Apr 30, 2025

Cara Seru Belajar Matematika untuk Anak 2025: Tips Dan Trik

Cara Seru Belajar Matematika untuk Anak 2025: Tips Dan Trik image

Bagi banyak anak, pelajaran matematika terasa sulit dan membosankan. Padahal, jika dikenalkan dengan cara yang menyenangkan, matematika justru bisa menjadi pelajaran yang paling seru dan ditunggu-tunggu. Kuncinya ada pada pendekatan yang sesuai dengan usia dan minat anak.

Melalui artikel ini, kita akan membahas berbagai cara seru belajar matematika untuk anak yang bisa dilakukan baik di rumah maupun di sekolah. Dengan pendekatan yang tepat, anak tidak hanya akan lebih memahami konsep matematika, tapi juga mulai menyukai proses belajarnya.

Kenapa Matematika Perlu Dikenalkan dengan Cara yang Menyenangkan?

cara seru belajar matematika untuk anak

Setiap anak punya gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih cepat memahami lewat visual, ada juga yang lebih suka bergerak sambil belajar. Sayangnya, matematika seringkali hanya diajarkan lewat angka dan rumus yang terasa kaku dan kurang menarik.

Dengan menghadirkan cara seru belajar matematika untuk anak, proses belajar menjadi lebih aktif dan sesuai dengan dunia anak. Anak bisa memahami konsep-konsep dasar seperti penjumlahan, pengurangan, pengukuran, dan pola dengan cara yang lebih alami dan tidak terpaksa.

Bermain Sambil Belajar: Metode yang Terbukti Efektif

Salah satu cara paling efektif mengenalkan matematika ke anak adalah melalui permainan. Saat bermain, anak lebih rileks, lebih berani mencoba, dan lebih mudah menangkap informasi. Ini juga melatih mereka untuk berpikir logis tanpa tekanan.

Permainan seperti papan angka, kartu matematika, atau aplikasi interaktif kini bisa jadi alternatif belajar yang menyenangkan. Cara seru belajar matematika untuk anak tidak harus mahal atau rumit, yang penting adalah konsistensi dan dukungan dari orang tua.

Contoh Permainan Matematika yang Bisa Dicoba

  1. Permainan Kartu Angka
    Anak bisa diajak bermain tebak-tebakan jumlah dengan kartu angka. Misalnya, siapa yang lebih cepat menebak hasil penjumlahan dari dua kartu yang dibuka.
  2. Lompat Angka di Lantai
    Buat pola angka di lantai menggunakan kertas warna. Ajak anak melompat sesuai hasil dari soal yang kamu sebutkan, misalnya “3 tambah 2” dan anak melompat ke angka 5.
  3. Matematika Lewat Dapur
    Mengukur bahan masakan bisa jadi latihan soal pengukuran yang nyata. Minta anak membantu menakar tepung, air, atau gula saat memasak kue.
  4. Gunakan Mainan Favorit Anak
    Gunakan mobil-mobilan, boneka, atau lego untuk menjelaskan konsep perbandingan, pembagian, atau perkalian.

Dengan berbagai permainan ini, cara seru belajar matematika untuk anak bisa disesuaikan dengan minat dan aktivitas sehari-hari mereka.

Peran Orang Tua dalam Menumbuhkan Minat Matematika

Banyak anak takut pada matematika karena merasa itu pelajaran yang sulit dan hanya untuk “anak pintar”. Padahal, persepsi ini sering terbentuk dari pengalaman negatif atau tekanan dari lingkungan.

Orang tua punya peran penting dalam mengubah cara pandang anak terhadap matematika. Dengan cara seru belajar matematika untuk anak, orang tua bisa menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif. Tunjukkan bahwa salah itu boleh, dan bahwa belajar adalah proses, bukan perlombaan.

Gunakan Teknologi Secara Positif

Teknologi bisa jadi alat bantu yang hebat dalam pembelajaran matematika. Saat ini banyak aplikasi dan platform edukasi yang menyediakan permainan matematika interaktif untuk berbagai usia. Anak bisa belajar sambil bermain dengan tantangan yang sesuai kemampuan mereka.

