Nov 15, 2022

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org

Timedoor Academy telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org image

Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Timedoor Academy dan Principal kami Setyo Purwaningsih telah disertifikasi dan diakreditasi oleh STEM.org.
Terima kasih kepada pembuat kurikulum kami, guru, siswa, dan semua anggota timedoor yang baik. Tujuan kami adalah untuk berkembang lebih baik lagi demi memberikan pendidikan TI terbaik untuk generasi berikutnya dan menciptakan masa depan yang cerah bersama. Kami berterimakasih atas seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan kami mewujudkan mimpi kami.

Artikel Lainnya

5 Top! Aplikasi Coding Gratis untuk Anak Terbaik 2025
5 Top! Aplikasi Coding Gratis untuk Anak Terbaik 2025
Mengenalkan Aplikasi Coding Gratis untuk Anak sejak dini adalah cara efektif untuk membangun logika, kreativitas, dan kemampuan problem solving. Melalui aplikasi yang dirancang ramah anak, mereka bisa bereksperimen membuat game, animasi, hingga program sederhana tanpa harus membeli lisensi mahal. Di artikel ini, kami merangkum lima rekomendasi Aplikasi Coding Gratis untuk Anak yang mudah diakses, lengkap dengan fitur unggulan dan tips penggunaan. Mengapa Orang Tua Perlu Tahu 5 Aplikasi Coding Gratis Untuk Anak? Belajar coding kini tak lagi eksklusif untuk remaja atau mahasiswa IT. Anak usia SD bahkan TK sudah dapat memulai petualangan digital lewat antarmuka visual yang intuitif. Berikut lima platform terbaik yang dapat membantu orang tua memilih Aplikasi Coding Gratis untuk Anak sesuai umur dan minat buah hati. 1. Scratch Usia Rekomendasi: 8 – 16 tahunKelebihan: Blok kode visual memudahkan anak memahami logika dasar tanpa menulis sintaks rumit. Berbasis komunitas, sehingga hasil proyek bisa diunggah dan dikomentari teman sebaya. Ada tutorial animasi interaktif yang membuat proses belajar menyenangkan. Tips Orang Tua: Dampingi anak membuat proyek kecil, lalu biarkan mereka memodifikasi karakter atau latar sendiri. Cara ini menjaga motivasi dan mendorong eksplorasi. 2. Code.org Usia Rekomendasi: 6 – 18 tahunKelebihan: Kurikulum berjenjang yang dimulai dari drag-and-drop lalu perlahan mengenalkan JavaScript. Menyediakan Hour of Code dengan tema populer seperti Minecraft dan Star Wars. Fitur dashboard untuk guru dan orang tua memantau progres anak. Tips Orang Tua: Ikutkan anak dalam event global Hour of Code agar termotivasi menyelesaikan tantangan bersama jutaan peserta lain. 3. Tynker Usia Rekomendasi: 7 – 14 tahunKelebihan: Antarmuka blok mirip puzzle dengan misi bertema ruang angkasa, robot, dan game retro. Setelah level dasar, anak bisa lanjut menulis Python dan JavaScript di lingkungan yang sama. Banyak proyek siap pakai sehingga anak tidak kebingungan mencari ide. Tips Orang Tua: Manfaatkan modul “Learning Path” gratis sebelum mempertimbangkan konten premium. Pastikan anak menuntaskan satu jalur sebelum pindah ke level selanjutnya. 4. Grasshopper Usia Rekomendasi: 10+ tahunKelebihan: Dirilis oleh Google, fokus pada bahasa JavaScript lewat latihan singkat di ponsel. Setiap soal memiliki penjelasan visual output sehingga anak memahami konsep, bukan menghafal. Progress tracker menunjukkan statistik harian untuk menjaga konsistensi belajar. Tips Orang Tua: Ajak anak berlatih 15 menit sehari. Waktu singkat namun rutin terbukti lebih efektif daripada belajar lama sesekali. 