Apr 21, 2025

Rekomendasi 10 HP Murah untuk Anak 2025: Spesifikasi dan Harga

Rekomendasi 10 HP Murah untuk Anak 2025: Spesifikasi dan Harga image

Di era digital saat ini, anak-anak semakin sering menggunakan gadget, terutama untuk kebutuhan belajar online dan komunikasi. Tak heran kalau banyak orang tua mulai mencari 10 HP murah untuk anak yang aman, berkualitas, dan tetap ramah di kantong. Namun, memilih HP untuk anak tidak semudah memilih untuk orang dewasa. Ada berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan, mulai dari keamanan, fitur edukatif, hingga daya tahan baterai.

Untuk Mama dan Papa yang sedang bingung mencari HP terbaik untuk anak, berikut ini adalah daftar 10 HP murah untuk anak 2025 lengkap dengan spesifikasi, harga, dan tips agar tidak salah pilih.

Apa Saja Kriteria HP Murah untuk Anak Yang Cocok?

Sebelum melihat daftar rekomendasi 10 HP murah untuk anak, penting untuk mengetahui kriteria yang sesuai agar pembelian tidak sia-sia. Berikut beberapa tips:

  1. Harga Terjangkau
    Anak-anak cenderung belum terlalu membutuhkan spesifikasi tinggi, jadi HP kelas entry-level sudah cukup. Pilih yang harganya di bawah Rp2 juta.
  2. Baterai Tahan Lama
    Baterai awet penting agar anak tidak bolak-balik charge saat belajar atau bermain.
  3. Ukuran Layar yang Ideal
    Layar 6 inci atau lebih cukup nyaman untuk membaca, menonton video edukasi, atau membuka aplikasi belajar tanpa membuat mata cepat lelah.
  4. Fitur Keamanan & Parental Control
    Penting agar orang tua bisa memantau dan membatasi akses aplikasi yang tidak sesuai usia. Banyak HP kini sudah mendukung kontrol orang tua langsung dari sistem Android.
  5. Desain Tangguh & Ringan
    Anak-anak kadang ceroboh, jadi pilih HP dengan build yang kokoh atau bisa ditambah casing pelindung agar lebih awet. Berat HP juga sebaiknya ringan agar nyaman digenggam.

10 Rekomendasi HP Murah untuk Anak 2025

Cheap Smartphones For Kids

Berikut ini adalah 10 HP murah untuk anak yang direkomendasikan berdasarkan spesifikasi dan harganya yang bersahabat per April 2025:

1. Samsung Galaxy A05

Brand ternama ini tetap jadi pilihan utama berkat antarmuka yang ramah pemula.


Harga: Rp1.399.000
Layar: 6.7 inci PLS LCD
RAM & Memori: 4GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

2. Infinix Smart 8

Cocok untuk anak remaja yang mulai aktif belajar online dan video call.


Harga: Rp1.299.000
Layar: 6.6 inci IPS LCD
RAM & Memori: 3GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

3. Redmi A3

Performa ringan, ideal untuk anak usia SD yang baru pertama kali punya HP.


Harga: Rp1.199.000
Layar: 6.71 inci IPS LCD
RAM & Memori: 3GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

4. Realme Narzo 50A Prime

Stylish dan cukup kuat untuk game ringan seperti Roblox atau Minecraft.


Harga: Rp1.799.000
Layar: 6.6 inci FHD+
RAM & Memori: 4GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

5. Itel S23

Storage besar untuk aplikasi belajar dan game edukatif tanpa lemot.


Harga: Rp1.299.000
Layar: 6.6 inci 90Hz
RAM & Memori: 4GB/128GB
Baterai: 5.000 mAh

6. Advan GX

Produk lokal dengan baterai besar dan RAM lega, pas untuk multitasking.


Harga: Rp1.650.000
Layar: 6.8 inci HD+
RAM & Memori: 6GB/64GB
Baterai: 5.200 mAh

7. Nokia C31

Tampilan bersih, cocok buat orang tua yang ingin HP simpel tanpa banyak iklan.


Harga: Rp1.599.000
Layar: 6.75 inci
RAM & Memori: 4GB/64GB
Baterai: 5.050 mAh

8. Tecno Spark Go 2024

Tampil modern, ringan, dan lancar untuk kebutuhan belajar sehari-hari.


Harga: Rp1.399.000
Layar: 6.6 inci
RAM & Memori: 3GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

9. Vivo Y02

Desain simpel dan nyaman digunakan oleh anak-anak SD atau SMP.


