Jun 05, 2025

5 Top! Penyebab Stunting Pada Anak dan Pencegahannya

5 Top! Penyebab Stunting Pada Anak dan Pencegahannya image

Penyebab stunting pada anak masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling serius yang dihadapi oleh Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi meskipun menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak yang lebih pendek dari rata-rata, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan otak dan kemampuan kognitif anak dalam jangka panjang.

Untuk mencegah kondisi ini sejak dini, penting bagi orang tua dan calon orang tua untuk memahami apa saja penyebab stunting pada anak dan bagaimana langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan secara efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 penyebab utama stunting pada anak dan solusi konkret yang bisa diterapkan agar anak tumbuh sehat dan optimal.

1. Kurangnya Asupan Gizi Selama Masa Kehamilan

penyebab stunting pada anak

Salah satu penyebab stunting pada anak yang paling sering terjadi adalah kurangnya asupan nutrisi yang cukup selama masa kehamilan. Ibu hamil yang tidak mendapatkan makanan bergizi seimbang berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah, yang merupakan salah satu faktor awal penyebab stunting.

Janin sangat bergantung pada gizi yang dikonsumsi oleh ibunya untuk berkembang secara maksimal. Kekurangan zat gizi mikro seperti zat besi, asam folat, dan kalsium dapat menghambat pertumbuhan janin di dalam kandungan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya dan memperhatikan pola makan seimbang sejak awal kehamilan.

2. Pemberian ASI yang Tidak Optimal

stunting pada anak

Penyebab stunting pada anak berikutnya adalah kurangnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. ASI mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, termasuk antibodi yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi.

Bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif atau menerima makanan tambahan terlalu dini berisiko mengalami kekurangan gizi yang berdampak pada pertumbuhan. Setelah usia enam bulan, bayi sebaiknya mulai diberikan makanan pendamping ASI yang bergizi dan sesuai dengan usianya. Peralihan dari ASI ke makanan padat harus dilakukan secara bertahap dan tetap memperhatikan kualitas gizi makanan.

3. Pola Makan yang Tidak Seimbang pada Balita

Setelah masa ASI, anak perlu mendapatkan asupan makanan bergizi setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu penyebab stunting pada anak yang sering ditemukan adalah pola makan balita yang hanya mengandalkan karbohidrat tanpa cukup protein, vitamin, dan mineral.

Makanan sehari-hari anak seharusnya mencakup berbagai jenis bahan pangan seperti sumber protein hewani dan nabati, sayur, buah, serta sumber energi seperti nasi atau umbi. Memberikan makanan yang bervariasi dan penuh warna adalah cara sederhana untuk memastikan anak mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dengan optimal.

4. Infeksi Berulang dan Sanitasi yang Buruk

Infeksi berulang seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan cacingan juga menjadi penyebab stunting pada anak. Ketika anak sering sakit, tubuhnya akan fokus memulihkan diri dan tidak dapat menyerap nutrisi secara maksimal. Akibatnya, pertumbuhan anak bisa terhambat secara perlahan.

Sanitasi lingkungan yang buruk, seperti air yang tidak bersih dan kurangnya akses terhadap toilet yang higienis, dapat meningkatkan risiko penyakit menular pada anak. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan memastikan anak memiliki kebiasaan cuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah dari toilet.

5. Kurangnya Pengetahuan Orang Tua tentang Gizi dan Tumbuh Kembang

Kurangnya edukasi mengenai gizi dan kesehatan anak menjadi faktor tidak langsung penyebab stunting pada anak. Banyak orang tua yang belum menyadari pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara rutin dan mengabaikan tanda-tanda awal kekurangan gizi.

Kunjungan ke posyandu, mengikuti kelas parenting, dan memanfaatkan layanan konsultasi gizi anak secara online dapat membantu meningkatkan pemahaman orang tua. Dengan informasi yang cukup, orang tua bisa mengambil langkah pencegahan lebih awal dan memastikan anak tumbuh sehat sesuai standar usianya.

