Jun 08, 2024

Timedoor Academy Tech Festival 2024 Finalists Announcement

Timedoor Academy Tech Festival 2024 Finalists Announcement image

Timedoor Academy Tech Festival Coding Competition and Exhibition 2024 merupakan sebuah event yang bertujuan untuk memberikan wadah kepada seluruh siswa Timedoor Academy untuk menunjukan berbagai project yang sudah dibuat mulai dari game, website hingga aplikasi. Babak preliminary diikuti oleh 200++ peserta dari seluruh Indonesia dan dari jumlah peserta tersebut dilakukan tahap eliminasi hingga mendapat 31 Peserta Terpilih untuk mengikuti Exhibition Round yang akan diselenggarakan secara Offline di Millennium Mall Jakarta pada Minggu, 23 Juni 2024.

Hari ini kami mengumumkan 31 Peserta yang terpilih untuk mengikuti Exhibition Round di Millennium Mall Jakarta di semua kategori. Daftar nama peserta yang lolos pada Exhibition Round dapat dilihat di bawah ini.

Finalis Exhibition

GAME WITH KODU
NAMA SISWA CABANG
Albert Liandra Kurniawan Timedoor Academy Cengkareng
Ida Bagus Oka Janaka Timedoor Academy Renon
Jeremy Dominic Liong Timedoor Academy Cengkareng
Jethro Buniardi Timedoor Academy Harapan Indah Bekasi
Muhammad Ghaisan Abgari Timedoor Academy Gading Serpong
GAME WITH SCRATCH 3
NAMA SISWA CABANG
Anak Agung Gde Axel Mahendra Timedoor Academy Online ID
Anja Ruci Berlian Timedoor Academy Online ID
Darrel Arana Irwanto Timedoor Academy Cikarang
Emilie Kierra Rinaldy Timedoor Academy Kelapa Gading
I Putu Theodore Wira Pradana Timedoor Academy Jimbaran
GAME WITH CONSTRUCT 3
NAMA SISWA CABANG
Gabriel Veriano Timedoor Academy Cikarang
Glenys Salsabila Kyeshi Parlina Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
Michael Mahardika Wijaya Timedoor Academy Online ID
Putu Dimas Graha Wardhana Timedoor Academy Renon
Yehezkiel Kennard Alvaro La Beneamata Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
GAME WITH ROBLOX
NAMA SISWA CABANG
Clairine Elise Lei Timedoor Academy Online ID
Julio Miguel Setiawan Timedoor Academy Cikarang
Keigan Noel Hamdany Timedoor Academy Online ID
Peter Luciano Kencana Timedoor Academy Gading Serpong
Ryan Kenzie Tanady Timedoor Academy Cengkareng
GAME WITH PHASER 3
NAMA SISWA CABANG
Demas Firjatulloh Janitro Timedoor Academy Online ID
I Gede Raditya Ananda Putra Timedoor Academy Renon
I Kadek Arya Raditya Timedoor Academy Renon
Made Anantawijaya Giriwidya Hantana Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
Ni Putu Bela Septiandita Rustama Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
WEBSITE
NAMA SISWA CABANG
Ardhani Prayata Akmal Timedoor Academy Online ID
I Putu Mahendra Arya Valentino Timedoor Academy Renon
Komang Ayu Arista Dewi Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
Matthew Vito Santoso Timedoor Academy Online ID
Ngakan Putu Satria Dewangga Timedoor Academy Gatsu Barat Bali
MOBILE APPS
NAMA SISWA CABANG
Shavonne Miguel Halim Timedoor Academy Online ID

31 finalis yang terpilih beserta orang tua/wali diharapkan untuk menghadiri Technical Meeting online untuk Exhibition. Detailnya sebagai berikut:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 15 Juni 2023
  • Waktu: 15.00 WIB / 16.00 WITA
  • Tempat: Online
  • Meeting ID: 839 547 7948
  • Passcode: 12345
  • Link: https://bit.ly/zoomEgypt

Peserta dan orang tua juga disarankan untuk membaca informasi babak exhibtion dalam Buku Panduan. Anda dapat mengunduh buku panduan Unduh Buku Panduan.

Penghargaan Khusus

Kami juga mengapresiasi 10 proyek paling kreatif lainnya (Phaser hanya 5), yang akan menerima medali. Medali ini akan dikirim ke alamat penerima sebagai tanda penghargaan kami atas karya peserta yang luar biasa.

