Apr 28, 2025

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak image

Di era digital saat ini, teknologi memegang peran penting dalam membentuk kehidupan anak-anak, tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka peluang tak terbatas untuk meningkatkan kreativitas mereka. Bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak bukan hanya soal bermain game atau menonton video; tetapi tentang bagaimana anak-anak dapat menggunakan alat yang mendorong mereka untuk mengeksplorasi ide baru, mengekspresikan diri melalui berbagai bentuk seni, dan memecahkan masalah kompleks dengan cara yang inovatif. Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai cara bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak, serta bagaimana orang tua dan pendidik dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung perkembangan kreatif anak.

1. Alat Digital yang Meningkatkan Kreativitas Anak

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak

Teknologi menawarkan berbagai alat digital yang dirancang untuk merangsang kreativitas anak. Aplikasi menggambar seperti Procreate atau Tayasui Sketches, misalnya, memungkinkan anak-anak untuk menciptakan karya seni indah di tablet, mendorong imajinasi dan keterampilan mereka. Perangkat lunak produksi musik, seperti GarageBand, adalah alat luar biasa lainnya untuk membantu anak-anak mengeksplorasi kreativitas musik mereka dengan menciptakan lagu dan mempelajari desain suara.

Alat-alat ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif. Umpan balik yang langsung dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh aplikasi ini memungkinkan anak-anak untuk bereksperimen dengan berbagai gaya dan teknik, menjadikannya cara yang menyenangkan dan edukatif untuk bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak.

2. Pemecahan Masalah dan Berpikir Kritis

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak

Salah satu cara yang paling berdampak bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak adalah dengan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis mereka. Permainan dan aplikasi edukasi yang menantang anak-anak untuk memecahkan teka-teki, merencanakan strategi, dan membuat keputusan membantu mengembangkan keterampilan kognitif mereka. Aplikasi seperti Scratch atau Tynker, yang mengajarkan pengkodean dan logika, adalah contoh bagus bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak.

Dengan berinteraksi dengan platform-platform ini, anak-anak tidak hanya belajar mengkodekan, tetapi juga belajar berpikir kritis, menguji solusi, dan menyempurnakan ide mereka. Ini membantu mereka menjadi pemecah masalah kreatif yang mampu berpikir di luar kebiasaan, sebuah keterampilan penting untuk kesuksesan akademis dan kehidupan secara umum.

3. Akses ke Beragam Sumber Belajar Kreatif

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak

Internet adalah harta karun sumber daya pembelajaran kreatif yang dapat membantu bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak. Platform seperti YouTube, TED-Ed, dan Khan Academy menyediakan berbagai konten yang dapat memicu imajinasi anak-anak. Dari tutorial kerajinan DIY hingga eksperimen sains, tidak ada kekurangan materi untuk melibatkan anak-anak dan memicu kreativitas mereka.

Selain itu, eBook dan audiobook menawarkan cara baru bagi anak-anak untuk merasakan cerita yang merangsang imajinasi mereka. Sumber daya ini memungkinkan anak-anak untuk terlibat dengan seni, mengeksplorasi konsep baru, dan mempelajari keterampilan baru dengan cara yang kreatif dan interaktif.

4. Kreativitas Kolaboratif dan Interaksi Sosial

Bagaimana Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak

Teknologi juga menawarkan peluang unik bagi anak-anak untuk berkolaborasi dalam proyek kreatif dengan orang lain. Platform online dan aplikasi yang dirancang untuk kerja kelompok memungkinkan anak-anak untuk berbagi ide, membuat karya bersama, dan memberikan umpan balik satu sama lain, yang tidak hanya mendorong kreativitas tetapi juga keterampilan sosial mereka. Dengan bekerja bersama, anak-anak tidak hanya meningkatkan kreativitas mereka, tetapi juga belajar bagaimana berkomunikasi dengan efektif, mengelola dinamika tim, dan mengembangkan empati.