Timedoor Academy misalnya, menyediakan kelas online yang menyenangkan dengan pendekatan visual dan aktivitas langsung. Cara seru belajar matematika untuk anak menjadi lebih mudah dengan dukungan platform yang mendukung proses belajar yang fleksibel dan ramah anak.

Belajar Bersama Teman Lebih Menyenangkan

Belajar matematika tidak harus sendirian. Anak bisa diajak bermain bersama teman atau saudara. Bermain kuis, tantangan angka, atau proyek kecil berbasis matematika bisa melatih kerja sama sekaligus menumbuhkan semangat belajar.

Aktivitas kelompok juga membuat anak lebih percaya diri karena mereka bisa saling membantu. Inilah salah satu cara seru belajar matematika untuk anak yang juga memperkuat keterampilan sosial.

Jadikan Matematika Bagian dari Kegiatan Sehari-Hari

Matematika sebenarnya ada di sekitar kita. Saat berbelanja, menghitung uang kembalian, menakar waktu, atau menghitung langkah, semuanya adalah bagian dari aktivitas matematika. Ajak anak untuk mengenali hal-hal ini sebagai bagian dari kehidupan, bukan hanya sebagai tugas sekolah.

Dengan membiasakan hal-hal kecil seperti ini, cara seru belajar matematika untuk anak tidak terasa seperti pelajaran, tapi menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari yang menyenangkan.

Bantu Anak Menemukan Gaya Belajarnya Sendiri

Tidak semua anak langsung cocok dengan satu metode belajar. Ada anak yang lebih suka belajar lewat lagu, ada yang lebih suka menggambar, ada pula yang suka tantangan. Tugas orang tua adalah membantu anak menemukan cara belajar yang paling cocok dan membuat mereka merasa nyaman.

Kuncinya adalah sabar dan terus mencoba. Cara seru belajar matematika untuk anak bisa ditemukan dari eksplorasi bersama dan pengamatan yang konsisten.

Belajar Matematika Lebih Asyik Bersama Timedoor Academy

Jika Anda ingin anak belajar matematika dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan, Timedoor Academy menyediakan kelas online interaktif yang dirancang khusus untuk anak. Pembelajaran disusun dengan metode yang mudah dipahami dan penuh aktivitas seru.

Ingin tahu detail program? Image

Ingin tahu detail program?

Coba kelas gratis hari ini di Timedoor Academy dan bantu anak menemukan cara seru belajar matematika untuk anak, langsung dari rumah dengan panduan profesional dan materi yang menarik.