5. Kodable Usia Rekomendasi: 5 – 10 tahunKelebihan: Karakter berbulu “Fuzz” membantu anak mempelajari urutan, kondisi, dan loop melalui game maze. Tersedia mode offline, cocok untuk bepergian tanpa kuota internet. Guru dapat mengunduh rencana pelajaran gratis agar sinkron dengan materi sekolah. Tips Orang Tua: Gunakan fitur “Discuss” di akhir level untuk menanyakan strategi anak. Diskusi singkat ini memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan bercerita. Cara Memaksimalkan Aplikasi Coding Untuk Anak Tentukan Target MingguanBuat jadwal tiga hingga empat sesi pendek. Anak lebih fokus saat durasi belajar tidak terlalu panjang. Jadikan Proyek NyataCetak sertifikat atau pamerkan game buatan mereka di keluarga. Pengakuan sederhana meningkatkan rasa percaya diri. Kolaborasi dengan TemanAjak teman sebaya mencoba aplikasi yang sama. Kolaborasi menumbuhkan kompetisi sehat dan ide kreatif baru. Padukan dengan Mata Pelajaran LainGunakan contoh soal matematika atau sains sebagai objek program. Anak akan melihat relevansi coding di kehidupan nyata. Manfaat Belajar Coding Melalui Aplikasi Gratis Belajar melalui Aplikasi Coding Gratis untuk Anak memberi fleksibilitas tanpa beban biaya. Anak dapat: Melatih logika dan struktur berpikir sistematis. Meningkatkan kreativitas dengan merancang karakter, cerita, dan game. Belajar bahasa Inggris karena banyak instruksi dalam bahasa internasional. Membangun portofolio digital sejak dini yang berguna di masa depan. Lanjutkan ke Level Berikutnya di Timedoor Academy Setelah anak nyaman dengan Aplikasi Coding Gratis untuk Anak, langkah selanjutnya adalah belajar coding secara terstruktur. Timedoor Academy menawarkan kelas online dengan tutor berpengalaman yang memadukan proyek nyata, tantangan kelompok, dan materi lanjutan. Program kami dirancang untuk menumbuhkan minat teknologi sekaligus memperdalam logika yang sudah diasah lewat platform gratis. Ingin mencoba? Daftarkan anak Anda dan dapatkan kelas coding gratis di Timedoor Academy hari ini. Dengan bimbingan tepat, belajar coding dapat membuka peluang karier dan inovasi di masa depan.
Cara Menghasilkan Uang dari Koding
Cara Menghasilkan Uang dari Koding untuk Anak
Di era yang didorong oleh teknologi seperti sekarang ini, anak-anak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga dapat berkembang menjadi penciptanya. Salah satu cara menarik bagi anak-anak untuk mengeksplorasi potensi ini adalah dengan belajar pemrograman atau koding. Lebih dari sekadar keterampilan yang menyenangkan dan bermanfaat, koding juga dapat menjadi pintu awal bagi anak-anak untuk mulai menghasilkan uang sejak usia dini. Dalam artikel ini, akan dibahas berbagai ide praktis dan sesuai usia mengenai cara menghasilkan uang dari koding bagi anak-anak, serta bagaimana platform seperti Timedoor Academy dapat membantu memulai perjalanan tersebut.   Cara Menghasilkan Uang dari Koding Untuk Anak   1. Membangun dan Menjual Game Sederhana Salah satu cara menghasilkan uang dari koding yang populer untuk anak, yaitu dengan membuat game sederhana. Platform seperti Scratch memungkinkan anak-anak membangun game mereka sendiri melalui blok pemrograman visual. Setelah memahami dasarnya, anak-anak dapat mengunggah game buatan mereka ke platform seperti itch.io atau Game Jolt, tempat orang lain dapat memainkannya dan memberikan dukungan melalui donasi atau pembelian kecil. Kegiatan ini menggabungkan kreativitas dan keterampilan koding secara langsung. Selain itu, anak-anak juga belajar dasar-dasar kewirausahaan digital seperti merancang untuk pengguna dan memahami apa yang membuat suatu game menyenangkan dan menarik.   