Jul 15, 2022

Friend Referral – Mitra Bisnis Terbaikmu

Friend Referral – Mitra Bisnis Terbaikmu image

Timedoor Academy sedang mencari mitra untuk membantu memperkenalkan layanan dan produk kami kepada networking yang lebih luas. Dapatkan reward cashback dan tingkatkan penghasilan anda dengan cara memperkenalkan layanan pendidikan kami kepada anak-anak dan remaja usia 5 – 18 tahun.

Friend Referral – Mitra Bisnis Terbaikmu

1.Daftar sebagai Mitra di +628814677923  lalu  dapatkan Kode Referal serta marketing tools (video, e-booklet, e-poster)

2. Beri tau teman anda tentang Timedoor coding academy dan berikan kode referall-nya.

3. Teman anda akan menguhubungi admin untuk coba gratis. 

4. Jika mereka join, kamu akan mendapatkan komisi dan temanmu akan mendapatkan diskon.

Hubungi Kami untuk gabung mitra bisnis kami

Artikel Lainnya

dampak positif dan negatif ai terhadap anak
Dampak Positif dan Negatif AI Pada Anak
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) kian menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan anak-anak, mulai dari asisten suara, aplikasi pembelajaran, mainan pintar, hingga platform edukatif. Seiring teknologi ini membentuk cara anak belajar dan berinteraksi dengan dunia, muncul satu pertanyaan krusial dari orang tua dan pendidik: Apa dampak positif dan negatif AI pada anak? Di satu sisi, AI mampu memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan dipersonalisasi. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait durasi waktu layar (screen time), privasi data, serta perkembangan sosial anak. Artikel ini akan mengulas kedua sisi secara menyeluruh agar Anda dapat memahami bagaimana mengelola penggunaan AI dalam kehidupan anak secara bijak. Mengenal Dampak Positif dan Negatif AI pada Anak Memahami dampak positif dan negatif AI pada anak dimulai dari mengenali bagaimana teknologi ini hadir dalam rutinitas mereka sehari-hari. Banyak anak masa kini berinteraksi dengan perangkat berbasis AI, baik di rumah, di sekolah, maupun saat bermain. AI dapat menyesuaikan materi pembelajaran dengan kecepatan dan gaya belajar anak. Ia mampu mengatur tingkat kesulitan, memberikan umpan balik secara instan, serta memotivasi anak melalui sistem pelacakan progres yang gamifikatif. Akan tetapi, ketergantungan yang berlebihan terhadap AI dapat mengurangi interaksi langsung dan meningkatkan paparan layar secara berlebihan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk menyeimbangkan manfaat teknologi ini dengan bimbingan yang memadai. Dampak Positif AI terhadap Pembelajaran dan Perkembangan Anak Salah satu kontribusi utama AI dalam pendidikan anak adalah kemampuannya mengubah cara belajar secara menyeluruh. AI mampu menciptakan jalur belajar yang dipersonalisasi, memungkinkan siswa berkembang sesuai kemampuan dan kecepatannya masing-masing. Hal ini sangat bermanfaat, baik bagi anak yang memerlukan waktu lebih untuk memahami suatu materi, maupun mereka yang ingin melampaui kurikulum standar. Beberapa manfaat nyata antara lain: Pendidikan yang dipersonalisasi: Platform seperti Duolingo, Khan Academy Kids, dan Google Read Along mampu menyesuaikan materi berdasarkan minat dan kecepatan belajar anak. Interaksi yang menyenangkan: Alat bantu berbasis AI menjadikan pembelajaran terasa seperti bermain, sehingga meningkatkan motivasi dan daya serap materi. Dukungan untuk anak berkebutuhan khusus: Anak dengan disleksia, ADHD, atau kesulitan belajar lainnya dapat terbantu lewat konten dan umpan balik yang dirancang khusus. Pengembangan bahasa: Aplikasi cerita berbasis AI maupun layanan seperti ChatGPT dapat membantu anak dalam latihan