Artikel Lainnya

9 Tips Parenting Anak yang Efektif untuk Masa Depan Cerah
9 Tips Parenting Anak yang Efektif untuk Masa Depan Cerah
Membesarkan anak bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik dan materi. Lebih dari itu, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan emosional, serta masa depan anak. Di era digital ini, dibutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan bijaksana dalam mengasuh anak. Oleh karena itu, memahami berbagai tips parenting anak sangat penting agar orang tua dapat memberikan pendampingan yang optimal. 1. Kenali Kepribadian Anak Sejak Dini Setiap anak unik. Ada yang cenderung aktif dan ekstrovert, ada pula yang pemalu dan pendiam. Mengenali kepribadian anak sejak dini akan membantu orang tua dalam menyesuaikan cara komunikasi dan pendekatan yang tepat. Salah satu tips parenting anak yang sangat direkomendasikan adalah observasi tanpa penghakiman, lalu memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan dirinya. 2. Bangun Komunikasi yang Terbuka Komunikasi adalah fondasi utama dalam hubungan antara orang tua dan anak. Anak yang merasa didengarkan dan dihargai cenderung tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri. Gunakan waktu-waktu sederhana seperti saat makan malam atau perjalanan bersama untuk membangun percakapan. Tips parenting anak yang efektif mencakup mendengarkan secara aktif, tidak menghakimi, dan memberikan respons yang empatik. 3. Tetapkan Batasan yang Jelas dan Konsisten Kebebasan memang penting, tetapi anak juga membutuhkan batasan sebagai panduan dalam bersikap. Orang tua yang konsisten dalam menerapkan aturan akan membantu anak memahami nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab. Dalam tips parenting anak, batasan bukan untuk mengontrol, melainkan untuk membentuk pola pikir dan perilaku yang sehat. 4. Beri Teladan Lewat Perilaku Anak adalah peniru yang ulung. Mereka cenderung mengikuti sikap dan kebiasaan yang mereka lihat di rumah. Maka dari itu, jika ingin anak berlaku sopan, disiplin, dan jujur, orang tua perlu menunjukkan sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tidak cukup hanya menasihati, tetapi juga menunjukkan dengan tindakan nyata. Ini adalah salah satu tips parenting anak yang kerap diabaikan, namun sangat berdampak. 5. Dampingi Anak dalam Penggunaan Teknologi Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, anak-anak semakin akrab dengan gadget sejak usia dini. Orang tua tidak bisa lagi hanya melarang, tetapi perlu mendampingi dan mengarahkan. Gunakan kesempatan ini untuk mengenalkan konten-konten edukatif dan kegiatan produktif secara digital. Salah satu tips parenting anak modern adalah mengenalkan penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. 6. Berikan Dukungan Emosional Anak yang merasa didukung secara emosional akan lebih stabil dan siap menghadapi tantangan hidup. Dukung anak saat gagal, rayakan keberhasilannya, dan tetap ada ketika mereka membutuhkan pelukan hangat. Empati dan kasih sayang harus menjadi dasar dalam setiap interaksi. Dalam daftar tips parenting anak, dukungan emosional memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk kepercayaan diri. 7. Bangun Rutinitas Harian yang Sehat Konsistensi dalam jadwal tidur, makan, belajar, dan bermain membantu anak merasa aman dan terstruktur. Rutinitas yang baik juga melatih manajemen waktu sejak dini. Tips parenting anak tidak selalu berkaitan dengan hal besar, justru kebiasaan kecil sehari-hari inilah yang membentuk fondasi karakter anak. 8. Libatkan Anak dalam Pengambilan Keputusan Libatkan anak saat membuat keputusan kecil seperti memilih menu makan malam atau memilih pakaian untuk acara sekolah. Hal ini memberi mereka rasa memiliki dan melatih kemampuan berpikir kritis. Dalam konteks tips parenting anak, memberikan kesempatan anak untuk berpendapat adalah bentuk penghargaan terhadap eksistensinya. 