Game with Kodu:

  • Arga Riviandra Zamara – Houbii Bogor
  • Firdhah Atiqah – Harapan Indah Bekasi
  • Gavin Immanuel Hosada – Bandung
  • Gede Kaivan Azkaradipta Manumesha – Mataram Renon Bali
  • Hanif Abhicandra Zafran – Gayungan Surabaya
  • Ida Bagus Bumi Prana – Renon Bali
  • Komang Cakradev – Renon Bali
  • Marc Daryl Mahadana – Houbii Bogor
  • Muhammad Malvino Putera Mulia – Gading Serpong
  • Skye Ansel Chen – Cengkareng

Game with Scratch 3:

  • Anindya Filia Susanto – Houbii Bogor
  • Azka Virendra Darmawan – Houbii Bogor
  • Gandewa Arjuna Gelar – Online ID
  • Levin Elnathan – Harapan Indah Bekasi
  • Maverick Archer Yeriel – Kelapa Gading
  • Mikhayla Leandra Krisbayu – Online ID
  • Owen Hiroshi Lie – Batam
  • Quinza Haziqah – Online ID
  • Theodorus Giovanni Daniswara – Gayungan Surabaya
  • Yehuda Matthew Muradsanobar Sihaloho – Cikarang

Game with Construct 3:

  • Cut Zara Tashanita – Online ID
  • I Gede Reva Awidya Kayana – Karangasem Bali
  • I Nyoman Aditya Basudeva Mahaputra – Gatsu Barat Bali
  • I Putu Aryasatya Mahendra Mahaputra – Renon Bali
  • I Putu Raditya Hendra Saputra – Karangasem Bali
  • Jonathan Isaac Santoso – Citraland Surabaya
  • Mas Maulana Ubaydillah Mukhayan – Renon Bali
  • Muhammad Fadhil – Kelapa Gading
  • Muhammad Laa Rayba Fiihi – Online ID
  • Ryan Alvaro Emmyson – Cengkareng

Game with Roblox:

  • Altair Harry Janssena – Online ID
  • Arinathan Martuah Saragih – Online ID
  • Ida Bagus Agung Janar Wibawa – Renon Bali
  • Jillian Davyne Suyono – Online ID
  • Khalil Ezra Allegradana – Online ID
  • Muhammad Al Fatih – Online ID
  • Reflita Marsha Setiawan – Cikarang
  • Reigaara Endea Yustisia – Kelapa Gading
  • Rizky Arkananta Mahardika – Cengkareng
  • Zineddin Alkhawarizmi – Houbii Bogor

Game with Phaser:

  • Felix Mahendra Putra Bangun – Cikarang
  • Hanif Fausta Syafif – Online ID
  • I Gusti Ngurah Prama Wedanta – Tabanan Bali
  • Ida Bagus Pradnyana Wedhanta – Renon Bali
  • Richard Christopher Bono – Renon Bali

Website:

  • Bonaventura Silitonga – Online ID
  • Breza Artha Medico – Online ID
  • Darren Clementius Leonard – Kelapa Gading
  • Daven Bryan Suyono – Online ID
  • Erland Pramana – Houbii Bogor
  • Gede Divka Bramanta Devadatta Putra – Renon Bali
  • Kadek Pramana Kenzo Widia Poetra – Renon Bali
  • Made Calysta Maheswari – Online ID
  • Muhammad Ihsan Nadhif – Kelapa Gading
  • Regina Joan Medea Jati Laksono – Online ID

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua siswa, orang tua, dan mentor atas kerja keras dan dedikasinya. Mari kita membuat Timedoor Academy Tech Festival Coding Competition and Exhibition 2024 menjadi pengalaman yang berkesan dan inspiratif bagi semua yang terlibat!

