Jul 25, 2025

Pengumuman Resmi Penghargaan Holiday Camp Juni – Juli 2025

Pengumuman Resmi Penghargaan Holiday Camp Juni – Juli 2025 image

Holiday Camp 2025 sukses digelar dari tanggal 9 Juni hingga 11 Juli 2005 dengan 500+ peserta dari seluruh Indonesia! Tahun ini makin spesial dengan hadirnya program baru: English Camp, yang membuat pengalaman belajar jadi lebih seru dan lengkap.

Holiday Camp 5 hari di Timedoor Academy dirancang bagi siswa yang ingin belajar coding atau design sesuai minat mereka. Tersedia berbagai program seperti Python Development, Roblox Development, Artifical Intelligence, UI/UX Design, hingga Comic Making. Dengan arahan pengajar yang profesional serta project-project yang menantang dan seru, peserta dapat meningkatkan keterampilan digital sesuai dengan materi yang dipilih.

Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan para peserta yang berhak menerima penghargaan sebagai Best Project dan Best Participant. Silahkan lihat nama-nama pemenang di bawah ini:

JUNIOR ANIMATOR
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Rafie Dhanapati Tang Jambi
Best Participant Adifa Khairisa Hamdel Pekanbaru
JUNIOR 3D GAME
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Albercio Javier Zafran Green Lake City
Best Participant Feni Chandra Kirana Cikarang
JUNIOR CONSTRUCT
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Aira Meta Letisha Jambi
Best Participant Raditya Alvarendra Ramadhan Cikarang
KIDS CONSTRUCT BEGINNER + WEBSITE
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Komang Tribuana Devi Danu Asri Gatsu Bali
Best Participant Nyoman Ngurah Reyndra Devananta Gatsu Bali
KIDS MACHINE LEARNING
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Altair Jordan Wiryadhika Palembang
Best Participant Nathanael Gusti Ngurah Gyanendra Raditya Cikarang
KIDS ANDROID APP DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Andi Kayla Fatmah Jambi
Best Participant Marvella Alexa Jambi
KIDS ROBLOX FIND THE PIZZA (V1 & V2)
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Joanna Glory Celia Tampubolon Pontianak
Best Participant Mikaela Larasatiningrum Widharto Cikarang
KIDS PYTHON
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Muhammad Nabhan Rinaldi Makassar
Best Participant Dhiyo Lucas Iswantoro Manado
KIDS AI DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Rafael Lorenzo Citraland
Best Participant Felix Parulian Kurniawan Online ID
TEENS PHASER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project I Putu Abyakta Dhika Kurniawan Renon
Best Participant Addo Darian Peejaya Renon
TEENS WEB DEVELOPER
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Quraisy Aqila Rafif Cikarang
Best Participant Awwalun Tangguh Firjatullah Citraland
TEENS ROBLOX NEVERLAND SURVIVAL (V1 & V2)
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Rafael Geovanni Kelapa Gading
Best Participant Ignasius Tristan Widharto Cikarang
TEENS PYTHON
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Arkaan Fatih Safaraz Pekanbaru
Best Participant M. Izyan Adly A Gayungan
TEENS APP DEV
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Vannesa Feryan William Medan Maimun
Best Participant
TEENS AI DEV
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Udara Alouin Arauna Situngkir Kelapa Gading
Best Participant Callie Angeline Sutanto Online ID
 TEENS IoT
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Darren Hanzel Kelapa Gading
Best Participant Jonathan Isaac Santoso Citraland
 COMIC KIDS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Alyaa Kunaziza Werdaya Online ID