Harga: Rp1.399.000
Layar: 6.51 inci
RAM & Memori: 3GB/32GB
Baterai: 5.000 mAh

10. OPPO A17k

Fitur kamera cukup mumpuni untuk anak yang suka belajar lewat video call.


Harga: Rp1.699.000
Layar: 6.56 inci
RAM & Memori: 3GB/64GB
Baterai: 5.000 mAh

Tips Memilih HP Murah untuk Anak Berdasarkan Usia

Usia 6 sampai 9 tahun sebaiknya menggunakan HP yang ringan dan mudah digunakan, dengan sistem operasi sederhana seperti Android Go. Pastikan aplikasi edukatif dan fitur pengawasan orang tua sudah tersedia sejak awal.

Untuk anak usia 10 sampai 13 tahun yang mulai aktif menjelajah internet dan media belajar, pilih HP dengan RAM minimal 3GB agar lancar membuka beberapa aplikasi sekaligus.

Sementara itu, anak usia 14 tahun ke atas biasanya lebih aktif secara digital, sehingga membutuhkan HP dengan penyimpanan lebih besar dan layar resolusi tinggi agar nyaman untuk multitasking dan video call.

Ingin tahu detail program? Image

Ingin tahu detail program?

Memilih HP untuk anak memang bukan sekadar mencari harga murah, tapi juga tentang kenyamanan, keamanan, dan manfaatnya dalam mendukung proses belajar. Dengan memilih dari daftar 10 HP murah untuk anak di atas, Mama dan Papa bisa menyesuaikan sesuai usia, kebutuhan, dan anggaran keluarga. Untuk mendukung penggunaan HP agar lebih bermanfaat, daftarkan anak mengikuti kursus digital di Timedoor Academy. Tersedia sesi uji coba gratis satu kali kelas online untuk anak usia 8 hingga 15 tahun. Anak bisa belajar coding, animasi, desain, dan keterampilan digital lainnya dengan pengajar profesional dan metode interaktif yang menyenangkan dari rumah.