9. Terus Belajar dan Berkembang Sebagai Orang Tua Tidak ada orang tua yang sempurna. Setiap anak berbeda, begitu pula tantangan yang dihadapi setiap keluarga. Oleh karena itu, teruslah belajar dan terbuka terhadap informasi baru seputar pengasuhan. Mengikuti seminar, membaca buku, atau berkonsultasi dengan ahli dapat memperkaya wawasan parenting. Salah satu tips parenting anak terbaik adalah mengembangkan diri seiring dengan pertumbuhan anak. Mendidik Anak adalah Investasi Jangka Panjang Menjadi orang tua adalah perjalanan yang penuh warna, tantangan, dan pelajaran berharga. Dengan memahami dan menerapkan berbagai tips parenting anak, kita tidak hanya mendampingi tumbuh kembang anak, tetapi juga membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter. Setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah fondasi bagi masa depan mereka. Jika Anda ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi anak, Timedoor Academy hadir untuk mendukung pertumbuhan mereka melalui pembelajaran teknologi yang menyenangkan dan interaktif. Daftarkan anak Anda untuk sesi uji coba gratis dan temukan bagaimana Timedoor Academy dapat menjadi bagian dari perjalanan belajar mereka.
Apakah Belajar Coding Worth It di 2025?
Apakah Belajar Coding Worth It di 2025?
Seiring teknologi yang terus berkembang dan mengubah cara kita hidup, belajar, dan bekerja, banyak orang tua mulai bertanya: apakah belajar coding worth it di 2025? Dengan ekonomi digital yang terus tumbuh dan ketergantungan yang semakin besar pada teknologi, kemampuan coding menjadi semakin penting. Namun, apakah belajar coding benar-benar bermanfaat untuk anak-anak? Artikel ini akan mengulas mengapa belajar coding merupakan investasi yang layak, keterampilan apa saja yang didapat, dan bagaimana hal ini mempersiapkan anak menghadapi masa depan.   Mengapa Orang Tua Bertanya: Apakah Belajar Coding Worth It? Dulu, coding dianggap sebagai kemampuan khusus untuk para ahli di bidang IT. Kini, coding sudah menjadi literasi dasar, sama pentingnya dengan membaca dan menulis. Orang tua pun bertanya-tanya apakah menginvestasikan waktu dan biaya untuk kursus coding anak-anak mereka akan memberikan hasil yang sepadan. Jadi, apakah belajar coding worth it mengingat tuntutan dunia pendidikan dan pasar kerja saat ini? Jawabannya bergantung pada pendekatan pendidikan coding dan manfaat yang diperoleh anak selain sekadar menulis kode. Coding mengajarkan cara berpikir logis, memecahkan masalah, kreativitas, dan ketangguhan — semua keterampilan yang berguna dalam berbagai aspek kehidupan.   Belajar Coding Mengasah Kemampuan Memecahkan Masalah dan Berpikir Logis Salah satu manfaat utama belajar coding adalah membantu anak mengembangkan kemampuan pemecahan masalah yang baik. Ketika anak belajar coding, mereka diajarkan untuk memecah masalah kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih kecil. Pola pikir logis ini membantu anak dalam menganalisis situasi dan menemukan solusi, keterampilan yang sangat penting di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Memahami struktur coding juga melatih urutan langkah dan ketelitian. Anak belajar mengidentifikasi kesalahan dan memperbaikinya, sehingga menumbuhkan kesabaran dan ketekunan. Jadi, jika ditanya apakah belajar coding worth it untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, jawabannya adalah pasti iya.   Belajar Coding Mendorong Kreativitas dan Inovasi Coding tidak hanya soal aturan dan algoritma; coding juga membuka ruang bagi anak untuk berkreasi. Ketika anak membuat game, animasi, atau aplikasi sederhana, mereka menggunakan imajinasi mereka untuk mendesain dan membangun sesuatu yang unik. Proses ini memacu pemikiran inovatif dan memberi anak rasa pencapaian. Banyak platform belajar coding untuk anak mendorong eksplorasi dan pembelajaran dengan cara yang menyenangkan, sehingga coding menjadi aktivitas yang menarik dan seru. Aspek kreatif ini juga menjawab bagian lain dari pertanyaan: apakah belajar coding worth it karena membantu menumbuhkan kreativitas sejak dini.   Mempersiapkan Masa Depan yang Berbasis Teknologi Pasar kerja terus berubah dengan cepat, banyak profesi kini membutuhkan pemahaman dasar tentang teknologi dan coding. Bahkan pekerjaan yang tidak berhubungan langsung dengan pemrograman tetap mendapat manfaat dari pengetahuan coding karena meningkatkan literasi digital. Dengan belajar coding sejak dini, anak mendapat keunggulan kompetitif dalam pendidikan dan karier masa depan. Mereka menjadi lebih nyaman menggunakan teknologi dan mudah beradaptasi dengan alat digital baru. Maka, apakah belajar coding worth it untuk kesiapan masa depan? Tentu saja, karena coding membekali anak dengan keterampilan penting di hampir semua bidang industri.   Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi Proyek coding sering kali mengharuskan anak bekerja dalam tim dan berbagi ide, khususnya di lingkungan kelas atau klub. Anak belajar bagaimana berkolaborasi, mengkomunikasikan ide dengan jelas, dan bekerja bersama mencapai tujuan. Keterampilan sosial ini sama pentingnya dengan kemampuan teknis. Jadi, saat mempertimbangkan apakah belajar coding worth it, ingat bahwa coding juga membantu anak mengembangkan keterampilan interpersonal yang berguna sepanjang hidup mereka.   Cara Membuat Belajar Coding Menyenangkan dan Mudah Diakses Anak Agar belajar coding benar-benar bermanfaat, proses pembelajarannya harus menyenangkan dan sesuai usia. Banyak program edukasi kini menggunakan permainan, bahasa pemrograman visual seperti Scratch, dan alat interaktif yang membuat coding mudah dipahami anak-anak. Orang tua dan pendidik sebaiknya memilih program yang menekankan kreativitas, pemecahan masalah, dan pengembangan keterampilan secara bertahap, bukan sekadar menghafal. Dengan pendekatan yang tepat, anak lebih termotivasi dan tertarik belajar coding dalam jangka panjang.   Mendukung Perjalanan Belajar Coding Anak Anda Jika Anda bertanya-tanya apakah belajar coding worth it bagi anak Anda, cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan membiarkan mereka mencoba sendiri. Banyak akademi coding dan platform online menawarkan kelas percobaan gratis atau kursus pemula untuk anak-anak. Misalnya, Timedoor Academy menyediakan program belajar coding yang dirancang khusus dan menyenangkan untuk anak-anak dari berbagai usia. Mereka juga menyediakan kelas percobaan gratis sehingga orang tua dan anak dapat mengenal dunia coding tanpa harus langsung berkomitmen.   Apakah Belajar Coding Worth It di 2025? Jawaban atas pertanyaan apakah belajar coding worth it di 2025 adalah sangat pasti: iya. Pendidikan coding membekali anak dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan digital penting yang akan sangat berguna sepanjang hidup. Selain belajar pemrograman, anak juga mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, bekerja sama, dan beradaptasi dalam dunia yang terus berubah. Untuk mendukung perjalanan belajar coding anak Anda, pertimbangkan mendaftarkan mereka ke program seperti Timedoor Academy yang menawarkan pelajaran coding menarik dan sesuai usia. Dengan adanya kelas percobaan gratis, anak dapat mencoba belajar coding dengan cara yang menyenangkan dan tanpa tekanan sebelum memutuskan melanjutkan. Memulai belajar coding sejak dini bisa menjadi salah satu investasi terbaik untuk masa depan anak Anda.
resep makanan sehat untuk anak
Resep Makanan Sehat untuk Anak: 5 Menu Lezat, Praktis, dan Penuh Gizi
Di era modern ini, penting bagi orang tua untuk mengenalkan resep makanan sehat untuk anak sejak dini. Dengan memberikan pilihan makanan yang tepat, anak-anak tidak hanya mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembang, tetapi juga dapat belajar mencintai pola makan sehat sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Orang tua sering kali bingung dalam memilih resep yang cocok: harus enak, mudah dibuat, dan tentu saja, bergizi. Nah, berikut ini adalah lima resep makanan sehat untuk anak yang bisa dengan mudah disiapkan di rumah. Kelima menu ini dirancang agar anak tetap semangat makan, bahkan saat mood mereka naik turun.   