2. Merancang Situs Web atau Blog Pribadi Membuat situs web pribadi adalah cara yang baik bagi anak-anak untuk menunjukkan proyek dan minat mereka. Dengan menggunakan platform seperti WordPress, Wix, atau bahkan membuat dari awal menggunakan HTML/CSS, anak-anak dapat membangun blog, portofolio, atau laman penggemar. Jika situs tersebut mulai mendapatkan pengunjung, tersedia berbagai cara untuk menghasilkan uang. Beberapa di antaranya termasuk memasang iklan melalui Google AdSense dengan bimbingan orang tua, menggunakan tautan afiliasi, atau menjual produk digital seperti template game atau panduan koding untuk pemula. Proses ini membantu anak-anak memahami cara kerja situs web dan bagaimana pendapatan online dihasilkan dalam kehidupan nyata.   3. Membuat Tutorial Koding di YouTube Pilihan menarik lainnya adalah membuat tutorial koding di YouTube. Anak-anak dapat mengajarkan cara menggunakan Scratch, membangun aplikasi sederhana, atau menjelaskan suatu proyek langkah demi langkah. Video yang dihasilkan tidak perlu rumit, yang terpenting adalah jelas dan bermanfaat. Jika kanal berkembang, monetisasi melalui iklan YouTube, sponsor, dan tautan afiliasi menjadi mungkin. Kegiatan ini juga membantu anak-anak meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus memperkuat pemahaman mereka sendiri terhadap materi koding.   4. Menjual Karya Seni Digital atau Aset Game Bagi anak-anak yang menyukai seni dan koding, membuat aset digital seperti karakter, latar belakang, atau efek suara dapat menjadi peluang usaha. Aset ini dapat dijual melalui platform seperti Unity Asset Store, OpenGameArt, atau Itch.io. Sebagai contoh, jika seorang anak membuat latar belakang yang menarik untuk game Scratch, ia dapat menggabungkannya dengan beberapa desain lainnya dan menjualnya dengan harga terjangkau. Ini merupakan cara menyenangkan untuk menggabungkan seni, koding, dan semangat kewirausahaan.   5. Mencoba Proyek Freelance yang Aman (Dengan Bimbingan Orang Tua) Anak-anak yang lebih besar atau remaja usia 13 tahun ke atas dapat mulai menjajaki pekerjaan freelance tingkat pemula, terutama tugas-tugas koding sederhana. Beberapa di antaranya adalah memperbaiki bug, menyesuaikan tampilan situs web, atau membantu pembuatan skrip sederhana. Platform seperti Fiverr atau Freelancer menyediakan proyek yang ramah pemula dan bisa dilakukan dengan pengawasan orang tua. Walaupun bayaran awalnya mungkin tidak besar, pengalaman dan rasa percaya diri yang diperoleh sangat berharga. Anak-anak akan melihat bagaimana koding digunakan dalam dunia nyata serta mulai membangun portofolio mereka.   6. Mengikuti Kompetisi Koding Banyak platform dan organisasi yang menyelenggarakan kompetisi atau hackathon koding untuk anak-anak. Acara semacam ini sering kali disertai hadiah seperti gadget, uang tunai, atau bahkan beasiswa. Situs seperti Tynker, Code.org, dan akademi lokal menjadi tempat anak-anak mengasah kemampuan sekaligus meraih kesempatan menang. Kompetisi tidak hanya mendorong anak belajar lebih cepat, tetapi juga memperkenalkan mereka pada teman sebaya yang memiliki minat serupa sehingga terbentuk komunitas yang mendukung.   7. Membangun Aplikasi Mobile Dengan alat seperti Thunkable, MIT App Inventor, atau Flutter, anak-anak dapat mulai membangun aplikasi mobile sederhana. Mulai dari kalkulator, kuis, hingga perencana harian, aplikasi-aplikasi ini dapat diunggah ke Google Play Store dengan bantuan orang tua. Meski aplikasi dibuat gratis, anak-anak bisa menambahkan iklan atau fitur pembelian dalam aplikasi untuk memperoleh penghasilan. Ini merupakan pengalaman langsung yang memperkenalkan mereka pada hasil nyata dari proses koding.   