berbicara, memperkaya kosakata, dan melatih kemampuan menulis kreatif. Apabila digunakan secara bijak, AI dapat mendukung perkembangan kognitif, mendorong kemandirian belajar, serta menjadikan pendidikan lebih inklusif dan merata. Dampak Negatif AI terhadap Perilaku dan Kesehatan Anak Di balik manfaat yang ditawarkan, terdapat pula sejumlah dampak negatif dari penggunaan AI pada anak yang patut diperhatikan. Meningkatnya waktu layar dan keterlibatan konstan dengan perangkat digital bisa memunculkan berbagai konsekuensi. Beberapa di antaranya meliputi: Interaksi sosial yang menurun: Ketergantungan pada alat bantu AI dapat mengurangi keterampilan komunikasi langsung dan kerja sama dengan teman sebaya. Masalah privasi dan data pribadi: Banyak alat AI mengumpulkan data pengguna. Orang tua perlu memahami bagaimana dan di mana data anak mereka disimpan serta digunakan. Menurunnya kreativitas: Ketika anak terlalu sering menerima jawaban otomatis, kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah bisa terhambat. Risiko kesehatan: Waktu layar yang berlebihan berpotensi menyebabkan kelelahan mata, postur tubuh yang buruk, dan kurangnya aktivitas fisik. Rangkaian risiko ini menunjukkan pentingnya membatasi penggunaan AI dan memastikan teknologi digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pengalaman nyata. Menyeimbangkan Dampak Positif dan Negatif AI Pada Anak di Rumah dan Sekolah Kunci untuk memaksimalkan manfaat sekaligus meminimalkan risiko AI terletak pada penyeimbangan. Baik di rumah maupun di sekolah, kolaborasi antara orang tua dan pendidik sangat dibutuhkan. Beberapa strategi yang dapat diterapkan: Atur batas waktu layar: Jadwalkan waktu istirahat dan dorong aktivitas non-digital seperti bermain di luar atau membaca buku. Pilih aplikasi berkualitas: Prioritaskan alat belajar yang benar-benar edukatif dan bebas dari iklan berlebihan atau konten pasif. Libatkan diri secara aktif: Diskusikan apa yang dipelajari anak, dan dorong mereka untuk bertanya serta merenungkan pengalaman belajarnya. Kombinasikan metode belajar: Gabungkan penggunaan AI dengan pembelajaran konvensional dan aktivitas langsung. Ajarkan etika digital: Tanamkan pentingnya menjaga privasi, komunikasi yang sehat, serta penggunaan teknologi secara proporsional. Dengan membangun lingkungan digital yang sehat dan mendampingi anak dalam menjelajahinya, kita dapat menjadikan AI sebagai sarana pendukung, bukan sumber masalah. Mengelola Dampak AI agar Mendukung Tumbuh Kembang Anak AI tidak akan hilang, bahkan perannya dalam kehidupan anak-anak akan semakin besar. Seperti halnya teknologi lain, kunci utama adalah penggunaannya secara sadar dan bertanggung jawab. Ketika diarahkan dengan tepat, dampak positif dan negatif AI pada anak dapat dikelola agar mendukung pembelajaran, kreativitas, dan perkembangan mereka secara holistik. Baik orang tua, guru, maupun pendamping anak memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat. Dengan dukungan yang tepat, AI bisa menjadi alat pengembangan diri yang luar biasa, bukan sekadar gangguan. Optimalkan AI untuk Anak Anda di Timedoor Academy Di Timedoor Academy, kami percaya bahwa teknologi seharusnya digunakan dengan cerdas. Kelas coding dan digital kami yang interaktif dan live dirancang untuk membantu anak-anak mengeksplorasi dunia AI, robotika, dan pemrograman, sambil mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Ingin memperkenalkan teknologi secara sehat dalam rutinitas anak? Cobalah kelas gratis kami dan lihat bagaimana kami membimbing siswa tumbuh dalam lingkungan yang terstruktur dan inspiratif. Kunjungi situs kami untuk mulai perjalanan teknologi cerdas anak Anda hari ini!
