Apr 24, 2025

Dampak Positif dan Negatif AI Pada Anak

Dampak Positif dan Negatif AI Pada Anak image

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) kian menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan anak-anak, mulai dari asisten suara, aplikasi pembelajaran, mainan pintar, hingga platform edukatif. Seiring teknologi ini membentuk cara anak belajar dan berinteraksi dengan dunia, muncul satu pertanyaan krusial dari orang tua dan pendidik: Apa dampak positif dan negatif AI pada anak?

Di satu sisi, AI mampu memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan dipersonalisasi. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait durasi waktu layar (screen time), privasi data, serta perkembangan sosial anak. Artikel ini akan mengulas kedua sisi secara menyeluruh agar Anda dapat memahami bagaimana mengelola penggunaan AI dalam kehidupan anak secara bijak.

Mengenal Dampak Positif dan Negatif AI pada Anak

dampak positif dan negatif ai pada anak

Memahami dampak positif dan negatif AI pada anak dimulai dari mengenali bagaimana teknologi ini hadir dalam rutinitas mereka sehari-hari. Banyak anak masa kini berinteraksi dengan perangkat berbasis AI, baik di rumah, di sekolah, maupun saat bermain.

AI dapat menyesuaikan materi pembelajaran dengan kecepatan dan gaya belajar anak. Ia mampu mengatur tingkat kesulitan, memberikan umpan balik secara instan, serta memotivasi anak melalui sistem pelacakan progres yang gamifikatif. Akan tetapi, ketergantungan yang berlebihan terhadap AI dapat mengurangi interaksi langsung dan meningkatkan paparan layar secara berlebihan.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk menyeimbangkan manfaat teknologi ini dengan bimbingan yang memadai.

Dampak Positif AI terhadap Pembelajaran dan Perkembangan Anak

Salah satu kontribusi utama AI dalam pendidikan anak adalah kemampuannya mengubah cara belajar secara menyeluruh. AI mampu menciptakan jalur belajar yang dipersonalisasi, memungkinkan siswa berkembang sesuai kemampuan dan kecepatannya masing-masing. Hal ini sangat bermanfaat, baik bagi anak yang memerlukan waktu lebih untuk memahami suatu materi, maupun mereka yang ingin melampaui kurikulum standar.

Beberapa manfaat nyata antara lain:

  • Pendidikan yang dipersonalisasi: Platform seperti Duolingo, Khan Academy Kids, dan Google Read Along mampu menyesuaikan materi berdasarkan minat dan kecepatan belajar anak.
  • Interaksi yang menyenangkan: Alat bantu berbasis AI menjadikan pembelajaran terasa seperti bermain, sehingga meningkatkan motivasi dan daya serap materi.
  • Dukungan untuk anak berkebutuhan khusus: Anak dengan disleksia, ADHD, atau kesulitan belajar lainnya dapat terbantu lewat konten dan umpan balik yang dirancang khusus.
  • Pengembangan bahasa: Aplikasi cerita berbasis AI maupun layanan seperti ChatGPT dapat membantu anak dalam latihan berbicara, memperkaya kosakata, dan melatih kemampuan menulis kreatif.

Apabila digunakan secara bijak, AI dapat mendukung perkembangan kognitif, mendorong kemandirian belajar, serta menjadikan pendidikan lebih inklusif dan merata.

Dampak Negatif AI terhadap Perilaku dan Kesehatan Anak

Di balik manfaat yang ditawarkan, terdapat pula sejumlah dampak negatif dari penggunaan AI pada anak yang patut diperhatikan. Meningkatnya waktu layar dan keterlibatan konstan dengan perangkat digital bisa memunculkan berbagai konsekuensi.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Interaksi sosial yang menurun: Ketergantungan pada alat bantu AI dapat mengurangi keterampilan komunikasi langsung dan kerja sama dengan teman sebaya.
  • Masalah privasi dan data pribadi: Banyak alat AI mengumpulkan data pengguna. Orang tua perlu memahami bagaimana dan di mana data anak mereka disimpan serta digunakan.
  • Menurunnya kreativitas: Ketika anak terlalu sering menerima jawaban otomatis, kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah bisa terhambat.
  • Risiko kesehatan: Waktu layar yang berlebihan berpotensi menyebabkan kelelahan mata, postur tubuh yang buruk, dan kurangnya aktivitas fisik.

