Sebuah riset yang dilakukan oleh National Coalition for Parent Involvement in Education menunjukkan bahwa orang tua yang terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, cenderung menghasilkan para pelajar yang berprestasi, lebih disiplin, berperilaku lebih baik, dan dapat menempatkan diri di masyarakat dengan pantas.

 

Untuk memastikan pengalaman belajar yang optimal dan menyeluruh, guru dan para orang tua perlu bekerja sama untuk memahami kebutuhan dan kegemaran khas setiap anak, dan menemukan metode unik yang dapat membantu mereka dengan baik. Dapat diingat lagi bahwa contoh aktivitas yang sudah diberikan di atas bisa dilaksanakan di rumah di bawah pengawasan orang tua.

 

Para pengajar juga dianjurkan untuk menggunakan afirmasi positif, kata-kata membangun, pertanyaan open-ended, dan lebih ceria dalam mengajar. Klik tautan ini untuk mempelajari lebih dalam apa saja yang dianggap praktik baik dalam mengajar.

 

Ingat, prinsip-prinsipl utama yang perlu dilibatkan dalam proses belajar-mengajar adalah struktur yang jelas, kesabaran, dan kebaikan.

 

Kenapa STEM Education?

Manfaat dari STEM education adalah:

– Kemampuan berpikir kritis

– Kemampuan memecahkan masalah

– Kreativitas

– Kolaborasi/kemampuan bekerja sama yang terasah

– Kemampuan berkomunikasi secara efektif

Manfaat-manfaat diatas juga merupakan sifat dan kualitas yang dicari industri-industri ketika sedang mencari pekerja.

 

Besarnya Angka Kebutuhan Tenaga Kerja STEM

Amerika Serikat kini sedang mengalami krisis kekurangan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan industri STEM seperti yang dilaporkan di sini dan di sini. Pada tahun 2025 nanti, akan ada sekitar 3.5 juta lowongan pekerjaan yang tersedia di Amerika Serikat dan mayoritas dari angka lowongan tersebut merupakan pekerjaan yang berhubungan dengan STEM.

 

Isu yang sama juga dialami secara global. Organisasi Dana Moneter Internasional (IMF) memprediksi bahwa di tahun 2030, akan ada sekitar 85 juta lowongan pekerjaan di bidang teknologi yang akan sangat sulit dipenuhi, menurut data yang diberikan oleh perusahaan konsultasi manajemen, Korn Ferry. Dapat disimpulkan dari data tersebut bahwa meskipun industri STEM akan berkembang dengan pesat, universitas tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan permintaan tersebut karena rendahnya angka lulusan jurusan STEM.

 

Penting untuk diketahui juga bahwa pekerja STEM cenderung digaji lebih tinggi dibandingkan pekerja industri non-STEM. Seringkali, gaji para pekerja STEM bisa lebih dari dua kali lipat pekerja industri lainnya.

 

STEM Berguna untuk Industri Lain

Seseorang yang mumpuni dalam bidang STEM tidak selalu harus bekerja di industri STEM.

 

Sebagai individu dengan kemampuan memecahkan masalah dengan baik, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan merupakan seorang komunikator yang efektif, dia adalah seseorang yang akan selalu dapat menemukan pekerjaan di industri apapun. Contohnya, ada banyak kebutuhan di bidang profesi hukum untuk para lulusan STEM dan tenaga kerja dengan sifat dan kualitas STEM.

 

Beberapa contoh orang-orang yang terlatih di bidang STEM, namun bekerja di industri non-STEM:

– Angela Merkel, mantan kanselir Jerman yang merupakan lulusan jurusan ilmu fisika dan kimia yang kemudian masuk ke dunia politik. Angela Merkel merupakan mantan kepala pemerintahan Jerman.

 

– Mayim Bialik, Doktor Neurosains yang berkecimpung di dunia entertainment dan berlaga di acara The Big Bang Theory. Mayim dipekerjakan karena keahliannya di bidang Neurosains, di mana karakternya di acara tersebut adalah seorang ilmuwan saraf. Dengan pengetahuannya, Mayim dapat membantu para penulis acara tersebut untuk merancang karakternya. Mayim digaji sebesar $450,000 atau hampir Rp. 6,500,000,000 (USD 1 = Rp. 14,367) per episodenya.

 

Siapa Saja Yang Bisa Mendalami STEM?

Semuanya bisa. Semua orang mampu untuk menjadi mahir dan sukses di bidang STEM, tanpa terkecuali.