Best Participant Malika Della Sachanda Online ID
 COMIC TEENS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Arisha Qurrotua’yunina Online ID
Best Participant Raphaella Generosa Simanjuntak Gatsu Bali
 DESIGN ANIMATION
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Amos Gracio Immanuel Harapan Indah Bekasi
Best Participant Regina Sayo Harapan Indah Bekasi
UI/UX APPS
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Project Sherin Magdalena langelo Cikarang
Best Participant Daffa Muhammad Cikarang
ENGLISH CAMP
CATEGORY PARTICIPANT’S NAME BRANCH
Best Participant I Gede Bagus Aksara Abinaya Gatsu Bali

Artikel Lainnya

Free Coding Classes: A Golden Opportunity for Kids to Learn Technology in 2025
Kelas Coding Gratis: Kesempatan Emas Buat Anak Belajar Teknologi di 2025
Kelas coding gratis kini menjadi pilihan menarik bagi para orang tua yang ingin anaknya memiliki kemampuan teknologi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Di era digital seperti sekarang, kemampuan coding atau pemrograman sangat penting untuk dikuasai sejak dini. Artikel ini akan membahas alasan mengapa kelas coding gratis sangat dibutuhkan, manfaat belajar coding sejak kecil, serta bagaimana Timedoor Academy menyediakan program kelas coding gratis yang seru dan mudah diikuti oleh anak-anak. Kenapa Kelas Coding Gratis Penting untuk Anak? Teknologi sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang tumbuh di zaman digital ini. Hampir semua aktivitas, mulai dari belajar, hiburan, hingga berkomunikasi, melibatkan teknologi digital. Oleh sebab itu, kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi, khususnya coding, menjadi keterampilan wajib yang harus dimiliki anak agar siap menghadapi masa depan. Sayangnya, tidak semua orang tua mampu membayar biaya kursus coding yang biasanya cukup tinggi. Dengan adanya kelas coding gratis, kesempatan belajar coding dapat dinikmati oleh anak-anak dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. Ini membantu membuka akses pendidikan teknologi yang lebih merata, sehingga anak-anak tidak lagi terhambat oleh masalah biaya dan bisa mendapatkan bekal penting untuk masa depan mereka. Selain itu, kelas coding gratis memberikan anak-anak kesempatan mengenal bahasa teknologi yang terus berkembang dan menjadi dasar dalam banyak profesi masa depan. Dengan memahami coding sejak dini, anak-anak memiliki keunggulan kompetitif ketika memasuki dunia kerja nanti. Manfaat Belajar Coding Sejak Dini Belajar coding lebih dari sekadar menulis program komputer. Proses ini melatih anak untuk berpikir logis, sistematis, dan kreatif dalam memecahkan masalah. Anak yang belajar coding sejak kecil cenderung memiliki kemampuan problem solving yang lebih baik karena terbiasa mengurai masalah besar menjadi bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu per satu. Selain itu, belajar coding juga membantu meningkatkan fokus dan kesabaran anak. Mereka harus teliti mengikuti langkah demi langkah agar program dapat berjalan dengan benar, sebuah kebiasaan yang sangat bermanfaat untuk kehidupan dan pendidikan di berbagai bidang. Lebih jauh, belajar coding juga membangun rasa percaya diri karena anak bisa melihat hasil karyanya sendiri, seperti membuat game sederhana, animasi, atau aplikasi yang mereka buat sendiri. Hal ini memberikan motivasi untuk terus belajar dan berinovasi. Apa yang Ditawarkan Timedoor Academy di Kelas Coding Gratis? Timedoor Academy sangat memahami pentingnya pendidikan coding bagi anak-anak, namun