Sep 26, 2025

7 Manfaat Positif dari Kelas Pemrograman Online untuk Pemula

7 Manfaat Positif dari Kelas Pemrograman Online untuk Pemula image

Di era digital saat ini, kemampuan pemrograman menjadi salah satu keterampilan yang sangat dicari. Bukan hanya untuk mereka yang ingin bekerja di bidang teknologi, tetapi juga sebagai bekal menghadapi tantangan dunia modern. Dengan mengikuti kelas pemrograman online untuk pemula, anak-anak maupun remaja dapat belajar memahami logika, berpikir sistematis, serta melatih kreativitas dalam memecahkan masalah.

Banyak orang tua yang masih ragu apakah anak mereka siap memulai pelajaran pemrograman. Namun, kenyataannya semakin dini mereka berkenalan dengan pemrograman, semakin besar peluang untuk berkembang menjadi individu yang kreatif dan inovatif.

1. Fleksibilitas Belajar di Mana Saja

kelas pemrograman online untuk pemula

Salah satu keunggulan utama dari kelas pemrograman online untuk pemula adalah fleksibilitasnya. Anak-anak tidak perlu pergi ke tempat kursus khusus. Dengan hanya menggunakan laptop atau tablet, mereka bisa belajar dari rumah, perpustakaan, atau bahkan saat sedang bepergian. Hal ini tentu memudahkan orang tua dalam mengatur waktu anak tanpa mengganggu aktivitas utama seperti sekolah formal.

2. Kurikulum yang Disesuaikan untuk Pemula

Banyak orang tua khawatir bahwa pemrograman adalah bidang yang sulit dipahami. Namun, dalam kelas pemrograman online untuk pemula, kurikulum dirancang secara bertahap. Anak-anak diajarkan konsep dasar yang mudah dimengerti, seperti memahami logika sederhana, membuat program kecil, hingga mengembangkan game atau aplikasi sederhana. Pendekatan ini membuat anak lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus belajar.

3. Meningkatkan Keterampilan Problem Solving

kelas pemrograman online untuk pemula

Setiap pelajaran pemrograman menuntut peserta untuk mencari solusi dari suatu masalah. Dengan bergabung dalam kelas pemrograman online untuk pemula, anak akan terbiasa menghadapi tantangan, mencoba berbagai cara, dan tidak mudah menyerah. Sikap ini akan berguna tidak hanya dalam bidang teknologi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka.

4. Belajar dengan Cara Menyenangkan

Banyak program pemrograman untuk anak yang menggabungkan elemen permainan dalam pembelajaran. Misalnya, mereka bisa membuat game sederhana atau animasi kreatif. Hal ini membuat pengalaman belajar di kelas pemrograman online untuk pemula terasa menyenangkan. Anak-anak tidak merasa tertekan, melainkan justru menikmati proses belajar yang interaktif.

5. Persiapan untuk Masa Depan Karier

Perkembangan teknologi semakin pesat, dan kebutuhan akan tenaga kerja yang melek digital terus meningkat. Dengan mengikuti kelas pemrograman online untuk pemula, anak-anak mendapatkan bekal penting yang akan bermanfaat di masa depan. Baik mereka ingin menjadi programmer, desainer game, atau bahkan pengusaha digital, keterampilan ini akan selalu relevan.

6. Mengembangkan Kreativitas Anak

kelas pemrograman online untuk pemula

Pemrograman bukan hanya soal angka dan kode, tetapi juga soal imajinasi. Dalam kelas pemrograman online untuk pemula, anak diajak untuk menuangkan ide-ide kreatif mereka menjadi bentuk nyata, seperti aplikasi interaktif atau animasi. Hal ini membantu mereka mengembangkan daya cipta sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

7. Membangun Kedisiplinan dan Tanggung Jawab

Kelas online tetap membutuhkan komitmen. Anak harus disiplin mengatur jadwal belajar dan menyelesaikan tugas. Dengan bergabung dalam kelas pemrograman online untuk pemula, anak belajar bertanggung jawab atas proses belajar mereka sendiri. Hal ini memberikan dampak positif pada pembentukan karakter.