Bagaimana Mencegah Stunting Pada Anak Secara Efektif

Stunting pada anak bukanlah kondisi yang muncul tiba-tiba. Umumnya, kondisi ini berkembang akibat akumulasi dari berbagai faktor yang terjadi sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun pertama kehidupan anak. Masa seribu hari pertama kehidupan merupakan waktu yang sangat krusial dan menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan.

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memastikan asupan gizi seimbang selama kehamilan
  • Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan
  • Menyediakan makanan pendamping yang kaya zat gizi
  • Menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi
  • Rutin memantau pertumbuhan anak melalui posyandu

Selain itu, kolaborasi antara orang tua, tenaga medis, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menekan angka stunting di Indonesia. Edukasi gizi harus terus diperluas hingga ke daerah pelosok agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh optimal.

Gizi Oke, Skill Coding Juga Jangan Sampai Ketinggalan!

 Image

Dengan memahami penyebab stunting pada anak dan cara pencegahannya, orang tua dapat mengambil peran aktif dalam memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi.

Selain menjaga kesehatan fisik dan gizi anak, penting juga untuk mulai mengenalkan keterampilan masa depan seperti coding sejak dini. Timedoor Academy menyediakan kelas coding online yang menyenangkan dan ramah anak, cocok untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis dan kreatif. Coba kelas gratisnya sekarang di Timedoor Academy!