Artikel Lainnya

<strong>Kenaikan Isa Almasih 2025: Tanggal, Jadwal Libur, dan Inspirasi Aktivitas Positif untuk Anak</strong>
Kenaikan Isa Almasih 2025: Tanggal, Jadwal Libur, dan Inspirasi Aktivitas Positif untuk Anak
Kenaikan Isa Almasih 2025 adalah salah satu hari libur nasional yang paling dinantikan di Indonesia, khususnya oleh umat Kristiani. Pada tahun ini, Kenaikan Isa Almasih jatuh pada hari Kamis, 29 Mei 2025, dan menjadi momen penting tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga sebagai kesempatan berkualitas untuk keluarga. Dengan adanya cuti bersama pada Jumat, 30 Mei 2025, libur Kenaikan Isa Almasih 2025 menghadirkan long weekend yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas bermanfaat bersama anak-anak. Melalui artikel ini, kita akan membahas tanggal resmi, makna perayaan, jadwal libur, serta ide aktivitas positif yang dapat dilakukan selama liburan, termasuk mengenalkan dunia coding pada anak. Tanggal dan Jadwal Libur Resmi Kenaikan Isa Almasih 2025 Pemerintah telah menetapkan bahwa Kenaikan Isa Almasih 2025 diperingati pada hari Kamis, 29 Mei 2025, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. Hari berikutnya, Jumat, 30 Mei 2025, juga ditetapkan sebagai cuti bersama, sehingga masyarakat Indonesia dapat menikmati libur panjang selama empat hari, mulai dari Kamis hingga Minggu, 1 Juni 2025. Momen long weekend ini memberikan banyak ruang untuk merencanakan berbagai kegiatan bermakna bersama keluarga, khususnya bagi anak-anak yang sedang libur sekolah. Makna dan Tradisi Kenaikan Isa Almasih Kenaikan Isa Almasih sendiri adalah peringatan kenaikan Yesus Kristus ke surga, yang dirayakan 40 hari setelah Hari Raya Paskah. Bagi umat Kristiani, momen ini sangat sakral dan biasanya diperingati dengan ibadah khusus di gereja. Selain itu, banyak keluarga yang memanfaatkan libur ini untuk berkumpul, berbagi cerita, dan memperkuat hubungan antar anggota keluarga. Kenaikan Isa Almasih 2025 menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai spiritual, kasih, dan kebersamaan pada anak sejak dini. Manfaat Libur Panjang untuk Anak Libur panjang seperti Kenaikan Isa Almasih 2025 membawa manfaat tersendiri bagi anak-anak. Mereka bisa beristirahat dari rutinitas sekolah, mengeksplorasi hobi, serta mendapatkan pengalaman baru di luar pelajaran formal. Namun, agar liburan tidak hanya diisi dengan kegiatan pasif seperti menonton TV atau bermain gadget, orang tua bisa memanfaatkan waktu ini untuk mengajak anak melakukan aktivitas edukatif, seperti belajar coding. Belajar Coding: Aktivitas Edukatif dan Menyenangkan Mengenalkan anak pada dunia coding selama Kenaikan Isa Almasih 2025 bisa menjadi pilihan yang sangat bermanfaat. Coding tidak hanya membantu anak memahami teknologi, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Anak-anak yang belajar coding sejak dini umumnya lebih siap menghadapi tantangan dunia digital di masa depan. Timedoor Academy hadir sebagai solusi belajar coding anak yang seru dan interaktif. Dengan kurikulum yang disesuaikan untuk berbagai usia, anak-anak bisa mengikuti kelas coding secara online selama libur Kenaikan Isa Almasih 2025. Timedoor Academy juga menawarkan free trial class yang dapat diikuti secara gratis, sehingga anak bisa mencoba pengalaman belajar coding sebelum mendaftar di kelas reguler. Ide Aktivitas Positif Selama Libur Kenaikan Isa Almasih 2025 Agar libur panjang benar-benar bermakna, berikut beberapa inspirasi aktivitas yang bisa dicoba bersama anak selama Kenaikan Isa Almasih 2025: 1. Menyusun Jadwal Belajar Coding yang Fleksibel Orang tua bisa membuat jadwal belajar coding yang ringan dan menyenangkan, misalnya 30 menit setiap hari selama libur. Pilih materi coding yang sesuai dengan usia anak agar mereka tetap semangat belajar. 