Artikel Lainnya

7 Jenis Coding Robot yang Cocok untuk Pemula
7 Jenis Coding Robot yang Cocok untuk Pemula
Di era digital saat ini, kemampuan anak untuk memahami teknologi menjadi keterampilan yang sangat berharga. Salah satu cara menyenangkan sekaligus mendidik untuk memperkenalkan anak pada dunia teknologi adalah melalui Coding Robot. Aktivitas ini tidak hanya melatih logika, tetapi juga mengembangkan kreativitas, pemecahan masalah, serta kerja sama tim. Bagi orang tua, memilih Coding Robot yang sesuai dengan tingkat usia dan kemampuan anak sangat penting. Banyak pilihan yang tersedia di pasaran, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Agar tidak bingung, mari kita bahas bagaimana memilih Coding Robot yang tepat untuk pemula serta apa saja jenis-jenis robot yang bisa menjadi sarana belajar menyenangkan. Mengapa Memilih Coding Robot untuk Pemula Coding Robot dirancang agar anak dapat belajar pemrograman dengan cara interaktif. Anak tidak hanya melihat kode di layar, tetapi juga menyaksikan bagaimana kode tersebut memengaruhi gerakan dan fungsi robot. Hal ini membuat proses belajar lebih nyata dan mudah dipahami. Dengan pendekatan ini, anak lebih termotivasi untuk bereksperimen. Misalnya, ketika mereka memberi perintah agar robot bergerak maju atau menghindari rintangan, mereka langsung melihat hasil dari logika yang mereka buat. Hal ini menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus rasa ingin tahu. Jenis Coding Robot untuk Pemula Berikut beberapa jenis robot yang cocok diperkenalkan pada anak-anak yang baru belajar: Line Following Robot Robot ini mengikuti garis di lantai dengan sensor cahaya. Sangat sederhana namun efektif untuk memperkenalkan konsep pengambilan keputusan berbasis kondisi. Obstacle Avoidance Robot Dengan sensor ultrasonik atau inframerah, robot ini menghindari rintangan. Anak belajar logika if-else sederhana yang sering dipakai dalam pemrograman. Drawing Robot Robot ini dapat menggambar pola di atas kertas. Cocok untuk anak yang senang seni karena mereka bisa menggabungkan kreativitas visual dengan logika coding. Voice Controlled Robot Robot ini bisa merespons perintah suara seperti “maju” atau “berhenti.” Anak akan memahami dasar interaksi antara manusia dan mesin. Dancing Robot Robot kecil ini diprogram untuk bergerak sesuai pola atau mengikuti musik. Melalui kegiatan ini, anak belajar bahwa coding tidak hanya soal logika, tetapi juga bisa menyenangkan. Sensor-Based Robot Dilengkapi sensor cahaya, suhu, atau gerak, robot ini bereaksi terhadap kondisi tertentu. Contohnya, bergerak saat mendeteksi gerakan atau menyala ketika ruangan gelap. Modular Robot Robot yang bisa dirakit ulang sesuai kebutuhan. Anak bebas mengubah bentuk robot sekaligus memprogram fungsi baru, sehingga melatih kreativitas dan imajinasi. Dengan berbagai pilihan ini, orang tua bisa menyesuaikan jenis robot sesuai minat anak. Jika anak suka seni, Drawing Robot bisa jadi pilihan. Jika anak menyukai tantangan, Obstacle Avoidance Robot akan lebih menarik. Tips Memilih Coding Robot untuk Anak Sesuaikan dengan Usia Pilih robot dengan tingkat kesulitan yang sesuai. Untuk anak SD, pilih robot dengan kontrol sederhana berbasis blok visual. Pertimbangkan Minat Anak Jika anak suka seni, pilih robot yang bisa menggambar. Jika suka tantangan, pilih robot yang bisa memecahkan masalah sederhana. Perhatikan Kemudahan Penggunaan Coding Robot yang baik untuk pemula harus memiliki panduan jelas, aplikasi user-friendly, dan komunitas pengguna yang aktif. Utamakan Keamanan Pastikan material robot aman dan tahan lama, karena akan sering digunakan anak. Manfaat Jangka Panjang Belajar Coding Robot Belajar melalui Coding Robot tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga investasi masa depan. Anak-anak yang terbiasa berpikir logis dan kreatif akan lebih siap menghadapi tantangan era digital. Selain itu, kemampuan ini dapat menjadi pondasi untuk memahami ilmu komputer lebih mendalam di masa depan. Orang tua juga bisa ikut mendampingi, sehingga proses belajar menjadi pengalaman keluarga yang menyenangkan. Dengan dukungan lingkungan belajar yang tepat, anak akan semakin bersemangat. Belajar Coding Robot Lebih Mudah Bersama Timedoor Academy Memilih Coding Robot untuk pemula adalah langkah bijak bagi orang tua yang ingin membekali anak dengan keterampilan masa depan. Dengan beragam jenis robot yang tersedia, setiap anak bisa menemukan cara belajar yang sesuai dengan minatnya. Jika Anda ingin anak mulai belajar Coding Robot dengan metode yang menyenangkan dan terarah, Timedoor Academy menyediakan program belajar interaktif yang bisa menjadi solusi tepat. Daftarkan anak Anda sekarang juga untuk free trial di Timedoor Academy, dan temukan bagaimana coding dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk masa depan mereka.
Coding untuk Anak Pecinta Game: Mengatasi Anak Kecanduan Game
Coding untuk Anak Pecinta Game: Mengatasi Anak Kecanduan Game