Peran Orang Tua dalam Mendukung Anak

Walaupun anak-anak mengikuti kelas pemrograman online untuk pemula, peran orang tua tetap penting. Dukungan moral, pengawasan waktu layar, dan dorongan positif dari orang tua dapat meningkatkan semangat belajar anak. Orang tua juga dapat melihat perkembangan kemampuan anak dari hasil karya yang mereka buat selama kelas berlangsung.

Mengapa Timedoor Academy Pilihan Terbaik?

Timedoor Academy menawarkan kelas pemrograman online untuk pemula yang dirancang khusus agar ramah untuk anak-anak dan remaja. Dengan pengajar berpengalaman, kurikulum interaktif, serta metode pembelajaran yang menyenangkan, Timedoor Academy menjadi pilihan tepat bagi orang tua yang ingin memberikan investasi pendidikan terbaik untuk anak mereka.

Investasi Hebat untuk Masa Depan Anak

Ingin tahu detail program? Image

Ingin tahu detail program?

Mengikuti kelas pemrograman online untuk pemula bukan hanya tentang belajar teknologi, tetapi juga tentang membangun keterampilan hidup yang penting. Anak-anak belajar disiplin, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan dengan sikap positif. Semua manfaat ini akan menjadi bekal yang berharga untuk masa depan mereka.

Jika Anda ingin anak Anda mendapatkan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus menyenangkan, daftarkan mereka sekarang juga di Timedoor Academy. Jadwalkan free trial class dan biarkan mereka merasakan langsung bagaimana serunya belajar pemrograman sejak dini.