Artikel Lainnya

Mempersiapkan Anak untuk Karier Masa Depan dengan Kursus Coding Anak di 2025
Mempersiapkan Anak untuk Karier Masa Depan dengan Kursus Coding Anak di 2025
Dunia berkembang sangat cepat, didorong oleh kemajuan teknologi, otomatisasi, dan kecerdasan buatan. Meski kita tidak bisa memprediksi secara pasti bagaimana kondisi pasar kerja 10 atau 20 tahun mendatang, satu hal sudah pasti: keterampilan digital akan menjadi kunci utama. Karena itulah semakin banyak orang tua yang mulai melirik manfaat kursus coding anak. Belajar coding bukan hanya tentang menjadi programmer. Lebih dari itu, coding mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan daya juang anak. Artikel ini akan membahas mengapa kursus coding anak adalah salah satu investasi terbaik bagi masa depan anak Anda, serta bagaimana pelatihan ini bisa membentuk generasi baru yang melek teknologi dan inovatif. Teknologi Bukan Lagi Pilihan Anak-anak zaman sekarang tumbuh di lingkungan yang penuh dengan teknologi. Mulai dari smartphone, smart TV, tablet, hingga video game—semua menjadi bagian dari keseharian mereka. Namun, menjadi pengguna pasif berbeda dengan benar-benar memahami cara kerja teknologi. Kursus coding anak mengubah mereka dari sekadar pengguna menjadi pencipta. Mereka tidak hanya bermain game atau menggunakan aplikasi, tapi juga belajar bagaimana membangunnya sendiri. Pemahaman dasar tentang konsep pemrograman memberikan rasa percaya diri sekaligus membuka wawasan anak tentang peluang karier di dunia teknologi. Teknologi bukan lagi sesuatu yang misterius dan menakutkan, melainkan alat untuk memecahkan masalah dan mengekspresikan diri secara kreatif. Mengasah Keterampilan Esensial Abad ke-21 Salah satu aspek coding yang sering diremehkan adalah banyaknya keterampilan hidup yang bisa diasah lewat belajar coding. Kursus coding anak yang baik tidak hanya mengajarkan sintaks atau penggunaan platform tertentu, tapi juga membentuk cara berpikir yang terstruktur dan logis. Anak belajar memecah masalah menjadi bagian-bagian kecil, menguji solusi, dan memperbaiki ide lewat proses coba-coba. Coding juga melatih ketekunan. Ketika kode tidak berjalan, anak belajar mencari kesalahan dan mencoba lagi. Pola pikir ini membentuk daya juang yang bermanfaat di sekolah maupun dalam menghadapi tantangan pribadi. Tak kalah penting, coding juga mengajarkan kerja sama. Banyak program coding anak saat ini dirancang agar mereka bekerja berpasangan atau dalam tim, saling berbagi kode, membantu memperbaiki bug, dan mempresentasikan hasil karya mereka. Pengalaman ini mengasah kemampuan komunikasi dan kolaborasi. Membuka Peluang Karier di Masa Depan Berdasarkan berbagai studi pasar tenaga kerja, karier di bidang teknologi diperkirakan akan terus diminati dalam beberapa dekade ke depan. Profesi seperti pengembang perangkat lunak, analis data, desainer UX, dan pakar keamanan siber tumbuh dengan cepat. Bahkan di industri non-teknologi, literasi digital kini menjadi kebutuhan mendasar. Dengan mengikuti kursus coding anak, mereka membangun fondasi kuat sejak dini. Anak tidak perlu langsung memutuskan ingin menjadi pengembang perangkat lunak. Yang terpenting, mereka memahami logika di balik teknologi dan merasa nyaman untuk mengeksplorasinya. Paparan awal ini bisa memicu minat di bidang STEM dan menjadi bekal belajar di jenjang sekolah selanjutnya. Coding Mengasah Kreativitas dan Percaya Diri Bertolak belakang dengan anggapan bahwa coding adalah aktivitas kaku dan teknis, kenyataannya coding justru merupakan proses kreatif. Anak bisa mendesain cerita interaktif, membuat game sederhana, menghidupkan karakter animasi, bahkan membangun situs web. Setiap proyek coding menjadi media untuk menuangkan ide dan imajinasi. Kursus coding anak yang terstruktur dengan baik memberi ruang untuk bereksperimen dan berinovasi. Ketika anak melihat hasil nyata dari kode yang mereka buat di layar, rasa percaya diri mereka meningkat. Ada kepuasan