Coding untuk Anak Pecinta Game sangatlah penting di era digital seperti ini, banyak anak yang menyukai bermain game, terutama game populer seperti Roblox. Bagi sebagian orang tua, kecanduan game pada anak bisa menjadi kekhawatiran tersendiri. Anak yang terlalu lama bermain game sering kali mengabaikan waktu belajar, tidur, bahkan interaksi sosial. Namun, daripada hanya melarang, orang tua dapat memanfaatkan kegemaran anak menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat, yaitu Coding untuk anak pecinta game. Dengan pendekatan yang tepat, hobi bermain game bisa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan digital dan kreativitas anak. Hal ini juga akan membantu mereka memahami bagaimana game dibuat, bukan hanya sekadar memainkannya. Manfaat Mengarahkan Anak ke Coding Mengalihkan hobi bermain game menjadi belajar coding memiliki berbagai manfaat. Pertama, anak tetap bisa mengeksplorasi dunia game yang mereka sukai, namun dengan cara yang lebih produktif. Kedua, belajar coding melatih kemampuan logika, pemecahan masalah, dan kreativitas anak. Dengan demikian, anak tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga seorang kreator. Di Timedoor Academy, tersedia kelas khusus Coding untuk anak pecinta game, termasuk kelas game developer. Anak akan belajar bagaimana membuat game sendiri dengan panduan profesional, sambil tetap menikmati dunia permainan yang mereka gemari. Ini merupakan solusi cerdas bagi orang tua yang ingin anak mereka tetap terlibat secara positif dengan teknologi. Mengapa Kelas Game Developer Cocok untuk Anak Pecinta Game Kelas game developer di Timedoor Academy dirancang khusus untuk anak yang hobi bermain game. Dengan materi yang sesuai usia dan metode pengajaran interaktif, anak akan diajarkan bagaimana membuat game sederhana hingga menengah. Proses ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan rasa pencapaian saat game yang mereka buat berhasil dimainkan oleh teman-teman mereka. Orang tua tidak perlu khawatir jika anak sebelumnya terlalu banyak bermain game. Justru, kegiatan ini menjadi cara yang efektif untuk memanfaatkan minat mereka. Dengan bimbingan yang tepat, anak akan belajar disiplin, fokus, dan mengembangkan keterampilan digital sejak dini. Tips Orang Tua: Mengubah Hobi Menjadi Kegiatan Produktif Kenali Hobi Anak Pahami jenis game yang disukai anak, dan gunakan hal ini sebagai awal pengenalan coding. Beri Motivasi Positif Berikan apresiasi setiap kali anak berhasil membuat proyek kecil dari coding. Ini akan meningkatkan rasa percaya diri mereka. Gabungkan Belajar dan Bermain Dengan metode pembelajaran yang interaktif, anak akan merasa belajar coding sama menyenangkannya dengan bermain game. Pilih Tempat Belajar yang Tepat Mendaftarkan anak di Timedoor Academy memungkinkan anak mendapatkan pembelajaran coding yang terstruktur, aman, dan menyenangkan. Dengan strategi ini, orang tua dapat menyalurkan energi anak ke arah yang lebih positif yaitu Coding untuk anak pecinta game, tanpa menghilangkan kegemaran mereka terhadap game. Memanfaatkan Teknologi untuk Pengembangan Anak Kecanduan game pada anak tidak selalu harus menjadi masalah jika diarahkan dengan tepat. Melalui program Coding untuk anak pecinta game di Timedoor Academy, anak dapat belajar membuat game, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan keterampilan digital. Orang tua memainkan peran penting dengan mendukung dan memotivasi anak untuk belajar secara aktif. Memanfaatkan kegemaran anak terhadap game menjadi kegiatan produktif tidak hanya bermanfaat untuk kemampuan digital mereka, tetapi juga menanamkan disiplin, rasa percaya diri, dan kemampuan problem solving yang sangat penting di era digital. Segera daftarkan anak Anda di Timedoor Academy dan ubah hobi bermain game menjadi kemampuan digital yang bermanfaat. Dengan kelas Coding untuk anak pecinta game, anak Anda akan belajar membuat game, mengembangkan kreativitas, dan meraih pencapaian yang membanggakan. Daftar sekarang untuk free trial dan mulai pengalaman belajar yang menyenangkan!
<strong>7 Alasan Hebat Mengapa Coding Game Roblox untuk Anak Dapat Membentuk Masa Depan Mereka</strong>
7 Alasan Hebat Mengapa Coding Game Roblox untuk Anak Dapat Membentuk Masa Depan Mereka
Di era digital yang serba cepat ini, kemampuan teknologi menjadi bagian penting dari perkembangan anak. Salah satu cara paling menarik untuk mengenalkan dunia pemrograman adalah melalui coding game Roblox untuk anak. Platform Roblox bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga ruang belajar kreatif di mana anak-anak bisa menciptakan dunia mereka sendiri sambil memahami logika pemrograman secara menyenangkan. Bagi para orang tua, mengenalkan anak pada coding sejak dini bukan hanya tren sementara, melainkan investasi jangka panjang. Dengan memahami dasar pemrograman di Roblox, anak-anak belajar berpikir logis, kreatif, dan kolaboratif. Artikel ini akan membahas tujuh alasan mengapa coding game Roblox untuk anak dapat menjadi langkah besar dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas dan inovatif. 1. Mengubah Waktu Bermain Menjadi Pengalaman Belajar Anak-anak sering menghabiskan waktu berjam-jam bermain game. Namun dengan coding game Roblox untuk anak, waktu bermain dapat diubah menjadi kegiatan belajar yang produktif. Roblox Studio, platform pembuatan game di Roblox, memungkinkan anak-anak memahami bagaimana sebuah game dibuat dari nol. Mereka bisa belajar mengatur karakter, menulis skrip, dan menciptakan alur permainan sendiri. Proses ini memperkenalkan mereka pada konsep dasar coding seperti variabel, logika, dan fungsi tanpa harus menghadapi kompleksitas bahasa pemrograman yang sulit. Dengan begitu, bermain bukan lagi sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk mengasah keterampilan masa depan. 