Nov 15, 2022

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org image

Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Timedoor Academy dan Principal kami Setyo Purwaningsih telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org.
Terima kasih kepada pembuat kurikulum kami, guru, siswa, dan semua anggota timedoor yang baik. Tujuan kami adalah untuk berkembang lebih baik lagi demi memberikan pendidikan TI terbaik untuk generasi berikutnya dan menciptakan masa depan yang cerah bersama. Kami berterimakasih atas seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kami mewujudkan mimpi kami.

Artikel Lainnya

5 Top Tanda Anak Butuh Psikolog, Bukan Cuma Nakal!
5 Top Tanda Anak Butuh Psikolog, Bukan Cuma Nakal!
Banyak orang tua menganggap perubahan sikap anak sebagai bagian dari fase tumbuh kembang biasa. Namun, tidak semua perilaku yang tampak “nakal” hanyalah bentuk kenakalan biasa loh! Bisa jadi perubahan sikap anak mengisyratkan tanda anak butuh psikolog. Dalam beberapa kasus, intervensi profesional dari psikolog anak justru menjadi langkah penting untuk mencegah masalah yang lebih kompleks di masa depan. Memahami tanda anak butuh psikolog menjadi langkah awal agar orang tua tidak terjebak dalam asumsi yang salah. Dengan memperhatikan perubahan pola perilaku, emosi, dan interaksi sosial anak, kita bisa lebih peka terhadap kondisi mental mereka. Artikel ini akan membahas 5 tanda paling umum yang menunjukkan anak mungkin memerlukan bantuan psikologis. 1. Perubahan Emosi yang Ekstrem dan Berkepanjangan Setiap anak pasti pernah mengalami marah, sedih, atau takut. Namun, jika emosi tersebut muncul secara ekstrem dan terus berlangsung dalam jangka waktu lama, ini bisa menjadi tanda anak butuh psikolog. Misalnya, anak sering menangis tanpa sebab, marah berlebihan terhadap hal kecil, atau menunjukkan kecemasan yang tidak wajar. Ketika emosi ini mulai mengganggu rutinitas harian dan interaksi sosial anak, sudah saatnya orang tua mempertimbangkan konsultasi dengan tenaga profesional. 2. Menarik Diri dari Lingkungan Sosial Salah satu indikator penting dari kondisi psikologis anak adalah cara mereka berinteraksi dengan lingkungan. Jika anak yang sebelumnya aktif dan ceria tiba-tiba enggan bermain dengan teman, menolak berangkat ke sekolah, atau lebih memilih mengurung diri di kamar, maka ini patut diwaspadai. Perilaku menarik diri bisa menjadi bentuk mekanisme perlindungan diri dari tekanan sosial atau perasaan tertekan yang tidak bisa mereka ungkapkan secara verbal. Ini juga merupakan tanda anak butuh psikolog yang tidak boleh diabaikan. 3. Perubahan Pola Tidur dan Makan yang Signifikan Pola tidur dan makan adalah indikator fisik yang sangat berkaitan dengan kondisi psikologis. Anak yang sulit tidur, sering mengalami mimpi buruk, atau justru tidur terlalu lama bisa jadi sedang mengalami stres berat. Begitu juga dengan perubahan nafsu makan yang drastis, seperti tiba-tiba tidak mau makan sama sekali atau makan berlebihan. Jika perubahan ini terjadi tanpa sebab medis yang jelas dan berlangsung lebih dari dua minggu, itu bisa menjadi tanda anak butuh psikolog untuk mengevaluasi kondisi emosional yang mendasarinya. 