1. Nasi Kepal Sayur & Telur Resep makanan sehat untuk anak yang pertama adalah nasi kepal sayur dan telur. Menu ini cocok untuk bekal sekolah karena praktis, padat nutrisi, dan mudah dimakan oleh anak tanpa berantakan. Bahan-bahan: 1 mangkuk nasi hangat 1 butir telur 2 sdm wortel parut 2 sdm brokoli cincang Sedikit garam Cara Membuat: Campur nasi hangat dengan wortel, brokoli, dan sedikit garam. Aduk hingga rata, lalu bentuk menjadi bola-bola kecil. Sementara itu, kocok telur dan buat telur dadar tipis sebagai pelengkap. Manfaat:Kaya akan serat, protein, dan karbohidrat kompleks. Menu ini memberi energi yang cukup untuk aktivitas anak sepanjang hari.   2. Bola-Bola Tahu Bayam Jika anak sering jajan di luar, maka resep makanan sehat untuk anak ini bisa menjadi solusi anti-jajan yang hemat dan bergizi. Bola-bola tahu bayam ini bisa dijadikan camilan atau lauk pendamping nasi. Bahan-bahan: 1 papan tahu putih 1 genggam bayam rebus, cincang halus 1 siung bawang putih parut 1 butir telur 2 sdm tepung roti Cara Membuat: Hancurkan tahu hingga lembut, lalu campur dengan bayam, bawang putih, telur, dan tepung roti. Bentuk bulat kecil, lalu kukus atau panggang hingga matang. Manfaat:Tinggi zat besi dan protein nabati, sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak dan mencegah anemia.   3. Pancake Pisang Tanpa Gula Untuk anak yang suka rasa manis, cobalah pancake pisang tanpa tambahan gula. Resep makanan sehat untuk anak ini menggunakan rasa manis alami dari buah, cocok sebagai sarapan atau camilan sore. Bahan-bahan: 1 buah pisang matang 1 butir telur 3 sdm oat halus Sedikit kayu manis (opsional) Cara Membuat: Haluskan pisang, lalu campur dengan telur dan oat. Aduk rata, tambahkan kayu manis jika suka. Masak di wajan anti lengket hingga kedua sisi matang. Manfaat:Pancake ini mengandung karbohidrat sehat dan serat yang membantu menjaga kenyang lebih lama serta mencegah lonjakan gula darah.   4. Smoothie Buah & Yogurt Jika waktu sarapan terbatas, smoothie bisa menjadi resep makanan sehat untuk anak yang sangat praktis dan cepat disiapkan. Cita rasanya yang segar juga cocok untuk anak yang sedang susah makan. Bahan-bahan: ½ pisang 5 buah stroberi 100 ml yogurt plain 1 sdt madu (opsional) Cara Membuat: Masukkan semua bahan ke dalam blender dan haluskan. Sajikan dingin untuk sensasi segar. Manfaat:Mengandung probiotik dari yogurt, vitamin C dari buah, dan cocok untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan anak.   5. Macaroni Schotel Sayur Kukus Untuk anak yang picky eater dan suka pasta, macaroni schotel versi kukus ini bisa jadi resep makanan sehat untuk anak yang disukai. Teksturnya lembut dan gurih, tapi tetap kaya nutrisi. Bahan-bahan: 100 gr makaroni 1 butir telur 50 ml susu UHT 1 sdm wortel dan buncis cincang Keju parut secukupnya Cara Membuat: Rebus makaroni hingga matang. Campur dengan telur, susu, sayuran cincang, dan sedikit keju. Masukkan ke dalam cetakan kecil lalu kukus selama 15–20 menit. Manfaat:Mengombinasikan protein, karbohidrat, dan vitamin dari sayuran dalam satu porsi makanan yang menarik untuk anak.   Tips Memilih dan Menyajikan Resep Makanan Sehat untuk Anak Agar setiap resep makanan sehat untuk anak semakin efektif dan disukai, perhatikan beberapa hal penting berikut ini: Gunakan bahan segar dan alami. Hindari penggunaan MSG, pengawet, dan pewarna buatan. Libatkan anak dalam proses memasak. Anak yang membantu di dapur biasanya lebih tertarik untuk mencicipi hasil masakan. Kreasikan tampilan makanan. Gunakan cetakan lucu atau bentuk karakter agar makanan terlihat menarik. Perhatikan porsi. Sajikan dalam porsi kecil agar anak tidak cepat bosan atau merasa terpaksa makan.   Ciptakan Kebiasaan Sehat dari Dapur Sendiri Mengenalkan resep makanan sehat untuk anak sejak dini adalah langkah awal yang luar biasa dalam membentuk generasi yang sehat dan cerdas. Waktu makan bisa menjadi momen berkualitas antara orang tua dan anak, sekaligus kesempatan untuk mengenalkan berbagai rasa, tekstur, dan warna makanan alami. Namun, nutrisi saja tidak cukup. Kecerdasan dan kreativitas anak juga perlu dikembangkan sejak dini. Untuk itu, seimbangkan gaya hidup sehat mereka dengan stimulasi otak yang positif seperti belajar coding. Di Timedoor Academy, anak-anak dapat mengikuti kelas coding online yang menyenangkan, interaktif, dan cocok untuk usia dini. Mereka belajar logika, berpikir kreatif, serta kemampuan problem-solving yang sangat dibutuhkan di masa depan. Daftarkan anak sekarang untuk mengikuti kelas coding GRATIS di Timedoor Academy dan dukung mereka menjadi generasi sehat dan cerdas!
float button