Artikel Lainnya

SD No. 1 Kerobokan Gandeng Timedoor Academy untuk Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial
SD No. 1 Kerobokan Gandeng Timedoor Academy untuk Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial
SD No. 1 Kerobokan resmi menjalin kerja sama dengan Timedoor Academy dalam penyediaan dan penggunaan Learning Management System (LMS) serta Training of Teachers (ToT) untuk mendukung pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial. Menyikapi arahan dari Kemdikdasmen terkait dengan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisal untuk segera diajarkan di sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar, SD No. 1 Kerobokan gerak cepat dan inisiatif melakukan pelatihan KKA dengan menggandeng Timedoor Academy. Kerjasamanya untuk Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial di SD No.1 Kerobokan dengan total 12 Guru yang akan dilatih dan memberikan Dampak ke kurang lebih 500 siswa. Pelatihan diselenggarakan secara luring bagi 12 (dua belas) guru yang ditunjuk oleh SD No.1 Kerobokan. Timedoor Academy akan menyediakan LMS dan ToT untuk siswa kelas 5 dan 6 serta guru kelas 3, 4, 5, dan 6. LMS mencakup materi pembelajaran digital, pelacakan progres siswa, serta modul pembelajaran sesuai jenjang pendidikan SD. Pelaksanaan penggunaan LMS oleh peserta didik diperkirakan akan dilaksanakan selama 4 (empat) bulan. Jumlah peserta didik yang terdaftar adalah 165 (seratus enam puluh lima) siswa, terdiri dari 89 siswa kelas 5 dan 76 siswa kelas 6. Tidak hanya untuk belajar KKA, I Putu Erry Cahyadi, S.Pd selaku Kepala SD No. 1 Kerobokan juga ingin memberikan pengalaman ke Guru bahwa belajar Coding tidak hanya sekadar mengenalkan konsep Keterampilan Komputasi dan Algoritma (KKA), I Putu Erry Cahyadi, S.Pd, Kepala SD No. 1 Kerobokan, berkomitmen memberikan pengalaman bermakna kepada para guru. Beliau menegaskan bahwa belajar coding bukan hanya tentang memahami bahasa pemrograman semata, tetapi juga mengasah kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, serta membangun pola pikir kritis yang akan mendukung guru dalam menciptakan metode pembelajaran inovatif dan adaptif bagi peserta didik. Melalui pendekatan ini, para guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar, melainkan juga inovator yang mampu menginspirasi generasi muda menghadapi tantangan era digital. Melalui kerja sama ini, diharapkan kualitas pendidikan di SD No. 1 Kerobokan semakin meningkat. Dukungan teknologi serta pelatihan guru diproyeksikan memberi dampak jangka panjang, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih modern dan relevan dengan perkembangan era digital. Daftar Sekarang! Dengan adanya kolaborasi ini, Timedoor Academy semakin menunjukkan komitmennya untuk mendukung sekolah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. Bagi orang tua maupun sekolah lain yang ingin merasakan manfaat pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial sejak dini, Timedoor Academy juga menyediakan program Free Trial untuk siswa. Melalui program ini, anak-anak dapat langsung mencoba pengalaman belajar coding yang seru, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Jangan ragu untuk mendaftarkan anak Anda dan rasakan sendiri bagaimana Timedoor Academy membantu mencetak generasi kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era digital.
30 Best! Game Nintendo Switch untuk Anak Terbaik 2025
30 Best! Game Nintendo Switch untuk Anak Terbaik 2025
Nintendo Switch menjadi salah satu konsol paling populer di kalangan anak-anak dan keluarga. Selain karena desainnya yang fleksibel dan ramah pengguna, pilihan game Nintendo Switch untuk anak juga sangat beragam. Orang tua kini lebih selektif dalam memilih permainan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif, aman, dan sesuai usia. Melalui artikel ini, kami akan membagikan 30 rekomendasi game Nintendo Switch untuk anak terbaik tahun 2025. Semua game yang dipilih telah disesuaikan dengan berbagai rentang usia, mulai dari balita hingga praremaja, dan memiliki nilai hiburan maupun pembelajaran yang seimbang. Daftar 30 Game Nintendo Switch untuk Anak yang Wajib Dimiliki 1. Animal Crossing: New Horizons Mengenalkan anak pada kehidupan mandiri, mengatur pulau sendiri, dan belajar konsep tanggung jawab serta kreativitas. 2. Super Mario Odyssey Petualangan klasik yang penuh tantangan ringan dan visual menarik untuk anak usia 6 tahun ke atas. 3. Yoshi’s Crafted World Game Nintendo Switch untuk anak dengan visual seperti kerajinan tangan yang menarik dan gameplay sederhana. 