2. Meningkatkan Kreativitas dan Imajinasi Anak Salah satu kekuatan utama coding game Roblox untuk anak adalah kebebasan berkreasi yang dimilikinya. Dalam Roblox, anak dapat membangun dunia virtual dengan ide mereka sendiri, mulai dari taman bermain sederhana hingga kota futuristik. Tidak ada batasan dalam menciptakan sesuatu yang baru. Proses desain dan pengkodean ini membantu anak menyalurkan imajinasi menjadi karya nyata. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta yang memahami bagaimana dunia digital bekerja. Kombinasi antara seni visual, logika, dan pemecahan masalah membuat kreativitas anak berkembang pesat. 3. Melatih Kemampuan Problem Solving dan Berpikir Kritis Setiap game yang dibuat di Roblox menghadirkan tantangan tersendiri. Anak-anak yang belajar coding game Roblox untuk anak akan menghadapi situasi di mana mereka harus memperbaiki kesalahan (bug) dalam kode atau menyesuaikan fitur agar permainan berjalan lancar. Proses ini melatih kemampuan problem solving secara alami. Anak belajar menganalisis masalah, menguji solusi, dan berpikir secara sistematis. Keterampilan ini sangat berguna tidak hanya dalam dunia digital, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, ketika mereka menghadapi tantangan akademik maupun sosial. 4. Mendorong Kolaborasi dan Komunikasi Roblox adalah platform yang memungkinkan kolaborasi antar pengguna di seluruh dunia. Melalui coding game Roblox untuk anak, mereka dapat belajar bekerja sama dalam proyek besar, berbagi ide, dan menghargai pendapat orang lain. Kemampuan berkolaborasi ini menjadi bekal penting untuk masa depan, terutama di dunia kerja yang semakin bergantung pada kerja tim lintas disiplin dan budaya. Selain itu, anak juga belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif dalam menjelaskan ide dan memecahkan masalah bersama. 5. Membekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan Di masa depan, keterampilan digital akan menjadi salah satu modal utama dalam berbagai profesi. Dengan mempelajari coding game Roblox untuk anak, mereka memperoleh dasar pengetahuan yang dapat dikembangkan ke bidang seperti pengembangan aplikasi, desain game, hingga kecerdasan buatan. Kemampuan memahami logika pemrograman akan membantu anak menghadapi dunia kerja yang semakin dipengaruhi oleh teknologi. Bahkan jika mereka tidak menjadi programmer, pola pikir terstruktur dan logis yang dipelajari dari coding akan tetap berguna di berbagai bidang. 6. Membantu Anak Belajar dengan Cara yang Menyenangkan Salah satu tantangan terbesar dalam pendidikan adalah menjaga minat anak dalam belajar. Dengan coding game Roblox untuk anak, belajar menjadi aktivitas yang menyenangkan dan tidak terasa seperti tugas berat. Anak-anak belajar sambil bermain, menemukan konsep baru melalui pengalaman langsung. Mereka merasa bangga saat melihat hasil kerja kerasnya menjadi game yang bisa dimainkan oleh orang lain. Rasa pencapaian ini meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi untuk terus belajar hal baru di bidang teknologi. 7. Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini Roblox tidak hanya mengajarkan coding, tetapi juga membuka peluang untuk belajar tentang ekonomi digital. Anak-anak yang menguasai coding game Roblox untuk anak dapat membuat game yang menarik dan mendapatkan penghasilan melalui sistem in-game economy Roblox. Hal ini menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan tanggung jawab sejak dini. Mereka belajar tentang nilai karya, cara menarik pengguna, serta pentingnya inovasi untuk menciptakan sesuatu yang disukai banyak orang. Bagaimana Timedoor Academy Membantu Anak Menguasai Dunia Coding Timedoor Academy memahami bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa di era digital. Melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai usia, siswa diajak mengenal dunia pemrograman termasuk coding game Roblox untuk anak dengan cara yang aman dan mendidik. Kelas di Timedoor Academy dirancang agar anak tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memahami nilai-nilai seperti tanggung jawab digital, kerja sama, dan kreativitas. Dengan bimbingan mentor profesional, setiap anak diberi kesempatan untuk bereksperimen, berinovasi, dan mengembangkan rasa ingin tahu terhadap teknologi. Mulai Perjalanan Digital Anak Anda Hari Ini Dunia digital berkembang pesat, dan masa depan akan membutuhkan generasi yang siap menghadapi tantangan teknologi. Jika Anda ingin anak Anda tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi juga pencipta yang inovatif, coding game Roblox untuk anak adalah langkah awal yang tepat.Daftarkan anak Anda untuk kelas uji coba gratis di Timedoor Academy hari ini dan temukan bagaimana pembelajaran coding dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, inspiratif, dan penuh peluang untuk masa depan mereka.
float button