tersendiri ketika karya mereka berhasil, yang mendorong mereka untuk terus belajar. Bagi anak-anak yang kurang menonjol di pelajaran konvensional, coding bisa menjadi cara alternatif untuk bersinar. Di sini, mereka tidak dituntut menghafal rumus atau fakta, tapi diajak membangun sesuatu dengan tangan dan pikiran sendiri. Belajar Coding Sejak Dini Membuat Teknologi Tak Lagi Menakutkan Manfaat besar lain dari kursus coding untuk anak adalah membantu mereka lebih akrab dengan teknologi sejak dini. Banyak orang dewasa merasa kewalahan dengan perkembangan digital yang begitu cepat. Dengan belajar coding di usia muda, anak tumbuh dengan sudut pandang bahwa teknologi adalah sesuatu yang bisa mereka pahami dan kendalikan. Cara pandang ini membuat anak lebih percaya diri dan siap menghadapi masa depan di mana kemampuan digital bukan lagi nilai tambah, melainkan syarat dasar. Apapun profesi yang mereka pilih nanti, mereka akan lebih mudah beradaptasi dengan alat, sistem, dan lingkungan digital baru. Daftar Kursus Coding Anak Gratis di Timedoor Academy Jika Anda ingin mempersiapkan anak menghadapi masa depan berbasis teknologi, Timedoor Academy siap membantu. Kami menyediakan kursus coding anak yang terstruktur, menyenangkan, dan sesuai dengan usia, dengan fokus pada pengembangan keterampilan nyata melalui pelajaran interaktif. Kursus ini dirancang untuk anak usia 6 tahun ke atas dan dipandu oleh mentor berpengalaman yang tahu cara membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat belajar anak. Anak-anak belajar dengan tempo yang sesuai, sambil mengasah kepercayaan diri dalam coding, kreativitas, dan komunikasi. Daftarkan anak Anda untuk kelas percobaan gratis dan biarkan mereka merasakan serunya belajar coding. Timedoor Academy berkomitmen membantu anak Anda menjadi pemikir masa depan yang siap menghadapi dunia teknologi.
10 Best! Les dan Kursus Bahasa Inggris di Semarang Terbaik Beserta Harga 2025
10 Best! Les dan Kursus Bahasa Inggris di Semarang Terbaik Beserta Harga 2025
Seiring meningkatnya kebutuhan kemampuan bahasa asing, banyak orang tua mulai mencari kursus bahasa Inggris di Semarang yang berkualitas. Menguasai bahasa Inggris sejak dini sangat penting, baik untuk dunia akademik, komunikasi, hingga kesiapan menghadapi masa depan. Saat ini, les bahasa Inggris di Semarang tersedia dalam berbagai format, mulai dari kelas tatap muka hingga program online. Semua dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dengan begitu, orang tua bisa memilih tempat belajar yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak. Berikut ini adalah 10 rekomendasi terbaik tahun 2025 untuk kursus bahasa Inggris dan les bahasa Inggris di Semarang. 1. LBPP LIA Semarang Harga: Mulai dari Rp 850.000 per bulanFitur Utama: Program untuk anak hingga remaja Kurikulum komunikatif dan interaktif Pengajar profesional dan tersertifikasi  Alamat: Jl. Jenderal Sudirman No.123, SemarangWhatsApp: 0812-9000-1122 LIA dikenal sebagai kursus bahasa Inggris di Semarang dengan pendekatan yang fokus pada komunikasi aktif dan kepercayaan diri. 2. English First (EF) Semarang Harga: Mulai dari Rp 1.200.000 per bulanFitur Utama: Native speaker dan kurikulum global Suasana belajar interaktif Kelas anak hingga remaja Alamat: Jl. Pandanaran No.15, SemarangWhatsApp: 0812-8888-3344 EF menjadi pilihan les bahasa Inggris di Semarang yang populer karena suasana belajar yang menyenangkan dan modern. 3. ILP Semarang Harga: Mulai dari Rp 850.000 per bulanFitur Utama: Pengajaran aktif dan menyenangkan Program usia anak hingga dewasa Instruktur berpengalaman Alamat: Jl. Pemuda No.87, SemarangWhatsApp: 0812-8880-2211 ILP adalah salah satu kursus bahasa Inggris di Semarang yang sudah terpercaya sejak lama. 4. Briton English Education Semarang Harga: Mulai dari Rp 950.000 per bulanFitur Utama: Mitra Cambridge dan IELTS Program anak, remaja, hingga dewasa Fokus pada speaking dan writing skills  Alamat: Jl. Sisingamangaraja No.40, SemarangWhatsApp: 0812-7654-3210 Briton adalah les bahasa Inggris di Semarang yang cocok untuk anak yang ingin lanjut ke sertifikasi internasional. 