6 Resep Jajanan Anak SD Kekinian Sederhana Dan Mudah
6 Resep Jajanan Anak SD Kekinian Sederhana Dan Mudah
Jajanan anak SD jadi bagian penting di waktu istirahat dan bermain. Tahun 2025, tren resep jajanan anak SD semakin berkembang, mengutamakan bahan sehat, mudah dibuat, dan tentunya enak. Membuat sendiri jajanan di rumah tidak hanya menghemat pengeluaran, tapi juga membantu orang tua mengontrol kualitas dan kebersihan makanan yang dikonsumsi anak. Selain itu, kegiatan membuat resep jajanan anak SD bersama anak bisa menjadi waktu berkualitas untuk belajar dan berkreasi bersama. Berikut ini 6 resep jajanan anak SD kekinian yang mudah dipraktikkan di rumah, dengan bahan-bahan sederhana dan langkah yang tidak rumit. 1. Pancake Mini dengan Buah Segar Pancake mini merupakan salah satu camilan yang disukai banyak anak. Teksturnya yang lembut dan rasa manis alami dari buah segar membuatnya jadi pilihan sehat untuk bekal atau camilan sore. Bahan: 100 gram tepung terigu 1 butir telur 150 ml susu cair 2 sendok makan gula pasir Buah potong kecil sesuai selera (stroberi, pisang, blueberry) Cara membuat: Campurkan semua bahan kering dan basah, aduk rata hingga tidak ada gumpalan. Panaskan teflon dengan api kecil, tuang adonan berbentuk bulat kecil. Masak sampai kedua sisi berwarna keemasan. Sajikan pancake mini dengan potongan buah segar di atasnya agar lebih menarik dan sehat. 2. Bola Cokelat Kurma Untuk anak yang menyukai jajanan manis namun tetap sehat, bola cokelat dari bahan kurma ini bisa jadi solusi. Kurma memberikan rasa manis alami dan serat tinggi yang baik untuk pencernaan anak. Bahan: 150 gram kurma tanpa biji 2 sendok makan cokelat bubuk 50 gram kacang kenari cincang Cara membuat: Haluskan kurma dengan blender atau ulekan. Campurkan cokelat bubuk dan kacang kenari cincang, aduk hingga merata. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil, simpan di kulkas selama minimal 30 menit agar lebih padat sebelum disajikan. 3. Es Krim Pisang Yogurt Es krim pisang dengan tambahan yogurt tawar adalah pilihan camilan segar dan sehat. Yogurt mengandung probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan anak. Bahan: 2 buah pisang matang 150 ml yogurt tawar 1 sendok makan madu Cara membuat: Blender pisang, yogurt, dan madu hingga halus dan tercampur rata. Tuang adonan ke dalam cetakan es krim dan bekukan selama minimal 4 jam. Es krim pisang yogurt ini cocok untuk menghilangkan dahaga sekaligus memberikan nutrisi baik. 4. Roti Gulung Isi Selai Cokelat dan Keju Roti gulung isi ini sangat mudah dibuat dan jadi favorit anak-anak karena kombinasi rasa manis cokelat dan gurih keju yang lezat. Bahan: 4 lembar roti tawar tanpa pinggiran Selai cokelat secukupnya Keju parut secukupnya Cara membuat: Oleskan selai cokelat di atas roti, taburi dengan keju parut. Gulung roti secara perlahan hingga rapat, kemudian potong sesuai selera. Roti gulung ini bisa dinikmati langsung atau dipanggang sebentar supaya keju meleleh dan roti terasa lebih renyah. 5. Salad Buah Yogurt Salad buah dengan yogurt adalah pilihan sehat dan segar untuk camilan anak. Variasikan buah sesuai musim agar lebih bervariasi. Bahan: Potongan apel, anggur, melon, dan buah lain sesuai selera 150 ml yogurt tawar 1 sendok makan madu Cara membuat: Campur potongan buah dengan yogurt dan madu, aduk rata. Sajikan dingin agar terasa segar dan nikmat. 6. Muffin Pisang Cokelat Muffin pisang cokelat ini memadukan rasa manis alami pisang dengan sensasi cokelat yang disukai anak-anak. Cocok jadi bekal sekolah atau camilan sore. Bahan: 2 buah pisang matang, haluskan 100 gram tepung terigu 50 gram gula pasir 1 butir telur 50 gram cokelat chip Cara membuat: Campur pisang halus, telur, dan gula, aduk rata. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Tambahkan cokelat chip dan aduk perlahan. Tuang adonan ke cetakan muffin, panggang dengan suhu 180°C selama 20 menit atau hingga matang. Kenapa Membuat Jajanan Anak SD Sendiri Itu Penting? Membuat resep jajanan anak SD sendiri di rumah memiliki banyak keuntungan. Selain memastikan bahan yang digunakan lebih sehat dan aman, anak juga dapat belajar tentang bahan makanan dan proses memasak. Ini dapat meningkatkan kreativitas dan rasa tanggung jawab anak terhadap makanan yang dikonsumsi. Kegiatan memasak bersama anak juga menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Selain itu, dengan membiasakan anak membuat jajanan sehat, mereka juga diajarkan pola hidup yang lebih baik sejak dini. Belajar Coding untuk Anak, Yuk! Gimana Hubungannya dengan Jajanan? Menggabungkan kegiatan memasak resep jajanan anak sd dengan pembelajaran coding bisa membuat anak semakin tertarik belajar. Misalnya, anak bisa diajak membuat aplikasi sederhana yang berisi resep jajanan kesukaannya, sekaligus belajar coding dasar. Ini juga jadi cara efektif mengenalkan teknologi sejak dini. Buat orang tua yang ingin anak mulai belajar coding dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami, Timedoor Academy menyediakan program belajar coding khusus untuk anak-anak. Kamu juga bisa memanfaatkan free trial class dari Timedoor Academy agar anak dapat mencoba belajar coding secara gratis sebelum mulai program penuh. Jadi, jangan ragu untuk mencoba 6 resep jajanan anak SD kekinian di atas. Selain enak dan sehat, kegiatan membuat jajanan bersama anak bisa jadi pengalaman belajar yang seru dan bermanfaat. Jangan lupa juga untuk mendukung anak belajar coding supaya mereka semakin siap menghadapi dunia digital di masa depan bersama Timedoor Academy.
<strong>5 Top! Rekomendasi Rekening Tabungan untuk Anak yang Aman dan Edukatif</strong>
5 Top! Rekomendasi Rekening Tabungan untuk Anak yang Aman dan Edukatif
Mengajarkan anak menabung sejak dini adalah langkah bijak untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat. Salah satu cara paling efektif adalah dengan membuka rekening tabungan untuk anak di bank yang terpercaya. Melalui produk perbankan khusus anak, orang tua bisa memperkenalkan konsep keuangan, manajemen uang saku, hingga tanggung jawab dalam mengatur pengeluaran sejak kecil. Saat ini, banyak bank di Indonesia yang menawarkan rekening tabungan untuk anak dengan berbagai fitur menarik dan edukatif. Orang tua tidak hanya mendapatkan kemudahan memantau saldo anak, tetapi juga bisa membimbing mereka untuk mencapai tujuan keuangan sederhana, seperti menabung untuk membeli buku, mainan, atau keperluan sekolah. Namun, memilih rekening tabungan untuk anak sebaiknya tidak asal pilih. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari setoran awal, biaya administrasi, hingga fasilitas seperti kartu ATM, aplikasi mobile banking, dan fitur edukasi. Berikut adalah lima rekomendasi rekening tabungan untuk anak terbaik yang layak dipertimbangkan tahun ini. 1. BRI Junior BRI Junior merupakan salah satu produk rekening tabungan untuk anak dari Bank Rakyat Indonesia yang sangat populer. Ditujukan untuk anak usia 0–17 tahun, BRI Junior menawarkan setoran awal yang ringan dan berbagai promo menarik, seperti diskon di merchant pendidikan maupun toko buku. Keunggulan: Setoran awal mulai Rp100.000 Bebas biaya administrasi bulanan untuk saldo tertentu Dilengkapi kartu ATM dengan desain lucu Edukasi literasi keuangan