Misalnya, anak-anak bisa berpartisipasi dalam proyek seni kelompok, menulis cerita bersama, atau mengikuti hackathon virtual. Pengalaman kreatif bersama ini merupakan cara yang sangat baik untuk membantu anak-anak meningkatkan kreativitas mereka sembari mengembangkan keterampilan interpersonal yang berharga.

5. Storytelling Digital untuk Ekspresi Kreatif

Storytelling digital adalah cara lain bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak. Dengan platform mudah seperti Storybird, Adobe Spark, dan bahkan Instagram, anak-anak bisa menulis, menggambar, dan membagikan cerita mereka dengan cara yang menarik. Platform ini memungkinkan anak-anak untuk mengontrol narasi mereka, membantu mereka mengekspresikan pikiran, ide, dan emosi mereka secara kreatif.

Storytelling tidak hanya cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan kreativitas tetapi juga keterampilan berharga yang mendukung literasi, berpikir kritis, dan perkembangan emosional. Dengan menggunakan alat digital untuk menceritakan cerita mereka, anak-anak belajar bagaimana mengorganisir ide-ide mereka, menggunakan teknologi untuk memperkaya ciptaan mereka, dan mengkomunikasikan pikiran mereka dengan cara yang baru dan inovatif.

6. Teknologi Imersif: Virtual dan Augmented Reality

Teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) semakin banyak digunakan untuk meningkatkan kreativitas anak. Teknologi imersif ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berinteraksi dengan lingkungan kreatif dengan cara yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata. Dengan VR dan AR, anak-anak bisa mendesain ruang virtual, menjelajahi model 3D interaktif, dan melakukan kegiatan kreatif secara langsung.

Misalnya, dengan menggunakan headset VR, anak-anak bisa mengikuti pengalaman belajar virtual yang menggabungkan seni, desain, dan kreativitas. Mereka bisa membuat model 3D, mendesain patung virtual, atau menjelajahi struktur arsitektur yang kompleks. Aplikasi AR seperti Quiver memungkinkan gambar anak-anak hidup, memungkinkan mereka melihat karya seni mereka menjadi hidup di ruang augmented. Alat-alat ini memberikan anak-anak dunia baru untuk dijelajahi, semakin menunjukkan bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak.

7. Teknologi sebagai Pintu Gerbang Menuju Kreativitas STEM

Cara lain bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak adalah dengan menginspirasi mereka untuk mengejar bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), di mana kreativitas merupakan komponen penting. Platform pengkodean, kit robotika, dan alat pencetakan 3D semua mendorong anak-anak untuk menciptakan, berinovasi, dan merancang dalam bidang teknik dan teknologi.

Alat seperti LEGO Mindstorms atau kit robotika memungkinkan anak-anak untuk membangun dan memprogram ciptaan mereka sendiri, memberikan mereka pengalaman langsung dalam teknologi dan desain. Kegiatan ini mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif tentang bagaimana memecahkan masalah, merancang solusi, dan mewujudkan ide mereka.

Teknologi Meningkatkan Kreativitas Anak dengan Berbagai Cara

Mengintegrasikan teknologi dalam kehidupan anak Anda dapat memberikan dampak mendalam pada perkembangan kreativitas mereka. Dari alat seni digital dan musik hingga aplikasi pengkodean dan pengalaman imersif, teknologi menawarkan berbagai peluang bagi anak-anak untuk mengeksplorasi, menciptakan, dan belajar. Dengan menggunakan alat-alat ini, orang tua dan pendidik dapat membantu menumbuhkan kreativitas, keterampilan pemecahan masalah, dan inovasi pada anak-anak, mempersiapkan mereka untuk sukses di masa depan.

Ingin tahu detail program? Image

Ingin tahu detail program?