Rangkaian risiko ini menunjukkan pentingnya membatasi penggunaan AI dan memastikan teknologi digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pengalaman nyata.

Menyeimbangkan Dampak Positif dan Negatif AI Pada Anak di Rumah dan Sekolah

menyeimbangkan dampak positif dan negatif ai pada anak

Kunci untuk memaksimalkan manfaat sekaligus meminimalkan risiko AI terletak pada penyeimbangan. Baik di rumah maupun di sekolah, kolaborasi antara orang tua dan pendidik sangat dibutuhkan.

Beberapa strategi yang dapat diterapkan:

  • Atur batas waktu layar: Jadwalkan waktu istirahat dan dorong aktivitas non-digital seperti bermain di luar atau membaca buku.
  • Pilih aplikasi berkualitas: Prioritaskan alat belajar yang benar-benar edukatif dan bebas dari iklan berlebihan atau konten pasif.
  • Libatkan diri secara aktif: Diskusikan apa yang dipelajari anak, dan dorong mereka untuk bertanya serta merenungkan pengalaman belajarnya.
  • Kombinasikan metode belajar: Gabungkan penggunaan AI dengan pembelajaran konvensional dan aktivitas langsung.
  • Ajarkan etika digital: Tanamkan pentingnya menjaga privasi, komunikasi yang sehat, serta penggunaan teknologi secara proporsional.

Dengan membangun lingkungan digital yang sehat dan mendampingi anak dalam menjelajahinya, kita dapat menjadikan AI sebagai sarana pendukung, bukan sumber masalah.

Mengelola Dampak AI agar Mendukung Tumbuh Kembang Anak

mengelola dampak positif dan negatif ai pada anak

AI tidak akan hilang, bahkan perannya dalam kehidupan anak-anak akan semakin besar. Seperti halnya teknologi lain, kunci utama adalah penggunaannya secara sadar dan bertanggung jawab. Ketika diarahkan dengan tepat, dampak positif dan negatif AI pada anak dapat dikelola agar mendukung pembelajaran, kreativitas, dan perkembangan mereka secara holistik.

Baik orang tua, guru, maupun pendamping anak memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat. Dengan dukungan yang tepat, AI bisa menjadi alat pengembangan diri yang luar biasa, bukan sekadar gangguan.

Optimalkan AI untuk Anak Anda di Timedoor Academy

Di Timedoor Academy, kami percaya bahwa teknologi seharusnya digunakan dengan cerdas. Kelas coding dan digital kami yang interaktif dan live dirancang untuk membantu anak-anak mengeksplorasi dunia AI, robotika, dan pemrograman, sambil mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi.

Ingin tahu detail program? Image

Ingin tahu detail program?

Ingin memperkenalkan teknologi secara sehat dalam rutinitas anak? Cobalah kelas gratis kami dan lihat bagaimana kami membimbing siswa tumbuh dalam lingkungan yang terstruktur dan inspiratif.

Kunjungi situs kami untuk mulai perjalanan teknologi cerdas anak Anda hari ini!