 

Seringkali, orangtua dan pengajar memiliki pemahaman bahwa pelajar dibagi menjadi dua kelompok: sang dominan otak kiri dan otak kanan. Pelajar yang dianggap dominan otak kirinya sering diarahkan untuk menekuni bidang STEM, sedangkan pelajar “berotak kanan” sering dianjurkan untuk menekuni bidang non-STEM.

 

Pemahaman tersebut merupakan sebuah mitos yang sudah disanggah oleh para ilmuwan ternama. Sekelompok ilmuwan di Utah, AS, pernah melakukan studi yang melibatkan 1,000 peserta di mana aktivitas otak mereka dipantau ketika melakukan aktivitas-aktivitas yang berbeda seperti membaca atau berbaring. Temuan dari studi tersebut memperlihatkan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa suatu aktivitas akan mengaktifkan sisi kanan atau kiri di otak manusia.

 

TED-Talk berikut membahas dengan detil bahwa setiap anak terlepas dari bakat naluriahnya dapat berjaya dalam menekuni bidang STEM.

Getting to the Roots of STEM Education | Melissa & Lavanya Jawaharlal | TEDxCPP

 

Kapan Boleh Memulai Pendidikan STEM?

Opini mengenai kapan baiknya seorang anak diperkenalkan dengan prinsip STEM cukup beragam, namun satu opini mengemukakan bahwa pendidikan STEM dapat dimulai dari umur dua tahun.

 

Lonjakan pertumbuhan pertama di otak seorang anak terjadi ketika dia berumur sekitar dua tahun, kemudian melambat seiring bertumbuhnya anak tersebut dan lonjakan pun diperkirakan berhenti di umur tujuh sampai delapan tahun. Di masa kritis ini, otak seorang anak dapat diumpamakan sebagai sebuah spons – semua stimulus, pengetahuan, dan informasi dengan mudah dapat diserap.

 

Pendidikan STEM dapat dilaksanakan dalam beragam konsep dan dapat disesuaikan dengan umur anak. Untuk contoh aktivitas STEM yang sesuai dengan umur dan fase belajar anak, kunjungi tautan ini.

 

Bagaimana jika seorang anak memiliki umur diatas masa lonjakan pertumbuhan?

 

Tidak perlu khawatir, karena otak manusia akan tetap berkembang sampai sekitar umur 25 tahun, jadi tidak ada kata terlambat. Namun, ada baiknya jika pendidikan STEM untuk seorang anak dimulai dari usia sedini mungkin untuk meraih hasil yang maksimal.

 

Kami di Timedoor menawarkan kelas coding (salah satu materi yang berhubungan dengan STEM!) yang cocok untuk anak berumur delapan tahun ke atas. Kelas coding timedoor berukuran kecil (6-8 pelajar) sehingga para pengajar dapat memfasilitasi sesi belajar-mengajar dengan optimal, dan setiap anak akan mendapatkan perhatian maksimal. 

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kelas coding Timedoor, klik tautan ini.

 

Ingat, ilmu dan disiplin STEM dapat digunakan di bidang lainnya seperti mata pelajaran lain di sekolah, jadi jangan heran jika anak-anak anda yang sudah berpartisipasi dalam kelas coding Timedoor akan berprestasi di bidang akademis!

 

Kami tunggu pendaftarannya ya!