4. Mario Kart 8 Deluxe Balapan penuh warna dan kompetisi sehat, ideal untuk dimainkan bersama keluarga. 5. Pokémon Scarlet & Violet Mengajak anak mengeksplorasi dunia fantasi dan membangun strategi lewat pertarungan Pokémon. 6. Just Dance 2025 Menggabungkan musik dan gerakan fisik, game ini bagus untuk aktivitas fisik dan hiburan keluarga. 7. Kirby and the Forgotten Land Platformer penuh warna dengan karakter lucu yang cocok untuk anak usia 5 tahun ke atas. 8. Crayola Scoot Game balap dan warna yang cocok untuk anak yang gemar berekspresi secara visual. 9. Luigi’s Mansion 3 Petualangan ringan penuh teka-teki, cocok untuk anak yang suka game penuh imajinasi. 10. Mario + Rabbids Sparks of Hope Strategi ringan dengan karakter lucu dan cerita menarik. 11. Captain Toad: Treasure Tracker Puzzle dan eksplorasi ringan, mengasah logika dan konsentrasi anak. 12. Pikmin 4 Mengajarkan kerja sama, strategi, dan pengambilan keputusan. 13. Snipperclips: Cut it Out, Together! Game kooperatif yang mendorong komunikasi dan pemecahan masalah. 14. Donkey Kong Country: Tropical Freeze Platformer klasik yang menantang dan seru untuk anak usia 7 tahun ke atas. 15. Minecraft Salah satu game Nintendo Switch untuk anak yang sangat populer karena mendorong kreativitas, eksplorasi, dan logika. 16. Splatoon 3 Game shooting non-kekerasan yang menekankan warna, kreativitas, dan kompetisi sehat. 17. Story of Seasons: Friends of Mineral Town Game Nintendo Switch untuk anak yang ingin belajar tentang pertanian dan kehidupan desa. 18. Big Brain Academy: Brain vs. Brain Permainan asah otak yang menyenangkan untuk dimainkan bersama keluarga. 19. Pokémon Let’s Go Pikachu / Eevee Versi Pokémon yang lebih ringan dan cocok untuk pemula. 20. New Super Mario Bros. U Deluxe Platformer klasik yang bisa dimainkan bersama hingga 4 orang. 21. Clubhouse Games: 51 Worldwide Classics Kumpulan permainan klasik dari seluruh dunia yang dapat meningkatkan keterampilan logika. 22. Nintendo Switch Sports Menyediakan berbagai aktivitas olahraga virtual seperti bowling, tenis, dan sepak bola. 23. Ring Fit Adventure Menggabungkan olahraga dan RPG, cocok untuk anak yang aktif secara fisik. 24. Tetris 99 Permainan puzzle klasik dengan tantangan modern. 25. Cooking Mama: Cookstar Game simulasi memasak yang menyenangkan dan bisa jadi cara seru belajar resep. 26. Paw Patrol: Mighty Pups Save Adventure Bay Game Nintendo Switch untuk anak yang masih balita atau TK, berdasarkan serial populer. 27. Hello Kitty Kruisers Balapan lucu dengan karakter Hello Kitty yang aman untuk anak kecil. 28. My Universe: School Teacher Simulasi menjadi guru yang mendidik anak tentang dunia pendidikan secara ringan. 29. Animal Hospital Mengasah empati dan tanggung jawab dalam merawat hewan virtual. 30. LEGO City Undercover Game open world ringan dengan elemen humor dan misi-misi menyenangkan. Tips Memilih Game Nintendo Switch untuk Anak Saat memilih game Nintendo Switch untuk anak, perhatikan rating usia (ESRB), konten dalam permainan, serta seberapa besar permainan tersebut dapat dimainkan bersama. Game dengan elemen kekerasan tinggi sebaiknya dihindari, dan pilihlah game yang dapat mendorong interaksi sosial, kreativitas, atau belajar. Tak kalah penting, orang tua juga dapat bermain bersama anak untuk mempererat bonding sekaligus memantau konten secara langsung. Belajar Sambil Bermain: Alternatif Sehat dengan Coding Dengan berbagai pilihan game Nintendo Switch untuk anak di atas, orang tua kini bisa memilih hiburan yang aman, mendidik, dan sesuai usia. Namun, alih-alih hanya bermain, anak juga bisa didorong untuk memahami bagaimana game dibuat, sehingga waktu bermain menjadi lebih bermakna. Melalui kelas coding di Timedoor Academy, anak-anak bisa belajar membuat game sendiri dengan cara yang menyenangkan dan terstruktur. Kurikulum berstandar internasional dan pembelajaran berbasis proyek membantu anak mengembangkan logika, kreativitas, dan rasa percaya diri. Daftarkan anak Anda sekarang dan nikmati kelas trial gratis di Timedoor Academy!
Anak Kecanduan Gadget? Ini Dia Tips Atur Batas Screen Time pada Anak di 2025
Anak Kecanduan Gadget? Ini Dia Tips Atur Batas Screen Time pada Anak di 2025