Artikel Lainnya

Berikut 5 Alasan Mengapa Anak Suka Bermain Game
Berikut 5 Alasan Mengapa Anak Suka Bermain Game
Mengapa anak suka bermain game? Bermain game telah menjadi aktivitas yang sangat populer di kalangan anak-anak saat ini. Dari perangkat ponsel, tablet, hingga konsol, game hadir dalam berbagai bentuk yang menarik perhatian anak. Orang tua sering kali khawatir dengan intensitas waktu yang dihabiskan untuk bermain, terutama ketika muncul fenomena anak kecanduan game. Namun, sebelum menghakimi sepenuhnya, penting bagi orang tua untuk memahami alasan mengapa anak begitu tertarik pada dunia permainan digital. Game Memberikan Tantangan dan Rasa Pencapaian Salah satu alasan utama anak menyukai game adalah adanya tantangan yang jelas. Game sering kali menghadirkan level atau misi yang harus diselesaikan. Ketika anak berhasil menyelesaikan sebuah misi, mereka akan merasakan kebanggaan dan pencapaian. Perasaan ini bisa menjadi sangat memotivasi, sehingga anak terdorong untuk terus bermain. Namun, jika tidak diarahkan, motivasi ini dapat berkembang menjadi anak kecanduan game karena terus mencari kepuasan dari kemenangan virtual. Game Sebagai Sarana Hiburan Game memberikan hiburan yang mudah diakses kapan saja. Dengan tampilan grafis menarik, musik yang seru, serta alur cerita yang menegangkan, anak-anak bisa merasa betah berlama-lama di depan layar. Hiburan ini sering kali menjadi cara anak melepas penat setelah sekolah. Meski demikian, jika waktu bermain tidak dibatasi, hiburan bisa berubah menjadi kebiasaan yang berlebihan sehingga menimbulkan anak kecanduan game. Faktor Sosial dan Interaksi dengan Teman Banyak game saat ini yang dirancang dengan fitur multiplayer, memungkinkan anak untuk berkomunikasi dan bermain bersama teman. Interaksi sosial ini membuat game terasa lebih seru karena anak bisa bekerja sama atau bahkan bersaing dengan orang lain. Namun, di balik sisi positifnya, intensitas interaksi virtual ini juga berpotensi membuat anak kecanduan game karena mereka merasa lebih nyaman bergaul di dunia maya dibandingkan dunia nyata. Game Sebagai Bentuk Eksplorasi dan Imajinasi Beberapa game dirancang dengan dunia fantasi yang luas dan bebas untuk dieksplorasi. Hal ini merangsang imajinasi anak, membuat mereka merasa seolah sedang menjelajah dunia baru. Bagi anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, game menjadi ruang untuk bereksperimen tanpa risiko nyata. Walaupun demikian, eksplorasi ini tetap perlu diarahkan agar tidak menjadi pintu menuju anak kecanduan game. Kurangnya Alternatif Aktivitas Menarik Tidak jarang anak terjebak bermain game berjam-jam karena kurangnya aktivitas lain yang menarik atau menantang di dunia nyata. Jika tidak tersedia wadah untuk mengembangkan kreativitas, bakat, atau keterampilan baru, maka game akan menjadi pelarian utama. Inilah yang membuat anak lebih rentan menjadi anak kecanduan game. Bagaimana Orang Tua Bisa Menghadapinya? Menyalahkan game sepenuhnya bukanlah solusi terbaik. Orang tua perlu memahami bahwa game hanyalah salah satu bentuk hiburan modern. Kuncinya ada pada pengawasan dan pendampingan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain: Membatasi waktu bermain dengan aturan yang konsisten. Mengenalkan aktivitas alternatif seperti olahraga, seni, atau kursus tambahan. Berkomunikasi terbuka dengan anak mengenai isi game yang mereka mainkan. Mencari game edukatif yang mampu menyeimbangkan kesenangan dan pembelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, anak bisa tetap menikmati permainan tanpa terjebak menjadi anak kecanduan game. Peran Edukasi Digital dalam Mengatasi Tantangan Salah satu cara efektif untuk mengarahkan ketertarikan anak terhadap teknologi adalah melalui edukasi