8. Mengajar Koding kepada Anak Lain Setelah seorang anak merasa percaya diri dengan kemampuan kodingnya, Dengan cara menghasilkan uang dari koding, ia bisa mulai mengajarkan keterampilan tersebut kepada adik atau teman sebayanya. Ini bisa dilakukan melalui lokakarya kecil di lingkungan sekitar, membantu adik di rumah, atau mengadakan kelas mini bersama teman-teman. Beberapa anak yang lebih besar bahkan menawarkan jasa les Scratch untuk pemula secara online. Aktivitas ini mengasah keterampilan komunikasi sekaligus menciptakan peluang usaha kecil-kecilan.   Mengapa Belajar Koding Sejak Dini Itu Penting Memahami cara menghasilkan uang dari koding bukan hanya tentang mendapatkan uang jajan. Anak-anak juga mempelajari keterampilan nyata seperti manajemen waktu, pemecahan masalah, kewirausahaan, dan kepercayaan diri. Mereka bukan hanya belajar membangun aplikasi atau game, tetapi juga mengembangkan pola pikir yang siap menghadapi masa depan.   Mulai Belajar Koding dengan Cara yang Menyenangkan di Timedoor Academy Jika anak Anda penasaran dengan dunia koding, pembuatan game, atau ingin membuat aplikasi pertamanya, Timedoor Academy adalah tempat yang tepat untuk memulai. Dengan materi interaktif, pendampingan ahli, dan proyek yang sesuai usia, anak-anak dapat belajar koding dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Siap melihat apakah koding cocok untuk anak Anda? Kunjungi situs kami dan daftarkan anak Anda dalam kelas percobaan gratis. Mari bantu mereka mengubah kreativitas menjadi keterampilan nyata serta penghasilan pertama mereka dari koding.
5 Top! Cara Melatih Fokus Anak Sejak Dini
5 Top! Cara Melatih Fokus Anak Sejak Dini
Kemampuan fokus adalah salah satu fondasi penting dalam proses belajar anak. Anak yang memiliki fokus yang baik cenderung lebih mudah menyerap informasi, menyelesaikan tugas, dan mencapai prestasi di sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Namun, melatih fokus bukanlah hal yang instan. Perlu strategi, kesabaran, dan konsistensi dari orang tua. Oleh karena itu, penting bagi orang tua memahami cara melatih fokus anak agar mereka tumbuh dengan kemampuan konsentrasi yang optimal. Tidak semua anak dilahirkan dengan kemampuan fokus yang kuat. Beberapa anak secara alami lebih mudah terdistraksi, terutama oleh lingkungan yang ramai atau aktivitas digital seperti gadget. Namun, dengan pendekatan yang tepat, anak tetap bisa dilatih untuk membangun fokus secara bertahap. 1. Bangun Rutinitas Harian yang Terstruktur Langkah awal cara melatih fokus anak adalah dengan membangun rutinitas yang jelas dan konsisten. Rutinitas harian membantu anak memahami apa yang harus dilakukan dan kapan waktunya. Misalnya, waktu belajar, waktu bermain, makan, dan tidur diatur dengan pola tetap setiap hari. Anak yang terbiasa dengan jadwal akan lebih mudah mengelola perhatian karena otaknya sudah terbiasa mempersiapkan diri untuk aktivitas tertentu. Selain itu, rutinitas membuat anak merasa aman dan stabil. Lingkungan yang stabil secara tidak langsung mendukung perkembangan kemampuan konsentrasi karena anak tidak terdistraksi oleh perubahan mendadak yang tidak terduga. 