2. Menggabungkan Kegiatan Ibadah dan Teknologi Liburan ini bisa diisi dengan kombinasi kegiatan ibadah dan edukasi. Setelah mengikuti kebaktian pagi, anak diajak belajar coding bersama orang tua. Selain memperkuat nilai spiritual, anak juga mendapat keterampilan baru. 3. Family Coding Project Ajak anak membuat proyek coding sederhana, seperti membuat game kecil atau animasi. Aktivitas ini mendorong kreativitas dan kekompakan keluarga. 4. Mengikuti Kelas Coding Gratis di Timedoor Academy Manfaatkan free trial class di Timedoor Academy selama libur Kenaikan Isa Almasih 2025. Ini adalah kesempatan emas bagi anak untuk mengenal coding dan teknologi dalam suasana yang menyenangkan. 5. Diskusi Santai Tentang Teknologi Liburan juga bisa diisi dengan diskusi seputar perkembangan teknologi, internet yang aman, atau bagaimana anak bisa menjadi pembuat inovasi, bukan sekadar pengguna teknologi. Tips Maksimalkan Libur Kenaikan Isa Almasih 2025 Agar anak mendapatkan manfaat optimal dari libur Kenaikan Isa Almasih 2025, beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua antara lain: Libatkan anak dalam menyusun rencana liburan. Seimbangkan waktu antara belajar, bermain, dan istirahat. Pilih aktivitas yang membangun karakter dan keterampilan anak, seperti coding. Berikan dukungan dan motivasi saat anak menghadapi tantangan dalam belajar Bekali Anak dengan Keterampilan Digital di Momen Kenaikan Isa Almasih 2025 Momen Kenaikan Isa Almasih 2025 tidak hanya berarti liburan panjang, tetapi juga saat yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan membekali anak dengan keterampilan penting di era digital. Dengan memanfaatkan berbagai aktivitas edukatif, khususnya belajar coding bersama Timedoor Academy, anak-anak akan lebih siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Jangan lewatkan kesempatan ini, segera daftarkan anak di kelas percobaan gratis Timedoor Academy dan manfaatkan libur Kenaikan Isa Almasih 2025 untuk hal-hal positif!
Anak Kecanduan Gadget? Ini Dia Tips Atur Batas Screen Time pada Anak di 2025
Anak Kecanduan Gadget? Ini Dia Tips Atur Batas Screen Time pada Anak di 2025
Di era teknologi yang semakin maju, anak-anak tumbuh di tengah berbagai gawai dan layar digital. Televisi, smartphone, tablet, hingga laptop, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka. Namun, di tengah kenyamanan tersebut, muncul kekhawatiran baru bagi orang tua: bagaimana menentukan batas screen time pada anak agar mereka tetap tumbuh sehat secara fisik, mental, dan sosial? Screen time atau waktu yang dihabiskan di depan layar, jika digunakan secara bijak, dapat memberikan manfaat edukatif dan hiburan. Akan tetapi, terlalu banyak screen time juga dapat menimbulkan risiko yang cukup serius bagi perkembangan anak. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk menetapkan batasan yang tepat dan menerapkannya secara konsisten. Mengapa batas screen time pada anak perlu diatur? Anak-anak cenderung mudah tertarik dengan konten visual di layar. Sayangnya, durasi yang panjang tanpa pengawasan dapat menyebabkan dampak negatif, seperti gangguan tidur, kelelahan mata, berkurangnya aktivitas fisik, hingga menurunnya kemampuan bersosialisasi. Pada usia pertumbuhan, otak anak sangat membutuhkan stimulasi dari dunia nyata, bukan hanya dari layar. Selain itu, anak yang terlalu sering berada di depan layar cenderung memiliki perhatian yang pendek dan kesulitan berkonsentrasi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa batas screen time pada anak yang tidak dijaga dapat berdampak pada performa akademik, kemampuan bahasa, bahkan kesehatan emosional mereka. Panduan umum dari lembaga kesehatan dunia Menurut World Health Organization (WHO) dan American Academy of Pediatrics (AAP), berikut adalah rekomendasi durasi atau batas screen time pada anak berdasarkan usia anak: Usia 0–2 tahun: tidak disarankan screen time sama sekali, kecuali untuk video call dengan keluarga. Usia 2–5 tahun: maksimal 1 jam per hari, dengan pendampingan orang tua. Usia 6 tahun ke atas: screen time harus dikontrol agar tidak mengganggu tidur, aktivitas fisik, dan waktu bersama keluarga. Namun perlu diingat, yang