melalui program fun banking BRI Junior juga memiliki fitur notifikasi transaksi sehingga orang tua dapat memantau aktivitas keuangan anak secara real time. 2. Tabungan BCA SimPel (Simpanan Pelajar) Tabungan BCA SimPel adalah produk khusus pelajar dari Bank Central Asia yang menjadi favorit banyak keluarga. SimPel BCA dirancang sebagai rekening tabungan untuk anak yang mudah diakses, aman, dan bebas biaya administrasi. Keunggulan: Setoran awal hanya Rp5.000 Tidak ada biaya administrasi bulanan Dapat dibuka di sekolah yang bekerja sama atau cabang BCA Fitur kartu ATM khusus pelajar Tabungan SimPel memudahkan anak belajar menabung sekaligus membangun kedisiplinan finansial tanpa risiko biaya tinggi. 3. Mandiri Tabungan SimPel Mandiri Tabungan SimPel merupakan program nasional tabungan pelajar dari Bank Mandiri, yang fokus pada edukasi keuangan sejak usia dini. Produk ini menjadi salah satu rekening tabungan untuk anak terbaik berkat kemudahan setoran awal dan jaringan ATM yang luas. Keunggulan: Setoran awal dan saldo minimum hanya Rp5.000 Tidak ada biaya bulanan Bisa melakukan setor dan tarik tunai di seluruh cabang Bank Mandiri Mendukung transaksi digital banking Selain itu, Bank Mandiri sering mengadakan program edukasi menabung di sekolah untuk meningkatkan literasi keuangan anak-anak. 4. CIMB Niaga Tabungan Junior Produk CIMB Niaga Tabungan Junior juga patut dipertimbangkan sebagai rekening tabungan untuk anak yang edukatif dan inovatif. Dirancang untuk anak usia di bawah 17 tahun, produk ini menawarkan berbagai fitur menarik, termasuk hadiah langsung dan program reward. Keunggulan: Setoran awal mulai Rp100.000 Fasilitas e-banking dan mobile banking Kartu ATM desain khusus anak Program reward berdasarkan saldo dan aktivitas menabung Tabungan Junior dari CIMB Niaga cocok untuk orang tua yang ingin membiasakan anak menabung sekaligus memperkenalkan teknologi perbankan digital. 5. BTN Junior BTN Junior adalah produk rekening tabungan untuk anak dari Bank Tabungan Negara yang mengedepankan kemudahan dan keamanan. Fitur edukasi keuangan menjadi keunggulan utama BTN Junior, dengan berbagai program menabung yang menyenangkan. Keunggulan: Setoran awal mulai Rp20.000 Tidak ada biaya administrasi bulanan Edukasi keuangan melalui kegiatan di sekolah mitra Hadiah menarik bagi penabung aktif BTN Junior dapat diakses di seluruh jaringan cabang BTN, membuatnya mudah dijangkau oleh keluarga di berbagai daerah. Tips Memilih Rekening Tabungan untuk Anak yang Tepat Agar manfaat menabung semakin maksimal, berikut beberapa tips memilih rekening tabungan untuk anak: Pilih produk yang sesuai usia dan kebutuhan anak, serta mudah diawasi orang tua. Perhatikan biaya administrasi, setoran awal, dan minimum saldo. Cek fasilitas pendukung seperti kartu ATM, mobile banking, dan fitur edukasi. Utamakan bank dengan program literasi keuangan dan reward untuk anak. Libatkan anak dalam proses pembukaan rekening, agar mereka merasa lebih bertanggung jawab. Menabung Sambil Belajar Literasi Keuangan dan Digital Mengajarkan anak menabung melalui rekening tabungan untuk anak bukan sekadar soal menyimpan uang, tapi juga membangun fondasi literasi keuangan yang kuat. Seiring perkembangan zaman, anak-anak juga perlu diperkenalkan pada keterampilan digital seperti coding, agar siap menghadapi tantangan masa depan. Jika Anda ingin anak tumbuh mandiri secara finansial dan cakap teknologi, daftarkan mereka di kelas coding gratis di Timedoor Academy. Anak bisa belajar mengatur keuangan sambil mengembangkan logika dan kreativitas digital, sehingga siap menjadi generasi yang bijak dan inovatif.
float button