5. The British Institute (TBI) Semarang Harga: Mulai dari Rp 1.200.000 per bulanFitur Utama: Native speaker dan kurikulum internasional Suasana belajar eksklusif Program anak 5 tahun ke atas  Alamat: Jl. Diponegoro No.5, SemarangWhatsApp: 0813-8811-0099 TBI adalah kursus bahasa Inggris di Semarang yang mengutamakan kualitas pengajaran dan lingkungan belajar premium. 6. English Quantum Semarang Harga: Mulai dari Rp 500.000 per bulanFitur Utama: Sistem Quantum Learning Program English for Kids and Teens Metode visual dan menyenangkan  Alamat: Jl. Sriwijaya No.25, SemarangWhatsApp: 0812-4433-9900 English Quantum adalah les bahasa Inggris di Semarang yang membuat anak semangat belajar lewat metode kreatif. 7. English Castle Semarang Harga: Mulai dari Rp 500.000 per bulanFitur Utama: Belajar dengan storytelling dan lagu Cocok untuk anak usia prasekolah Guru bersertifikasi dan ramah anak  Alamat: Jl. Pahlawan No.18, SemarangWhatsApp: 0812-9000-7711 English Castle sangat cocok sebagai kursus bahasa Inggris di Semarang untuk anak usia dini. 8. LBPP LIA Tlogosari Harga: Mulai dari Rp 850.000 per bulanFitur Utama: Program anak dan remaja Pembelajaran tatap muka dan daring Fokus pada speaking dan writing  Alamat: Jl. Tlogosari Raya No.9, SemarangWhatsApp: 0813-2233-6677 LIA Tlogosari adalah cabang kursus bahasa Inggris di Semarang yang bisa jadi opsi untuk area timur kota. 9. Dago English Semarang Harga: Mulai dari Rp 400.000 per bulanFitur Utama: Program lengkap dari TK hingga SMA Fun learning dengan media digital Biaya fleksibel dan terjangkau  Alamat: Jl. Gajahmada No.65, SemarangWhatsApp: 0813-7774-8800 Les bahasa Inggris di Semarang ini cocok untuk orang tua yang ingin kualitas dengan harga bersahabat. 10. Fun English Semarang Harga: Mulai dari Rp 550.000 per bulanFitur Utama: Kelas kecil dan personal Kurikulum interaktif Lingkungan belajar ramah anak  Alamat: Jl. Dr. Cipto No.34, SemarangWhatsApp: 0812-6655-7744 Fun English menawarkan suasana les bahasa Inggris di Semarang yang hangat dan mendukung perkembangan anak. Bonus: Belajar Bahasa Inggris dan Coding Sekaligus di Timedoor Academy Di era digital, penting bagi anak tidak hanya fasih berbahasa Inggris, tetapi juga memahami teknologi. Di Timedoor Academy Semarang, anak-anak bisa belajar coding dan praktik bahasa Inggris melalui proyek digital yang menyenangkan. Dengan kurikulum berbasis Jepang dan pengajaran berbasis proyek, anak akan belajar dua keterampilan masa depan sekaligus. Kelas tersedia untuk usia 5 sampai 18 tahun. Daftarkan anak Anda sekarang dan dapatkan kelas trial coding gratis! Klik di sini untuk info lebih lanjut dan jadwal terbaru di Timedoor Academy.
8 Cara Mengatur Waktu Belajar dan Ekskul Anak Tanpa Stres di 2025
8 Cara Mengatur Waktu Belajar dan Ekskul Anak Tanpa Stres di 2025
Di era yang semakin dinamis seperti sekarang, anak-anak kerap dihadapkan pada beragam tuntutan sejak usia dini. Mulai dari menyelesaikan tugas sekolah, mengikuti les coding atau musik, hingga kegiatan olahraga, semua bisa membuat jadwal harian mereka terasa penuh. Karena itulah, banyak orang tua mencari cara mengatur waktu belajar dan ekskul anak agar anak dapat tumbuh seimbang, semangat belajar, dan tetap memiliki waktu istirahat. Berikut delapan strategi praktis yang dapat diterapkan untuk membantu anak menjalani keseharian dengan lebih tertata tanpa kehilangan waktu bermain dan beristirahat. 8 Cara Mengatur Waktu Belajar dan Ekskul Anak Tanpa Stres di 2025 1. Susun Jadwal Mingguan yang Teratur Langkah pertama dalam cara mengatur waktu belajar dan ekskul anak adalah menyusun jadwal mingguan yang terstruktur. Gunakan kalender atau planner visual yang membagi waktu untuk sekolah, belajar di rumah, kegiatan ekstrakurikuler, waktu makan, istirahat, dan tidur. Jadwal yang jelas membantu anak merasa lebih tenang serta menghindari tekanan dari tugas-tugas mendadak. Sisakan ruang untuk fleksibilitas agar anak tidak merasa kelelahan secara mental. 