2. Kurangi Gangguan dari Gadget dan Layar Penggunaan gadget secara berlebihan terbukti bisa mengganggu perhatian anak. Salah satu cara melatih fokus anak yang efektif adalah dengan membatasi waktu layar (screen time). Batasi penggunaan perangkat seperti tablet, ponsel, atau TV, khususnya saat anak sedang belajar atau berinteraksi sosial. Alihkan perhatian anak ke kegiatan fisik atau aktivitas kreatif seperti menggambar, bermain puzzle, atau membaca buku. Aktivitas ini membantu mengembangkan kemampuan berpikir, konsentrasi, dan daya tahan mental dalam menyelesaikan sesuatu tanpa interupsi digital. 3. Terapkan Teknik Mindfulness untuk Anak Mindfulness bukan hanya untuk orang dewasa. Sekarang, banyak pendekatan mindfulness yang dirancang khusus untuk anak-anak. Teknik ini merupakan salah satu metode cara melatih fokus anak melalui latihan sederhana seperti bernapas dalam, memperhatikan suara alam, atau mengamati benda dengan detail. Tujuannya adalah melatih anak agar mampu hadir penuh pada momen yang sedang dijalani, bukan terpikir hal lain. Misalnya, minta anak untuk duduk tenang dan mendengarkan suara hujan selama satu menit tanpa bicara. Kedengarannya sederhana, tetapi ini membantu mengasah fokus mereka secara perlahan. 4. Gunakan Permainan yang Mengasah Konsentrasi Beberapa permainan tradisional maupun modern dapat digunakan sebagai bagian dari strategi cara melatih fokus anak. Contohnya seperti bermain puzzle, mencocokkan gambar, membangun lego, atau bermain permainan papan (board game) seperti ular tangga atau catur. Permainan ini membutuhkan perhatian dan pemikiran berkelanjutan agar bisa menang atau menyelesaikan tantangan. Saat bermain, anak belajar untuk tetap pada satu tugas tanpa mudah berpindah ke hal lain, yang secara tidak langsung melatih daya tahan fokusnya. 5. Berikan Tugas Sederhana Bertahap Melatih fokus juga bisa dimulai dari hal kecil. Berikan anak tugas sederhana seperti menyapu meja, merapikan mainan, atau menyiram tanaman. Namun, pastikan tugas yang diberikan sesuai dengan usia dan kemampuan mereka. Strategi ini penting sebagai bagian dari cara melatih fokus anak karena mengajarkan mereka menyelesaikan satu hal sebelum pindah ke yang lain. Jika anak berhasil, berikan pujian yang spesifik seperti "Kamu bisa menyapu sampai bersih, hebat ya!" untuk memotivasi mereka mengulangi perilaku tersebut. Tantangan dalam Melatih Fokus Anak Tidak jarang anak mengalami kesulitan dalam mempertahankan fokus. Terutama pada usia dini, rentang perhatian anak secara alami memang masih pendek. Maka dari itu, orang tua perlu sabar dan tidak memaksakan. Hindari marah atau membandingkan anak dengan anak lain. Setiap anak punya ritme belajar dan fokus yang berbeda. Jika anak menunjukkan tanda kesulitan fokus dalam jangka panjang, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog anak untuk mendapatkan panduan lebih lanjut. Namun, sebagian besar anak bisa berkembang lebih baik hanya dengan pembiasaan yang konsisten. Penutup: Fokus Bisa Dilatih, Bukan Bakat Bawaan Melatih fokus memang membutuhkan waktu, tetapi hasilnya sangat bermanfaat bagi kehidupan anak ke depan. Kemampuan fokus bukan hanya berguna untuk belajar, tapi juga untuk menyelesaikan masalah, bekerja sama, dan menjaga emosi. Dengan mengetahui cara melatih fokus anak yang tepat, orang tua dapat membentuk generasi yang lebih kuat secara mental dan emosional. Sebagai tambahan, jika Anda ingin mengembangkan fokus anak melalui aktivitas teknologi, kelas coding bisa menjadi pilihan yang menarik. Di Timedoor Academy, anak-anak bisa belajar coding dengan metode yang menyenangkan, interaktif, dan melatih konsentrasi secara alami. Daftarkan anak Anda untuk mencoba kelas coding gratis di Timedoor dan temukan potensi baru dalam dunia digital mereka!
float button