Di Timedoor Academy, kami menyediakan berbagai sumber daya dan alat pembelajaran online yang dirancang untuk membantu anak Anda mengembangkan kreativitas mereka melalui teknologi. Baik itu kelas coding interaktif, workshop virtual, atau materi pembelajaran yang dipersonalisasi, kami siap mendukung perjalanan kreatif anak Anda. Mulailah kelas uji coba gratis hari ini dan temukan bagaimana teknologi meningkatkan kreativitas anak dengan cara yang menyenangkan dan menarik!

Artikel Lainnya

The Importance of Kids EQ in the Modern Era of 2025
Pentingnya Kualitas EQ Anak di Era Modern 2025
Perkembangan dunia digital dan teknologi yang begitu pesat di era modern membuat orang tua harus membekali buah hati dengan lebih dari sekadar kecerdasan akademik. Saat ini, EQ anak atau kecerdasan emosional menjadi kunci utama dalam membangun karakter, membentuk kemampuan sosial, serta membekali anak menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Tak heran, keberhasilan di masa depan kini sangat erat kaitannya dengan kualitas eq anak, bukan hanya sekadar nilai rapor atau kemampuan kognitif. Artikel ini akan membahas apa itu EQ anak, alasan mengapa kualitas EQ untukanak sangat penting di era modern 2025, manfaat jangka panjang yang bisa dirasakan, serta tips sederhana agar orang tua dapat menanamkan kecerdasan emosional pada anak sejak dini. Apa Itu EQ Anak dan Kenapa Semakin Penting? EQ (emotional quotient atau kecerdasan emosional anak) adalah kemampuan anak untuk mengenali, memahami, mengelola, serta mengekspresikan emosi dengan cara yang positif. Anak dengan eq yang baik mampu mengendalikan amarah, menerima kegagalan dengan bijak, dan menunjukkan empati terhadap orang lain. Selain itu, eq anak juga meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun hubungan sosial yang sehat. Di era modern 2025, kebutuhan akan EQ untuk anak semakin besar. Anak harus mampu beradaptasi, mengelola stres, dan memecahkan masalah bukan hanya di dunia nyata, tapi juga di lingkungan digital seperti media sosial, game online, atau komunitas belajar daring. Manfaat EQ Anak untuk Kehidupan dan Masa Depan Kualitas EQ yang baik memberikan banyak manfaat jangka panjang, di antaranya: Meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian. Anak tidak mudah terpengaruh tekanan atau bullying, baik di sekolah maupun dunia maya. Meningkatkan kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. Anak lebih mampu berdiskusi, mendengarkan, dan menghargai pendapat orang lain. Memudahkan adaptasi di lingkungan baru. Anak cepat berbaur dan punya banyak teman karena empati dan sopan santunnya. Membangun daya tahan (resilience) saat menghadapi kegagalan atau penolakan. Meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik, karena anak bisa fokus dan tidak larut dalam emosi negatif. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa eq anak yang tinggi berperan besar dalam kesuksesan karier dan kebahagiaan hidup di masa depan. Tantangan Membangun EQ Anak di Era Digital Meskipun penting, membangun eq anak di era digital memiliki tantangan tersendiri: Kurangnya interaksi tatap muka akibat screen time yang tinggi. Anak cenderung lebih sering berkomunikasi lewat chat atau media sosial daripada berbicara langsung. Paparan konflik atau ujaran kebencian di dunia maya yang dapat memicu stres dan emosi negatif pada anak. Kurangnya contoh dari lingkungan sekitar tentang cara mengelola emosi secara sehat. Tekanan kompetisi dan tuntutan prestasi yang membuat anak rentan merasa tertekan. Oleh karena itu, peran orang tua sangat besar dalam menjadi teladan, membimbing, dan mengajak anak berdialog secara terbuka mengenai perasaan serta pengalaman sehari-hari. Tips Sederhana Menumbuhkan EQ Anak Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan orang tua untuk meningkatkan eq anak: Jadilah contoh nyata. Tunjukkan pada anak cara mengelola emosi dengan baik, seperti tetap tenang saat menghadapi masalah dan tidak mudah marah. Ajak anak berdiskusi tentang perasaan. Tanyakan, “Apa yang kamu rasakan hari ini?” atau “Apa yang membuatmu senang/sedih?” secara rutin. Latih empati dengan aktivitas sehari-hari. Misal, ajak anak membantu teman yang sedang kesulitan atau berbagi cerita tentang pengalaman orang lain. Berikan pujian atas usaha anak dalam mengelola emosi. Misal, “Mama bangga kamu bisa tetap sabar waktu main bareng teman.” Ajarkan teknik relaksasi sederhana. Contohnya, menarik napas dalam, mengatur waktu jeda ketika marah, atau melakukan aktivitas hobi untuk menenangkan diri. Perkenalkan anak pada aktivitas kolaboratif, seperti belajar coding bersama teman, bermain olahraga tim, atau berpartisipasi dalam proyek kelompok. EQ Anak dan Keterampilan Masa Depan Selain membangun eq anak, penting juga membekali anak dengan keterampilan lain yang dibutuhkan di masa depan, seperti berpikir kritis, problem solving, dan digital literacy. Salah satu aktivitas yang bisa mengasah keterampilan tersebut sekaligus melatih kerja sama, komunikasi, serta empati adalah belajar coding. Dalam proses belajar coding—terutama yang berbasis proyek—anak akan sering bekerja dalam tim, berdiskusi, saling menghargai pendapat, serta belajar menerima kegagalan dengan sikap positif. Timedoor Academy menyediakan program coding untuk anak-anak yang tidak hanya fokus pada aspek teknis, tapi juga membangun karakter dan eq anak. EQ Anak dan Keterampilan Digital, Bekal Masa Depan Kualitas eq anak di era modern 2025 bukan lagi sekadar nilai tambah, tapi sudah menjadi kebutuhan utama agar anak siap menghadapi tantangan zaman. Dengan eq anak yang kuat, anak bisa tumbuh percaya diri, empati, dan mampu membangun hubungan sosial yang sehat—baik di dunia nyata maupun digital. Lengkapi juga kecerdasan emosional anak dengan keterampilan digital melalui program belajar coding di Timedoor Academy. Daftarkan buah hati Anda ke free trial class di Timedoor Academy dan rasakan manfaatnya untuk perkembangan eq anak, kreativitas, serta masa depan mereka di dunia digital.
Timedoor Academy Holiday Camp December 2025
Pengumuman Resmi Penghargaan Holiday Camp Desember 2025
Kami sangat antusias merayakan kesuksesan Holiday Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Timedoor Academy, yang berlangsung pada tanggal 15 hingga 30 Desember 2025. Tahun ini menjadi penyelenggaraan terbesar kami, dengan lebih dari 500 siswa berbakat dari berbagai daerah di Indonesia! Pengalaman belajar tahun ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya program baru seperti Cyber Heroes, di mana siswa belajar mengidentifikasi ancaman siber seperti phishing dan malware melalui mini games dan Scratch, serta program Make AI with Pictoblox. Program-program ini menghadirkan pengalaman belajar yang menyeluruh dan imersif. Pada momen spesial ini, para siswa mendalami minat mereka masing-masing, mulai dari Python dan Roblox Development, Artificial Intelligence, hingga Comic Making. Di bawah bimbingan para instruktur ahli kami, para peserta mengerjakan proyek-proyek menantang dan mengasah keterampilan digital yang penting untuk masa depan mereka. Setelah melalui proses penilaian yang matang, kini kami siap memberikan apresiasi kepada siswa-siswa yang benar-benar menonjol berkat kreativitas dan dedikasi mereka. Dengan bangga, kami mempersembahkan para pemenang penghargaan Best Project dan Best Participant: JUNIOR ANIMATOR CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Rayson Devatta Wang Jambi Best