juga menyadari bahwa biaya bisa menjadi hambatan bagi banyak orang tua. Oleh karena itu, Timedoor Academy menyediakan kelas coding gratis yang dirancang khusus untuk anak-anak dengan materi yang mudah dipahami dan metode pembelajaran yang interaktif serta menyenangkan. Kelas coding gratis ini tidak hanya mengajarkan teori dasar coding seperti penggunaan blok kode dan logika, tetapi juga mengajak anak-anak untuk membuat proyek-proyek sederhana yang menarik. Dengan demikian, anak tidak hanya belajar secara teori, tapi juga langsung praktek sehingga pemahaman mereka lebih kuat dan pembelajaran menjadi lebih hidup. Guru-guru di Timedoor Academy adalah profesional yang berpengalaman dalam mengajar anak-anak, sehingga mereka mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dan suasana kelas yang nyaman. Metode belajar yang ramah anak membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan membuat anak-anak terus termotivasi. Selain kelas coding gratis, Timedoor Academy juga menyediakan free trial class untuk program coding berbayar. Free trial class ini memberikan kesempatan bagi anak dan orang tua untuk mencoba metode belajar dan melihat apakah program tersebut sesuai sebelum memutuskan untuk bergabung secara penuh. Cara Ikut Kelas Coding Gratis di Timedoor Academy Mengikuti kelas coding gratis di Timedoor Academy sangat mudah. Orang tua hanya perlu mendaftar melalui website resmi Timedoor Academy. Proses pendaftarannya cepat dan sederhana, sehingga anak bisa segera mulai belajar sesuai jadwal yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan waktu anak dan keluarga. Selain itu, Timedoor Academy menyediakan layanan dukungan yang responsif selama proses belajar berlangsung. Jadi, orang tua dan anak tidak perlu khawatir jika mengalami kendala atau memiliki pertanyaan terkait materi pembelajaran. Peran Orang Tua dalam Mendukung Proses Belajar Coding Anak Dukungan orang tua sangat berperan penting untuk keberhasilan anak dalam belajar coding. Orang tua dapat membantu dengan menyediakan waktu khusus agar anak fokus belajar coding dan menemani anak saat mengerjakan tugas atau proyek coding. Selain itu, orang tua dapat berdiskusi dengan anak mengenai materi yang dipelajari dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Cara ini dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman anak, sehingga mereka semakin semangat untuk belajar. Orang tua juga perlu mengingatkan anak untuk menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat agar tidak cepat merasa lelah atau bosan selama proses belajar coding. Mengawali Masa Depan Digital Anak dengan Kelas Coding Gratis Kelas coding gratis merupakan peluang terbaik bagi anak-anak untuk mulai belajar teknologi tanpa harus terbebani biaya. Dengan belajar coding sejak dini, anak akan terbiasa berpikir kritis, kreatif, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah yang sangat berguna bagi masa depan mereka. Timedoor Academy hadir dengan kelas coding gratis yang interaktif dan menyenangkan, didukung oleh guru-guru profesional yang ahli dalam mengajar anak-anak. Jangan sampai anak Anda melewatkan kesempatan berharga ini! Segera daftarkan anak Anda untuk mengikuti kelas coding gratis di Timedoor Academy dan manfaatkan juga free trial class untuk program berbayar yang tersedia. Berikan anak Anda bekal keterampilan digital yang penting untuk menghadapi dunia yang semakin canggih dan serba digital. Kunjungi website Timedoor Academy sekarang juga dan mulai perjalanan belajar coding yang seru dan bermanfaat!