2. Ajarkan Menyusun Prioritas Sejak Dini Salah satu cara mengatur waktu belajar dan ekskul anak adalah anak perlu dilatih untuk mengenali tugas-tugas mana yang harus diselesaikan lebih dulu. Luangkan waktu bersama untuk meninjau tugas sekolah, ujian, atau kegiatan mingguan. Ajak anak memecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil dan menyelesaikan hal yang paling sulit di awal. Kemampuan ini membangun kemandirian dan keterampilan manajemen waktu sejak dini. 3. Fokus pada Satu Aktivitas dalam Satu Waktu Cara mengatur waktu belajar dan ekskul anak adalah ajarkan anak multitasking tidak selalu efektif, khususnya bagi anak-anak. Dorong mereka untuk menyelesaikan satu hal terlebih dahulu sebelum beralih ke yang lain. Misalnya, menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum memulai latihan musik. Dengan fokus yang terarah, anak cenderung lebih tenang, percaya diri, dan hasil belajarnya pun lebih maksimal. 4. Berikan Waktu untuk Istirahat Bebas Sering kali orang tua lupa bahwa waktu luang juga penting. Salah satu cara efektif mengatur waktu belajar dan ekskul anak adalah dengan menyediakan jeda bebas, di mana anak tidak terikat pada tugas atau layar. Waktu santai ini dapat meningkatkan kreativitas, menjaga emosi tetap stabil, serta membantu anak kembali segar untuk belajar. 5. Dampingi Tanpa Terlalu Mengatur Meski penting untuk membiarkan anak mandiri, pendampingan dari orang tua tetap diperlukan. Tanyakan bagaimana perasaannya terhadap aktivitas minggu ini. Jika anak terlihat lelah atau bingung, bantu mengatur ulang jadwal dan beri ruang untuk istirahat. Dukungan emosional seperti ini memperkuat kepercayaan anak dan membantu mencegah kelelahan fisik maupun mental. 6. Atur Penggunaan Teknologi dengan Bijak Penggunaan perangkat digital perlu diawasi dengan cermat. Buat batasan penggunaan layar saat anak sedang belajar atau mengikuti kegiatan daring. Gunakan timer atau aplikasi sederhana untuk membantu fokus. Pastikan pula ruang belajar cukup tenang dan bebas dari gangguan. Lingkungan yang kondusif akan menunjang proses belajar yang lebih optimal. 7. Berikan Kesempatan Mengikuti Kegiatan Sesuai Minat Tidak semua kegiatan ekskul harus bersifat akademik atau kompetitif. Arahkan anak untuk mengeksplorasi minat pribadi, seperti menggambar, menari, atau membangun robot. Aktivitas ini bisa menjadi penyeimbang dari rutinitas sekolah yang padat. Anak akan merasa lebih termotivasi saat terlibat dalam kegiatan yang benar-benar disukai. 8. Pilih Platform Belajar yang Fleksibel dan Mendukung Jika anak membutuhkan bantuan tambahan di luar sekolah, pertimbangkan platform belajar seperti Timedoor Academy. Dengan kelas online interaktif di bidang coding, robotika, matematika, dan kreativitas digital, Timedoor membantu anak belajar dengan cara yang menyenangkan dan terjadwal. Kelas-kelas ini dirancang agar fleksibel dan mudah disesuaikan dengan rutinitas anak. Menjaga Keseimbangan Agar Anak Tumbuh Bahagia Pada akhirnya, inti dari semua cara efektif mengatur waktu belajar dan ekskul anak adalah menciptakan keseimbangan. Anak-anak berkembang lebih baik saat mereka mendapat dukungan, bukan tekanan. Mereka perlu waktu untuk belajar, bermain, dan istirahat secara seimbang. Dengan jadwal yang terencana, prioritas yang jelas, serta ruang untuk rehat dan eksplorasi, anak akan tumbuh lebih percaya diri dan tangguh. Peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan mendukung proses ini.Jika ingin mendukung anak mengembangkan keterampilan masa depan dengan cara yang menyenangkan dan terstruktur, ikuti kelas percobaan gratis di Timedoor Academy sekarang juga. Anak dapat belajar coding, robotika, dan kreativitas digital langsung dari rumah dengan pengalaman belajar yang nyaman dan menyenangkan.
float button