lebih penting dari sekadar durasi adalah jenis konten yang dikonsumsi dan tujuan penggunaannya. Tidak semua screen time itu buruk, terutama jika dimanfaatkan untuk belajar atau berkreasi. Dampak screen time yang berlebihan Jika orang tua tidak menerapkan batas screen time pada anak, ada beberapa dampak jangka panjang yang perlu diwaspadai: Masalah tidur: Cahaya biru dari layar dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tidur. Kurangnya aktivitas fisik: Anak menjadi lebih pasif dan berisiko mengalami obesitas. Gangguan penglihatan: Terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan mata lelah dan kering. Keterlambatan bicara dan sosial: Interaksi manusia nyata menjadi terbatas, apalagi pada usia dini. Perilaku impulsif: Anak bisa lebih cepat frustrasi dan sulit mengontrol emosi. Cara efektif mengelola batas screen time pada anak Berikut beberapa strategi sederhana namun efektif yang bisa diterapkan: Buat jadwal penggunaan layar yang jelas: Misalnya hanya boleh bermain gadget setelah menyelesaikan PR atau pekerjaan rumah. Berikan contoh yang baik: Anak akan meniru kebiasaan orang tuanya. Kurangi juga screen time Anda di rumah. Gunakan fitur kontrol orang tua: Banyak aplikasi dan perangkat yang kini menyediakan fitur untuk membatasi akses atau waktu layar. Aktivitas pengganti: Ajak anak berolahraga, membaca buku, bermain puzzle, atau melakukan eksperimen sains sederhana. Buat zona bebas layar: Seperti ruang makan, kamar tidur, dan waktu keluarga bersama. Berikan konten yang berkualitas: Edukatif, sesuai usia, dan mendukung perkembangan anak. Komunikasi terbuka: Jelaskan alasan pentingnya membatasi screen time dan ajak anak terlibat dalam membuat aturannya. Dengan pendekatan yang positif dan konsisten, anak akan terbiasa dengan rutinitas sehat tanpa merasa dikekang. Belajar coding: alternatif positif untuk screen time Di tengah kekhawatiran tentang gadget, muncul solusi kreatif: mengarahkan screen time anak ke kegiatan yang produktif dan edukatif, salah satunya adalah belajar coding. Coding mengajarkan anak berpikir logis, menyusun instruksi, dan memecahkan masalah dengan cara menyenangkan. Melalui coding, anak tidak hanya “menonton” atau “bermain” di depan layar, tetapi juga menciptakan sesuatu. Mereka akan lebih aktif secara mental, sekaligus membangun kepercayaan diri dan kreativitas. Mengapa Timedoor Academy layak dipertimbangkan? Timedoor Academy hadir sebagai kursus coding anak yang tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga membentuk kebiasaan digital yang sehat. Anak-anak belajar dengan kurikulum berbasis internasional, sambil menerapkan waktu layar yang terstruktur dan bertanggung jawab. Dengan pendekatan berbasis proyek, anak diajak membangun game, website, hingga animasi sambil mengasah logika dan komunikasi. Ini adalah contoh screen time yang produktif dan terarah. Daftarkan anak Anda sekarang dan nikmati kelas trial gratis dari Timedoor Academy. Jadikan screen time anak lebih berkualitas dan bermakna.
<strong>5 Top! Rekomendasi Buku Bacaan untuk Anak Usia 5–10 Tahun</strong>
5 Top! Rekomendasi Buku Bacaan untuk Anak Usia 5–10 Tahun
Memilih buku bacaan untuk anak usia 5–10 tahun bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun minat baca sejak dini. Membaca bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membantu anak mengembangkan imajinasi, empati, dan kemampuan berpikir kritis. Di era digital seperti sekarang, mengenalkan buku bacaan untuk anak secara rutin dapat menjadi investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang mereka. Namun, tidak semua buku bacaan untuk anak sesuai untuk usia dan tahap perkembangan anak. Sebaiknya, orang tua memilih buku dengan bahasa sederhana, cerita yang inspiratif, serta ilustrasi menarik yang bisa merangsang kreativitas. Berikut ini adalah 5 rekomendasi buku bacaan untuk anak usia 5–10 tahun yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat pesan moral dan edukasi. 