digital. Dengan mengikuti kursus yang tepat, anak dapat menyalurkan minatnya ke arah yang lebih produktif. Misalnya, belajar coding, desain digital, atau animasi yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan masa depan. Dengan begitu, anak tidak hanya menghabiskan waktu untuk bermain, tetapi juga mengembangkan potensi diri sehingga terhindar dari masalah anak kecanduan game. Membangun Generasi Siap Masa Depan Bermain game adalah hal yang wajar bagi anak-anak di era digital. Ada banyak faktor yang membuat mereka tertarik, mulai dari hiburan, tantangan, hingga interaksi sosial. Namun, orang tua tetap harus waspada agar kesenangan tersebut tidak berubah menjadi masalah serius seperti anak kecanduan game. Pendampingan, komunikasi, dan memberikan alternatif aktivitas positif menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan.Jika Anda ingin membantu anak mengalihkan minatnya ke arah yang lebih bermanfaat, daftarkan mereka di Timedoor Academy. Melalui kursus yang menyenangkan dan mendidik, anak dapat belajar keterampilan digital yang relevan untuk masa depan. Segera daftar untuk free trial di Timedoor Academy dan berikan kesempatan bagi anak Anda untuk berkembang dengan cara yang positif dan menyenangkan.
4 Best! Rekomendasi Sekolah Katolik Di Bali Beserta Harga 2025
4 Best! Rekomendasi Sekolah Katolik Di Bali Beserta Harga 2025
Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga memiliki kualitas pendidikan yang semakin berkembang. Salah satu jenis sekolah yang cukup populer dan memiliki reputasi baik di pulau ini adalah sekolah katolik di Bali. Sekolah-sekolah ini dikenal karena menggabungkan pendidikan akademik yang kuat dengan pembentukan karakter dan nilai moral. Sekolah katolik di Bali biasanya dikelola oleh yayasan keagamaan dan menawarkan suasana belajar yang tertib, aman, dan bernuansa religius. Kurikulumnya mengacu pada standar nasional, bahkan beberapa sudah mengadopsi pendekatan Kurikulum Merdeka atau internasional. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menyekolahkan anak di Bali, berikut adalah daftar sekolah katolik di Bali dari jenjang SD hingga SMA, lengkap dengan alamat, telepon, kurikulum, dan estimasi biaya. SD: Sekolah Katolik di Bali SD Santo Yoseph Denpasar Alamat: Jl. Serma Kawi No. 2, Renon, Denpasar BaratTelepon: (0361) 225166Kurikulum: Kurikulum Nasional berbasis nilai KatolikBiaya: Uang pangkal: Rp 7.500.000 SPP bulanan: Rp 750.000 Kegiatan tahunan: Rp 1.250.000 SDK Santo Petrus Denpasar Alamat: Jl. Gunung Batok I No. 1, Monang Maning, DenpasarTelepon: (0361) 482568Kurikulum: Kurikulum Nasional dengan integrasi pembentukan karakter KatolikBiaya: Formulir: Rp 200.000 Uang pangkal: Rp 6.000.000 SPP bulanan: Rp 600.000 SMP: Sekolah Katolik di Bali SMP Katolik Santo Yoseph Denpasar Alamat: Jl. P.B. Sudirman No. 1, Renon, DenpasarTelepon: (0361) 223040Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan nilai-nilai KatolikBiaya: Uang pangkal: Rp 8.000.000 SPP bulanan: Rp 850.000 Kegiatan tahunan: Rp 1.500.000 SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Alamat: Jl. Dewi Sartika No. 10, Singaraja, BulelengTelepon: (0362) 21084Kurikulum: Kurikulum Nasional dengan pendekatan karakter KatolikBiaya: Formulir: Rp 100.000 Uang pangkal: Rp 5.500.000 SPP bulanan: Rp 650.000 SMA: Sekolah Katolik di Bali SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar Alamat: Jl. Serma Kawi No. 4, Renon, DenpasarTelepon: (0361) 236459Kurikulum: Kurikulum Nasional diperkaya dengan program CambridgeBiaya: Uang pangkal: Rp 10.000.000 SPP bulanan: Rp 1.000.000 Kegiatan tahunan: Rp 2.000.000 SMA Katolik Soverdi Tuban Alamat: Jl. Komplek Burung No. 46, Tuban, Kuta, BadungTelepon: (0361) 9354379Kurikulum: Kurikulum