Participant Rafka Irtiza Syaqier Sentul JUNIOR 3D GAME CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Mikael Jose Alvaro Cikarang Best Participant Kyrie Manado JUNIOR CONSTRUCT CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Justin Owen Tandi Cikarang Best Participant Saddam Khairul Hanif Cikarang AI WITH PICTOBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Alden Immanuel Barneth Bandaso Mandagi Cikarang Best Participant Raizel Zane Wiltan Palembang CYBER HEROES CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Thomas Harvianz Green Lake City Best Participant Fransisca Karla Alveenia Hadiwijaya Yogyakarta KIDS CONSTRUCT CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Participant Zara Shaquitta Tanujaya BSD KIDS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Habibi Rafif Cibubur Best Participant Ziggy Raziq Rizalya Makassar KIDS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Bennedict Javier Jambi Best Participant Felix Gerard Wyenn Tanjung Duren TEENS WEB DEVELOPER CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Nathanael Andromeda Juan Kristanes Batam Best Participant Muhammad Hafizh Prananda Aryawan Malang TEENS ROBLOX CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Marcia Josephine Renon Best Participant Muhammad Fajri Akbar Lampung TEENS PYTHON CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Rayhan Avicenna Alfatih Jagakarsa Best Participant Kalyana Adinda Parahita Jagakarsa TEENS AI CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Tsaqif Bariq R.H. Gayungan Best Participant Elishine Syallom Citraland  COMIC KIDS CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Katrina Amadea Tanuwidjaja Online Best Participant Flynn Oliseh Opene Online IOT KIDS & TEEN CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH Best Project Daffa Muhammad Zahir Cikarang Best Participant Gerald Kelapa Gading
6 Resep Jajanan Anak SD Kekinian Sederhana Dan Mudah
6 Resep Jajanan Anak SD Kekinian Sederhana Dan Mudah
Jajanan anak SD jadi bagian penting di waktu istirahat dan bermain. Tahun 2025, tren resep jajanan anak SD semakin berkembang, mengutamakan bahan sehat, mudah dibuat, dan tentunya enak. Membuat sendiri jajanan di rumah tidak hanya menghemat pengeluaran, tapi juga membantu orang tua mengontrol kualitas dan kebersihan makanan yang dikonsumsi anak. Selain itu, kegiatan membuat resep jajanan anak SD bersama anak bisa menjadi waktu berkualitas untuk belajar dan berkreasi bersama. Berikut ini 6 resep jajanan anak SD kekinian yang mudah dipraktikkan di rumah, dengan bahan-bahan sederhana dan langkah yang tidak rumit. 1. Pancake Mini dengan Buah Segar Pancake mini merupakan salah satu camilan yang disukai banyak anak. Teksturnya yang lembut dan rasa manis alami dari buah segar membuatnya jadi pilihan sehat untuk bekal atau camilan sore. Bahan: 100 gram tepung terigu 1 butir telur 150 ml susu cair 2 sendok makan gula pasir Buah potong kecil sesuai selera (stroberi, pisang, blueberry) Cara membuat: Campurkan semua bahan kering dan basah, aduk rata hingga tidak ada gumpalan. Panaskan teflon dengan api kecil, tuang adonan berbentuk bulat kecil. Masak sampai kedua sisi berwarna keemasan. Sajikan pancake mini dengan potongan buah segar di atasnya agar lebih menarik dan sehat. 2. Bola Cokelat Kurma Untuk anak yang menyukai jajanan manis namun tetap sehat, bola cokelat dari bahan kurma ini bisa jadi solusi. Kurma memberikan rasa manis alami dan serat tinggi yang baik untuk pencernaan anak. Bahan: 150 gram kurma tanpa biji 2 sendok makan cokelat bubuk 50 gram kacang kenari cincang Cara membuat: Haluskan kurma dengan blender atau ulekan. Campurkan cokelat bubuk dan kacang kenari cincang, aduk hingga merata. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil, simpan di kulkas selama minimal 30 menit agar lebih padat sebelum disajikan. 3. Es Krim Pisang Yogurt Es krim pisang dengan tambahan yogurt tawar adalah pilihan camilan segar dan sehat. Yogurt mengandung probiotik yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan anak. Bahan: 2 buah pisang matang 150 ml yogurt tawar 1 sendok makan madu Cara membuat: Blender pisang, yogurt, dan madu hingga halus dan tercampur rata. Tuang adonan ke dalam cetakan es krim dan bekukan selama minimal 4 jam. Es krim pisang yogurt ini cocok untuk menghilangkan dahaga sekaligus memberikan nutrisi baik. 4. Roti Gulung Isi Selai Cokelat dan Keju Roti gulung isi ini sangat mudah dibuat dan jadi favorit anak-anak karena kombinasi rasa manis cokelat dan gurih keju yang lezat. Bahan: 4 lembar roti tawar tanpa pinggiran Selai cokelat secukupnya Keju parut secukupnya Cara membuat: Oleskan selai cokelat di atas roti, taburi dengan keju parut. Gulung roti secara perlahan hingga rapat, kemudian potong sesuai selera. Roti gulung ini bisa dinikmati langsung atau dipanggang sebentar supaya keju meleleh dan roti terasa lebih renyah. 5. Salad Buah Yogurt Salad buah dengan yogurt adalah pilihan sehat dan segar untuk camilan anak. Variasikan buah sesuai musim agar lebih bervariasi. Bahan: Potongan apel, anggur, melon, dan buah lain sesuai selera 150 ml yogurt tawar 1 sendok makan madu Cara membuat: Campur potongan buah dengan yogurt dan madu, aduk rata. Sajikan dingin agar terasa segar dan nikmat. 6. Muffin Pisang Cokelat Muffin pisang cokelat ini memadukan rasa manis alami pisang dengan sensasi cokelat yang disukai anak-anak. Cocok jadi bekal sekolah atau camilan sore. Bahan: 2 buah pisang matang, haluskan 100 gram tepung terigu 50 gram gula pasir 1 butir telur 50 gram cokelat chip Cara membuat: Campur pisang halus, telur, dan gula, aduk rata. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Tambahkan cokelat chip dan aduk perlahan. Tuang adonan ke cetakan muffin, panggang dengan suhu 180°C selama 20 menit atau hingga matang. Kenapa Membuat Jajanan Anak SD Sendiri Itu Penting? Membuat resep jajanan anak SD sendiri di rumah memiliki banyak keuntungan. Selain memastikan bahan yang digunakan lebih sehat dan aman, anak juga dapat belajar tentang bahan makanan dan proses memasak. Ini dapat meningkatkan kreativitas dan rasa tanggung jawab anak terhadap makanan yang dikonsumsi. Kegiatan memasak bersama anak juga menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Selain itu, dengan membiasakan anak membuat jajanan sehat, mereka juga diajarkan pola hidup yang lebih baik sejak dini. Belajar Coding untuk Anak, Yuk! Gimana Hubungannya dengan Jajanan? Menggabungkan kegiatan memasak resep jajanan anak sd dengan pembelajaran coding bisa membuat anak semakin tertarik belajar. Misalnya, anak bisa diajak membuat aplikasi sederhana yang berisi resep jajanan kesukaannya, sekaligus belajar coding dasar. Ini juga jadi cara efektif mengenalkan teknologi sejak dini. Buat orang tua yang ingin anak mulai belajar coding dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami, Timedoor Academy menyediakan program belajar coding khusus untuk anak-anak. Kamu juga bisa memanfaatkan free trial class dari Timedoor Academy agar anak dapat mencoba belajar coding secara gratis sebelum mulai program penuh. Jadi, jangan ragu untuk mencoba 6 resep jajanan anak SD kekinian di atas. Selain enak dan sehat, kegiatan membuat jajanan bersama anak bisa jadi pengalaman belajar yang seru dan bermanfaat. Jangan lupa juga untuk mendukung anak belajar coding supaya mereka semakin siap menghadapi dunia digital di masa depan bersama Timedoor Academy.
float button