<strong>7 Langkah Kuat Menyiapkan Anak Jadi Generasi Pencipta Teknologi Masa Depan</strong>
7 Langkah Kuat Menyiapkan Anak Jadi Generasi Pencipta Teknologi Masa Depan
Di era digital yang terus berkembang, kemampuan memahami dan menciptakan teknologi menjadi salah satu keterampilan terpenting bagi anak-anak masa kini. Dunia tidak lagi hanya membutuhkan pengguna teknologi, tetapi juga pembuat dan inovator yang mampu menciptakan solusi baru melalui kreativitas digital. Itulah mengapa membangun generasi pencipta teknologi sejak dini menjadi langkah strategis yang perlu dilakukan oleh para orang tua dan pendidik. Teknologi kini telah menjadi bagian dari hampir setiap aspek kehidupan manusia. Dari komunikasi, pendidikan, hingga hiburan, semuanya bergantung pada inovasi digital. Dalam konteks ini, peran generasi pencipta teknologi menjadi sangat penting untuk menciptakan masa depan yang lebih maju, kreatif, dan berkelanjutan. Anak-anak yang memahami dasar-dasar teknologi sejak kecil akan memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, dan kreatif yang jauh lebih kuat. 1. Menumbuhkan Pola Pikir Inovatif Sejak Usia Dini Langkah pertama dalam membentuk generasi pencipta teknologi adalah menanamkan pola pikir inovatif pada anak-anak. Alih-alih hanya menggunakan aplikasi atau bermain game, anak perlu diajak untuk memahami bagaimana teknologi tersebut dibuat. Melalui kegiatan seperti coding, desain digital, atau eksperimen sederhana dengan perangkat lunak, anak-anak akan belajar untuk berpikir sebagai pencipta, bukan sekadar konsumen. Pendekatan ini melatih mereka untuk mencari solusi, menciptakan ide baru, dan tidak takut melakukan kesalahan. Semakin cepat anak-anak dikenalkan pada konsep penciptaan teknologi, semakin besar peluang mereka untuk tumbuh menjadi inovator sejati. 2. Meningkatkan Kemampuan Problem Solving dan Logika Salah satu manfaat utama dari membentuk generasi pencipta teknologi adalah kemampuan untuk berpikir sistematis dan memecahkan masalah dengan logika. Dalam dunia coding misalnya, anak-anak belajar bagaimana menyusun langkah-langkah agar komputer dapat menjalankan perintah dengan benar. Proses ini menumbuhkan kemampuan berpikir kritis yang berguna di berbagai bidang kehidupan. Selain itu, keterampilan problem solving yang diperoleh dari kegiatan ini juga melatih ketekunan dan kesabaran. Anak belajar bahwa setiap kesalahan dapat diperbaiki melalui analisis dan perbaikan berulang, yang pada akhirnya membentuk karakter pantang menyerah. 3. Menghubungkan Kreativitas dengan Teknologi Banyak orang tua berpikir bahwa teknologi adalah hal yang kaku dan teknis, padahal kenyataannya teknologi juga bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan kreativitas. Anak-anak yang menjadi bagian dari generasi pencipta teknologi dapat menggabungkan seni dan teknologi untuk menghasilkan karya unik seperti animasi, musik digital, atau permainan interaktif. Melalui pendekatan kreatif ini, anak-anak akan belajar bahwa coding dan desain bukan hanya tentang angka dan logika, tetapi juga tentang imajinasi dan ekspresi diri. Teknologi memberi mereka ruang untuk menciptakan sesuatu yang orisinal dan bermanfaat. 4. Membangun Kesiapan Karier Sejak Dini Keterampilan teknologi akan menjadi salah satu fondasi utama dunia kerja di masa depan. Profesi di bidang digital, seperti pengembang perangkat lunak, desainer game, hingga ahli kecerdasan buatan, akan terus meningkat kebutuhannya. Dengan membentuk generasi pencipta teknologi, orang tua membantu anak-anak mereka memiliki keunggulan kompetitif sejak dini. Anak-anak yang terbiasa berpikir dengan logika teknologi akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan di dunia kerja. Mereka tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu menjadi pemimpin dalam menciptakan inovasi baru. 5. Menanamkan Nilai Tanggung Jawab Digital Menjadi bagian dari generasi pencipta teknologi bukan hanya tentang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga tentang memahami etika dalam penggunaan teknologi. Anak perlu diajarkan bagaimana menciptakan teknologi yang bermanfaat, aman, dan bertanggung jawab bagi masyarakat. Melalui pendidikan digital yang seimbang, anak-anak akan belajar menghargai privasi, menghormati karya orang lain, dan menggunakan teknologi untuk tujuan positif. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi inovator yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika. 6. Mengasah Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi Dalam dunia teknologi modern, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan. Membangun generasi pencipta teknologi berarti juga mengajarkan anak-anak cara bekerja dalam tim, bertukar ide, dan menghargai pendapat orang lain. Banyak proyek teknologi yang membutuhkan kerja sama lintas bidang, dari pengembang hingga desainer. Melalui kegiatan kolaboratif, anak belajar bahwa inovasi besar tidak lahir dari satu orang saja, melainkan dari kerja sama dan komunikasi yang efektif. Keterampilan sosial ini akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan akademik dan profesional mereka di masa depan. 7. Membentuk Generasi Mandiri dan Percaya Diri Anak-anak yang mampu menciptakan sesuatu dari ide mereka sendiri akan tumbuh dengan rasa percaya diri yang tinggi. Mereka belajar bahwa setiap ide, sekecil apa pun, memiliki potensi besar untuk berkembang. Inilah inti dari generasi pencipta teknologi: anak-anak yang berani bermimpi, berpikir kritis, dan mampu mengubah ide menjadi kenyataan. Dengan dukungan yang tepat dari orang tua dan lingkungan belajar yang positif, mereka akan terus termotivasi untuk belajar dan berinovasi tanpa batas. Bagaimana Timedoor Academy Membantu Membangun Generasi Pencipta Teknologi Timedoor Academy memahami pentingnya membentuk anak-anak yang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakannya. Melalui kurikulum berbasis proyek dan bimbingan dari mentor profesional, siswa diajak untuk mengeksplorasi dunia coding, desain, dan inovasi digital secara menyenangkan dan interaktif. Setiap pelajaran dirancang untuk mengembangkan logika berpikir, kreativitas, serta nilai tanggung jawab. Dengan pendekatan yang ramah anak, Timedoor Academy membantu setiap siswa menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat untuk menjadi bagian dari generasi pencipta teknologi yang akan membentuk masa depan. Mulai Langkah Pertama Hari Ini Dunia teknologi terus bergerak maju, dan masa depan dimiliki oleh mereka yang mampu menciptakan, bukan hanya menggunakan. Jadikan anak Anda bagian dari generasi pencipta teknologi yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri, logika, dan kreativitas.Daftarkan anak Anda untuk kelas uji coba gratis di Timedoor Academy hari ini, dan temukan bagaimana pembelajaran digital dapat menjadi pengalaman yang inspiratif, aman, dan penuh makna.
Kenapa Indonesia Banned Roblox Tapi Australia Tidak? Kupas Tuntas Keamanan Digital Anak
Kenapa Indonesia Banned Roblox Tapi Australia Tidak? Kupas Tuntas Keamanan Digital Anak
Sumber: marketing-interactive.com Belakangan ini, wacana kebijakan pemerintah untuk membatasi atau bahkan memblokir akses Roblox bagi anak di bawah usia 16 tahun menjadi topik panas di kalangan orang tua. Langkah ini dipicu oleh maraknya temuan kasus grooming (kejahatan seksual anak secara online) dan penyebaran konten yang tidak sesuai umur di dalam platform tersebut. Sebagai orang tua, wajar jika kita merasa cemas. Namun, mari kita lihat fenomena ini dari sudut pandang global. Di Australia, dengan risiko ancaman kejahatan siber yang sama besarnya, Roblox tetap beroperasi tanpa pemblokiran. Mengapa pendekatannya bisa sangat berbeda? Beda Kacamata: Game Platform vs Media Sosial Ada dua alasan utama mengapa pemerintah Australia tidak mengambil langkah ekstrem seperti pemblokiran total: Dilihat sebagai Platform Ekosistem