4. Penurunan Prestasi atau Minat Belajar Anak-anak yang mengalami tekanan psikologis umumnya akan menunjukkan penurunan motivasi dan konsentrasi. Mereka tampak tidak tertarik lagi pada kegiatan yang dulu disukai, termasuk belajar. Jika anak Anda mendadak malas mengerjakan PR, tidak semangat ikut kelas, atau prestasi akademiknya menurun tanpa alasan yang bisa dijelaskan, ini bisa jadi bukan sekadar kemalasan. Perlu ditelusuri lebih dalam apakah ada beban mental yang mempengaruhi performa belajar mereka. Dalam kondisi seperti ini, mengonsultasikan situasi ke psikolog bisa membantu mengidentifikasi akar masalah dan mencari solusi yang sesuai. 5. Perilaku Agresif atau Merugikan Diri Sendiri Perilaku agresif, baik terhadap orang lain maupun diri sendiri, adalah sinyal darurat yang jelas. Anak yang sering melukai diri sendiri, melempar barang, memukul, atau melampiaskan kemarahan secara berbahaya sedang menunjukkan tanda anak butuh psikolog secara serius. Kadang, perilaku ini merupakan cara anak melampiaskan emosi yang tidak bisa mereka ekspresikan lewat kata-kata. Intervensi dari profesional sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang lebih buruk dan memastikan anak mendapatkan penanganan yang sesuai. Ajak Anak Untuk Mengenal Teknologi Yang Positif Mengenali sejak dini tanda anak butuh psikolog bukan berarti mencari-cari kesalahan dalam setiap perilaku anak, melainkan upaya preventif agar tumbuh kembangnya tetap optimal, baik secara fisik maupun emosional. Tidak semua anak bisa langsung mengungkapkan perasaan atau tekanan yang mereka alami, dan di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting untuk mendampingi mereka dengan empati dan wawasan yang cukup. Selain memperhatikan kesehatan mental, Anda juga bisa membantu anak membangun rasa percaya diri dan cara berpikir yang sehat melalui kegiatan positif seperti belajar coding. Di Timedoor Academy, anak tidak hanya belajar teknologi, tapi juga dilatih untuk memecahkan masalah, berpikir logis, dan berkomunikasi efektif. Anda bisa mencoba kelas coding gratis bersama Timedoor Academy untuk melihat langsung bagaimana pendekatan belajar yang menyenangkan dan penuh dukungan bisa membantu anak berkembang lebih baik, tidak hanya secara akademis tapi juga secara emosional. Coba free trial hari ini dan lihat sendiri manfaatnya bagi anak Anda!.
5 Best! Kursus dan Les Ngaji Anak Online Beserta Harga 2025
5 Best! Kursus dan Les Ngaji Anak Online Beserta Harga 2025
Seiring berkembangnya teknologi dan semakin sibuknya aktivitas orang tua, kebutuhan akan les ngaji anak online meningkat signifikan. Belajar membaca Al-Qur’an kini tidak lagi terbatas pada tatap muka di masjid atau rumah ustadz/ustadzah, melainkan bisa dilakukan dari rumah dengan metode yang menyenangkan dan tetap berkualitas. Saat ini, banyak lembaga ternama yang menyediakan kursus ngaji anak online dengan berbagai pilihan program, mulai dari Iqro, tahsin, hingga tahfidz. Tidak hanya fokus pada bacaan Al-Qur’an, beberapa lembaga juga mengajarkan nilai-nilai Islam, doa harian, dan akhlak yang baik. Dengan pilihan yang beragam, orang tua bisa menyesuaikan program les ngaji anak online berdasarkan usia, kemampuan membaca, serta kebutuhan anak. Berikut ini adalah lima lembaga kursus ngaji anak online terpercaya yang bisa menjadi pilihan terbaik untuk tahun 2025. 5 Best! Kursus dan Les Ngaji Anak Online Beserta Harga 2025 1. Rumah Qur'an Salman Harga: Mulai dari IDR 400.000 per bulan Rumah Qur’an Salman merupakan salah satu lembaga populer di Indonesia yang menyediakan les ngaji anak online dengan pengajar bersertifikat. Program yang ditawarkan meliputi belajar Iqro, tahsin, dan tahfidz dengan sistem target harian dan bulanan. Fitur Utama: Kurikulum bertahap dari Iqro ke Al-Qur’an Kelas privat dan kelompok kecil Laporan perkembangan anak setiap bulan Pengajar profesional dengan latar belakang pendidikan agama Platform: Zoom Meeting + Grup WhatsApp Orang TuaKontak: 0813-8888-1234 2. AQL Islamic School – Ngaji Online Harga: Mulai dari IDR 500.000 per bulan AQL merupakan lembaga dakwah dan pendidikan yang diasuh oleh Ustadz Bachtiar Nasir. Melalui program kursus ngaji anak online, AQL menawarkan sistem pembelajaran yang fokus pada penguatan bacaan Al-Qur’an dan pengenalan nilai-nilai tauhid sejak usia dini. Fitur Utama: Metode talaqqi dan tahfidz Materi pembelajaran dilengkapi dengan nilai adab dan akhlak Kelas live Zoom dan rekaman materi tersedia Sertifikat untuk setiap level yang diselesaikan Platform: Zoom, LMS AQL OnlineKontak: 0812-9876-3456 3. Ngaji Online by Zaidan Quranic Center Harga: Mulai dari IDR 350.000 per bulan Zaidan Quranic Center sudah dikenal dengan program tahfidz dan les ngaji anak online berbasis metode fun learning. Pembelajaran dilakukan secara personal, menyesuaikan kemampuan masing-masing anak. Fitur Utama: Program tahfidz dan tahsin anak Kelas one-on-one dengan ustadzah/ustadz pilihan Penilaian bulanan dan goal setting hafalan Bisa memilih jadwal belajar yang fleksibel Platform: Google Meet dan WhatsAppKontak: 0812-4567-7890 4. Tilawati Online Harga: Mulai dari IDR 375.000 per bulan Metode Tilawati adalah salah satu metode membaca Al-Qur’an paling populer di Indonesia. Kini, Tilawati juga menyediakan kursus ngaji anak online yang diampu oleh guru-guru bersertifikasi resmi. Fitur Utama: Penggunaan buku Tilawati standar nasional Pengajar yang tersertifikasi dari Lembaga Tilawati Pusat Tersedia program Iqro, Al-Qur’an, dan tahfidz Monitoring belajar melalui grup orang tua Platform: Zoom + Tilawati AppKontak: 0812-3456-1122 5. Rumah Belajar Qur'an Ummu Habibah Harga: Mulai dari IDR 300.000 per bulan Rumah Belajar Qur’an Ummu Habibah dikenal sebagai penyelenggara les ngaji anak online khusus perempuan dan anak-anak. Fokus utama adalah membangun cinta anak terhadap Al-Qur’an dengan pendekatan lembut dan menyenangkan. Fitur Utama: Kelas ramah anak dengan metode bercerita dan lagu Ustadzah berpengalaman dan sabar Hafalan surat pendek dan doa harian Modul belajar digital dan printable Platform: Zoom dan Google MeetKontak: 0813-7654-9000 Ngaji Selesai, Saatnya Belajar Coding! Setelah anak mempelajari nilai-nilai Islam melalui les ngaji anak online, sangat baik jika mereka juga mulai diperkenalkan dengan keterampilan teknologi seperti coding. Belajar coding tidak hanya melatih logika dan kreativitas, tapi juga bisa memperkuat nilai kesabaran, kejujuran, dan ketekunan—nilai-nilai yang juga ditanamkan dalam kursus ngaji anak. Timedoor Academy menghadirkan kursus coding anak yang disusun untuk mendampingi perkembangan anak secara utuh. Dengan pendekatan berbasis proyek, anak-anak belajar membuat game, animasi, dan aplikasi sambil menerapkan keterampilan berpikir kritis. Ini adalah pelengkap yang ideal setelah anak belajar membaca dan memahami Al-Qur’an. Yuk, seimbangkan kecerdasan spiritual dan kecakapan digital anak Anda. Daftarkan anak ke kelas coding dan coba kelas gratis di Timedoor Academy sekarang!