Artikel Lainnya

Coding Workshop di SMP Taman Sastra Maret 2023
Coding Workshop di SMP Taman Sastra Maret 2023
Timedoor Academy melaksanakan kegiatan edukasi yang disebut "Coding Workshop" di SMP Taman Sastra di Jimbaran, Bali pada hari Kamis, 30 Maret 2023. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengedukasi para generasi muda tentang pentingnya penggunaan teknologi di era digital. Lokakarya ini berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi lebih dari 30 siswa yang hadir. Kegiatan ini dimulai dengan memperkenalkan dasar-dasar pemrograman kepada para peserta melalui sebuah permainan. Melalui workshop ini pula, mereka akan belajar tentang cara membuat game, mendesain karakter pemain, dan menambahkan skor dengan menggunakan Construct 3. Para siswa terlihat sangat antusias dengan workshop yang diadakan. Mereka tertarik untuk belajar lebih banyak mengenai coding dan desain game yang telah diajarkan. Selain itu, para siswa juga turut diperkenalkan dengan cara pembuatan website. Mereka diajarkan dasar-dasar cara pembuatan dan pengembangan situs web sesuai dengan keinginan. Lokakarya ini menarik perhatian banyak siswa karena mereka dapat melihat betapa mudah dan menyenangkannya membuat situs web. Pada akhir lokakarya, tim Timedoor Academy memperkenalkan para siswa dengan robot, AR, dan VR box. Mereka dapat mencoba langsung bagaimana teknologi ini bekerja dan cara pengoperasiannya. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme para siswa dalam mempelajari IT, coding dan desain. Dengan mengadakan kegiatan seperti ini, kami percaya bahwa belajar teknologi, coding dan desain dapat menjadi lebih menarik dan menyenangkan! Di Timedoor Academy, kami menyediakan coding workshop dan program kolaborasi dengan institusi pendidikan lainnya seperti kegiatan ekstrakulikuler yang dapat menjadi pelajaran tambahaan bagi anak-anak atau siswa anda.  
Tutorial Coding Game Roblox untuk Pemula
Tutorial Coding Game Roblox untuk Pemula
Roblox adalah sebuah platform game yang memberikan kebebasan untuk semua orang agar dapat membuat gamenya sendiri dan memainkan game orang-orang di seluruh dunia. Pengalaman bermain Roblox yang seperti dunia nyata menjadi keseruan tersendiri bagi pemainnya. Game yang terdapat di Roblox juga memiliki tantangan yang beragam sehingga orang-orang tidak cepat bosan bermain Roblox. Nah orang-orang yang awalnya hanya gemar bermain, lama-kelamaan menjadi penasaran dengan cara membuat game Roblox dan ingin mempunyai gamenya sendiri. Tapi banyak orang yang menyerah di awal karena merasa membuat game Roblox membutuhkan skill coding yang sulit. Apakah hal itu juga yang kamu rasakan? Jangan khawatir! Berikut ini adalah Tutorial membuat Game Roblox untuk Pemula bagi kamu yang baru pertama kali mencoba dan belum punya kemampuan membuat game sama sekali. Sebelum mulai membuat game, berikut adalah hal-hal yang harus kamu siapkan Membuat Akun Roblox di website Roblox (bisa pakai akun untuk bermain) Download aplikasi Roblox Studio wajib di website resmi Wajib menggunakan Mouse Ingatlah cara mengoperasikan Mouse dan Keyboard di Roblox Studio berdasarkan tabel berikut. Nah jika sudah siap, yuk ikuti langkah berikut untuk mulai membuat game Obby pertamamu! Contoh game yang akan kita buat bisa kamu coba dulu disini yaa : My First Obby Game Obby ini terinspirasi dari game Mega Easy Obby yang memiliki rintangan yang sangat banyak dan bervariasi. Nah pada tutorial kali ini, kita akan membuat 6 jenis rintangan. Untuk memudahkanmu mempelajarinya, artikel ini akan dibagi berdasarkan jenis rintangan yang dibuat sambil belajar menggunakan tools di Roblox Studio! Membuat Project Baru Buka aplikasi Roblox Studio di komputermu dan kamu akan melihat tampilan seperti ini Pilih Baseplate dan pastikan tampilannya seperti ini Jika tidak ada Bar Explorer dan Properties di sisi kanan, klik Menu View di bagian atas dan klik pada opsi Explorer dan Properties. Jika ada Bar di sisi kiri yang terbuka, bisa kamu tutup saja ya karena kita tidak menggunakannya dan agar tidak mengganggu pandangan mu di Editor. Klik tombol Close. Karna kita tidak memerlukan Baseplate, maka kita hapus saja dengan cara pergi ke Bar Explorer di sisi kanan. Klik kanan pada Baseplate lalu pilih Delete. Kamu juga bisa menggunakan tombol Delete pada Keyboard ya! Apakah Baseplate mu sudah menghilang dari Editor? Bagus! Sekarang ayo kita mulai membangun Game! Membuat Path 1 Untuk membuat Path 1 seperti ini sangat mudah loh! Ikuti