Kreatif, Bukan Sekadar Medsos Pemerintah Australia dan lembaga pengawas digitalnya memandang Roblox utamanya sebagai game platform tempat anak-anak bisa belajar berkreasi, bukan sekadar media sosial. Fokus regulasi mereka dititikberatkan pada tanggung jawab pihak pengembang game untuk menciptakan lingkungan yang aman, bukan pada penutupan akses bagi penggunanya. Kebijakan Default Private untuk Akun Anak Melalui inisiatif Safety by Design, pemerintah Australia mendesak platform untuk memberikan perlindungan otomatis. Hasilnya, akun anak-anak di sana secara default disetel ke mode private. Artinya, fitur obrolan dengan orang asing dan visibilitas profil tertutup rapat sejak awal mereka mendaftar. Lalu, bagaimana dengan anak-anak di Indonesia? Kendali utama saat ini ada di tangan Ayah Bunda. Orang tua harus proaktif mengaktifkan fitur keamanan secara manual. Caranya cukup mudah: masuk ke menu Setting, lalu pilih Parental Controls. Di sana, Ayah Bunda bisa mengaktifkan Parent PIN agar anak tidak bisa mengubah pengaturan, serta mematikan fitur chat untuk menutup akses komunikasi dua arah dengan orang asing. Apakah Pemblokiran Saja Cukup? Jawabannya: Tidak. Memblokir satu aplikasi mungkin memberikan rasa aman sementara, namun tidak menyelesaikan akar masalah. Dunia digital sangat luas. Saat ini, hampir semua game online memiliki fitur komunikasi dua arah. Jika akses ke Roblox ditutup, potensi kejahatan digital seperti cyberbullying atau grooming masih bisa mengintai anak-anak melalui game atau platform lain. Menutup satu pintu tidak akan menghentikan "tamu tak diundang" mencari jendela yang terbuka. Satu-satunya benteng pertahanan terkuat yang bisa dibawa anak ke mana pun mereka berselancar adalah Literasi Digital. Anak-anak harus dibekali kemampuan berpikir kritis saat berkomunikasi online. Mereka harus paham tentang stranger danger (bahaya orang asing di dunia maya), game literacy, hingga mindful messaging (berpikir sebelum merespons pesan). Mengubah Kekhawatiran Menjadi Potensi Mengajarkan literasi digital secara teknis kepada anak terkadang membingungkan. Bahasa yang kita gunakan seringkali sulit dipahami oleh mereka, atau malah terkesan seperti menceramahi. Jika Ayah Bunda bingung harus mulai dari mana, menyerahkan edukasi ini kepada ahlinya adalah pilihan paling bijak. Di Timedoor Academy, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk menjadi konsumen game yang pasif, tetapi diarahkan untuk berkarya produktif. Mereka bisa belajar membuat game sendiri menggunakan Roblox Studio di lingkungan yang 100% aman dan terpantau. Lebih dari itu, kurikulum Timedoor Academy menyisipkan materi literasi digital dengan cara yang menyenangkan dan pas untuk usia anak. Mereka akan belajar mengenali ciri-ciri cyberbullying, memahami batasan privasi, dan cara melindungi diri secara online. Di era kecerdasan buatan dan teknologi yang bergerak sangat cepat ini, membatasi eksplorasi anak justru berisiko membuat mereka tertinggal jauh dari teman-temannya. Anak yang tidak dibekali skill teknologi dan literasi digital sejak dini akan kehilangan banyak peluang di masa depan. Pastikan si kecil siap menghadapi tantangan dunia digital dengan potensi maksimalnya. Ayah Bunda bisa mengamankan langkah pertama mereka dengan berkonsultasi secara gratis di Timedoor Academy. Kesempatan untuk memberikan perlindungan sekaligus mengembangkan bakat anak ada di depan mata, jangan sampai terlambat mengambil keputusan. Referensi Bacaan Orang Tua: Australian eSafety Commissioner: Protecting children on gaming platforms Roblox Corp: Safety and Civility - Parent Guide UNICEF: Digital Literacy for Children and Teens Ingin konsultasi lebih lanjut tentang cara mengarahkan hobi teknologi anak menjadi lebih positif? Mari bergabung dengan komunitas kami di Timedoor Academy! Siapkan masa depan si kecil melalui pengalaman belajar yang seru. Yuk, daftar sesi free trial sekarang!
float button