Nov 15, 2022

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org image

Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Timedoor Academy dan Principal kami Setyo Purwaningsih telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org.
Terima kasih kepada pembuat kurikulum kami, guru, siswa, dan semua anggota timedoor yang baik. Tujuan kami adalah untuk berkembang lebih baik lagi demi memberikan pendidikan TI terbaik untuk generasi berikutnya dan menciptakan masa depan yang cerah bersama. Kami berterimakasih atas seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kami mewujudkan mimpi kami.

Artikel Lainnya

Apa Itu Fatherless? Ini 5 Top Dampak Nyata yang Sering Tidak Disadari di 2025
Apa Itu Fatherless? Ini 5 Top Dampak Nyata yang Sering Tidak Disadari di 2025
Banyak orang tua di Indonesia masih belum memahami secara utuh apa itu fatherless dan mengapa kondisi ini dapat berdampak besar pada tumbuh kembang anak. Secara sederhana, fatherless adalah keadaan di mana seorang anak tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan figur ayah dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan hanya soal ayah yang tidak tinggal serumah, tapi juga bisa terjadi ketika ayah secara emosional tidak hadir, meski secara fisik masih berada di lingkungan keluarga. Seiring dengan meningkatnya perceraian, keluarga dengan orang tua tunggal, atau ayah yang terlalu sibuk bekerja, kasus fatherless di Indonesia semakin banyak terjadi. Namun, karena kurangnya kesadaran tentang apa itu fatherless, dampaknya sering dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa memengaruhi banyak aspek penting dalam perkembangan anak, baik secara emosional, sosial, maupun akademik. Berikut ini adalah lima dampak nyata dari apa itu fatherless yang sering luput dari perhatian orang tua: 1. Ketidakstabilan Emosi dan Perilaku Anak yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah cenderung lebih mudah mengalami ketidakstabilan emosi. Mereka bisa menjadi lebih sensitif, mudah marah, atau merasa tidak aman dalam berbagai situasi. Tanpa figur ayah yang bisa menjadi teladan atau tempat bersandar, anak kesulitan membentuk identitas diri yang kuat. Pemahaman mengenai apa itu fatherless penting agar orang tua dapat membantu anak menavigasi emosi mereka dengan lebih sehat. 2. Kurangnya Rasa Percaya Diri Figur ayah sering menjadi sosok yang memberikan dukungan, validasi, dan rasa aman bagi anak. Ketidakhadiran ayah bisa membuat anak merasa kurang berharga, tidak cukup baik, atau kesepian. Anak-anak ini sering kali menunjukkan tanda-tanda minder, enggan mencoba hal baru, atau terlalu bergantung pada validasi dari luar. Mengetahui apa itu fatherless membantu orang tua mengisi celah emosional yang ditinggalkan oleh sosok ayah. 3. Penurunan Prestasi Akademik Anak yang mengalami kekosongan peran ayah cenderung memiliki motivasi belajar yang rendah. Mereka kurang disiplin, tidak fokus, atau bahkan membenci aktivitas belajar karena tidak mendapat dukungan emosional yang cukup. Ketika orang tua memahami apa itu fatherless, mereka bisa mencari solusi pendampingan akademik dan emosional agar anak tetap berkembang secara seimbang. 4. Masalah Sosial dan Sulit Berinteraksi Fatherless dapat membuat anak mengalami kesulitan dalam bersosialisasi. Mereka bisa menjadi terlalu tertutup, terlalu agresif, atau bingung saat berinteraksi dengan teman sebaya. Hal ini bisa disebabkan karena mereka tidak terbiasa melihat contoh komunikasi sehat dari hubungan ayah dan anak. Memahami apa itu fatherless bisa membantu orang tua mendorong anak membangun hubungan sosial yang lebih sehat dan suportif. 5. Ketergantungan pada Teknologi dan Dunia Maya Tanpa dukungan emosional di rumah, anak cenderung mencari pelarian lewat media sosial, game, atau tontonan digital. Mereka merasa lebih nyaman dengan dunia virtual daripada menjalin hubungan nyata dengan keluarga atau teman. Inilah salah satu dampak jangka panjang dari apa itu fatherless yang perlu diwaspadai sejak dini. Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua? Mengakui bahwa anak mungkin mengalami kondisi fatherless bukan berarti menyalahkan diri sendiri. Justru, ini adalah langkah awal yang bijak untuk memahami kebutuhan anak dan mencari solusi terbaik. Komunikasi terbuka, waktu berkualitas, dan keterlibatan penuh dari orang tua yang hadir bisa sangat membantu mengurangi dampaknya. Salah satu cara praktis untuk membangun kembali kepercayaan diri anak adalah dengan mengarahkannya pada aktivitas positif seperti belajar coding. Dengan belajar coding, anak diajak berpikir logis, menyelesaikan masalah, dan membangun sesuatu yang bisa mereka banggakan. Coba Kelas Coding Gratis di Timedoor Academy Di Timedoor Academy, anak-anak bisa mengikuti kelas coding yang dirancang khusus sesuai usia dan kebutuhan perkembangan mereka. Proses belajarnya menyenangkan, interaktif, dan penuh dukungan dari mentor berpengalaman. Anak akan belajar menciptakan game, animasi, dan aplikasi sederhana sambil mengembangkan rasa percaya diri dan tanggung jawab. Anak anda bisa mencoba kelas coding gratis untuk melihat langsung bagaimana pengalaman belajar ini bisa memberi dampak positif bagi buah hati. Yuk, bantu anak menyalurkan energi ke arah yang lebih sehat, kreatif, dan membangun masa depan yang lebih cerah.
Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024
Pengumuman Pemenang Bootcamp Desember 2024
BootCamp Timedoor Academy 2024 diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 27 Desember 2024, dengan lebih dari 200 peserta dari kelas Online dan Offline di seluruh Indonesia. Tahun ini, kami juga memiliki dua program baru yang menarik: Kids Machine Learning dan Entrepreneurship, yang menambah antusiasme para siswa kami. Timedoor Academy menghadirkan BootCamp dinamis selama 5 hari, dengan berbagai program yang dapat dipilih siswa sesuai minat mereka. Coding Camp mencakup berbagai kursus seperti Game Development, Website Development, Python Development, Roblox Development, Artificial Intelligence, dan Internet of Things (IoT). Sementara itu, Design Camp berfokus pada pengembangan kreativitas siswa melalui program seperti Animation Creation, Branding Design, UI/UX Design, dan Comic Making. Di Timedoor Academy, kami bertujuan membantu siswa menjadi programmer, desainer, dan komikus yang andal hanya dalam waktu 5 hari dengan menantang mereka untuk menciptakan proyek-proyek terbaik menggunakan platform mutakhir. Pengalaman ini membekali mereka untuk menjadi ahli digital yang siap menghadapi tantangan masa kini dan masa depan! Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan para penerima penghargaan tertinggi dari setiap kategori program. Para pemenang ini diakui atas pencapaian mereka dalam Best Project dan Best Participant. Lihat daftar pemenangnya di bawah ini! JUNIOR ANIMATOR CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Malik Akbar Pahlevi Cimanggu, Bogor Best Participant Made Indah Widyasari Renon JUNIOR 3D GAME CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Ibra Maimun Medan Best Participant Azfar Milo Respati Gatsu JUNIOR CONSTRUCT CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Randall Elmer Keeley Sanjaya Citraland Best Participant Brigita Clarisa Kanaya Bandaso Cikarang KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEBSITE CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Muhammad Iqbal Rachman Jambi Best Participant M.Abizar Maimun Medan KIDS MACHINE LEARNING CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Nabila Syahquita Pontianak Best Participant I Gede Agasthya Putra Darmawan Gatsu KIDS ANDROID APP DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Raisa Raya Sabriya Jambi Best Participant Fatih Rizqi Mubarok Jambi KIDS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Tyo Putra Daud Gorontalo Best Participant Natanael Halim Cikarang KIDS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Reinhart Amadeus Christianto Online ID Best Participant Olivia Kisya Mahendra Jimbaran KIDS AI DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Jason Andrew Cikarang Best Participant Gabriel Prathama Wijaya Online ID TEENS PHASER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Naufal Arfan Online ID Best Participant Muhammad Rizki Mahendra Online ID TEENS WEB DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Arkaan Fatih Safaraz Pekanbaru Best Participant Faeyza Nur Huda Online ID TEENS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Affa Danendra Sarwoko Pontianak Best Participant Muhammad Vedro Alfadillah Pontianak TEENS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Gregory Gaven Greenlake Best Participant Komang Gede Bayu Sefti Wiguna Renon TEENS APP DEV CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project I Gusti Ayu Ari Cahya Widiadnyani Gatsu Best Participant Valkyrie Chan Online ID TEENS AI DEV CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Filigon Bryliant El Fikri Sirait Kelapa Gading Best Participant Aghniya Kelapa Gading  COMIC KIDS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Razita Maryam Hernanda Online ID Best Participant Christopher Martin Susanto Online ID  COMIC TEENS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Joanne Gracia Susanto Online ID Best Participant Ulinnuha Inma Ghozali Online ID  DESIGN BRANDING CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Kanaka Mahabarata Online ID Best Participant Anja Ruci Berlian Online ID  DESIGN ANIMATION CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Manuel Angelo Siburian Online ID Best Participant Justin Clarence Luckijaya Gatsu  DESIGN UI/UX WEB CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Jovan Wang Online ID Best Participant Jonathan Wang Online ID IOT KIDS & TEENS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Kevin Hansel Wibowo Citraland Best Participant Kadek Nirwasita Danaswara Gatsu
5 Top Rekomendasi Aplikasi AI Untuk Anak Gratis
5 Top Rekomendasi Aplikasi AI Untuk Anak Gratis
Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, aplikasi AI untuk anak menjadi salah satu inovasi paling menarik yang bisa dimanfaatkan oleh orang tua. Kecerdasan buatan (AI) kini tidak hanya digunakan di dunia industri atau bisnis, tetapi juga hadir dalam bentuk aplikasi yang mendukung proses belajar anak. Mulai dari membantu anak membaca, berhitung, hingga meningkatkan kreativitas mereka, teknologi AI bisa menjadi partner belajar yang menyenangkan sekaligus efektif. Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum mengenal apa saja aplikasi AI untuk anak yang tersedia secara gratis dan aman digunakan. Artikel ini akan membahas lima rekomendasi aplikasi AI yang dirancang khusus untuk mendukung proses belajar anak secara positif. Semua aplikasi dalam daftar ini mudah digunakan, ramah anak, dan bisa diakses secara gratis. 1. Khan Academy Kids Khan Academy Kids adalah salah satu contoh aplikasi AI untuk anak yang sangat direkomendasikan. Aplikasi ini menggabungkan pembelajaran interaktif dengan teknologi AI untuk menyesuaikan materi sesuai kemampuan dan perkembangan anak. Tersedia berbagai aktivitas seperti membaca, matematika, seni, dan keterampilan sosial yang disesuaikan untuk anak usia 2 sampai 8 tahun. Dengan antarmuka yang ramah anak dan sistem rekomendasi berbasis AI, anak bisa belajar dalam suasana menyenangkan tanpa tekanan. Kontennya pun dikembangkan oleh para ahli pendidikan dan bersifat adaptif terhadap kebutuhan masing-masing anak. 2. Duolingo ABC Duolingo ABC adalah turunan dari aplikasi belajar bahasa populer Duolingo yang dirancang khusus untuk anak-anak yang sedang belajar membaca. Aplikasi ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan memberikan umpan balik secara real-time saat anak belajar mengenal huruf, kata, dan suara. Sebagai aplikasi AI untuk anak, Duolingo ABC sangat berguna untuk meningkatkan literasi bahasa sejak dini, terutama dalam Bahasa Inggris. Aplikasi ini tersedia secara gratis tanpa iklan, sehingga aman dan nyaman digunakan oleh anak-anak di bawah pengawasan orang tua. 3. Socratic by Google Socratic merupakan aplikasi AI untuk anak yang membantu menjawab pertanyaan akademik dengan cara yang mudah dipahami. Cukup dengan mengambil foto soal atau mengetikkan pertanyaan, AI dalam Socratic akan mencari dan menyajikan penjelasan dari berbagai sumber terpercaya. Meskipun ditujukan untuk anak usia sekolah dasar hingga menengah, Socratic sangat membantu anak dalam memahami pelajaran seperti matematika, sains, sejarah, dan bahasa. Aplikasi ini membantu anak belajar secara mandiri sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis mereka. 4. Quillionz Quillionz adalah aplikasi berbasis AI yang memungkinkan anak membuat kuis atau pertanyaan berdasarkan topik tertentu. Ini adalah cara menyenangkan untuk mendorong anak berpikir aktif dan memahami materi pelajaran lebih dalam. Aplikasi ini cocok digunakan saat anak ingin mengulang pelajaran dengan metode yang tidak membosankan. Sebagai salah satu aplikasi AI untuk anak, Quillionz juga bisa digunakan bersama orang tua atau guru sebagai sarana latihan dan diskusi. Anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diajak menjadi pembuat konten pembelajaran. 5. Google Read Along Google Read Along adalah aplikasi AI untuk anak yang dirancang untuk membantu mereka belajar membaca dengan suara keras. AI dalam aplikasi ini akan mendengarkan bacaan anak dan memberikan respons serta koreksi secara langsung. Anak dapat memilih berbagai cerita yang menarik dan menyesuaikan kecepatan belajar mereka sendiri. Keunggulan utama aplikasi ini adalah mampu meningkatkan kepercayaan diri anak dalam membaca dan membuat mereka lebih tertarik pada buku. Dengan fitur pelacakan kemajuan, orang tua juga dapat memantau perkembangan membaca anak secara berkala. Arahkan Anak Belajar Teknologi yang Positif Penggunaan aplikasi AI untuk anak bisa menjadi langkah awal untuk memperkenalkan teknologi dengan cara yang sehat dan mendidik. Namun, penting bagi orang tua untuk tetap mendampingi dan mengarahkan agar teknologi digunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti interaksi nyata dan proses belajar yang seimbang. Salah satu cara terbaik untuk memperkenalkan teknologi secara positif adalah dengan mengajak anak belajar coding. Di Timedoor Academy, anak-anak bisa mengikuti kelas coding yang dirancang khusus sesuai usia mereka. Melalui pendekatan belajar berbasis proyek, anak akan lebih percaya diri, berpikir logis, dan mampu memahami cara kerja teknologi sejak dini. Coba Kelas Coding Gratis di Timedoor Academy Jika Anda tertarik melihat bagaimana anak bisa tumbuh menjadi pengguna teknologi yang cerdas dan kreatif, coba kelas coding gratis di Timedoor Academy. Anak tidak hanya belajar membuat game atau animasi, tapi juga dilatih untuk memecahkan masalah dan berkomunikasi dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Dengan bimbingan mentor profesional dan materi belajar yang mudah dipahami, coding bisa menjadi aktivitas favorit baru anak Anda. Yuk, bantu anak belajar teknologi yang membangun masa depan mereka mulai hari ini.
float button