Nasional dengan pendidikan karakter KatolikBiaya: Uang pangkal: Rp 8.500.000 SPP bulanan: Rp 900.000 Biaya tahunan lainnya: Rp 1.800.000 Memilih sekolah katolik di Bali adalah langkah strategis untuk memastikan anak Anda mendapat pendidikan yang seimbang antara akademik dan nilai-nilai kehidupan. Setiap sekolah memiliki pendekatan yang unik, dan penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan kebutuhan serta potensi anak. Sebagai pelengkap pendidikan formal, Anda juga dapat memperkenalkan anak pada keterampilan digital seperti coding. Timedoor Academy hadir di Bali dengan program belajar teknologi yang menyenangkan, cocok bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang berasal dari sekolah katolik di Bali. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut atau mencoba sesi trial coding gratis di Timedoor, silakan hubungi Timedoor Academy Bali melalui WhatsApp atau kunjungi situs resmi mereka.
Top 9! Sekolah Swasta dan Internasional Di Bali, Singaraja – Biaya, Kurikulum, dan Alamat
Top 9! Sekolah Swasta dan Internasional Di Bali, Singaraja – Biaya, Kurikulum, dan Alamat
Jelajahi daftar pilihan lengkap Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja tahun ajaran 2025/2026, mulai SD, SMP, hingga SMA. Anda akan menemukan detail biaya pendidikan, kurikulum yang digunakan, serta alamat sekolah untuk memudahkan proses pencarian. Singaraja, yang dikenal sebagai pusat sejarah dan budaya Bali Utara, juga menjadi rumah bagi banyak sekolah swasta dan internasional di Singaraja dengan kualitas akademik tinggi. Banyak Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja menawarkan biaya bervariasi sesuai fasilitas dan kurikulumnya, serta lingkungan belajar inspiratif yang menekankan pengembangan potensi dan karakter anak. Dengan banyaknya pilihan Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja, orang tua kini lebih mudah menentukan sekolah terbaik untuk masa depan anak. Bagi Anda yang mengutamakan pendidikan berkualitas, pilihan sekolah swasta dan internasional di Singaraja sangat beragam dan telah diakui secara nasional maupun internasional. Kami merangkum informasi mulai dari biaya sekolah, kurikulum, hingga alamat lengkap untuk membantu orang tua menemukan sekolah terbaik bagi anak. SD: Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja, Bali Singaraja Montessori School Sumber: Singaraja Montessori School (Google Maps) Alamat: Jalan Cempaka, Br. Dinas Lebahsiung, Desa Panji Anom, Sukasada, Buleleng 81161 Kurikulum: K-13 Kurikulum & Merdeka Curriculum. Biaya: Biaya Registrasi: Rp 375.000 (WNI/WNA) Biaya Infrastruktur: Rp 9.750.000 (WNI) | Rp 12.000.000 (WNA) SPP: Umur 6-12: Rp 12.180.000 (WNI) | Rp 15.300.000 (WNA) Biaya Perlengkapan dan Kegiatan: Biaya Perlengkapan: Rp 3.000.000 / tahun Baju Olahraga: Rp 175.000  Berenang: Rp 155.000 / bulan Hubungi bagian informasi sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi selengkapnya atau kunjungi website disini. Sekolah Dasar Dana Punia Singaraja Sumber: Sekolah Dasar Dana Punia Singaraja Alamat: Jl. Pulau Timor No.24, Banyuning, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81119 Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning Biaya: SPP: Rp 100.000 / bulan Biaya Infrastruktur:  Rp 150.000 Biaya Seragam dan Perlengkapan: Rp 400.000 SDK Karya Singaraja Sumber: Radar Buleleng Alamat: Jl. Kamboja No.3a, Banyuasri, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81116 Kurikulum: Kurikulum Merdeka Biaya: SPP: ± Rp 380.000 / bulan Biaya Pendaftaran: + Rp 3.000.000 SD Lab Undiksha Singaraja Sumber: SD Lab Undiksha Singaraja (Facebook) Alamat: Jl. Jatayu No.11a, Kaliuntu, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81115 Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning Biaya: SPP: Rp 425.000 / bulan Biaya Pendaftaran: ± Rp 3.700.000 SD Adi Widyalaya Saraswati Singaraja Alamat: Jl. Bisma No.4, Singaraja, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81117 Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning Biaya: Gratis biaya pendidikan, SPP, dan uang gedung Hubungi bagian informasi sekolah secara langsung untuk mendapatkan informasi selengkapnya atau kunjungi Instagram disini. SMP: Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja, Bali SMP Lab Undiksha Sumber: SMP Lab Undiksha (Google Maps) Alamat: Jl. Jatayu No.10, Kaliuntu, Kec. Buleleng, Kabupaten Gianyar, Bali 81116 Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning Biaya: SPP: Rp 325.000 / bulan Biaya Pendaftaran: + Rp 3.700.000 SMPK Santo Paulus Singaraja Alamat: Jalan Kartini Nomor 3 Singaraja, Kec. Buleleng, Kabupaten Gianyar, Bali 81116 Kurikulum: Kurikulum KTSP Biaya: Formulir: Rp 100.000 Uang pangkal: Rp 5.500.000 SPP bulanan: Rp 650.000 SMP Mutiara Singaraja Sumber: Ucok (Youtube) Alamat: Jl. Ngurah Rai No. 25 Singaraja, Kec. Buleleng, Kabupaten Gianyar, Bali 81116 Kurikulum: Kurikulum Merdeka Biaya: SPP: Rp 50.000 Biaya Seragam: Rp 180.000 Uang Pangkal OSIS: Rp 70.000 Biaya infrastruktur: 500.000 SMA: Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja, Bali SMA Lab Undiksha Sumber: SMA Lab Undiksha (Google Maps) Alamat: Jl. Jatayu No.10, Kaliuntu, Kec. Buleleng, Kabupaten Gianyar, Bali 81116 Kurikulum: Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning Biaya: SPP: Rp 400.000 / bulan Biaya Pendaftaran: + Rp 4.200.000 Rekomendasi Destinasi Populer di Singaraja Singaraja, kota terbesar kedua di Bali setelah Denpasar, memiliki pesona sejarah dan alam yang kental. Banyak destinasi menarik yang cocok untuk wisata keluarga maupun pelancong yang ingin merasakan sisi autentik Bali Utara. Salah satunya adalah Museum Buleleng, yang menyimpan koleksi bersejarah tentang kerajaan Buleleng dan perjuangan rakyat Bali Utara. Ada juga Tugu Singa Ambara Raja, monumen ikonik di pusat kota yang melambangkan keberanian dan kejayaan masyarakat Buleleng. Tak kalah menarik, Pantai Lovina menjadi destinasi favorit wisatawan untuk melihat lumba-lumba di pagi hari serta menikmati suasana pantai yang lebih tenang dibandingkan Bali Selatan. Selain itu, terdapat juga Air Terjun Gitgit, salah satu air terjun paling terkenal di Bali yang dikelilingi suasana alam hijau dan asri. Sumber: Photo by Abdel Rahman-Ismail Itulah sejumlah rekomendasi destinasi menarik di Singaraja, mulai dari wisata sejarah, budaya, hingga alam. Selain berwisata, orang tua juga bisa memberikan edukasi tambahan bagi anak agar lebih cermat dalam menggunakan teknologi dan siap menghadapi dunia digital. Salah satu pilihan terbaik adalah dengan melibatkan mereka dalam kursus coding. Dengan mengikuti program ini, anak dapat menjadi lebih produktif sekaligus meningkatkan keterampilan digital yang kini sangat dibutuhkan. Langkah ini akan membantu mereka menjadi pionir di era mendatang, sejalan dengan kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh berbagai Sekolah Swasta dan Internasional di Singaraja. Kabar gembira untuk penduduk Kota Singaraja, Timedoor Academy kini hadir di kota Anda! Timedoor Academy menawarkan program pelatihan coding khusus untuk anak-anak dan pemula dengan metode pengajaran yang mudah dicerna bagi pemula, mengadopsi kurikulum berbasis standar Inggris dan Jepang. Daftarkan buah hati Anda untuk membekali mereka menghadapi transformasi di masa depan. Kami menyediakan kesempatan bagi anak-anak untuk menjelajahi bakat mereka dalam bidang pemrograman melalui sesi free trial. Untuk detail selengkapnya, silakan akses tautan disini.
float button