1. Seri “Aku Bisa” – Penulis: Clara Ng Seri “Aku Bisa” karya Clara Ng merupakan salah satu buku bacaan untuk anak yang sangat cocok untuk usia prasekolah dan awal sekolah dasar. Buku ini berisi kisah-kisah sederhana tentang keseharian anak, seperti belajar memakai sepatu sendiri, merapikan mainan, hingga membantu orang tua di rumah. Melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak diajak belajar mandiri dan percaya diri. Ilustrasinya yang ceria juga membuat anak semakin betah membaca. 2. Kumpulan Dongeng Nusantara – Penulis: Eko Prabowo Untuk anak usia 5–10 tahun, dongeng nusantara selalu menjadi favorit. Buku ini berisi kumpulan cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Malin Kundang, Timun Mas, hingga Bawang Merah Bawang Putih. Buku bacaan untuk anak ini tidak hanya memperkenalkan budaya dan kearifan lokal, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan persahabatan. Cerita yang singkat dan bahasa yang mudah dipahami membuat buku ini pas dijadikan teman sebelum tidur. 3. Seri “Why? Indonesian Children’s Science Comics” Jika anak Anda suka sains dan selalu penasaran dengan berbagai hal di sekitar, seri komik edukasi ini sangat direkomendasikan. Seri “Why?” adalah buku bacaan untuk anak yang menggabungkan cerita fiksi dan fakta sains melalui komik yang lucu dan mudah dipahami. Setiap buku membahas tema berbeda, mulai dari tubuh manusia, luar angkasa, hingga lingkungan hidup. Anak-anak bisa belajar sambil tertawa dan tanpa merasa bosan. 4. “Aku Ingin Tahu: 100 Pertanyaan Paling Populer Anak” – Penulis: Dwi Astuti Buku ini cocok untuk anak yang selalu penuh rasa ingin tahu. Disusun dalam format tanya jawab, buku ini menghadirkan 100 pertanyaan yang sering diajukan anak usia 5–10 tahun, mulai dari “Kenapa langit berwarna biru?” hingga “Bagaimana pelangi bisa muncul?”. Setiap jawaban diberikan penjelasan singkat, mudah dipahami, dan dilengkapi gambar menarik. Buku bacaan untuk anak ini sangat membantu orang tua yang sering kehabisan ide menjawab pertanyaan anak. 5. Seri “Petualangan Si Kancil” Tokoh Kancil dikenal luas sebagai hewan cerdik dalam cerita anak Indonesia. Seri “Petualangan Si Kancil” merupakan salah satu buku bacaan untuk anak yang terus diminati lintas generasi. Melalui kisah-kisah Kancil yang penuh trik, anak-anak belajar tentang kecerdikan, kerja sama, dan akibat dari perbuatan curang. Ilustrasi warna-warni dan cerita yang singkat membuat buku ini cocok dibacakan bersama orang tua setiap hari. Tips Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia 5–10 Tahun Agar manfaat dari buku bacaan untuk anak semakin maksimal, orang tua dapat menerapkan beberapa tips berikut: Sediakan waktu khusus untuk membaca bersama setiap hari, misalnya sebelum tidur atau di akhir pekan. Pilih buku dengan ilustrasi menarik dan cerita sesuai minat anak. Libatkan anak dalam memilih buku bacaan di toko atau perpustakaan. Ajak anak berdiskusi tentang isi cerita setelah membaca, misalnya dengan bertanya, “Menurut kamu, apa pelajaran dari kisah ini?” Jadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan, bukan kewajiban. Dengan pendekatan yang tepat, anak akan tumbuh menjadi pembaca aktif yang haus ilmu dan selalu ingin tahu tentang dunia di sekitarnya. Menghubungkan Literasi dan Keterampilan Digital Selain membiasakan anak membaca buku bacaan untuk anak, orang tua juga perlu membekali anak dengan keterampilan digital seperti coding dan pemikiran logis. Keseimbangan antara literasi dan teknologi akan membuat anak siap menghadapi tantangan masa depan. Membaca melatih imajinasi dan pemahaman, sementara coding membangun kemampuan analitis dan problem solving. Jika Anda ingin anak memiliki bekal literasi dan digital sekaligus, daftarkan mereka ke kelas coding gratis di Timedoor Academy. Dengan pembelajaran yang interaktif, anak-anak bisa belajar teknologi sambil tetap mencintai dunia buku. Kunjungi website Timedoor Academy dan temukan pengalaman belajar yang menyenangkan!
float button