Di era teknologi yang semakin maju, anak-anak tumbuh di tengah berbagai gawai dan layar digital. Televisi, smartphone, tablet, hingga laptop, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka. Namun, di tengah kenyamanan tersebut, muncul kekhawatiran baru bagi orang tua: bagaimana menentukan batas screen time pada anak agar mereka tetap tumbuh sehat secara fisik, mental, dan sosial? Screen time atau waktu yang dihabiskan di depan layar, jika digunakan secara bijak, dapat memberikan manfaat edukatif dan hiburan. Akan tetapi, terlalu banyak screen time juga dapat menimbulkan risiko yang cukup serius bagi perkembangan anak. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk menetapkan batasan yang tepat dan menerapkannya secara konsisten. Mengapa batas screen time pada anak perlu diatur? Anak-anak cenderung mudah tertarik dengan konten visual di layar. Sayangnya, durasi yang panjang tanpa pengawasan dapat menyebabkan dampak negatif, seperti gangguan tidur, kelelahan mata, berkurangnya aktivitas fisik, hingga menurunnya kemampuan bersosialisasi. Pada usia pertumbuhan, otak anak sangat membutuhkan stimulasi dari dunia nyata, bukan hanya dari layar. Selain itu, anak yang terlalu sering berada di depan layar cenderung memiliki perhatian yang pendek dan kesulitan berkonsentrasi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa batas screen time pada anak yang tidak dijaga dapat berdampak pada performa akademik, kemampuan bahasa, bahkan kesehatan emosional mereka. Panduan umum dari lembaga kesehatan dunia Menurut World Health Organization (WHO) dan American Academy of Pediatrics (AAP), berikut adalah rekomendasi durasi atau batas screen time pada anak berdasarkan usia anak: Usia 0–2 tahun: tidak disarankan screen time sama sekali, kecuali untuk video call dengan keluarga. Usia 2–5 tahun: maksimal 1 jam per hari, dengan pendampingan orang tua. Usia 6 tahun ke atas: screen time harus dikontrol agar tidak mengganggu tidur, aktivitas fisik, dan waktu bersama keluarga. Namun perlu diingat, yang lebih penting dari sekadar durasi adalah jenis konten yang dikonsumsi dan tujuan penggunaannya. Tidak semua screen time itu buruk, terutama jika dimanfaatkan untuk belajar atau berkreasi. Dampak screen time yang berlebihan Jika orang tua tidak menerapkan batas screen time pada anak, ada beberapa dampak jangka panjang yang perlu diwaspadai: Masalah tidur: Cahaya biru dari layar dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tidur. Kurangnya aktivitas fisik: Anak menjadi lebih pasif dan berisiko mengalami obesitas. Gangguan penglihatan: Terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan mata lelah dan kering. Keterlambatan bicara dan sosial: Interaksi manusia nyata menjadi terbatas, apalagi pada usia dini. Perilaku impulsif: Anak bisa lebih cepat frustrasi dan sulit mengontrol emosi. Cara efektif mengelola batas screen time pada anak Berikut beberapa strategi sederhana namun efektif yang bisa diterapkan: Buat jadwal penggunaan layar yang jelas: Misalnya hanya boleh bermain gadget setelah menyelesaikan PR atau pekerjaan rumah. Berikan contoh yang baik: Anak akan meniru kebiasaan orang tuanya. Kurangi juga screen time Anda di rumah. Gunakan fitur kontrol orang tua: Banyak aplikasi dan perangkat yang kini menyediakan fitur untuk membatasi akses atau waktu layar. Aktivitas pengganti: Ajak anak berolahraga, membaca buku, bermain puzzle, atau melakukan eksperimen sains sederhana. Buat zona bebas layar: Seperti ruang makan, kamar tidur, dan waktu keluarga bersama. Berikan konten yang berkualitas: Edukatif, sesuai usia, dan mendukung perkembangan anak. Komunikasi terbuka: Jelaskan alasan pentingnya membatasi screen time dan ajak anak terlibat dalam membuat aturannya. Dengan pendekatan yang positif dan konsisten, anak akan terbiasa dengan rutinitas sehat tanpa merasa dikekang. Belajar coding: alternatif positif untuk screen time Di tengah kekhawatiran tentang gadget, muncul solusi kreatif: mengarahkan screen time anak ke kegiatan yang produktif dan edukatif, salah satunya adalah belajar coding. Coding mengajarkan anak berpikir logis, menyusun instruksi, dan memecahkan masalah dengan cara menyenangkan. Melalui coding, anak tidak hanya “menonton” atau “bermain” di depan layar, tetapi juga menciptakan sesuatu. Mereka akan lebih aktif secara mental, sekaligus membangun kepercayaan diri dan kreativitas. Mengapa Timedoor Academy layak dipertimbangkan? Timedoor Academy hadir sebagai kursus coding anak yang tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga membentuk kebiasaan digital yang sehat. Anak-anak belajar dengan kurikulum berbasis internasional, sambil menerapkan waktu layar yang terstruktur dan bertanggung jawab. Dengan pendekatan berbasis proyek, anak diajak membangun game, website, hingga animasi sambil mengasah logika dan komunikasi. Ini adalah contoh screen time yang produktif dan terarah. Daftarkan anak Anda sekarang dan nikmati kelas trial gratis dari Timedoor Academy. Jadikan screen time anak lebih berkualitas dan bermakna.
float button