langkah berikut ya! Tambahkan Part baru lewat Menu Home. Klik Blocks dan pastikan sudah muncul di atas Spawn Point. Masih ingat dengan cara-cara mengoperasikan Mouse dan Keyboard yang disebutkan di atas? Klik F pada Keyboard untuk mendekatkan Kamera ke Block. Sekarang kita akan mengubah ukuran Blocks, tapi untuk mendapatkan ukuran yang pas kamu bisa menambahkan Player Dummy. Pergi ke Menu Avatar di bagian atas, klik Rig Builder. Nah untuk tipe Rig kamu bisa memilih yang mana saja ya! Contoh berikut akan menggunakan My Avatar. Jika sudah di klik maka Karakter Avatarmu akan muncul di Editor. Sekarang saatnya mengubah ukuran Blocks menggunakan tool Scale. Buka Menu Home di bagian atas dan klik opsi Scale. Roblox adalah 3D design editor yang berarti setiap objek akan memiliki 3 Vektor, yaitu X, Y, dan Z yang dibedakan berdasarkan warna Merah, Biru, dan Hijau. Nah sekarang tarik tanda bulat tersebut untuk mengubah ukurannya. Atur ukuran yang pas untuk Player. Sekarang ayo kita ubah Material dan Color nya! Untuk mengubah Material, klik Material Manager di Menu Home bagian atas dan bar Material Manager akan muncul. Nah disini kamu bisa mengatur material yang diinginkan. Arahkan mouse ke material yang diinginkan lalu kamu harus klik tanda panah di kanan atas untuk menerapkan material tersebut pada Block. Contohnya gunakan material Brick. Maka hasilnya seperti ini. Selanjutnya ubah warna Block dengan cara klik opsi Color di Menu Home bagian atas dan pilih warna yang diinginkan. Contohnya warna Crimson. Terakhir, aktifkan Anchor agar Block tidak jatuh saat dimainkan dan terkunci pada posisi saat ini. Nah sekarang kita akan menduplikatnya menjadi 3 ya. Tapi sebelum itu nyalakan dulu Snap to Grid agar jarak antar Block sama. Buka Menu Model dan nyalakan Move pada bagian Snap to Grid. Atur nilainya menjadi 8 studs Nah sekarang klik kanan pada Block lalu pilih duplicate. Hasil duplikat Blocks berada tepat di posisi Block yang pertama ya! Jadi gunakan tool Move untuk memindahkannya sebanyak 8 studs. Lakukan langkah Duplicate sekali lagi sehingga menghasilkan 3 Blocks. Membuat Path 2 Tambahkan Part berbentuk Sphere. Pindahkan sebanyak 8 studs menggunakan tool Move ya! Lalu ganti warnanya seperti contoh berikut Nah sekarang kita akan membuat jalurnya sedikit sulit dengan menerapkan pola Zigzag Matikan Move pada Snap to grid terlebih dahulu. Lalu pindahkan ke arah kanan dan kiri menggunakan tool Move. Hasilnya menjadi seperti ini Membuat Path 3 Tambahkan Part Block, atur Materialnya menjadi Smooth Plastic dan Warna New Yeller. Duplikat dan ubah Orientasinya dengan tool Rotate. Ubah ukurannya menjadi lebih panjang. Selanjutnya kita akan menambahkan Kill Bricks di atas Block yang lebih panjang. Duplikat Block yang lebih panjang, ubah ukurannya lebih kecil dan letakkan seperti contoh berikut. Ubah Materialnya menjadi Neon dan Warna Really Red. Sekarang ayo tambahkan Script di dalam Kill Brick dengan cara mengarahkan Mouse ke Kill Brick di Workspace dan klik ikon Plus. Pilih Script. Hapus kode print("Hello World") dan ketik kode berikut. Duplikat Kill Brick hingga memenuhi Block. Voila! Tantangan Kill Brick sudah siap! Membuat Path 4 Sebelum membuat Path ke 4, ayo tambahkan sebuah Sphere dulu! Nah sekarang tambahkan Part Block dan atur ukurannya berbentuk kubus. Gunakan material Plastic dan warna Orange! Duplikat dan ubah Orientasinya agar rintangan lebih menantang! Membuat Path 5 Nah sekarang ayo gunakan Part Wedge untuk Path 5! Tambahkan Part Wedge dan atur ukurannya dengan tool Scale Duplikat Part Wedge dan pindahkan sejauh 8 Studs. Ingat untuk menggunakan Snap to Grid ya! Lalu nyalakan Rotate bernilai 180 derajat di Snap to Grid agar Wedge kedua menghadap ke arah sebaliknya. Selanjutnya ubah Material menjadi Sand dan Warnanya menjadi White dan Blue. Kita akan membuat 6 buah Wedge, jadi duplikat 2 Wedge tersebut sekaligus dengan cara block kedua Wedge dan duplicate. Challenge: Membuat Finish Point Coba gunakan Part Cylinder dengan ukuran dan posisi seperti ini secara mandiri ya! Duplikat dan susun ke arah atas dengan variasi warna dari warna yang lebih muda ke warna yang lebih tua! Terakhir jangan lupa Anchor semua Part ya! Gunakan Scroll Mouse untuk Zoom out dan block semua Part. Lalu klik Anchor. Selesai! Gunakan button Play di Menu Home untuk menguji hasil Game Roblox pertama mu! Timedoor Academy menyediakan Program Roblox untuk Kids dan Teens, cek video Pengenalan Roblox sekarang.
float button