7 Ciri-Ciri Anak Autis yang Sering Orang Tua Tidak Sadari
7 Ciri-Ciri Anak Autis yang Sering Orang Tua Tidak Sadari
Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan cara yang berbeda. Namun, ada kalanya orang tua mulai merasa khawatir ketika anak menunjukkan perilaku yang tidak seperti anak-anak lain seusianya. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sejak dini adalah ciri-ciri anak autis, karena semakin cepat dikenali, semakin besar peluang anak mendapatkan dukungan yang tepat. Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah kondisi perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan berperilaku. Gejalanya bisa sangat beragam, mulai dari yang ringan hingga yang lebih kompleks. Karena sifatnya yang spektrum, banyak orang tua yang mungkin tidak langsung menyadari bahwa anaknya menunjukkan tanda-tanda autisme. Berikut ini beberapa ciri-ciri anak autis yang umum dijumpai dan sebaiknya tidak diabaikan oleh orang tua. 1. Kontak Mata yang Terbatas Salah satu tanda awal yang bisa terlihat adalah anak jarang melakukan kontak mata. Misalnya, saat diajak bicara atau bermain, anak tampak tidak menatap wajah lawan bicaranya. Ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri anak autis yang paling awal muncul, dan sering kali dianggap sekadar anak pemalu atau kurang fokus. 2. Tidak Merespons Saat Dipanggil Namanya Anak usia satu tahun umumnya sudah mulai merespons ketika namanya dipanggil. Namun, anak dengan autisme sering tidak memberikan reaksi apa pun. Mereka tampak asyik dengan dunianya sendiri, bukan karena gangguan pendengaran, tetapi karena adanya perbedaan dalam cara otak mereka memproses informasi sosial. 3. Minim Ekspresi dan Gerak Tubuh Sosial Anak-anak biasanya menunjukkan emosi melalui senyuman, lambaian tangan, atau menunjuk sesuatu yang menarik perhatian. Jika anak Anda jarang melakukan hal-hal ini, bisa jadi itu termasuk dalam ciri-ciri anak autis. Anak autis cenderung memiliki ekspresi wajah yang datar dan tidak terlalu menunjukkan ketertarikan sosial. 4. Terlambat Bicara atau Tidak Menggunakan Bahasa untuk Berkomunikasi Banyak anak autis mengalami keterlambatan berbicara. Beberapa mungkin bisa mengucapkan kata-kata, tetapi tidak menggunakannya untuk berkomunikasi. Bahkan ada yang lebih memilih menyampaikan kebutuhan melalui gestur daripada kata-kata. Ini termasuk salah satu ciri-ciri anak autis yang paling umum dikenali saat anak memasuki usia balita. 5. Pola Bermain yang Tidak Biasa Anak-anak biasanya suka bermain peran atau berinteraksi dengan temannya. Tapi anak autis mungkin justru fokus pada bagian tertentu dari mainan, seperti hanya memutar roda mobil atau menyusun benda dengan pola tertentu berulang kali. Pola bermain yang kaku seperti ini merupakan salah satu ciri-ciri anak autis yang khas. 6. Sensitivitas yang Berlebihan atau Justru Tidak Pekah Anak autis bisa menunjukkan reaksi berlebihan terhadap suara keras, sentuhan ringan, atau cahaya terang. Sebaliknya, ada juga yang tidak merespons sama sekali terhadap rangsangan semacam itu. Sensitivitas yang tidak biasa terhadap lingkungan sekitar menjadi ciri-ciri anak autis yang sering kali membingungkan orang tua. 7. Sering Mengulang Gerakan atau Kata Anak dengan autisme sering melakukan gerakan atau mengulang kata-kata tertentu tanpa henti, seperti mengepakkan tangan, melompat-lompat, atau mengucapkan kata yang sama berulang kali. Kebiasaan ini biasanya menjadi bentuk kenyamanan atau stimulasi diri dan merupakan ciri-ciri anak autis yang cukup mudah dikenali. Haruskah Langsung Khawatir? Menemukan beberapa dari ciri-ciri anak autis bukan berarti Anda harus langsung panik. Yang terpenting adalah mengamati secara konsisten dan berkonsultasi dengan tenaga profesional seperti psikolog anak atau dokter tumbuh kembang. Diagnosis yang tepat membutuhkan evaluasi mendalam, dan tidak semua anak yang mengalami keterlambatan atau keunikan perilaku langsung masuk ke dalam spektrum autisme. Semakin dini gejala dikenali, semakin besar kemungkinan anak mendapatkan intervensi dan dukungan yang sesuai. Baik itu terapi wicara, terapi okupasi, atau pendampingan sosial, semua akan membantu anak berkembang lebih optimal. Tambahan: Mengenalkan Dunia Teknologi pada Anak Selain perhatian pada tumbuh kembang sosial dan emosional, anak juga bisa dikenalkan pada aktivitas yang membangun logika dan konsentrasi. Salah satunya adalah melalui kegiatan coding. Aktivitas ini melatih anak untuk berpikir sistematis, menyusun strategi, dan menyelesaikan masalah. Timedoor Academy menyediakan kursus coding ramah anak yang cocok untuk berbagai karakter dan kebutuhan belajar, termasuk anak dengan gaya belajar visual dan logis. Coba kelas gratisnya sekarang dan lihat sendiri bagaimana teknologi bisa jadi sarana belajar yang menyenangkan.!
float button